NovelToon NovelToon
Kekasih Perwujudan Kucing

Kekasih Perwujudan Kucing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / CEO
Popularitas:297
Nilai: 5
Nama Author: Seven Introvert

Hanya satu persen dari populasi global, manusia yang memiliki warna mata heterochromia. Lunar salah satunya.

Memiliki warna mata hijau dan biru, Lunar menyembunyikannya ketika hidup di luar Silvanwood yang terisolasi dari teknologi.

Untuk menyambung hidup, Lunar tak menduga menjadi aktris di perusahaan entertainment milik Jackson Adiwangsa dan menjadi kesayangannya.

Hingga kejadian tak terduga membuat apa yang disembunyikan Lunar terkuak. Bagaimana kehidupan Lunar, apakah dia akan tetap tinggal atau kembali ke Silvanwood?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seven Introvert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebelas

Mata sipit Jackson membesar ketika menyadari orang yang dia kenal di belakang Lunar. Gadis itu meringis melihat wajah Jackson memerah.

Oh, astaga. Tamatlah riwayat Naomi. Lunar tidak tega melihat adegan selanjutnya. Masih di posisi yang sama, Naomi mendekatkan diri pada Tom.

Keduanya membeku ketika Jackson berdehem. Tanpa komando mereka menoleh ke belakang di mana Jackson berdiri melipat tangan di dada.

Naomi maupun Tom memamerkan senyum canggung. Lunar pun menghampiri Jackson, nampaknya sang ceo berusaha menahan emosi.

"Brengsek! Kalian diam-diam bercium!"teriak Jackson.

"Kakak, tidak tidak. Ini tidak seperti yang kakak liat!" sela Naomi cepat sementara Tom hanya menunduk.

"Aku tidak buta!" Jackson melototkan matanya.

"Ayolah kak, yang benar saja aku berpacaran dengan pria gundul sepertinya? Huek!" Naomi mual sembari menatap remeh Tom.

Pria itu tak kalah memasang wajah muak. Tom membatin sungguh munafik seorang Naomi. Jika saja Naomi bukan adik Jackson, Tom ingin memangkas rambut gadis itu sama seperti dirinya.

Namun, rasa takut kentara sekali dari wajah Tom ketika mengingat kenyataan bahwa Naomi adik kandung tuannya. Lunar sampai kasihan pada Tom.

"Tuan, nona Naomi. Hmmmpt," Tom terjungkal karena Naomi tiba-tiba membekap mulutnya.

"Sialan! Jangan beritahu kakakkku," bisik Naomi berusaha memamerkan senyum pada Jackson maupun Lunar.

Lunar maupun Jackson dibuat heran ketika Tom diseret Naomi untuk pergi. Melihat gelagatnya, Tom sangat tertekan berbeda dengan Naomi yang mendominasi pria itu.

"Jika tak mau jalan, aku akan menendang bokongmu!" seru Naomi.

Pria gundul itu meringis lalu terbirit-birit meninggalkan mereka. Tom paham, Naomi bermaksud memberi waktu berdua untuk Lunar dan Jackson. Tapi haruskah dia berkorban sesakit ini?

"Ada apa dengan mereka?" tanya Jackson pada Lunar.

Gadis itu menggedikan bahu kemudian Lunar duduk di tempat Naomi tadi. Setelah kedua manusia itu benar-benar tak terlihat, Jackson ikut duduk di dekat Lunar.

"Apa kau kedinginan?" Jackson berbasa-basi.

Lunar mengangguk. Gadis itu belum beradaptasi dengan suhu di Jepang. Lunar menggosokan kedua tangan lalu memeluk dirinya sendiri. Mantel tebal dirasa tak berguna baginya.

"Kemarikan tanganmu," ucap Jackson.

Lunar kikuk seketika. Karena tak ada reaksi, akhirnya Jackson menarik tangan Lunar lalu menggenggamnya.

"Sepertinya, tuan sering ke negara ini." Lunar berusaha mencairkan suasana.

Pria itu mengangguk. Terdengar hembusan napas Jackson berulang kali, tapi Lunar tahu seperti ada beban tertahan.

"Aku tidak mau ke sini, tapi Naomi memaksaku. Aish, gadis tengik itu selalu saja membuatku pusing!" geram Jackson meremas kepalanya.

Lunar tersenyum canggung. Ketika di Shibuya 109, Naomi sempat berbicara serius dengannya. Sekarang Lunar paham, bahwa Naomi berencana menjodohkannya dengan Jackson.

Lunar akui tertarik pada pria itu. Tapi, Lunar pun penasaran kenapa Naomi memilih dirinya untuk Jackson. Obrolan panjang itu membuat Lunar menarik kesimpulan bahwa Jackson mengalami trauma percintaan.

Menurut Naomi, Jackson mencintai seorang gadis dari negeri ini. Yumi--- gadis cantik itu nekat mengakhiri hidupnya karena depresi. Jackson dan Yumi bertemu di ajang music bergengsi di Asia lalu mereka menjalin hubungan secara diam-diam.

Naomi mengenang pilu ketika menceritakan pengalaman pahit sang kakak. Lunar pun dibuat terkejut bahwa Alice terlibat dalam retaknya hubungan Jackson dan Yumi.

"Hei!"

Jackson menjentikkan jari. Lunar tersadar kemudian tersenyum getir. Duduk berdekatan dengan Jackson membuat Lunar mengerti bahwa pria itu hanya tertarik padanya saja bukan perasaan cinta seperti pada Yumi. Lunar patah hati ketika tahu cintanya bertepuk sebelah tangan.

"Tuan, Anda sangat fasih bicara bahasa Jepang. Ketika di Shibuya, aku bagai orang bodoh melihatmu berbincang dengan seseorang. Dia mengatakan, kondo nomi ikou yo! Hanya itu yang kuingat," Lunar meniru gaya bahasa pria itu membuat Jackson terbahak.

"Dia Shinji. Ssttt! Jangan sampai terdengar Naomi, kalau tidak dia akan mencekikku," bisik Jackson mendekatkan wajahnya pada Lunar.

Hati Lunar menghangat. Berbulan-bulan traveling bersama AHP takkan Lunar lupakan seumur hidup. Di saat bersamaan, terdengar suara gaduh dari arah belakang.

Jackson dan Lunar pun menoleh. Nampak kedua manusia bernama Tom dan Naomi tengah bersembunyi. Wajah Jackson memerah mengetahui Tom dan Naomi mengintip.

"Kakak! Aku ... eng, pria gundul ini mengajakku mengintip kalian," Naomi menunjuk Tom sementara pria malang itu hanya menggeleng-geleng pasrah.

Jackson mengusap wajah kasar. Sebelum pergi, dia mengatakan bahwa tour mereka sudah berakhir. Naomi mengejar Jackson agar melanjutkan tour. Tapi, kondisi kesehatan Jackson tidak memungkinkan apalagi Aaron tak henti mengingatkannya.

Terdiamlah Lunar mendengar nama Aaron. Lunar merasa, kesehatan Jackson bergantung pada Aaron. Lunar bisa menyaksikan sendiri, Jackson mengkonsumsi obat yang Aaron berikan sebelum tour.

Tadinya, Jackson mengajak Aaron untuk pergi bersama sebagai dokter pribadi. Tapi, untung saja pria itu menolak dengan alasan jadwal sibuk.

Kepulangan Lunar dan Jackson disambut paparazzi bahkan sebelum mereka mendarat di bandara. Lunar menghilang dalam kerumunan. Hanya manager dan bodyguard AHP yang menghadapi wartawan.

Pemotretan Jackson dan Lunar di kapal pesiar membuat netizen panas-dingin. Lebih tepatnya kepo apa yang direncanakan AHP. Berita pernikahan Jackson dan Lunar dibuat meski tanggalnya belum pasti.

Lunar maupun Jackson tak menanggapi. Di tengah ketidakpastian pun Lunar tetap beraktivitas seperti biasa. Dia lanjut membintangi iklan tapi tak diizinkan menghadiri reality show.

Puncaknya ketika di suatu malam, Lunar beserta AHP menghadiri acara penghargaan. Lunar pun berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus.

Semua mata tertuju pada Lunar seorang, bahkan juru kameramen sempat ditegur MC karena terus menyoroti Lunar.

Gadis-gadis yang ada di sana iri pada Lunar. Sudah pasti Alice, saking muaknya pada Lunar gadis itu sampai tidak hadir di acara penghargaan.

Dari awal kemunculan Lunar, hanya kejayaan yang didapat gadis itu. Berbagai pikiran buruk menerka, kapan gadis itu ketiban apes? Lunar tetap bersinar walau diterpa gosip miring.

Jackson sampai tak berkedip melihat Lunar di malam penghargaan. Pria itu terharu ketika Lunar menerima semua hadiahnya yang diberikan secara diam-diam.

Lunar memakai gaun malam terbuat dari vallem yang terkesan mewah dirancang khusus. Bahu dan lehernya yang terekspos semakin indah memakai kalung safir hijau.

Rambut Lunar dibuat curly dan dihiasi bando melati yang terbuat dari emas dan perak. Naomi yang duduk di sebelah Jackson menyenggol sikut pria itu. Gadis itu berharap Jackson bisa jatuh cinta kembali.

"Baik terimakasih. S-saya terharu dan merasa ini mimpi. Eng, saya tidak tahu harus mengatakan apa yang pasti saya ucapkan terimakasih pada semua penggemar pada tim AHP yang sudah saya anggap seperti keluarga dan tuan Jackson Adiwangsa ..."

Belum sempat Lunar menuntaskan pidato kemenangan terdengar keributan besar dari arah penonton.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!