kisah cinta yang rumit
Alio Ibrahim adalah kakak dari Antoni Ibrahim mereka adalah kembar namun tidak identik.
Alio yang tak pernah di harapkan kehadiranya oleh sang ayah harus menelan kepahitan, di saat ia mencoba menyerah, sosok seorang wanita mampu membuatnya semangat kembali dalam menjalani hidup.
namun ia harus merelakan cintanya saat ia mengetahui sang Adik juga menaruh hati pada gadis itu. walaupun sesungguhnya adiknya tau sang wanita telah mencintai Alio.
konflikpun memanas saat sang wanita dengan lantang menginginkan Alio di hadapan Antoni.
mampukah mereka mempertahankan hubungan persaudaraan, atau hubungan itu akan hancur hanya karena seorang wanita??
jangan lupa tinggalkan jejak,like komen dan masukkan ke daftar vavorit!
bantu Author dengan vote ya..
ELEPIYU 😘 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira indeer ꧁️βӀօօժʂ꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#11.BUKAN SALAH KEADAAN !
Marissa membeku, karena sebuah pesan yang baru di terimanya.
" Mar...aku tidak apa- apa, kau tidak perlu cemas kepadaku !".
Sebuah pesan singkat dari Alio, menghentikan niatan Marissa, untuk ke rumah Alio.
Namun, semua itu hanyalah kebohongan, nyatanya Alio sedang merasa kesakitan sekarang, ya dadanya terasa nyeri, itu karena penyakitnya.
Alio lupa, bahwa kemarin, adalah jadwal dirinya kontrol.
Sebenarnya tidak lupa, hanya saja Alio memang sengaja melupakannya, karena ia berfikir, Makin sering dirinya mengabaikan minum obat, akan singkat pula umur dirinya.
Ya pemikiran yang sangat tidak masuk akal, menyerah sebelum berjuang, itulah kata yang tepat untuk Alio.
Namun Alio juga manusia biasa, kadang rasa frustasi itu bertahta di pikirannya.
Rasa di mana ia menahan sesak, terluka, merana, tersiksa, hampa, kecewa, sekumpulan rasa yang sangat tidak pernah diharapkan, oleh semua umat manusia.
Namun, kadang dirinya juga berpikir waras, jika ia tiada siapa yang akan menjaga mamanya, kadang Alio juga berpikir, bukankah semua sudah di setting oleh Tuhan, kita manusia hanyalah pemain.
Alio, menepuk- nepuk dadanya, rasa sakit itu semakin terasa.
Ia berjalan membuka kotak obat, mengacak- acak semua isinya, hingga akhirnya, ia menemukan obat yang di carinya.
Setelah meminum obat itu, rasa sakitnya berkurang.
Alio merebahkan dirinya, sambil menatap langit-langit kamarnya, pikiranya berkelana tak tau tujuan.
" Aku percaya takdirmu Tuhan, tapi mengapa hatiku gelisah ?" gumam Alio.
Nafasnya memberat, ada kata yang tercekat di tenggorokkanya.
Rasa kecewa,yang terkadang mampir, untuk memporak-porandakan, ketabahan yang selama ini Ia bangun.
Sabar, sampai kapan rasa sabar itu, mampu bertahan.
Lama Alio termenung, suara hujan tiba-tiba terdengar.
" Sebaiknya aku tidur saja, siapa tau nanti kalau bangun udah baikan !" gumam Alio.
*****
Marissa tak menghiraukan, pesan dari Alio, lalu ia berniat melanjutkan niatnya untuk pergi ke rumah Alio.
Dengan memesan ojek online, Marissa kini telah sampai di rumah Alio.
Setelah membayar ongkos kepada ojol tadi, kini Marissa memencet bel, tak lama setelah itu Mama Alio membukakan pintu.
"Halo tante, Alio nya adakah di rumah ?" tanya Marissa setelah mengucapkan salam dan mencium punggung tangan mamanya Alio.
" Ada Mar.. tumbenan yang kamu cari Alio?"
Marissa tak menjawab ia hanya tersenyum.
Setelah mempersilahkan Marissa duduk, kini wanita pemilik rumah itu berjalan menaiki anak tangga, setelah sampai di depan kamar Alio, wanita itu mengetuk pintu.
" Lee ada Marissa mencarimu," kata Mama sambil mengetuk pintu.
Tiada sahutan, wanita itupun masuk, dengan berjalan mendekat ke arah tempat tidur, di lihat putranya sedang tertidur dengan wajah pucat.
Itu membuat perasaannya tidak baik, seketika rasa khawatir melanda.
" Sayang, Lee. bangun nak !" Panggil mama.
Sudah ke lima kali, mama menggoyangkan badan anaknya itu namun, Alio tak kunjung bangun, itu membuat wanita itu panik.
Mama mencoba lagi, dan kali ini Alio menggeliat, seraya mengucek matanya, Alio menyahuti panggilan mamanya.
" Ya mong, kenapa ?" Tanya Alio, dengan suara serak khas orang bangun tidur.
" Kau, nampak pucat sayang, apa sesuatu terjadi padamu ?" tanya mama sambil mengusap pipi putranya.
"no mom, i'm fine," jawab Alio seraya tersenyum.
" Kau tak bohong kan kepada mamong ?" kata wanita itu lagi memastikan.
Alio menggelengkan kepalanya, seraya tersenyum Alio kini bertanya..
"Ada apa mong, membangunkan ku ?" tanya Alio.
" Itu ada Marissa, mencarimu !"
Alio beranjak dari tidurnya, setelah mendengar pernyataan mamanya segera ia turun ke lantai bawah menemui Marissa.
Setelah sampai di ruang tamu, Alio menyapa Marissa sambil tersenyum.
" Hai Mar.., tumben sekali kau mencariku ?" tanya Alio sambil menghampiri gadis itu.
" Aku mencemaskan keadaanmu !" ujar Marissa.
" Rasanya, aku harus syukuran malam ini !" kata Alio sambil terkekeh.
Marissa menyipitkan matanya, sejenak ia mencerna perkataan Alio.
Alio yang melihat raut wajah Marissa pun, tertawa terbahak-bahak lalu dirinya berkata.
" Iya aku harus syukuran malam ini, karna hari ini adalah hari pertama kau mencemaskan diriku !" ucap Alio sambil tertawa.
Marissa yang baru paham, akan pernyataan Alio pun seketika ikut tertawa.
" Kau nampak pucat Lee ?" Kata Marissa.
Alio yang mendengar pertanyaan Marissa pun terkekeh.
" Sudah kita bahas hal lain saja, misalnya bahas masa depan," kata Alio sambil terkekeh.
Marissa tertawa, lalu ia berasumsi ternyata Alio tak sekaku yang ia pikirkan.
******
Di lain tempat..
Nindy sedang duduk, seraya memainkan ponselnya, ia membuka galeri foto, nampak disana wajah sang pujaan hati.
Dalam foto itu, nampak Alio sedang memakai kaos hitam, memakai ikat kepala, serta memakai celana jens biru laut, terlihat ia sedang tersenyum ke arah kamera.
" Bagaimana aku bisa melupakanmu, kalau senyummu saja adalah bagian dari duniaku !" gumam Nindy sambil memandang foto Alio.
Sebuah pesan singkat WhatsApp masuk, segera Nindy membuka pesan itu.
" Jangan menyalahkan keadaan, semua sudah settingan Tuhan, kita hanya perlu menentukan sikap, lanjut atau mundur?" (Antoni )
Seakan tau yang sedang di pikiran Nindy, pesan dari Antoni menjadi nasihat, lalu Nindy menghela nafasnya.
" Rasa ini memang warbiyasah," gumam Nindy.
*****
Di lain tempat pula, seorang lelaki gagah, sedang menyesap batang rokoknya, seraya menghembuskan asapnya, mata lelaki itu tajam menatap ke arah luar jendela kamarnya.
Ada rasa yang tak mampu di ungkapkan, kesal , marah, sesak , kecewa, terluka, semua berpadu menjadi satu.
Lungkrah, ya kata ini lah yang tepat dan mewakili keadaan Antoni.
Lungkrah adalah keadaan dimana hati dan fisik tak seirama.
" Cinta itu tidak rumit, yang rumit itu dia, tinggal bilang yes aja susah banget !" gumam Antoni.
" Yang rumit itu kamu bro, udah tau di tolak masih aja ngarepin !" kata Tama yang sudah sejak tadi mengamati Antoni di ujung pintu.
Antoni menoleh, ternyata ada Tama, sejak kapan dirinya ada di sana ? tanya Antoni dalam hati.
" Apa ? datang- datang, nyaut aja kayak kernet bus," tanya Antoni sinis.
Tama tertawa, gampang sekali, menghancurkan mood temannya yang satu ini.
" Tadi ada cewek baru, yang bekerja di kantormu !" kata Tama.
Sebenarnya Antoni tau, siapa orang baru yang di maksud Tama.
" Lumayan cantik sih, bisalah buat percobaan untuk pindah ke lain hati, daripada kamu sedih Mulu, kayak anak gadis, yang gak jadi dipinang !" ucap Tama sambil tertawa.
" Dasar kampr*t, idemu sesat sekali," ucap Antoni sinis.
"Sesat bagaimana, itu ide brilian, yang baru aku temukan sepanjang sejarah hidupku !" jawab Tama Sambil terkekeh.
" Gue udah tau, siapa orang baru, yang Lo maksud !" kata Antoni.
" Hlo heh, darimana Lo tau, tadi kan Lo kagak ada di kantor ?" Tanya Tama.
"Apa kau tidak tau, aku hanya melihat dari telapak tangan saja sudah terlihat jelas," kata Antoni sambil tertawa.
" Bisa ramal orang, tapi meramal hati sendiri payah, kagak bisa !" ledek Tama sambil tertawa.
" Kok, bisa begitu, bagaimana ya ? ucap Antoni dengan berlagak terheran.
" Ini kamu tanya apa curhat ?" Ledek Tama lagi.
" Hla kamu maunya, aku nanya, apa curhat ?" tanya Antoni.
" Kok kamu ngeselin," kata Tama sambil melotot.
" Weh, kondisikan mata !" Perintah Antoni.
" Sendiko dawuh paduka," jawab Tama sambil tertawa.
Tiba- tiba sang ayah menghampiri, dan menarik baju Antoni..
"Dasar anak tidak tau di untung !" Teriak sang ayah penuh amarah……..
Bersambung..
Halo hai terus dukung aku ya dengan cara like komen, dan rate ..
Elepiyu semua ….
BENCI SKALI DGN TOKOH ANTONI & NINDY...
TPI YG PLING KU BENCI DI SINI TOKOH NINDY NYA...
JDI GK JELAS KISAH CINTA SELANJUTNYA...
ASLI AKU IKUT SESAK LIAT SI ALIO...
GARA2 ANTONI & NINDY...😡😡😡😡😡
CINTA SEGI TIGA YG MEMBAGONGKAN... DGN ENDING GK JELAS SKALIGUS MNECEWAKN, OTHOR GK ADIL DGN TOLOH ALIO...
bagus
semangat
trus knpa yg ditampilkan keegoisan seorang adik n kemunafikan seorang kakak ny
Seharusny antoni tdk menghancurkan cinta kk nya sehingga membuat alio hrus mengalah demi kluarga nya
Ga masuk akal cerita mu thor
aku shunting saja.