NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Mei

Malika adalah murid cerdas cantik selalu juara di sekolahnya dan tiba tiba saja dirinya harus di jodohkan dengan seseorang yang Malika tak suka, karena selalu buat keributan di sekolah

pria itu bernama Sumedh Alexander yang merupakan putra seorang pengusaha ayah nya teman ayah Malika yang telah tiada ,sifat Sumedh adalah jail sedikit arogan dan juga bermusuhan dengan Malika setiap sekolah karena Malika murid yang cukup berani dengannya..

apakah mereka akan setuju menikah atau justru menolak karena mereka bermusuhan di sekolah?

_____________________________________

"nak ,mau kamu penuhi keinginan terakhir ayahmu?"tanya Ambika membuat Malika mengerutkan keningnya.

"memangnya,apa keinginan ayah?"tanya Malika balik membuat Ambika menghela nafas.

"JODOHKAN mu dengan anak teman ayah!"jawab Ambika membuat Malika terkejut.

"Mahh.. aku masih sekolah,lagi pula aku udah punya kekasih,"ucap Malika membuat Ambika tersenyum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kecurigaan hubungan Sumedh dan Malika!

DUA BULAN KEMUDIAN..

Malika masih tetap sekolah tapi dirinya mencoba tutupi kehamilan nya berharap ngga ada yang tau karena dirinya pasti akan di keluarkan sekolah nya,tapi cepat atau pun lambat pasti ketahuan dari perubahan tubuh Malika yang perlahan seperti membuncit perutnya..

"Murid yang akan mewakili sekolah adalah Malika!"ucap Devi sang guru membuat Malika terkejut.

"Wahh.. aku turut senang Mikku!"ucap Monica membuat Malika menghela nafas.

"Bagaimana bisa,aku memang bisa bulu tangkis berkat ajaran Sumedh tapi tetap ngga mungkin bisa,"gumam Malika merasa bingung.

"Kamu bisa bulu tangkis,pasti orang yang ajarkan mu sangat pandai,"ucap Monica membuat Malika tersenyum.

_

_

_

Saat jam istirahat Malika benar benar masih kepikiran lomba nanti nya apakah bisa dirinya lakukan ini, tiba tiba saja saat Malika sedang menuju kantin dirinya tanpa sadar nabrak Sumedh membuat Malika terkejut..

Sumedh segera tarik tangan Malika karena hendak jatuh, Malika pun terjatuh di pelukan Sumedh membuat Malika terkejut jantung nya berdegup kencang begitu pun Sumedh entah mereka pun ngga tau..

"Ada apa?"tanya Sumedh membuat Malika menatap.

"Guru pilih aku,ikut bulu tangkis,"jawab Malika membuat Sumedh terkejut.

"Itu bagus dong,kok malah sedih gitu hm?"tanya Sumedh membuat Malika menghela nafas.

"Ngga bisa dong,bisa bahaya Sumedh!"jawab Malika membuat Sumedh garuk kepala.

"Yaampun.. kamu benar Malika,tapi aku yakin kamu bisa percaya lah!"ucap Sumedh membuat Malika ngangguk.

Devan sedang di kantin tiba tiba saja melihat Malika sedang mengobrol dengan Sumedh mereka selalu terlihat terkadang selalu berdua ngga seperti waktu itu,apa mungkin mereka punya hubungan?

"Aku makin curiga dengan mereka,"gumam Devan.

Sumedh segera menjauh karena ada Devan seperti nya curiga,lalu Sumedh kode ke Malika untuk natap ke belakang membuat Malika mengerutkan keningnya lalu mulai paham ..

Sumedh pun pergi menuju tempat basket dirinya pun memikirkan yang sedang Malika pikirkan bagaimana bisa sedang hamil gini ikut bulu tangkis, sungguh Sumedh menyesal udah buat Malika seperti ini Sumedh harap Malika bisa..

"Sebenarnya apa hubungan mu dengan Malika?"tanya Devan membuat Sumedh menoleh.

"Cuma teman aja,"jawab Sumedh terpaksa bohong.

"Ngga mungkin,dari awal kalian ini musuhan kok sekarang jadi dekat ya walaupun terkadang berantem!"ucap Devan dengan tegas.

"Kami berantem ngga serius,pasti setiap waktu ada akurnya Devan!"tegas Sumedh membuat Devan ngangguk saja.

"Tapi itu ngga mungkin, jika mereka hanya sekedar teman saja,"gumam Devan.

_____________________________

Malam ini Malika sedang berada di rumah keluarga Sumedh karena di Mension sendiri sedang kan Sumedh saat ini sedang pergi entah kemana Malika ngga tau, tadinya di ajak Monica di pesta tapi takut dirinya salah minum seperti waktu itu..

"Bagaimana kabarmu nak?"tanya Devaki membuat Malika tersenyum.

"Baik mah,"jawab Malika membuat Devaki ngangguk.

"Nak bagaimana hubungan mu dengan Sumedh,apa baik baik saja atau sering ribut hm?"Tanya Devaki membuat Malika menghela nafas.

"Begitulah mah,kami menikah kan berawal saling benci karena anak mamah itu menyebalkan tapi,tenang aja walaupun begitu Sumedh tak pernah kas4r,"jawab Malika membuat Devaki tersenyum.

Tiba tiba ada suara mobil di depan membuat Malika mengerutkan keningnya, melihat Sumedh datang ke Mension mungkin udah tau keberadaan nya di rumah orang tua nya tapi Sumedh seperti nya bersama sang ayahnya ..

"Ehmm.. suami kamu datang tuh!"ucap Devaki membuat Malika merona.

"Ihh.. mamah,buatku malu!"celetuk Malika membuat Devaki tersenyum.

"Kamu ternyata disini, berati feeling ku ngga salah,"ucap Sumedh membuat Malika ngangguk.

"Heh anak nakal! Kamu kok bisa sih isi Malika!"omel Devaki membuat Sumedh menghela nafas.

"Aku kelepasan mah,saat itu Malika mabuk berat gara gara Ruchika!"ucap Sumedh membuat Devaki geleng kepala.

Sumedh pun menatap Malika memberi sesuatu di kresek putih membuat Malika mengerutkan keningnya lalu buka kresek nya, Malika merasa terkejut Sumedh membelikan makanan yang dirinya mau tapi bagaimana bisa Sumedh tau keinginan nya?

"Menantu tersayang mamah, sedang mau makanan ini kalo ngga terwujud dia ngga mau makan!"ucap Sumedh membuat Malika merona.

"Uh.. putra ku tak pernah pacaran,tapi dia bisa begitu perhatian hihi,"gumam Devaki merasa gemas.

"Bagaimana kabar mamah kamu?"tanya Devaki membuat Malika menatap.

"Mamah.. sejak nikah lagi,jarang hubungi aku,"jawab Malika membuat Devaki terkejut.

Devaki hanya geleng kepala dengan mamah Malika padahal Malika anak satu satunya tapi ngga di perhatikan, walaupun udah ada yang perhatikan tapi dirinya yakin Malika butuh seorang mamah yang bisa menjawab gelisah nya sedihannya apalagi sedang seperti ini..

"Mamah mu nikah lagi ya?"tanya Sumedh membuat Malika ngangguk.

"Iyahh.. mamah menikah,saat kita selesai lakukan acara pernikahan beberapa hari nya mamah menikah,"jawab Malika membuat Sumedh menghela nafas.

"Malika,apapun yang dirimu pikirkan tolong ceritakan padaku, jangan pendam walaupun kita terkadang berantem aku tetap bersedia dengar cerita mu,"ucap Sumedh membuat Malika tertegun.

Malika pun ngangguk dengan mata berkaca-kaca ngga menyangka Sumedh ternyata peduli,lalu Sumedh mengusap air mata Malika yang sempat menetes entah kenapa dirinya merasa sesak dengar cerita Malika..

"Mamah juga akan menjadi ibumu, jika mamahmu kurang perhatikan dirimu sayang,"ucap Devaki membuat Malika tersenyum.

"Terimakasih mah,dan terimakasih juga untuk mu Sumedh,"ucap Malika membuat Sumedh tersenyum.

"Sama sama, udah jangan menangis tambah jelek tau!"ucap Sumedh membuat Malika melotot.

"Enak aja!"protes Malika merasa tak terima.

"Kamu ini Sumedh,selalu ledek Malika astaga!"sebal Devaki.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!