NovelToon NovelToon
Antara Balas Dendam Atau Cinta

Antara Balas Dendam Atau Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

seorang anak kecil yang baru berusia 5tahun, ia ingin melakukan dendam akibat tantenya meninggal karna menyelamat kan nya. setelah ia beranjak remaja ia memulai melakukan dendam tersebut, dan rencananya ia akan bikin anak dari sang pembunuh jatuh cinta padanya dan meninggalkan nya. tetapi ia malah jatuh cinta pada gadis itu, dan siapa sangka ia tidak bisa melanjutkan balas dendam tersebut. tetapi karna permintaan sang mamah dan tidak akan membuat mamahnya kecewa ia akan melakukan balas dendam itu, walaupun harus merelakan orang yang ia cintai. namun ia tidak bisa untuk menyakiti hati orang yang ia cintai tapi apalah dayanya mamahnya selalu memaksa ia untuk melakukan balas dendam. dan ia semakin di buat bingung oleh keadaan, ia harus memilih salah satu ANTARA CINTA ATAU BALAS DENDAM.

penasaran sama ceritanya? sini dibacaa

jangan lupa follow dan vote di setiap bab nya ya gayss

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11 | Clarissa is jealous

happy reading

di pagi hari yang cerah, tepatnya di hari minggu. mereka duduk bersantai di taman, menikmati keindahan alam sekitar. Tangan mereka terjalin erat, seperti benang yang tak terpisahkan. Mereka berbicara tentang impian, harapan, dan masa depan yang cerah. Suasana taman yang tenang dan damai membuat mereka merasa lebih dekat satu sama lain. Mereka menikmati setiap momen bersama. siapa lagi kalo bukan afan dan devi.

"eum fan" panggil devi kepada afan

"ada apa hm?" jawaban afan tentu saja langsung membuat pipi devi merah merona bagaikan bak kepiting rebus

"ciee salting"ledek afan

"apaan sih enggak" jawab devi sambil memukul lengan afan

afan pun hanya mengusap lengan nya, akibat pukulan dari devi.

"sakit dev"

"apaan sih org gak kenceng juga mukulnya"

"sama aja"

"terserah deh"

afan menghela nafas sabar

"ada apa sayang?, tadi manggil mau bilang apa hm?" tanya afan

bluss

pipi devi seketika memerah seperti tadi.

"afann, stoppp" teriak devi karna ia sudah salah tingkah karna Afan

"iya iya"

sedangkan di balik pepohonan yang ada di taman ada perempuan yang menatap mereka dengan tatapan cemburu. ya dia adalah Clarissa.

Clarissa tidak bisa mengalihkan pandangannya, melihat bagaimana mereka berdua saling tertawa dan bercanda dengan penuh cinta. Clarissa merasa hatinya seperti di tusuk pisau, melihat mereka berdua begitu bahagia.

gue dengar mereka baru saja jadian?

batin Clarissa

apa Tante voke tau?

"gue bakal bikin hubungan kalian hancur, dan Lo dev, Lo hanya orang asing yang baru datang dan mengambil hati Afan?" ucap Clarissa menahan sesak di dadanya

karna Clarissa sudah tidak sanggup melihat mereka berdua bucin sekali, ia memutuskan untuk ke rumah voke saja. dan menceritakan semuanya.

balik lagi ke afan dan devi

"mau bilang apa tadi?" tanya Afan

"eum gue mau bilang..."

"bilang?"

"Lo ga punya rahasia sesuatu kan?"

"enggak"

"Lo gapunya dendam apapun ke seseorang kan?"

"enggak deviii"

"serius kan?"

"iyaa"

"emangnya kenapa sih, kok tiba tiba nanya itu?"

"ya gapapa"jawab devi cengengesan

"pengen tau aja"sambung devi lagi

"lucu banget sih" ucap Afan sambil mencubit hidung devi

"aw, jangan main cubit cubit biasa gak si?" kesal devi

"abisnya lo lucu banget"

"lucu lucu luca lucu" gerutu devi

afan pun tersenyum mendengar gerutu'an devi

"udah selesai menggerutu nyaa?"

"hm"

"ngambek ya? yah...kek nya gue gausah kasih marshmellow ini deh ke Lo soalnya Lo ngambek" ucap afan

"marshmellow?" tanya devi

Afan mengangguk

"mauuu"

"udah selesai ngambeknya?"

"udahh"

Afan pun terkekeh kecil lalu memberikan marshmellow itu kepada devi.

"makasih"

"iya"

 

tok tok tok

"iya, siapa?" tanya nya sambil membuka

pintu rumah

"Clarissa?" ucap mamah voke yang menyadari Clarissa di depan rumahnya

"clar, apa kabar sayang?" tanya nya lembut

"aku baik baik aja Tante"

"yaudah yuk masuk dulu"

Clarissa mengangguk lalu mengikuti voke masuk kedalam rumah.

"tann, Afan udah jadian sama devi ya?"

"iya, udah"

"berarti Clarissa harus mundur gitu?"

"kamu tenang aja Clarissa, afan jadian sama cewek itu cuman buat bikin hati cewek itu sakit"

"hah? serius Tante?"

"iya clar"

"emangnya kenapa tan? kok Afan mau buat hati devi sakit?"

"dendam"

"afan punya dendam?"

voke mengangguk lalu menceritakan semuanya kepada Clarissa. setelah mengetahui itu semua Clarissa merasa senang.

"yess berarti aku masih ada kesempatan buat deketin Afan Tante?"

"iya sayang" jawab mamah voke sambil mengelus rambut milik Clarissa

 

"vio liat deh"ucap Mala

"liat apa?"

"tuh liat dua orang itu sedang bucinn mentang mentang baru jadian"

"iya yah mal"

"kita jadi di lupain ama devi"ucap vio

"samperin yuk"

"yuk"

mereka pun menghampiri devi dan afan yang sedang duduk di bangku taman

ekhem ekhem

"duh mal tenggorokan gue sakit nih, ujuk..uhuk"ucap vio dramatis

"duh sama nih" sambung mala

"alah ganggu aja kalian berdua" ceplos devi

"gue tau kok kalian cuman pura pura batuk" sambung devi

"mentang mentang udah jadian gue sama Mala di lupain nih?"

"enggak di lupain vioo"

"terus apa?"

"biasanya nih, kita kalo hari libur main bareng pergi kemana gitu lah ini Lo malah berduaan"ucap vio panjang lebar dan di angguki oleh Mala

"iya iya sorry"

"sebagai gantinya ntar malem kita ke mall aja gimana?"tawar devi

"gak ah udah males"ucap vio

"tau nih va" sambung Mala

"gue traktir deh"

Mala dan vio kompak bertatapan lalu menjawab "setujuu"

"giliran di traktir baru mau" gumam devi

"gue ikut" ucap afan

"haa? kok ikut fan?, ini khusus cewek cewek" ucap devi

"bener tuh" ucap Mala

"kalo Lo ikut kita gamau jadi nyamuk Lo berdua"sambung vio

"gue ajak Rakha eby" jawab afan

"Rakha?" tanya Mala

"eby?" tanya vio

"okeh setujuuu" ucap Mala dan vio bersamaan

"giliran pacarnya masing-masing di ajak baru mau ya fan?" ucap Devi

"iya"

"ntar malem harus jadi, awas aja kalo ntar malem Lo gajadi traktir kita"ucap vio

"iya vioo"

"okeh thanks dev, di tunggu traktiran nya ntar malem" ucap vio lalu ia pergi pulang bersama mala

"ganggu aja deh mereka berdua"

"jangan gitu, itu sahabat kamu"

"iyaaa"

"pulang yuk"

Afan mengangguk

"gue anterin ya?"

"okey"

 

setelah mengantarkan devi pulang, afan langsung pulang. sesampainya di rumah ia melihat ada Clarissa dan mamahnya sedang mengobrol bareng di ruang tamu.

"fan udah pulang?" tanya mamah voke

Afan hanya mengangguk

afan mau pergi ke kamarnya tetapi ia di panggil mamahnya"serius?"

"iya"

"okeh dadah gue pulang duluan"ucap devi sambil berlari ke arah mobilnya

"iyaa"

 

sesampainya dirumah devi langsung berteriak kesenangan, bunda Salma dan ayah Fathir hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah anaknya itu.

"deviaa kalo masuk rumah jangan teriak teriak" peringat bunda Salma

"hehe maaf bun, abisnya devi seneng banget hari ini"

"seneng kenapa dev?"tanya ayah Fathir

devi pun langsung mendudukkan dirinya di sofa di tengah tengah bunda dan ayahnya itu.

"devi habis jadiannn" ucap devi

"hah?" kaget bunda Salma dan ayah Fathir

"jadian sama siapa dev?" tanya ayah Fathir

"afan lah siapa lagi"

bunda Salma dan ayah Fathir menatap satu sama lain

"bunda sama ayah kenapa?"

"kalian gak seneng kalo devi baru jadian?"

"bukan gitu dev tapi-"ucap bunda Salma terpotong karna ucapan ayah Fathir

"gapapa nak, kita seneng akhirnya kamu udah gak jomblo lagi" ucap ayah Fathir cepat

"serius?"

"iya"

"yeyy makasih ayah bundaa" ucap devi sambil memeluk ayah dan bundanya

"yaudah kamu istirahat ya dev, ini udah malem" ucap bunda Salma

"okey bunda" jawab devi sambil mengacungkan jempol nya

devi pun langsung menaiki anak tangga dan menuju ke kamarnya

"yah, keluarga baskara udah memulai balas dendam nya.."

"kamu tenang dulu Bun"

"aku takut kalo devia disakiti oleh afan" ucap bunda Salma

ayah Fathir pun langsung memeluk istrinya berusaha menenangkan nya

"bun sepertinya afan memang jatuh cinta pada devi beneran" ucap ayah Fathir

"jatuh cinta? bukannya Afan cuman pura pura buat cinta sama devia setelah itu meninggalkan nya?"

"ayah sempat cari tau kemaren dan ternyata benar Afan jatuh cinta beneran sama devia bukan pura pura,dan ayah sempat dengar katanya afan selalu di paksa buat ngelakuin balas dendam itu sama mamahnya sendiri"

"di paksa?"

"iya bun"

"tapi mau bagaimana pun bunda gamau

kalo devi sampe di sakitin oleh si afan afan itu udah cukup bunda bersikap baik di depan nya"

Fathir hanya menghela nafas sabar

 

Afan baru saja pulang udah di panggil oleh mamahnya

"pintar anak mamah" ucap mamah voke

"cepat cepat lakuin balas dendam itu" sambung voke

"iya mah" jawab Afan lalu pergi meninggalkan voke

di kamar afan langsung mengambil handphone nya dan menelfon devi

"belom tidur?" tanya Afan

"belomm"

"gabisa tidur ya?"

"iyaa, pengen denger Lo nyanyi lagi"

"ngode nih ceritanya"

"hehe, boleh kan?"

"boleh"

"bentar ya gue ambil gitar dulu"

"okey"

Afan pun mulai mengambil gitar nya dan menyanyikan lagu untuk devi lagu yang di nyanyikan oleh afan berjudul oh cinta.

Afan pun menyudahi menyanyi nya karna ia melihat devi sudah tertidur pulas

"Good night dear" ucap afan

panggilan terputus

1
Putu Sri utari
👍👍👍
Putu Sri utari
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!