NovelToon NovelToon
Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Status: tamat
Genre:Action / Duda / Sistem / Tamat
Popularitas:329.8k
Nilai: 4.5
Nama Author: less22

Alrazi adalah seorang suami yang hanya memiliki pekerjaan sebagai tukang ojol, saat ia kembali ke rumah, ia semua bajunya sudah ada di teras rumah. Dan istrinya mengaku telah berhubungan dengan mantan pacarnya yang kaya.

Ia di usir dari rumah, dan motornya di ambil, akhirnya ia pun pergi dari rumah tersebut. Tak sengaja ia menendang sebuah kotak misterius, yang ternyata ada sistem.

Dengan adanya sistem, hidupnya berubah total menjadi lebih baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11 Uang untuk panti

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...Happy reading...

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

Saat sampai di hotel, Ia keluar dari mobil.

Tapi ketika kaki kakinya baru menyentuh trotoar, matanya terjepit. Di pintu masuk hotel yang bergaya modern, ada dua sosok yang sedang keluar sambil saling bergandengan.

Rambut hitam legam, Sarah yang selalu ia kenal, terikat rapi dalam ikat rambut, dan di sisinya pria dengan badan tinggi yang mengenakan jas hitam — Ardo, pacar barunya.

Alrazi segera menyembunyikan wajahnya di balik topi yang ia kenakan, hatinya terasa seperti terkena pukulan tiba-tiba. "Aku pikir mereka hanya akan pergi jika aku menginap di sini," bisiknya dalam hati. "Kenapa mereka menginap di hotel ini? Apa yang mereka lakukan di sini?"

 Ia melihat keduanya tertawa bahagia, Ardo menyentuh pipi Sarah dengan lembut, dan Sarah memandangnya dengan pandangan yang dulu hanya untuknya.

 Hati Alrazi terasa hampa, ia tidak merasakan cinta untuk Sarah lagi. "Ah sudahlah," katanya pelan, melangkah ke arah pintu. "Toh mereka tak punya hubungan denganku lagi. kita juga sudah bercerai, Alrazi. Lupakan saja."

Ketika ia memasuki lorong hotel menuju lift, tak disangka-sangka mereka berpapasan. Sarah yang sedang bicara dengan Ardo tiba-tiba terdiam, matanya bertemu dengan Alrazi. Senyum di wajahnya memudar sebentar, sebelum ia kembali tersenyum dengan gaya yang kaku. Ardo melihatnya, lalu memegang tangan Sarah lebih erat. Tanpa berkata apa-apa, Alrazi hanya melanjutkan langkahnya ke lift.

"Ck! Menyebalkan, kenapa dia di sini sih?" celetuk Sarah kesal, membuat moodnya jadi rusak.

Setelah mengambil semua barang dari kamar 1208, Alrazi segera menuju resepsionis. Langkahnya terasa lebih ringan dari tadi, tapi hati masih terasa sedikit tertekan. Jam 7 pagi, matahari sudah mulai menyinari lantai hotel yang terpolish.

"Mbak, ini kartunya. Saya mau cek out sekarang," ujarnya, memberikan kartu kamar dengan tanggapan yang tenang.

"Terima kasih, Pak Alrazi. Semoga perjalanan baik-baik saja," kata mbak resepsionis dengan senyum ramah. Ia melihat struk yang diberikan, lalu melangkah keluar dari hotel.

Setelah masuk ke dalam mobilnya, Alrazi meletakkan tas baju-baju ke kursi penumpang. Ia membuka zip tasnya dan melihat isi dengan tatapan saksama, kemeja katun putih yang dulu sering ia pakai saat keluar bersama Sarah, celana jeans yang pernah ia gunakan di hari ulang tahun mereka, bahkan sweater abu-abu yang Sarah belikan untuknya saat musim dingin pertama mereka bertemu.

"Hm... apa baju-baju ini aku berikan pada orang lain saja ya?" bisiknya, jari-jari menyentuh permukaan kemeja yang masih rapi. "Menyimpan baju ini sama dengan menyimpan kenangan buruk bersama Sarah. Aku harus membuka lembaran baru dan melupakan masa laluku... meskipun baju ini masih banyak yang bagus, tapi ya sudahlah. Itu yang harus kulakukan."

Ia menghela nafas panjang, menutup tasnya kembali. Kemudian menginjak pedal gas, mobil melaju dengan lancar di jalanan yang mulai ramai.

Selama perjalanan, pandangannya tertuju pada papan rambu sebuah panti jompo yang ia lewati, "Panti Asuhan dan Jompo Harapan Baru". Ia berhenti di tepi jalan, berpikir sebentar, lalu memutar roda mobil ke arah gerbang panti itu.

"Kalau ada yang membutuhkan, kenapa tidak?" katanya sendiri.

Setelah parkir, Alrazi turun dan membawa tas bajunya. Ia juga mengambil uang dari sistemnyanya bukan hanya sedikit, tapi sejumlah yang ia rasa cukup untuk membantu pengurus panti membeli kebutuhan sehari-hari. Ia tahu bahwa panti-panti semacam ini seringkali kekurangan dana, dan sedikit bantuan pun pasti berarti banyak.

Ting

[Saldo Anda di kurang 50.000.000]

[Sisa saldo Anda 1.229.500.000]

Ia menyelipkan uang itu ke dalam baju-baju tersebut.

Alrazi keluar dari mobilnya lalu ia pun menuju panti tersebut, dan menemukan seorang bapak-bapak yang sedang duduk bersama teman-teman sesama panti.

"Pak, permisi," kata Alrazi dengan sopan

⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️

1
Simba Berry
bagus ceritanya.CERITA SISTEM YG MENARIK.cuma satu yg jadi perganyaan.emang ada yg didunia ini,sebuah perusaan besar peringkat 3 karyawannya hanya ada 5.?🤣🤣🤣🤣🤣
Ambu Rinddiany Thea
s sarah kaya yg kesetanan woooy
Dava Putra Maulana
tor...eling tor...
Halik M
knapa ngga di gunakan poin poin pemahamannya untuk belajar beladiri
Bahar Tompo
Heran.. kapan beli pakaian..padahal seluruh pakaian nya sdh disumbangkan ke Panti Jompo bersama uang Rp.50.000. 000..tdk belanja pakaian lagi.. tapi tiba-tiba dia sdh punya pakaian lagi.. cerita aneh.. sampahh
Bahar Tompo
Hebat di cerita ini ya..? ada counter HP dan showroom buka tengah malam.. lucuuu..🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Elok Fauziah
Dua jam yang lalu
Yuyun Zampiet
kok anak buahnya gak diberi bonus sebagai apresiasi naik peringkat ke3
Yuyun Zampiet
thor, coba peluru yg ditembakan dikembalikan lagi ke penembaknya, supaya mereka mati karena peluru mereka sendiri
Yuyun Zampiet
seru thor dan menegangkan👍
Elok Fauziah
Nexus lagi? 🤔🤔
Elok Fauziah
1 minggu lagi dong, kok lalu?🤨🤨
Elok Fauziah
menjaga
Elok Fauziah
tudak. thailand
Elok Fauziah
Bukannya namanya Sofia ya di bab sebelumnya???/Doubt//Doubt//Doubt/
Elok Fauziah
wanita bernama ibu itu??/Doubt//Doubt/
Yuyun Zampiet
gimana gak kaget, uang 1 M, 🤭
Elok Fauziah
Bukanya sudah dipakai 2 milyar buat beli perusahaaan bangkrut?
Wega Luna
Alhamdulillah happy ending,,,,😘
less22: plisss jangan marah dong🤧🤧
total 3 replies
Elok Fauziah
Lah, nggak tanya dulu harganya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!