NovelToon NovelToon
Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Duda / Sistem
Popularitas:253.3k
Nilai: 4.5
Nama Author: less22

Alrazi adalah seorang suami yang hanya memiliki pekerjaan sebagai tukang ojol, saat ia kembali ke rumah, ia semua bajunya sudah ada di teras rumah. Dan istrinya mengaku telah berhubungan dengan mantan pacarnya yang kaya.

Ia di usir dari rumah, dan motornya di ambil, akhirnya ia pun pergi dari rumah tersebut. Tak sengaja ia menendang sebuah kotak misterius, yang ternyata ada sistem.

Dengan adanya sistem, hidupnya berubah total menjadi lebih baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11 Uang untuk panti

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...Happy reading...

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

Saat sampai di hotel, Ia keluar dari mobil.

Tapi ketika kaki kakinya baru menyentuh trotoar, matanya terjepit. Di pintu masuk hotel yang bergaya modern, ada dua sosok yang sedang keluar sambil saling bergandengan.

Rambut hitam legam, Sarah yang selalu ia kenal, terikat rapi dalam ikat rambut, dan di sisinya pria dengan badan tinggi yang mengenakan jas hitam — Ardo, pacar barunya.

Alrazi segera menyembunyikan wajahnya di balik topi yang ia kenakan, hatinya terasa seperti terkena pukulan tiba-tiba. "Aku pikir mereka hanya akan pergi jika aku menginap di sini," bisiknya dalam hati. "Kenapa mereka menginap di hotel ini? Apa yang mereka lakukan di sini?"

 Ia melihat keduanya tertawa bahagia, Ardo menyentuh pipi Sarah dengan lembut, dan Sarah memandangnya dengan pandangan yang dulu hanya untuknya.

 Hati Alrazi terasa hampa, ia tidak merasakan cinta untuk Sarah lagi. "Ah sudahlah," katanya pelan, melangkah ke arah pintu. "Toh mereka tak punya hubungan denganku lagi. kita juga sudah bercerai, Alrazi. Lupakan saja."

Ketika ia memasuki lorong hotel menuju lift, tak disangka-sangka mereka berpapasan. Sarah yang sedang bicara dengan Ardo tiba-tiba terdiam, matanya bertemu dengan Alrazi. Senyum di wajahnya memudar sebentar, sebelum ia kembali tersenyum dengan gaya yang kaku. Ardo melihatnya, lalu memegang tangan Sarah lebih erat. Tanpa berkata apa-apa, Alrazi hanya melanjutkan langkahnya ke lift.

"Ck! Menyebalkan, kenapa dia di sini sih?" celetuk Sarah kesal, membuat moodnya jadi rusak.

Setelah mengambil semua barang dari kamar 1208, Alrazi segera menuju resepsionis. Langkahnya terasa lebih ringan dari tadi, tapi hati masih terasa sedikit tertekan. Jam 7 pagi, matahari sudah mulai menyinari lantai hotel yang terpolish.

"Mbak, ini kartunya. Saya mau cek out sekarang," ujarnya, memberikan kartu kamar dengan tanggapan yang tenang.

"Terima kasih, Pak Alrazi. Semoga perjalanan baik-baik saja," kata mbak resepsionis dengan senyum ramah. Ia melihat struk yang diberikan, lalu melangkah keluar dari hotel.

Setelah masuk ke dalam mobilnya, Alrazi meletakkan tas baju-baju ke kursi penumpang. Ia membuka zip tasnya dan melihat isi dengan tatapan saksama, kemeja katun putih yang dulu sering ia pakai saat keluar bersama Sarah, celana jeans yang pernah ia gunakan di hari ulang tahun mereka, bahkan sweater abu-abu yang Sarah belikan untuknya saat musim dingin pertama mereka bertemu.

"Hm... apa baju-baju ini aku berikan pada orang lain saja ya?" bisiknya, jari-jari menyentuh permukaan kemeja yang masih rapi. "Menyimpan baju ini sama dengan menyimpan kenangan buruk bersama Sarah. Aku harus membuka lembaran baru dan melupakan masa laluku... meskipun baju ini masih banyak yang bagus, tapi ya sudahlah. Itu yang harus kulakukan."

Ia menghela nafas panjang, menutup tasnya kembali. Kemudian menginjak pedal gas, mobil melaju dengan lancar di jalanan yang mulai ramai.

Selama perjalanan, pandangannya tertuju pada papan rambu sebuah panti jompo yang ia lewati, "Panti Asuhan dan Jompo Harapan Baru". Ia berhenti di tepi jalan, berpikir sebentar, lalu memutar roda mobil ke arah gerbang panti itu.

"Kalau ada yang membutuhkan, kenapa tidak?" katanya sendiri.

Setelah parkir, Alrazi turun dan membawa tas bajunya. Ia juga mengambil uang dari sistemnyanya bukan hanya sedikit, tapi sejumlah yang ia rasa cukup untuk membantu pengurus panti membeli kebutuhan sehari-hari. Ia tahu bahwa panti-panti semacam ini seringkali kekurangan dana, dan sedikit bantuan pun pasti berarti banyak.

Ting

[Saldo Anda di kurang 50.000.000]

[Sisa saldo Anda 1.229.500.000]

Ia menyelipkan uang itu ke dalam baju-baju tersebut.

Alrazi keluar dari mobilnya lalu ia pun menuju panti tersebut, dan menemukan seorang bapak-bapak yang sedang duduk bersama teman-teman sesama panti.

"Pak, permisi," kata Alrazi dengan sopan

⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️

1
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp banget Alrazi Ahyamatteo telah sukses menjalankan tugas dari sistem
Harman Loke
tobat kalian semua
Harman Loke
rasakan akibatnya sekarang perusahaanmu bangkrut makanya jangan macam macam sama Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Alrazi Ahyamatteo untuk menghadapi musuh musuhmu
Harman Loke
hajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrr teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanyaaaaa jangan beri ampun
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
siksaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss jangan beri ampun
Harman Loke
habiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissiiiiiiiiiiiii
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kewaspadaan Alrazi Ahyamatteo untuk menghadapi musuhmu
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kewaspadaan Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Alrazi Ahyamatteo
Wulan Sari
lanjut say Thor semangat 💪👍 salam ❤️
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Alrazi Ahyamatteo
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!