NovelToon NovelToon
Malaikat Yang Tersakiti

Malaikat Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bullying dan Balas Dendam / Bullying di Tempat Kerja / Putri asli/palsu / Nikah Kontrak / Pernikahan rahasia
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Keheningan malam yang gemuruh memeluk kota Topaz. Sinar gelap menerobos kegelapan dalam penantian panjang. Sunyi riuh memeluk hati yang gaduh merenung diri. Dhona, wanita berusia 22 tahun, dikurung di dalam ruangan sempit di salah satu rumah sakit jiwa.

Apakah dia gila? Tentu saja tidak. Dhona sengaja dibuat gila oleh saudara angkatnya agar dia bisa diusir dari rumah orang tuanya.

Semenjak kehadiran saudara angkatnya, kehidupan Dhona berubah. Dhona yang berhati bak malaikat, dimanfaatkan kebaikannya oleh Alia, anak angkat yang ditemukan ayahnya di sebuah panti asuhan.

Dhona dijadikan pembantu, difitnah, dibully.
Dalam keputusasaan, Dhona lelah menjadi orang baik. Dhona mematahkan julukan malaikat yang selama ini melekat. Dhona dipengaruhi ilmu hitam.

Apakah Dhona benar-benar terjebak dalam lingkaran kebencian?

Terus ikuti jalan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Dhona terbangun. Dhona berada di rumah Devi. Sudah lama Dhona tidak melihat Devi semenjak pernikahannya. Devi menanyakan kepada Dhona, apakah Dhona memerlukan bantuannya menghadapi Mawar.

Dhona menjawab iya. Devi mau membantu, asalkan Dhona meninggalkan keluarganya. Jika Dhona masih bersama keluarganya, Dhona tidak akan bebas membalas dendam.

"Tapi, hanya Zayyan yang bisa membantuku membalas dendam kepada Ayah."

"Zayyan? Bukannya dia memberimu kejutan? Tinggalkan dia! Aku juga bisa membalaskan dendammu."

"Baiklah, aku akan menurutimu."

"Ok, Dhona, saatnya kamu kembali. Kita akan membereskan Mawar."

...----------------...

BYUUUUUR!

Dhona tersentak, jantung Dhona berdetak sangat cepat. Perlahan Dhona membuka mata dan menggeleng-gelengkan kepalanya menyingkirkan air yang membasahi wajahnya.

Dhona merasa tidak bisa bergerak, tangannya terikat di belakang, kakinya juga terikat. Dhona terbaring di lantai. Ada yang menarik Dhona sampai Dhona terduduk dan menampar wajahnya.

Dhona merasakan sakit yang luar biasa di wajahnya. Dhona mendengar suara orang tertawa. Dhona menoleh ke arah mereka. Dhona melihat Eko, Mawar dan beberapa pria di belakang mereka.

"Halo Dhona, ketemu lagi," Eko melambaikan tangannya ke arah Dhona.

"Baru pertama hari kerja, sudah pecat orang aja. Sok bossy lu!" Mawar menendang kaki Dhona.

Dhona menahan rasa sakit. Dhona menatap tajam Mawar dan Eko yang tertawa bersama.

"Kalian takut sama gue? Kok keroyokan?" Dhona setengah mengejek.

Eko memerintahkan satu orang membuka tali yang mengikat tangan dan kaki Dhona. Dhona memegangi tangannya yang merah. Dhona berdiri.

"Kalo berani, jangan keroyokan. Sini gue ladenin!" Dhona meregangkan otot-otot tangannya.

Mawar, Eko dan empat orang pria menertawakan Dhona. Mereka meremehkan Dhona. Mawar memberi perintah kepada empat orang pria itu, silakan jika ingin mencicipi tubuh Dhona.

Empat orang pria itu memandangi Dhona dengan penuh nafsu. Apalagi saat mereka melihat baju hem putih Dhona yang basah. Mereka melihat dalaman Dhona yang begitu menggoda.

Devi, aku serahkan mereka padamu! Teriak Dhona dalam hati.

Dengan cepat, Devi masuk ke dalam tubuh Dhona. Devi mengambil kendali tubuh Dhona. Devi dengan centilnya menggoda keempat pria itu. Devi mengedipkan matanya. Devi perlahan membuka satu kancing bajunya.

Tidak hanya keempat pria itu yang tergoda, Eko juga berusaha mendekati Devi. Devi membuat Eko dan keempat pria itu terpikat. Devi kembali membuka satu kancing bajunya. Nampak sangat jelas, daleman merah berenda yang menutupi sesuatu di dalam sana. Semua pria itu menegang.

Devi akan memberikan tubuhnya kepada orang yang tangguh. Untuk membuktikan ketangguhan, mereka harus menunjukkan kekuatan. Mereka harus bertarung sampai titik darah penghabisan.

"Jangan dengarkan! Dia wanita iblis! Dia hanya ingin mengadu domba kalian!" Teriak Mawar.

Eko dan keempat pria itu tidak mendengarkan Mawar. Eko dan keempat pria itu saling pukul, tendang, hantam. Mereka ingin mendapatkan Dhona yang tubuhnya sekarang dipakai Devi.

Devi dengan santainya berjalan ke arah Mawar. Devi mengunci tubuh Mawar dengan tatapannya. Mawar tidak bisa bergerak. Mawar hanya bisa merasakan sakit yang luar biasa saat wajahnya berkali-kali ditampar oleh Devi.

"Bagaimana rasanya? Sakit?" Devi bicara di depan wajah Mawar.

"Lepasin!" Mawar berusaha menggerakkan tubuhnya yang kaku.

"Coba lihat mereka, saling beradu kekuatan. Demi apa? Demi tubuh kamu," Devi tertawa lepas dan duduk di kursi kayu yang ada di belakang Mawar.

Devi menyuruh Mawar menyaksikan Eko dan keempat pria itu yang sedang berkelahi. Mereka saling tikam. Mawar berteriak menyuruh mereka berhenti. Mawar mencoba menyadarkan mereka. Usaha Mawar sia-sia. Satu persatu dari keempat pria itu tumbang tak bernyawa.

Eko dengan napas yang tersengal menghampiri Mawar. Sebelumnya, Devi sudah merubah wajah Mawar sama persis seperti Dhona.

"Eko, kenapa lu?"

"Dhona, lu sungguh menggoda," Eko membelai wajah Mawar

"Eko, sadar lu! Gue Mawar!"

Eko mulai memeluk Mawar. Eko juga menciumi Mawar. Mawar masih belum bisa menggerakkan tubuhnya. Mawar meminta Eko menghentikan aksi mesumnya. Devi tertawa melihat Mawar yang histeris saat Eko mulai menyentuh bagian-bagian sensitif tubuhnya.

Eko mulai menggila, Mawar sepertinya terbawa permainan Eko. Eko berhasil membangkitkan gairah Mawar. Devi akhirnya membiarkan Mawar bergerak. Eko dan Mawar melakukan hubungan suami-istri di lantai gudang terbengkalai tanpa alas apapun.

Devi keluar dari gudang terbengkalai. Dengan sedikit berlari, Devi berteriak minta tolong. Orang-orang di jalanan menghampiri Devi. Devi bilang kepada mereka, dia diculik oleh beberapa orang. Dia melihat perkelahian di dalam gudang. Devi berhasil melarikan diri.

"Gudang mana?" tanya salah seorang di antara mereka.

Devi menunjuk ke arah gudang terbengkalai. Orang-orang di jalanan beramai-ramai menuju ke gudang terbengkalai.

"Eko, Mawar, gimana rasanya digrebek warga," Devi tersenyum dan menghilang di dalam gelapnya malam.

...----------------...

Keesokan paginya, Dhona menemui pak Jhon di dalam kantornya. Dhona bertanya apakah pak Jhon menerimanya kembali bekerja karena ada campur tangan dari Zayyan. Pak Jhon juga bertanya kepada Dhona ada hubungan apa antara Zayyan dan Dhona.

Dhona hanya bilang, mereka ada ikatan keluarga. Pak Jhon mengiyakan. Pak Jhon juga bilang, Zayyan adalah salah satu investor di Zero Point. Zayyan sudah melihat konsep iklan yang sebelumnya diklaim oleh Bu Apli. Zayyan yakin Dhona bisa menggantikan posisi Bu Apli.

Dhona meminta posisi kepala Divisi Kreatif diberikan kepada Isma. Dhona yakin, Isma mampu. Dhona mengundurkan diri dari kantor Zero Point dengan alasan Dhona ingin bekerja tanpa ada bayang-bayang keluarga.

Pak Jhon kaget dengan keputusan Dhona yang mendadak. Pak Jhon bingung harus menjelaskan apa kepada Zayyan. Pak Jhon terus berusaha membujuk Dhona agar tetap berada di Zero Point.

"Apakah suasana kerjanya tidak nyaman? Apakah gaji yang kami tawarkan terlalu kecil?" tanya pak Jhon.

"Tidak. Alasan saya sudah cukup jelas. Saya hanya ingin berdiri sendiri. Terima kasih banyak Pak Jhon sudah mau membantu mengembalikan nama baik saya. Semoga kedepannya, Zero Point semakin maju."

Dhona menjabat tangan pak Jhon. Dhona juga berpamitan kepada Isma. Dhona yakin Isma akan sukses di Zero Point. Dhona meninggalkan Zero Point.

...----------------...

Sementara itu, Zayyan tidak bisa tidur karena Dhona tidak pulang ke rumah. Zayyan meminta rekaman CCTV yang ada di hotel. Zayyan melihat sore itu Dhona masuk ke dalam hotel. Dhona keluar dari kamar 303 dengan wajah tegang dan kusut.

Zayyan memang menyiapkan kejutan untuk Dhona di hotel kamar 303. Mereka belum bulan madu karena Dhona menganggap pernikahan mereka hanyalah sebuah pernikahan kontrak.

Zayyan ingin menjelaskan kepada Dhona, pernikahan kontrak itu tidak ada. Itu hanyalah akal-akalan Zayyan agar Dhona mau menikah dengannya.

Zayyan sudah menyiapkan hadiah untuk Dhona. Entah mengapa saat masuk ke dalam kamar 303, dada Zayyan terasa sesak. Kepala Zayyan sakit dan Zayyan tidak mengingat apa yang terjadi padanya.

Setelah Zayyan membuka mata, Zayyan dengan telanjang dada memeluk wanita di atas tempat tidur. Dan wanita itu adalah Arina sepupunya yang lama tinggal di luar negeri.

Zayyan bergegas bangun dan meninggalkan hotel. Zayyan langsung ke ruang pengawas hotel. Zayyan melihat CCTV. Zayyan menghubungi Dhona tapi Dhona langsung memblokirnya.

Zayyan mencoba menghubungi ponsel Dhona dengan nomor kontak yang lain, tapi ponsel Dhona tidak aktif. Zayyan menunggu Dhona di rumah dan Dhona juga tidak pulang.

Zayyan setelah meeting, pergi ke kantor Zero Point. Zayyan menemui pak Jhon dan meminta Dhona untuk menemuinya. Pak Jhon memberi tahu Zayyan, tadi pagi Dhona mengundurkan diri berhenti menjadi karyawan di Zero Point.

"Apa alasannya?"

"Dhona bilang, ingin berdiri sendiri tanpa bantuan Keluarga. Maaf kalo boleh saya tahu, apa hubungan Dhona dengan Anda?"

"Dhona istri saya," jawab Zayyan.

"Benarkah? Maaf saya tidak tahu sebelumnya."

"Kami ada sedikit kesalahpahaman. Baiklah Pak Jhon, saya permisi," Zayyan keluar dari kantor Zero Point.

Zayyan tidak tahu harus pergi ke mana. Di kota Topaz, Dhona hanya mempunyai satu rumah yaitu rumah Ardian. Zayyan meminta bantuan sopirnya untuk mencari Dhona ke rumah Ardian.

Zayyan dan sopirnya pergi mengunjungi rumah Ardian. Sopir Zayyan berdiri di depan pagar dan memencet bel. Tidak ada yang keluar. Sopir Zayyan bertanya pada tetangga Ardian yang baru saja keluar dari rumahnya. Setelah mendapatkan informasi, sopir Zayyan masuk ke dalam mobil.

Menurut informasi yang sopir Zayyan dapat, sudah seminggu lebih, Ardian, Alia dan istri barunya tidak kelihatan.

Zayyan sudah tidak tahu lagi mau mencari Dhona ke mana. Dhona salah paham. Semua ini gara-gara Arina. Arina juga menghilang. Zayyan menyebar orang untuk mencari Arina dan Dhona.

Sayang kamu di mana? Zayyan menangis di dalam batin.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
Mungkinkah ini Devi?
Queen
Jgn², Devi
Queen
Astaga 😱
Queen
Dikira digebukin 🤭
Khong
yg nabrak ternyata komplotan Alia
Fang
😱😱
Fang
😱
Fang
Maklum belum honeymoon 😄
Al!f
Seru, salaj paham keluarga. Apakah Zayyan digebukin? 🤣
Al!f
Doa mau tidur 🤣
Al!f
Mantap 😍
Al!f
😱😱😱😱
Al!f
Wawwwwwe
Fang
Mukul tembok akhirnya 🤣
Fang
😱😱😱😱
Na!
Dhona ngaku
Al!f
lanjut 💪
Al!f
Tabrak aja sekalian
Al!f
/Tongue/
Al!f
Hadeh, lepas dari Alia ketemu Mak Lampir 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!