NovelToon NovelToon
DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Anak Genius / Fantasi / Tamat
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Di dunia di mana takdir ditentukan oleh kemurnian akar spiritual, Wang Tian terlahir sebagai kutukan. Memiliki lima elemen dasar yang saling bertabrakan, ia dicap sebagai "sampah abadi" dan dibuang ke Perpustakaan Terlarang yang terlupakan. Namun, di balik debu sejarah, ia menemukan Sutra Kaisar Sembilan Unsur—sebuah teknik terlarang yang mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kemurnian, melainkan dari kekacauan primordial.

​Demi mengubah nasib, Wang Tian menempuh jalan yang diharamkan: menghancurkan pusat energinya sendiri untuk membangun Pusaran Primordial yang mampu melahap segala elemen alam semesta. Dari murid pelayan yang dihina, ia bangkit menjadi anomali yang mengguncang tatanan langit.

​Perjalanannya penuh darah dan pengkhianatan. Ia harus menyembunyikan kekuatannya dari 12 Klan Kuno yang angkuh dan 4 Sekte Penguasa Arah Angin yang mengincarnya sebagai ancaman dunia. Di tengah pelariannya, ia dipertemukan dengan empat wanita luar biasa—termasuk Ratu Kegelapan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Alkimia Dingin dan Pelarian Sang Dewi Air

Pertarungan di perbatasan antara Wang Jian dan Wang Ruo masih menyisakan debu yang membubung tinggi. Meskipun Jian berhasil menggunakan **Dinding Vakum Primordial** untuk menahan tebasan maut Ruo, ia sadar bahwa perbedaan ranah adalah jurang yang nyata. Wang Ruo berada di puncak **Ranah Pemurnian Qi (Bintang 9)**, sementara Jian baru saja menyentuh **Ranah Penguatan Tulang (Bintang 9)**. Dalam hukum kultivasi, seorang praktisi Penguatan Tulang seharusnya hancur berkeping-keping hanya dengan terkena aura dari praktisi Pemurnian Qi.

"Napasmu mulai berat, Jian," Wang Ruo mendarat dengan anggun, sayap rubah hitam di punggungnya mengepak pelan, menjatuhkan helai bulu energi yang membakar rumput di bawahnya. "Teknik vakummu itu unik, tapi itu menguras energi Dantian-mu yang masih kecil. Kau seperti bayi yang memegang pedang raksasa. Efektif, tapi melelahkan."

Jian menyeka darah dari sudut bibirnya. Benar, jantungnya berdegup kencang, dan tulang-tulangnya yang sekeras baja mulai terasa nyeri akibat tekanan balik dari serangan Ruo. "Keangkuhan adalah sifat garis keturunan keempat yang tidak pernah berubah," balas Jian dengan suara serak.

Tepat saat Ruo hendak mengayunkan **Pedang Pemakan Surga** untuk serangan penutup, sebuah ledakan air raksasa terjadi di kejauhan. Sebuah kereta perang yang ditarik oleh naga air melesat kencang melintasi langit, dikejar oleh puluhan pendekar berpakaian hitam dengan lambang rubah di dada mereka.

"Wang Meili?" Jian mengenali aura dingin yang terpancar dari kereta itu.

"Tch!" Ruo meludah ke samping. "Para tetua rupanya sudah memulai penangkapan di garis keturunan Istri Pertama. Sepertinya bermain-main denganmu harus ditunda, Jian. Aku lebih suka memburu mangsa yang sudah memiliki *Kristal Inti*."

Ruo melesat pergi, mengejar kereta perang tersebut dengan kecepatan yang membelah awan. Jian terduduk di tanah, mengatur napasnya menggunakan teknik *Napas Kehampaan*. Ia tahu, jika ia hanya mengandalkan kultivasi standar, ia tidak akan pernah bisa mengejar ketertinggalannya tepat waktu.

### **Alkimia Dingin: Menciptakan Keajaiban di Dalam Gua**

Jian memutuskan untuk tidak mengejar secara buta. Ia bersembunyi di sebuah gua di balik air terjun, tempat di mana energi angin dan air bertemu. Di sana, ia mengeluarkan kuali tuanya—sebuah kuali perunggu yang sudah retak namun memiliki konduktivitas udara yang baik.

"Jika aku ingin mencapai **Ranah Pemurnian Qi** dalam semalam, aku butuh lebih dari sekadar keberuntungan," gumam Jian. Ia mengeluarkan bahan-bahan yang ia kumpulkan: *Bunga Angin Abadi* dan *Rumput Embun Beku*.

Alih-alih menggunakan api seperti alkemis pada umumnya, Jian memasukkan bahan-bahan itu dan mulai memutar tangannya di sekitar kuali.

**Teknik Alkimia Dingin: Kompresi Atmosfer!**

Di dalam kuali, udara dipaksa memadat hingga mencapai titik ekstrem. Karena tekanan yang begitu tinggi, suhu di dalam kuali turun drastis melampaui titik beku. Di dunia nyata, ini dikenal sebagai manipulasi termodinamika. Dengan tekanan ribuan kilogram per sentimeter persegi, dinding sel tumbuhan obat hancur secara atomik, mengeluarkan sari pati murni tanpa ada bagian yang hangus oleh api.

Cahaya perak mulai memancar dari celah kuali. Jian berkeringat dingin; ini adalah pertama kalinya ia mencoba membuat **Pil Pemurnian Qi Kelas 3 (Bintang 9)** dengan metode ini.

*BOM!*

Tutup kuali terpental, namun bukan asap hitam yang keluar, melainkan kabut putih yang sangat dingin. Di tengah kuali, terdapat tiga butir pil berwarna perak transparan yang berputar-putar. Menurut sistem, ini sudah mendekati level **Alkemis Perunggu** puncak.

Tanpa ragu, Jian menelan ketiganya sekaligus.

### **Transformasi: Menembus Batas Meridian**

Seketika, energi dingin meledak di dalam tubuh Jian. Jika kultivator lain merasakan panas saat naik tingkat, Jian merasa tubuhnya membeku. Namun, inilah kunci dari *Napas Kehampaan*. Dalam kondisi beku, molekul di dalam tubuh bergerak lebih lambat, memungkinkan Jian untuk mengarahkan Qi-nya ke meridian yang paling sulit dijangkau tanpa merusaknya.

*Krak! Krak! Krak!*

Suara tulang-tulangnya yang padat mulai bergetar. Energi dari pil tersebut memaksa meridiannya yang tersumbat oleh **Segel Kehendak Alam** untuk terbuka lebar.

"Bintang 1... Bintang 3... Bintang 7..."

Energi alam di sekitar air terjun tersedot masuk ke dalam gua seperti pusaran angin puyuh. Dalam hitungan jam, gas Qi di dalam Dantian Jian mulai berputar sangat cepat, menciptakan embrio pusaran.

**Selamat! Wang Jian telah menerobos ke: Ranah Pemurnian Qi (Bintang 2).**

Meskipun secara angka ia tertinggal dari Ruo, namun kemurnian Qi-nya jauh lebih padat. Qi milik Jian tidak berwarna kuning atau merah, melainkan transparan—nyaris tak terlihat oleh mata telanjang.

### **Penyelamatan di Lembah Kematian**

Sementara itu, Wang Meili tersudut di tepi jurang Lembah Kematian. Kereta naga airnya telah hancur. Di depannya berdiri dua Tetua dari garis keturunan Lin Xia (Istri ke-4) yang berada di **Ranah Kristalisasi Inti**.

"Meili, serahkan *Mutiara Samudra* milik ibumu, dan kami akan memberimu kematian yang cepat," ujar salah satu tetua dengan seringai kejam.

Meili, yang biasanya dingin dan angkuh, kini tampak rapuh dengan luka tebasan di bahunya. "Kalian... kalian benar-benar telah mengkhianati amanat Kaisar Primordial. Wang Tian tidak pernah mengajarkan pembantaian antar saudara!"

"Wang Tian sudah mati atau hilang! Yang berkuasa sekarang adalah kekuatan!" Tetua itu mengangkat pedangnya yang berlumuran aura iblis rubah.

Tepat saat pedang itu hendak turun, udara di sekitar mereka mendadak diam. Benar-benar diam. Tidak ada suara air terjun, tidak ada suara burung.

*Syuuuuut—*

Sebuah tekanan udara yang luar biasa besar menghantam dari langit, menekan kedua Tetua Kristalisasi Inti itu hingga mereka berlutut dan memuntahkan darah. Tanah di bawah mereka retak membentuk pola lingkaran sempurna.

"Siapa?!" teriak Tetua itu dengan ketakutan.

Dari balik kabut, Wang Jian berjalan dengan tenang. Setiap langkahnya menciptakan riak di udara. Matanya memancarkan cahaya perak redup.

"Kalian bilang Wang Tian tidak ada?" Jian mengangkat tangannya, dan udara di telapak tangannya memadat membentuk pedang yang terbuat dari angin murni yang sangat tajam. "Aku adalah buktinya bahwa kehendaknya masih mengawasi dunia ini."

Jian mengayunkan tangannya secara horizontal. **Teknik Rahasia: Tebasan Vakum Abadi!**

Garis tipis yang nyaris tak terlihat melesat membelah ruang. Kedua Tetua itu bahkan tidak sempat berteriak sebelum tubuh mereka terbelah menjadi dua, bukan karena pedang fisik, melainkan karena perbedaan tekanan udara yang ekstrem yang merobek struktur atom tubuh mereka.

Meili menatap Jian dengan tidak percaya. "Kau... kau baru saja membunuh dua ahli Kristalisasi Inti hanya dengan satu serangan? Padahal kau baru di Ranah Pemurnian Qi?"

Jian mengulurkan tangannya pada Meili. "Dunia sedang berubah, Meili. Keturunan Istri Keempat ingin menghidupkan kembali sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Jika kita tidak bersatu, semua garis keturunan lain akan menjadi pupuk bagi kebangkitan Lin Xia."

Meili menatap tangan Jian, lalu menatap langit yang mulai menggelap. Ia sadar, era kedamaian telah berakhir. Era perang besar antar keturunan Primordial telah dimulai.

### **Status Kultivasi Wang Jian (Bab 32):**

* **Ranah:** Pemurnian Qi (Bintang 2).

* **Kekuatan Tempur Efektif:** Setara dengan Kristalisasi Inti Bintang 1 (Berkat Teknik Vakum).

* **Kondisi:** Stabil, namun Dantian mulai mengalami tekanan karena penggunaan teknik tingkat tinggi.

**Akankah Wang Jian dan Wang Meili mampu mencapai wilayah Barat untuk meminta bantuan Klan Bayangan Langit (Keturunan Mora), ataukah mereka akan dihadang oleh pasukan "Pedang Iblis" yang lebih besar?**

> **Catatan Alkemis:** Pil yang dibuat Jian secara tidak sengaja memiliki efek samping "Napas Dingin", yang membuat Jian mampu menyembunyikan auranya secara total dari deteksi musuh selama 1 jam setiap harinya.

>

1
evelyn Syaquita
cerita sudah selesai,, lumayan
evelyn Syaquita
tiba2 sudah tamat,,,

Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam.
Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru

narasi jadi terlalu singkat tanpa di sadari cerita sudah tamat
evelyn Syaquita
Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam.
Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru... tetapi ini membuat narasi cerita jadi pendek
evelyn Syaquita
Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam.
Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru.

World Building: Dunia yang dibangun sangat luas, mencakup berbagai sekte tersembunyi, alam dewa, hingga lembah iblis yang mencekam.
evelyn Syaquita
lanjutkan
evelyn Syaquita
Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam.
Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru.

World Building: Dunia yang dibangun sangat luas, mencakup berbagai sekte tersembunyi, alam dewa, hingga lembah iblis yang mencekam.
evelyn Syaquita
lanjut
evelyn Syaquita
agak beda cerita nya,,, tapi ok lah
lanjut kaka
evelyn Syaquita
gas
evelyn Syaquita
😍😍😍
evelyn Syaquita
World Building: Dunia yang dibangun sangat luas, mencakup berbagai sekte tersembunyi, alam dewa, hingga lembah iblis yang mencekam.
evelyn Syaquita
saya suka,,,,
evelyn Syaquita
. Plot dan Alur Cerita

Cerita mengikuti wang tian seorang pemuda yang awalnya dianggap sampah/cacat/berasal dari klan kecil. Namun, sebuah pertemuan takdir dengan kitab kuning dan guru misterius mengubah jalannya.

Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam]. Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru.

World Building: Dunia yang dibangun sangat luas, mencakup berbagai sekte tersembunyi, alam dewa, hingga lembah iblis yang mencekam.

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
evelyn Syaquita
Cerita wang Tian, seorang pemuda yang awalnya [dianggap sampah/cacat/berasal dari klan kecil]. Namun, sebuah pertemuan takdir dengan kitab kuning dapat mengubah jalannya.

Pacing: Alur ceritanya terasa cepat namun mendalam, Penulis berhasil membangun ketegangan setiap kali tokoh utama naik ke ranah (realm) baru.

World Building: Dunia yang dibangun sangat luas, mencakup berbagai sekte tersembunyi, alam dewa, hingga lembah iblis yang mencekam.
Libz Adoel
Mantappp 👍👍👍👍👍
Jumadil
pendek narasinya
septian arista
ke mana lin sia?
septian arista
cerita pertemuannya dengan naga kok berbeda sama bab yang sebelumnya
Abai Shaden: author lagi pusing,,maaf ya,,,
kurang ngopi
total 2 replies
septian arista
Baru kali ini ada cultivator yang melakukan terobosan di penginapan yang dan menghancurkan penginapan itu karena terobosannya
septian arista
selalu saja ada tuan muda sebuah klan yang bersikap arogan dan sangat angkuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!