NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Menjadi Mahram

Ketika Takdir Menjadi Mahram

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: R²_Chair

Pernikahan memang idealnya lahir dari persiapan, cinta, dan harapan yang matang. Tapi hidup kadang berjalan di luar rencana bahkan lewat jalan yang tak pernah kita bayangkan sama sekali.
Ketika pernikahan terjadi secara mendadak karena sebuah insiden, rasa bahagia dan sakral itu bercampur dengan kaget, takut, bahkan kebingungan.
Apakah pernikahan dadakan bisa membawa kebahagiaan??


Apakah pernikahan tanpa cinta dan saling mengenal lakan berjalan mudah?

yuk ikuti ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R²_Chair, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AA 11

Assalamu'alaikum wr. wb.

Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin🙏

Haii readers ku, selamat lebaran🕌🤗

Mohon Maaf baru bisa up date,MasyaAllah kesibukan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri di real life bikin author kadang tidak sempat pegang hp apalagi up cerita.InsyaAllah setelah ini author akan usahakan untuk lebih sering update lagi.

So..dukung terus author ya😊

Bismillah..Selamat membaca👩‍💻🩷

...~~~...

Di lantai bawah, tepatnya di ruang keluarga.Karpet tebal berwarna maroon dengan aksen bunga tulip nampak beberapa menu makanan sudah tertata rapi.

Beberapa jenis buah pun ikut menghiasi hidangan besar pagi ini.

Di beberapa sudut ruangan ada beberapa kelompok terlihat asyik mengobrol.Gus Ilham, Tuan Akhtar,Arkana, Al dan Altheza begitu serius membicarakan tentang bisnis dan perusahaan.Di sudut satunya ada Umma Zura,Umi Fara, Fara, serta Oma Al yang terdengar obrolan hangat di selingi senyuman manis dari masing-masing.Sedangkan di sudut lain,ada para muda mudi yang terlihat begitu heboh dengan topik-topik random.

Arka turun ke lantai bawah, ia sempat melihat ke arah dapur. Melihat sang mertua dan juga istri kecilnya serta beberapa gadis yang tidak ia kenali sedang sibuk dengan alat-alat dapur. Arka hanya mengangguk sebentar saat sang mertua tak sengaja melihatnya.

"Ini dia pengantin baru kita" Seru seseorang saat Arka datang.

Arka yang mendengar suara sang uncle hanya bisa menghela nafasnya.Uncle nya memang tak pernah tau tempat jika sudah meledek dirinya.

"Gimana bro,kuat berapa ronde." Lanjut Uncle Fathir membuat para muda mudi ikut tertawa sedangkan para tetua hanya tersenyum geleng-geleng.

Berbeda dengan yang lain, Al nampak hanya terdiam.Wajahnya berubah sendu,walaupun dia sudah berusaha ikhlas namun tetap saja rasanya masih terasa berat.

"Mana istri mu?" Tanya Tuan Akhtar.

"Lagi bantu masak di dapur." Jawab Arka singkat.

Semua hanya mengangguk faham.

Arka tak sengaja melihat wajah sang mertua laki-laki yang terus menatapnya.Ada rasa tak nyaman saat bertemu mertua laki-laki nya. Seperti masih ada rasa kesal dan kecewa tersirat di wajahnya.

"Duduk disini nak." Panggil Abi Ilham yang melihat kecanggungan di keduanya.

Arka mengangguk kemudian duduk di sisi Abi Ilham. "Kalau boleh tau Nak Arka sedang sibuk apa? "

"Arka lagi nunggu sidang akhir Pak_"

"Panggil Baba, kamu sekarang sudah menjadi suami dari cucu saya.Jadi itu artinya kini kamu juga menjadi cucu saya."

"Baik Ba.Saya lagi nunggu sidang akhir, tapi selain nunggu sidang saya juga sudah mulai terima proyek. "

"Memangnya nak Arka kuliah di jurusan apa?"

"Arsitektur Ba."

"Kenapa tidak kerja di perusahaan ayah mu saja.Lebih gampang dan tentunya akan lebih enak". Sela Arkana, ia juga penasaran dengan laki-laki di depannya ini.

" Saya lebih suka menggambar dan membuat desain bangunan.Sedangkan perusahaan Ayah bergerak di bidang yang bertolak belakang dengan minat saya."

"Tapi kan kamu anak satu-satunya seorang Altheza yang tentunya perusahaan yang ia miliki sangatlah besar".

"Tapi kan itu perusahaan milik Ayah, bukan milik saya.Saya lebih suka memulai semuanya dari nol.Makanya saya lebih suka nerima proyek kecil dari pada harus kerja enak di perusahaan Ayah tanpa adanya usaha dari saya sendiri."

Semua orang terdiam mendengar ucapan Arka, tak ada yang berani berbicara.Abi Ilham tersenyum samar.Begitupun Al yang sejak tadi terus memperhatikan Arka.

"Jadi alasan kamu buat pergi ke Sukabumi itu karena ini? " Tanya Altheza tiba-tiba.

Arka mengangguk. "Iya, aku dapet proyek baru. Kliennya orang Sukabumi, emang sih bukan proyek besar banget tapi ya lumayan buat nambah jam terbang aku."

"Maka dari itu sekarang aku harus kembali ke Sukabumi." Lanjut Arka

Altheza mengerutkan keningnya. "Tapi kamu baru saja nikah."

"Ya terus? Nikahnya kan udah kemarin Yah,acaranya aja udah beres."

Suasana mendadak hening, "Maksud Ayah, bisa kan istirahat sebentar dulu.Lagian kasian istri mu kalau langsung pergi pasti kan belum ada persiapan apapun."

"Kenapa harus pake persiapan sih yah, bekal aku udah ada di mobil ko.Jadi gak perlu persiapan yang lainnya, tinggal berangkat aja juga."

"Terus istri kamu gimana? " Tanya Tuan Akhtar tiba-tiba.

"Ya, gak gimana-gimana.Memangnya harus gimana kek?"

Belum sempat Tuan Akhtar menjawab tiba-tiba Alyana dan Alisya masuk membuat suasana kembali hening.

Alyana yang membawa nampan minuman merasa kikuk, ia hanya bisa menunduk tanpa berani menatap orang-orang di dalamnya.

"Lebih baik kita makan dulu, kita bicarakan nanti setelah selesai." Ucap Abi Ilham yang di setujui semuanya.

Alyana yang awalnya akan duduk dekat sang Bunda langsung bergeser saat melihat kode dari Umma Zura yang menyuruhnya untuk duduk dekat Arka,sang suami.

Alyana bingung harus bersikap bagaimana.Walaupun tadi sudah di nasehati Bunda dan Umma Zura namun ia tetap belum berani.Ia takut saat melayani Arka akan menerima penolakan darinya.

Namun saat melihat kedua pasang mata Bunda dan Umma Zura yang terus menatapnya membuat Alyana dengan ragu mengambil sebuah piring dan mengisinya dengan nasi.

"Apa cukup segini?" Tanya Alyana pelan pada Arka.

Arka yang memanglah cuek hanya menjawab singkat. "Ya."

"Mau sama apa? " Bisik Alyana.

"Ikan, sayur, kerupuk"

Alyana tak lagi bertanya ia langsung mengisi sesuai permintaan Arka.Setelah itu ia menyimpan piring itu di depan Arka.

Setelah itu ia mengambil piring untuk dirinya sendiri,mengisi sedikit nasi dan juga ayam.

Selesai makan, para kedua keluarga masih betah duduk sambil bercengkrama. Walaupun baru pertama bertemu namun kedua keluarga terlihat begitu nyaman dan hangat.Apalagi sikap Umma Zura dan Gus Ilham yang begitu wellcome membuat mereka tak terlalu sungkan.

"Arka, ikut ayah sebentar." Ucap Altheza mengajak sang anak bicara, kemudian memberi kode pada sang istri untuk mengikutinya.

Arka tak membantah, ia langsung berdiri dan mengikuti sang ayah keluar rumah.Kini ketiganya duduk di kursi depan rumah Abi Ilham.

"Apa rencana kamu setelah ini?"

"Ya balik ke Sukabumi lah Yah,klien Arka sudah nunggu dari kemarin."

"Terus istri kamu gimana? "

Arka menghembuskan nafas kasar, Lagi-lagi pertanyaan yang sama seperti sang kakek. "Gimana apanya sih Yah, ya gak gimana-gimana."

"Nak, apa kamu lupa kalau sekarang kamu sudah menikah?." Tanya Fara pada sang anak.

"Ya gak lupa lah bun, orang baru tadi malam aku nikahnya." jawab Arka santai.

"Alhamdulillah kalau kamu gak lupa, maksud kami..sekarang kan kamu sudah menjadi seorang suami dan imam yang otomatis tanggung jawabnya kini bertambah.Bunda cuma mau jangan melupakan tanggung jawab utama mu sebagai seorang suami."

Fara menjeda sejenak. "Maksud kami,kamu akan kembali ke Sukabumi terus istri kamu gimana? Apa akan kamu bawa atau seperti apa? "

"Lah aku kerja bun di sana, masa iya bawa istri.Lagian teman-teman aku pada gak tau kalau aku sudah nikah, kalau aku bawa dia ke Sukabumi yang ada semuanya jadi rame."

Altheza mengerutkan keningnya. "Memangnya kalau teman kamu tau dan rame kenapa? Apa salah?"

"Ya iya lah, aku kan masih kuliah. Terus baru mau terjun ke dunia kerja, terus kalau mereka tau aku udah nikah bakal gimana.Aku gak mau gara-gara status aku yang tiba-tiba berubah menghambat semua rencana aku.Aku gak mau gara-gara nikah dadakan ini hidup mimpi aku hancur."

Altheza terkesiap mendengarnya.Raut wajahnya berubah datar dan dingin. "Jangan bilang kamu menyesal menikah." Tanya Altheza dingin.

Arka berubah gelagapan,ia bingung harus menjawab apa pasalnya memang ia sedikit menyesal tiba-tiba menikah dan menghambat semua rencananya.

"Jangan bilang ucapanmu barusan hanya alibi saja untuk menutupi yang sebenarnya."

Arka semakin terdiam, hanya di sekitarnya berubah begitu dingin.

"Atau jangan-jangan kamu merasa menyesal karena rencanamu dengan perempuan itu gagal." Ucapan telak Altheza membuat Arka mematung.

Fara ikut menatap sang anak. "Apa benar yang di katakan ayah, Arka? Kamu masih berhubungan dengan gadis itu?" Tanya Fara menuntut jawaban.

"Ee..bun_" jawab Arka gelagapan saat melihat sang bunda yang terlihat marah dan kecewa.

"Berapa kali Ayah bilang, jauhi dia Arka!"

"Tapi yah_"

"Ayah tidak mau tau,jauhi dia sekarang juga." Ucap Altheza tegas kemudian berjalan meninggalkan Arka yang terlihat diam frustasi.

...🌻🌻🌻...

1
A3
makanya jgn macam² sama Alyana 🤭
Puji Hastuti
makin akur aja😍
Tamirah Spd
Arka hanya lelaki biasa yg gak punya prinsip ttg agama . Agama hanya sekedar status keyakinan saja. Dia tidak pernah belajar dan tidak mau belajar tentang Islam yg sebenarnya nya.Lekaki spt gak bisa dijadikan imam dlm pernikahan, kecuali ada yg membimbing nya kejalan yg benar sesuai syariat Islam.
Tamirah Spd
Repot juga Kalau nikah diadakan karena keadaan darurat dan gak bisa dihindari , walau usia wanita nya masih sangat muda , sedangkan Arka laki laki masa kini jauh' dari sikap agamis gak spt orang'nya.sikap Arka yg bebas sdh punya pacar .
Apa yg dilakukan Arka setelah menikah,bahkan dia malu kalau bertemu teman teman nya bahwa dia sdh menikah.Laki kaki model gini buang aja' ditempat sampah gak berharga.
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih🤗😍
total 1 replies
Puji Hastuti
arka melongo, ternyata istrinya sultan🤣
Bunga
suka Thor
semangat
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
lanjut kk
Puji Hastuti
belajarlah kalian,saling memahami dan menerima 💪
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
semangat thor...
SecretChair: MasyaAllah Ta barakallah terimakasih😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah arka akhirnya mau menerima pernikahannya.
Puji Hastuti
arka,arka punya istri bidadari,kok pilih wanita wc 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
jangan bilang Alya liat foto arka dg cewek lain.
Puji Hastuti
🤭🤭🤭🤭🤭
Nurgusnawati Nunung
menarik
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
lanjut..
Nurgusnawati Nunung
lucu juga ya.. hehehe
semoga mereka bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
pacar si arkha pasti selingkuh
Puji Hastuti
kok panggilnya sayang,jangan² pacarnya lagi
Puji Hastuti
Hihihi, gemes² gimana gitu, liat pasutri kecil 🤣
SecretChair: MasyaAllah Terimakasih kk😍🤗
total 1 replies
Puji Hastuti
Alhamdulillah terima kasih up Nya Thor
SecretChair: MasyaAllah Ta Barakallah Terimakasih😍🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!