NovelToon NovelToon
SANDIWARA BERUJUNG CINTA

SANDIWARA BERUJUNG CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Keluarga / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:46
Nilai: 5
Nama Author: marwa18

Demi uang, Keysa setuju berpura-pura menjadi kekasih pria kaya raya. Namun, jebakan ini seharusnya untuk sahabatnya. Kini, ia terperangkap di bawah kendali pria itu. Keysa harus memainkan peran yang bukan miliknya, sebelum rahasia pertukaran identitas ini menghancurkan mereka semua..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon marwa18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11 MENYUSUN STRATEGI

Malam itu, setelah insiden perjodohan yang kacau, Dila yang Asli gelisah menunggu dirumah Kesya. Jantungnya berdebar gak karuan. Kepalanya terus memutar ulang semua skenario terburuk: Aksa marah besar, Kesya dipecat, atau bahkan Kesya dituntut karena penipuan identitas.

Ketika suara kunci berputar di pintu, Dila langsung melompat dari sofa. Wajah Kesya yang muncul di depan pintu langsung membuatnya khawatir. Wajah itu gak cuma lelah.wajah itu muram, sedih, dan tatapannya kosong, seolah baru aja melalui pertempuran yang berat.

"Ya Tuhan, Kesya! Kamu kenapa?" Dila berlari mendekat, meraih bahu sahabatnya.

"Apa yang terjadi? Aksa tahu? Kamu dipecat? oh, ini semua salah aku!

Aku gak seharusnya meminta kamu melakukan hal gila ini!"

Kesya cuma menggeleng kepalanya pelan, meletakkan tasnya gak semangat.

"Tenang, Dila. Tarik napas"ujar kesya

"Tenang gimana? Wajah kamu itu kaya baru lihat hantu. Apa yang dia lakukan sama kamu?" Dila menuntut, suaranya dipenuhi rasa bersalah yang luar biasa. dia merasa sangat egois udah melibatkan Kesya dalam masalah perjodohan yang sama sekali gak Kesya mau.

Kesya berjalan ke dapur, mengambil segelas air, dan meminumnya perlahan, membiarkan Dila terus gelisah.

"Kesya, please! Jangan buat aku gila. Ceritakan!" Dila memohon.

Kesya berbalik, wajahnya masih sedih, dan ia mendesah panjang, sangat dramatis.

"Dila, aku harus jujur sama kamu"

Jantung Dila serasa copot.

"Jujur apa? Dia manggil polisi? Aku akan bilang ini ideku, bukan kamu Kesya!"

Kesya menyipitkan mata ke arah Dila.

"Aku jujur,aku gak dipecat"

Dila mengerutkan kening. "terus kenapa kamu murung gitu?"

Kesya menarik bibirnya sedikit, senyum kecil yang mulai terbentuk. dia melangkah maju, memeluk Dila erat-erat.

"Aku gak dipecat" bisik Kesya di telinga Dila.

"Dan yang paling penting ,perjodohan kamu itu udah resmi gagal.Dil!"

Dila mendorong Kesya menjauh, matanya membesar, otaknya berpikir tentang kalimat itu. "Apa? Gagal Sungguhan?"

Kesya tertawa kecil, tawa yang sangat lega, dan sekarang wajahnya berseri-seri. dia pura-pura murung cuma buat menggoda sahabatnya

"Ya! Gagal total. Misi udah berhasil ! Kamu bebas, Dil! Aku udah melakukan tugas aku sebagai 'Dila' yang paling gak menarik di mata tuan Sempurna itu" kata Kesya, bangga.

Air mata Dila langsung menetes. Air mata bahagia, dicampur dengan rasa haru yang mendalam. dia memeluk Kesya lagi, kali ini jauh lebih erat.

"Ya ampun, Kesya! Terimakasih! Terimakasih!sahabatnya aku Kamu memang benar-benar malaikat penolong aku. Aku tahu, aku tahu aku egois. Aku sangat terlambat beritahu kamu pria itu Aksa, Bos kamu sendiri. Aku minta maaf! Aku benar-benar menyesal udah buat kamu dalam posisi sulit itu" kata Dila tulus.

Melihat ketulusan dan kelegaan di mata sahabatnya, Kesya merasa lega yang luar biasa. Rasa lelah, rasa takut, dan bahkan rasa terhina saat disebut 'kumuh' oleh Aksa, mendadak terasa terbayarkan.

"gak apa-apa, Dila. udah aku lakukan. Dan kamu harus tahu, ini adalah pengalaman yang paling gila dalam hidup aku" kata Kesya sambil menarik Dila ke sofa.

"Duduk, mari aku ceritakan detail singkatnya"

Kesya menceritakan gimana Aksa Perwira begitu terkejut dan jijik dengan penampilan 'Dila' yang sengaja dia buat. dia menceritakan gimana Aksa mendesaknya untuk gak pernah lagi muncul di hadapannya, dan gimana Aksa langsung memutuskan perjodohan itu di tempat tanpa basa-basi.

"Dan yang terakhir, dia bilang" Kesya berhenti ngomong, wajahnya kembali sedikit tegang.

"dia bilang, aku jangan pernah ketemu sama dia lagi. jangan pernah muncul di depan matanya"

Dila tersenyum lebar

"Bagus, kan? Itu artinya dia jijik lihat kamu. Misi berhasil!"

"Iya, Dila, itu bagus. Tapi," Kesya menggigit bibir, rasa khawatir itu kembali.

"Kamu lupa? kami itu satu kantor! Dia CEO, aku staf. Mau gimanapun, kami pasti akan bertemu. Di lift, di kantin, di rapat. Perkataannya itu terus terngiang, seolah aku adalah virus yang harus dihindari."

Kesya merenung dalam-dalam "aku rasa, aku harus mencari pekerjaan baru, Dila. Aku gak bisa bekerja di bawah tekanan kaya gini, terus-terusan mengintai. Aku akan resign besok"

terus, Dila langsung menepuk paha Kesya. "Jangan gila, Kesya! gak segampang itu mencari pekerjaan dengan gaji sebaik di Swastamita karya! Kamu tahu, mencari pekerjaan yang bagus itu butuh perjuangan berat.Apalagi kamu udah nyaman di sana"

Dila terus tersenyum licik, mencoba menghibur.

"Lagi pula, Aksa itu gak akan pernah mengenali Kesya yang asli. Dia cuma lihat Dila yang kumuh.Tapi dia belum pernah bertemu Kesya yang profesional, rapi, dan menawan kaya kamu"

Dila memperlihatkan jarinya di depan wajah Kesya.

"Lihat, dia membenci kamu! Tapi dia membenci Dila yang kumuh. Dia gak akan pernah sadar kalau Dila yang dia benci adalah pegawai Di perusahannya sendiri. Kenapa? Karena kamu udah memastikan penampilan Kesya dan Dila 180 derajat berbeda"

Kesya terdiam. Kata-kata Dila ada benarnya. Jarak antara Kesya yang rapi dengan Kesya yang 'Dila' itu sangat jauh. Aksa pasti cuma fokus pada citra menjijikkan yang Kesya suguhkan saat itu.

"Kamu benar juga,"kata Kesya, senyumnya kembali lebar.

"Jadi, intinya, aku harus jadi Ninja Kantor?"tanya kesya

"Tepat!" seru Dila. !

"Dia menghindari kamu, dan kamu menghindarinya. Menarik sekali, kan? Kamu bekerja untuk pria yang menjijikkan kamu, tapi dia gak tahu itu kamu!"ujar dila

Duo sahabat itu lalu tertawa terbahak-bahak. Mereka membicarakan situasinya, betapa konyolnya wajah terkejut Aksa, dan betapa beruntungnya Dila karena Kesya berhasil melakukan misi penyelamatan ini.

Obrolan mereka berlanjut sampai larut malam, penuh tawa dan kelegaan, melupakan sejenak bahwa di balik tawa itu, Kesya harus menjalani hari-hari penuh ketegangan di bawah atap yang sama dengan sang CEO arogan, Aksa Perwira.

Kesya pun memutar otak, menyusun rencana agar esok dia bisa menjadi "Ninja Kantor" sejati. dia berulang kali mengecek denah gedung. Datang saat matahari belum keluar semua, pulang setelah jam bubar, selalu menggunakan tangga darurat atau lift tersembunyi. Aksa harus dihindari di setiap koridor, kantin, dan sudut kantor.

Kesya menyimpulkan: isolasi total adalah satu-satunya cara untuk bertahan di bawah satu atap dengan Aksa Perwira.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!