NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Bersama Sistem Keluarga

Melintasi Waktu Bersama Sistem Keluarga

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:620
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Fei Xing berasal dari abad masa depan—tahun 3080—dimana hampir semua aspek kehidupan dikuasai oleh mesin pintar canggih.

Kemajuan teknologi yang terlalu cepat mengakibatkan banyak kerusuhan dan konflik di seluruh dunia.

Ayahnya, seorang profesor jenius di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan sebuah sistem canggih yang terpasang pada jam pintar Fei Xing.

Tujuan utama penciptaan sistem itu adalah untuk melindungi anaknya dengan mengirimkannya pergi dari tahun 3080 yang penuh bahaya.

Di dunia baru ini, Fei Xing bebas mengendalikan sistemnya sesuai keinginannya.

Sistem kecerdasan buatan ini sangat pintar dan memiliki protokol dasar: tidak boleh menyakiti atau melawan tuannya.

Dalam kurun waktu 100 tahun, Fei Xing sudah sering melakukan perjalanan lintas dunia—dari zaman modern, masa lalu, hingga dunia saat ini—hanya untuk bertahan hidup dan mengembangkan kemampuannya.

Namun Sistemnya membutuhkan energi untuk tetap beroperasi dan menjaga kelangsungan hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2080

Di ruang rapat vila Fei Xing, mereka semua berkumpul di sekitar meja besar dengan peta hologram kota bawah yang terpampang jelas di tengahnya.

Cahaya hologram menerangi wajah setiap orang dengan warna biru muda, sementara Fei Xing menjelaskan poin penting dari rencana mereka.

"Wilayah kota bawah sebenarnya berkali-kali lipat lebih luas dari kota atas,"kata Fei Xing sambil menggerakkan jari untuk memperbesar bagian tertentu dari peta.

"Namun seperti yang kalian ketahui, hampir semua wilayahnya tertutupi oleh sampah dan rongsokan yang sengaja dibuang dari kota atas ke sini selama bertahun-tahun. Itulah mengapa langkah pertama kita adalah memilih lokasi yang tepat dan membersihkannya dari semua puing-puing yang ada."

Dia menekan sebuah tombol pada hologram, menampilkan data tentang kualitas tanah di berbagai titik.

"Setelah kawasan bersih dan tanah terlihat jelas, baru kita bisa memulai proses pembangunan rumah kaca dan pengemburan tanah agar bisa menanam bibit yang kita miliki."

Kapten Bing melangkah ke depan dan menunjuk pada satu area yang ditandai dengan warna hijau muda di peta. "Tuan, saya sarankan kita memilih lokasi ini. Dulu, sebelum polusi melanda dunia ini, tempat ini adalah hutan hijau yang lebat dan menjadi sumber oksigen utama bagi seluruh kawasan sekitarnya."

Dia menggeser hologram untuk menampilkan gambar lama dan sekarang dari lokasi tersebut. "Ketika polusi mulai parah, tanah di sini mulai rusak parah dan udaranya menjadi sangat buruk—bahkan tidak mungkin untuk bernapas dengan hidung telanjang. Banyak orang yang harus meninggalkan tempat ini karena tidak bisa bertahan hidup di lingkungan yang tercemar itu."

"Namun sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik," sambung Lin Mei dengan senyum harap.

"....Setelah kota bawah mendapatkan panel energi pelindung yang sama seperti kota atas, udara mulai bisa dibersihkan secara perlahan. Debu dan zat berbahaya di udara berkurang signifikan, sehingga kita bisa bernapas dengan nyaman tanpa perlu menggunakan masker khusus."

Wu Chen menambahkan penjelasan lebih lanjut sambil menunjuk pada bagian lain dari peta yang menunjukkan struktur panel pelindung.

".....Banyak orang tidak tahu bahwa panel pelindung kota bawah sebenarnya juga berfungsi untuk melindungi kota atas. Ia menangkap sebagian besar polusi dan limbah sebelum bisa mencapai kawasan kota atas."

Dia menghela nafas dengan rasa tidak senang. "Namun justru karena itu, kota atas memutuskan untuk memasang panel pelindung kedua hanya untuk diri mereka sendiri, seolah tidak peduli dengan kondisi kota bawah yang harus menanggung beban polusi lebih banyak."

"Itulah mengapa lokasi yang kamu pilih sangat cocok, Kapten Bing," ucap Fei Xing dengan puas.

"Sebagai bekas hutan hijau, tanah di sana memiliki potensi yang lebih baik untuk diperbaiki dibandingkan area lain. Selain itu, lokasinya juga cukup strategis—tidak terlalu jauh dari pemukiman penduduk distrik B namun juga tidak terlalu dekat sehingga tidak akan mengganggu aktivitas mereka selama proses pembangunan."

Anyu mengangguk dengan antusias. "Jika kita bisa menghidupkan kembali area tersebut menjadi tempat pertanian yang produktif, itu akan memberikan dampak besar bagi penduduk sekitar. Mereka akan melihat bahwa perubahan benar-benar mungkin terjadi."

"Baiklah, keputusan kita sudah jelas," kata Fei Xing dengan tegas sambil menekan tombol untuk mengkonfirmasi lokasi pada hologram.

"....Besok pagi kita akan berangkat ke sana dengan tim pembersihan kecil. Kita akan mulai membersihkan kawasan dari sampah dan rongsokan, kemudian melakukan analisis lebih dalam tentang kondisi tanah sebelum memulai pembangunan rumah kaca."

Kapten Bing mengangguk dengan keyakinan. "Kita sudah siap, Tuan. Saya akan menghubungi beberapa teman lama di distrik B untuk membantu dalam proses pembersihan. Mereka pasti akan senang mendengar bahwa ada rencana untuk menghidupkan kembali bekas hutan itu."

Semua orang menyetujui dengan wajah penuh semangat.

Setelah berdiskusi lebih lanjut tentang detail jadwal dan pembagian tugas, mereka memutuskan untuk beristirahat agar bisa memulai pekerjaan mereka dengan kondisi terbaik keesokan harinya.

Keesokan paginya, sebelum matahari mulai muncul dengan jelas di ufuk timur, Fei Xing dan seluruh kelompok sudah siap berangkat.

Mereka berkumpul dalam jumlah besar—selain kelima orang yang dikirimkan Kaisar, beberapa penduduk distrik B yang dipercaya oleh Kapten Bing juga bergabung untuk membantu.

Semuanya bergegas menuju lokasi bekas hutan hijau dengan langkah yang penuh semangat.

Saat tiba di lokasi, kawasan itu benar-benar sepi dan sunyi. Tidak ada satu pun jejak Orc atau manusia di sana—hanya hamparan luas tumpukan sampah dan rongsokan yang menjulang tinggi, menutupi tanah yang dulunya hijau dan subur.

Udara di sekitar sudah jauh lebih bersih berkat panel pelindung, namun aroma sedikit menyengat dari puing-puing logam masih bisa tercium.

"Bagus, tidak ada orang di sini sehingga kita bisa bekerja dengan bebas tanpa mengganggu siapapun," ucap Kapten Bing sambil melihat sekeliling.

Fei Xing tidak ingin menunda waktu lebih lama. Dia mengangkat tangannya untuk menarik perhatian semua orang. "Mari kita segera bergerak! Semua tugas sudah dibagi—tim satu akan membersihkan area depan, tim dua menangani bagian tengah, dan tim tiga akan fokus pada area belakang yang lebih banyak tumpukan besar."

Kemudian dia menghadapkan wajahnya ke atas dan berkata pada sistemnya, "Sistem, aktifkan alat pembersih yang sudah kita siapkan."

[Baik, Tuan! Alat pembersih sedang dalam proses pengaktifan dan akan tiba dalam beberapa detik!]

Tak butuh waktu lama, beberapa mesin berwarna oranye dengan ukuran sebesar mobil terbang kecil muncul dari arah vila.

Mereka adalah robot penyedot debu dan sampah canggih dengan sistem daur ulang terintegrasi.

Saat menyentuh tanah, bagian depan mesin langsung terbuka lebar dan mulai menyedot semua sampah, rongsokan logam, dan puing-puing lainnya dengan suara mesin yang tidak terlalu bising.

"Semua sampah yang diserap akan langsung didaur ulang di dalam mesin,"jelas Fei Xing kepada semua orang yang melihat dengan kagum.

"...Logam yang sudah lapuk akan diproses kembali menjadi besi atau bahan logam lain yang bisa kita gunakan lagi—baik untuk membangun rumah kaca maupun untuk keperluan lainnya di masa depan."

Melihat alat canggih itu bekerja dengan efisien, semangat seluruh tim semakin meningkat.

Mereka mulai membantu dengan tangan sendiri—membersihkan puing-puing yang tidak bisa diserap robot, memisahkan bahan yang bisa didaur ulang secara manual, dan menandai area yang perlu diperiksa lebih dalam untuk memastikan tidak ada bahaya tersembunyi.

Zhang Li dengan kekuatannya yang besar membantu mengangkat puing-puing logam besar yang tidak bisa dibawa oleh robot.

Sementara itu, Anyu dan Lin Mei memeriksa setiap sudut untuk memastikan tidak ada hewan kecil yang terjebak di antara tumpukan sampah.

Wu Chen dan Kapten Bing mengawasi jalannya pekerjaan dan mengatur ulang tugas jika ada area yang membutuhkan bantuan lebih banyak.

Dalam waktu singkat, sebagian besar tumpukan sampah sudah hilang, dan tanah yang terkubur selama bertahun-tahun mulai terlihat perlahan.

Warnanya masih kecoklatan pucat karena tercemar, namun sudah bisa dilihat bentuk dasarnya yang datar dan cukup luas untuk membangun rumah kaca yang mereka rencanakan.

"Kerja bagus semua orang!" teriak Fei Xing dengan senyum lebar. "Jika kita terus bekerja dengan kecepatan ini, kawasan ini akan bersih total sebelum hari gelap! Setelah itu kita bisa mulai melakukan pengujian tanah dan menyiapkan area untuk pembangunan rumah kaca."

Semua orang mengangkat tangan mereka dan bersorak kecil, merasa bangga dengan hasil kerja yang sudah mereka capai dalam waktu singkat.

Mereka tahu bahwa ini adalah awal dari sesuatu yang besar—sesuatu yang bisa mengubah wajah distrik B bahkan seluruh kota bawah.

Fei Xing sedang memeriksa kemajuan pembersihan tanah ketika suara sistemnya terdengar dengan jelas di dalam benaknya.

[Tuan, menerima kabar dari ajudan Kaisar! Saat ini sedang berlangsung rapat dewan, dan usulan Kaisar untuk mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kota bawah kembali ditentang. Yang paling keras menentangnya adalah Jenderal Wei—teman lama Kaisar sendiri!]

Fei Xing menghentikan langkahnya, pandangannya melirik ke arah langit di mana kota atas berada.

Dia melihat orang-orang di sekelilingnya yang bekerja keras tanpa lelah—Orc buangan yang dulu dianggap tidak berguna, manusia lemah yang selalu dikucilkan, bahkan beberapa penjaga istana yang memilih untuk membantu di sini.

Mereka bekerja bersatu, saling membantu tanpa ada yang menganggap diri lebih baik atau lebih kuat dari yang lain.

Lalu bayangan orang-orang di kursi dewan muncul di benaknya—saling tuding, merasa paling benar dengan argumen masing-masing, tanpa sedikit pun memikirkan kesusahan yang dialami oleh penduduk kota bawah.

Tangannya secara naluriah mencengkram erat, matanya berubah menjadi sangat serius.

"...Sistem, aktifkan zona perlindungan tambahan! Lindungi seluruh lokasi ini dari gangguan luar, dan perluas area cakupan kita—kita akan mempercepat dan memperluas pembangunan rumah kaca!"

[Zona perlindungan diaktifkan! Area 500 meter persegi telah terlindungi secara keseluruhan!]

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!