Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 11. Terlalu Banyak Orang Special Akan Membuatku Terlihat Biasa.
Dilangit terlihat dua sosok terbang tinggi di atas hutan dekat Kota Z, salah satunya adalah Masquito Musume. Dia saat ini sedang memeluk saikyou dari belakang untuk membawanya terbang.
Saikyou disisi lain tersenyum sepanjang perjalanan karena bisa merasakan dua puding lembut menekan punggungnya. Bahkan terkadang saikyou akan mencoba menggosok-gosokkan punggungnya untuk merasakan lebih detail formula rahasia kedua puding itu.
"Hei, berhenti bergerak-gerak, kamu itu cukup berat!!" Protes Masquito Musume, Awalnya dia melawan tidak ingin diperintah oleh saikyou.
Namun dia menyerah setelah bokongnya ditampar beberapa kali oleh saikyou sampai dia mau mengantarkan saikyou menuju markas mereka. Oleh karena itu terlihat bokong Masquito Musume memerah karena tindakan kejam saikyou, namun bekas luka dari kantung darah yang dilepaskan saikyou sudah tertutup berkat kemampuan regenerasi miliknya.
Sejak kantung darahnya hilang Masquito Musume mulai melemah, karena sumber kekuatannya adalah darah yang disimpan di dalam kantung darahnya.
Oleh karena itu untuk bisa sembuh dia dipaksa minum darah oleh saikyou. Saikyou memberikan sedikit darahnya untuk Masquito Musume. Sampai sekarang saikyou masih ingat saat Masquito Musume menjilat darah dari jarinya.
Dia mendesah kenikmatan karena menurutnya darah saikyou penuh dengan Vitalitas. Sedikit darahnya saja sudah cukup memberikan Masquito Musume energi selama 1 minggu.
Dengan iming-iming darahnya, Masquito Musume akhirnya mau mendengarkan perintah saikyou. Dia yang sekarang butuh suntikan darah secara berkala karena kantung darahnya sudah hilang. Mau tidak mau dia harus mengikuti kemauan saikyou.
"Lihat kita sudah sampai!!" Menunjuk ke depan, saikyou melihat arah yang ditunjukkan jari Masquito Musume.
Disana terlihat gedung pencakar langit dengan delapan lantai yang tersembunyi di hutan. Menurut cerita aslinya gedung itu juga memiliki ruangan bawah tanah dibawahnya. Dan di ruangan bawah tanah itu adalah tempat arena para mutan bertarung.
Disana juga terdapat monster terkuat yang merupakan Kartu AS Dr. Genus.
Saat saikyou dan Masquito Musume turun dari langit, didepan mereka dia telah ditunggu oleh Dua Monster besar dari Rumah Evolusi dan seorang pria berkacamata.
Kedua sosok itu adalah Armored Gorilla dan Beast King. Beast King adalah seekor singa humanoid besar dan sangat berotot dengan surai dan ekor yang lebat. Tingginya mencapai 700 cm dengan tangan humanoidnya yang terdiri dari lima jari dengan cakar tajam dan kaki bertelapak empat yang empuk.
Ia mengenakan kemeja hitam, lalu bulu binatang di bahunya, dan kain kulit macan tutul di pinggangnya yang diikat dengan rantai berat dan ikat pinggang dengan gesper kepala singa. Ada gelang di kedua pergelangan tangan dan pergelangan kakinya serta pelindung lengan di kedua bisepnya.
Disisi lain Armored Gorilla adalah cyborg besar dengan kepala gorila. Tingginya sekitar 300 cm, tubuhnya dilindungi oleh baju zirah lengkap yang dihiasi duri di bahu, bantalan lutut, dan sarung tangan. Gesper sabuk baju zirah miliknya menyerupai wajah gorila, dan pelat dada memiliki tambalan khusus yang menampilkan huruf 'A' dan 'G' yang disusun dalam bentuk berlian.
Dan untuk pria berkacamata dengan setelan jas hitam, dia adalah Dr. Genus. Pemimpin dan ilmuwan yang telah menciptakan banyak mutan di Rumah Evolusi.
Dulu dia merupakan orang terpandang yang banyak membantu umat manusia dengan semua penemuannya. Namun dia mulai tidak senang dengan lingkungan sekitarnya yang tidak mengerti bahwa manusia memiliki batasan dan perlu melakukan rekayasa genetik untuk mencapai kesempurnaan.
Ideologinya yang menyimpang membawanya menjadi buronan yang telah dicari oleh asosiasi pahlawan selama ini.
Saat melihat Saikyou mendekat, mereka seperti telah siap menunggu kedatangan saikyou. Sebenarnya tanpa diketahui saikyou. Saat saikyou dan Masquito Musume mendekati markas Rumah Evolusi. Radar dan kamera yang yang ditempatkan di sekitar hutan oleh Dr. Genus telah merekam mereka.
Jadi untuk persiapan, dia menyuruh 2 mutan kuat untuk menemui mereka bersamanya. "Selamat datang di Rumah Evolusi Tuan Saikyou. Melihat anda datang kesini tanpa terluka sepertinya anda datang secara sukarela!?".
Melihat kedatangan saikyou tanpa luka bersama dengan Masquito Musume yang kehilangan kantung darahnya. Dr. Genus berpikir kalau saikyou berhasil mengalahkan mereka tetapi tetap menerima undangannya untuk datang ke Rumah Evolusi.
Tapi ada sedikit keanehan saat Dr. Genus melihat saikyou 'Kenapa dia hanya mengenakan boxer brief?'
Mendengar pertanyaan Dr. Genus, saikyou maju bersama Masquito Musume yang bersembunyi di belakang tubuhnya. Saikyou tahu kalau Masquito Musume pasti takut pada dua sosok besar Armored Gorilla dan Beast King yang mengancam.
Ditambah dalam animenya, Beast King adalah mutan yang pemarah. Dia tidak perduli pada rekannya, nafsu membunuhnya sangat besar sampai dalam cerita aslinya dia hampir menantang perintah Dr. Genus untuk membawa saitama dalam keadaan utuh dan malah mau mencincang saitama.
"Rumah Evolusi, sebenarnya siapa kamu dan apa tujuanmu?" Saikyou sengaja berpura-pura tidak tahu untuk memastikan apakah dirinya diserang dengan alasan yang sama seperti saitama.
"Terima kasih sudah bertanya tuan saikyou. Singkat saja aku Dr. Genus bermimpi untuk menciptakan Evolusi pada manusia. Kita para manusia ditakdirkan untuk memiliki batas. Namun para manusia bodoh menganggap diri mereka bisa mengatasinya hanya dengan usah biasa saja tanpa perlu melakukan perubahan pada genetika mereka"
"Menurutku itu hal bodoh, manusia hanya bisa melewati keterbatasan merekan lewat perubahan genetika mereka. Kita butuh Evolusi untuk menjadi mahluk yang sempurna. Dan anda tuan saikyou, setelah melihat kekuatan anda. Saya berpikir kalau dengan bantuan DNA anda, kami bisa semakin dekat dengan Evolusi menjadi manusia yang sempurna"
"Jadi bagaimana tuan saikyou, apakah anda tertarik?" Merentangkan tangannya, Dr. Genus seolah seperti ingin saikyou meraih tangannya dan ikut dalam rencana besarnya.
"Evolusi manusia ya!?" Mengelus dagunya saikyou terlihat seperti sedang berpikir "Kau memang benar, manusia memang sangat sulit untuk melewati batas mereka"
Mendengar hal itu Dr. Genus tersenyum karena merasa saikyou memiliki pikiran yang sama dengan dirinya. "Jadi apakah kamu juga-"
"Tapi" Sebelum Dr. Genus menyelesaikan perkataannya, Saikyou memotong "Bukan tidak mungkin ada manusia yang bisa melewati batasnya dengan kerja keras. Lagipula aku tidak suka dengan idemu untuk membuat seluruh manusia berevolusi"
"Haaah" Dari kacamata Dr. Genus yang berembun saikyou bisa merasakan ketidaksenangannya. Namun saikyou tidak perduli. "Memiliki terlalu banyak orang kuat hanya akan membawa kehancuran. Dan hal itu juga akan membuatku terancam. Aku lebih suka seperti ini, dengan begitu aku menjadi terlihat special"
"Dasar bajingan tamak, Jadi pada akhirnya kamu hanya orang egois yang ingin dirimu sendiri saja yang kuat. Dan kamu masih bisa bersikap seperti seolah kamu seorang pahlawan di media?"
"Apakah aku salah?"
"Tidak, itu tidak salah sama sekali. Keegoisan seperti itu adalah hal yang normal. Memiliki dua wajah, aku tidak perduli. Lagipula aku juga cukup egois karena hal yang aku inginkan hanyalah tubuhmu, dan sayangnya kamu hanya punya satu pilihan Tuan Saikyou. Dan pilihan itu adalah kamu harus menjadi subjek Eksperimen milikku"
"Kedengarannya menarik, mari kita lihat apakah kamu punya kekuatan untuk mendukung keinginan gilamu itu!?"
Bersambung~