NovelToon NovelToon
Pewaris Dewa Pedang 2

Pewaris Dewa Pedang 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Perperangan / Action / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan pewaris dewa pedang

Jian Wuyou yang sedang melawan langit dan utusannya harus mengalami kegagalan total dalam melindungi peti mati istrinya.

Merasa marah dia mulai naik ke alam yang lebih tinggi yaitu langit, tempat di mana musuh-musuh yang mempermainkannya berada.

Tapi sayang dia kalah dan kembali ke masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Tawa yang Terputus dan Bayangan dari Langit

​Pagi itu, puncak Pegunungan Kristal tampak sedikit lebih hangat. Untuk pertama kalinya sejak mereka kembali, Jian Wuyou mengesampingkan jubah perang dan pedangnya. Di halaman paviliun yang luas, ia duduk di atas rumput sutra, membiarkan dirinya menjadi sosok ayah yang selama ini hanya ada dalam mimpinya.

​Jian An, putra kandungnya yang kini berusia satu tahun, merangkak dengan penuh semangat menuju kakinya. Sementara itu, Jian Han, anak angkatnya yang sedikit lebih besar, berlari mengelilingi mereka sambil membawa pedang kayu kecil yang dibuatkan oleh Jiwu.

​"Ayah! Lihat, aku bisa melakukan jurus bangau!" teriak Jian Han dengan tawa renyah, melompat kecil dengan kaki-kaki mungilnya.

​Jian Wuyou tersenyum—sebuah senyum yang langka dan tulus. Ia mengangkat Jian An ke udara, membuat bayi itu tertawa terbahak-bahak. Di kejauhan, di ambang pintu paviliun, Li Hua berdiri memperhatikan. Meskipun matanya masih menyimpan kekosongan, ada binar kebahagiaan kecil saat melihat pemandangan domestik yang damai itu.

​"Hati-hati, Jian Han" ucap Jian Wuyou lembut. "Keseimbangan adalah kunci utama seorang pendekar."

​Untuk sejenak, dunia terasa sempurna. Sejenak, Jian Wuyou lupa bahwa ia adalah buronan langit. Sejenak, ia lupa bahwa memorinya sedang dikhianati oleh waktu.

​Kedamaian itu hancur hanya dalam satu detak jantung.

​Langit yang tadinya biru bersih mendadak terbelah oleh kilat berwarna emas yang mengerikan. Suhu udara anjlok drastis, dan tekanan gravitasi meningkat hingga sepuluh kali lipat, membuat rumput-rumput di halaman tersebut rata dengan tanah.

​"Jiwu! Mei Lian! Masuk ke dalam!" raung Jian Wuyou. Wajahnya berubah seketika menjadi dingin dan tajam.

​Insting pelindungnya meledak. Ia segera mendekap Jian An di lengan kirinya dan menarik Jian Han ke belakang punggungnya. Dari celah langit yang retak, turunlah tiga sosok berjubah zirah emas yang memancarkan cahaya yang menyilaukan mata manusia biasa.

​Mereka adalah Tiga Jenderal Penghakiman, utusan langsung dari Alam Langit Tertinggi.

​"Jian Wuyou! Sang Pencuri Waktu!" suara pemimpin mereka menggelegar, membuat pegunungan bergetar. "Kau telah menodai tatanan alam semesta dengan membawa jiwa yang sudah mati dan anak hasil paradoks ke tempat ini!"

​"Mundur, Li Hua! Masuk ke dalam paviliun!" teriak Jian Wuyou tanpa menoleh.

​Li Hua terpaku ketakutan, namun Mei Lian segera menariknya masuk. Sementara itu, Jiwu muncul di samping Jian Wuyou dengan aura ungu yang membara. "Kakak, mereka bukan dari Armada Mo Tian. Mereka adalah hukum itu sendiri. Kekuatan mereka murni dari Kehendak Langit."

​"Aku tidak peduli siapa mereka," desis Jian Wuyou. Mata merahnya menyala dengan api kemarahan. "Siapa pun yang mengusik tawa anak-anakku, meskipun itu dewa sekalipun, akan aku seret ke neraka."

​Salah satu Jenderal melesat turun dengan tombak cahaya. "Hapuskan sang Paradoks!"

​Tombak itu tidak diarahkan ke Jian Wuyou, melainkan ke arah Jian An yang masih berada di pelukannya. Jian Wuyou tidak menghindar; ia menggunakan tubuhnya sendiri sebagai tameng.

​BOOOOOMM!

​Ledakan energi emas itu menghantam punggung Jian Wuyou, merobek jubahnya dan melukai kulitnya, namun ia tetap berdiri tegak. Ia tidak membiarkan satu percikan energi pun menyentuh Jian An atau Jian Han.

​"Ayah... aku takut," isak Jian Han sambil memegang erat ujung jubah Jian Wuyou.

​"Jangan takut, Han," bisik Jian Wuyou, suaranya sangat tenang di tengah kekacauan. Ia menyerahkan Jian An kepada Jian Han. "Jian Han, kau adalah kakak laki-laki sekarang. Bawa adikmu masuk ke dalam perlindungan Mei Lian. Jangan menoleh ke belakang. Bisa kau lakukan itu untuk Ayah?"

​Jian Han mengangguk dengan air mata mengalir, mendekap adiknya yang menangis, lalu berlari menuju paviliun secepat yang ia bisa.

​Begitu anak-anaknya berada di tempat yang aman, Jian Wuyou berdiri tegak. Aura Domain Kehendak-nya meledak dengan kekuatan yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya. Rambutya berkibar liar, dan di tangan kanannya, energi spiritual memadat membentuk pedang cahaya ungu yang berderak.

​"Kalian bilang Jian An adalah anak paradoks?" Jian Wuyou melangkah maju, setiap langkahnya meretakkan fondasi gunung. "Kalian bilang Li Hua seharusnya mati?"

​Ia menatap ketiga Jenderal itu dengan tatapan predator yang haus darah.

​"Dunia ini tidak adil sejak awal. Jika takdir ingin mengambil mereka dariku lagi, maka aku akan menghancurkan takdir itu dengan tanganku sendiri!"

​Jian Wuyou melesat ke langit, menabrak ketiga utusan dewa itu dengan kekuatan penghancur. Ledakan cahaya ungu dan emas memenuhi cakrawala, menandakan bahwa perang melawan otoritas tertinggi telah dimulai secara resmi. Di bawah sana, Li Hua menatap ke langit dengan jantung berdebar kencang, sebuah ingatan samar tentang pria yang melindunginya dengan tubuhnya sendiri mulai berdenyut menyakitkan di kepalanya.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Benar memperbaiki Pintu yang didobrak Ibunya
Nanik S
Kaisar Keabadian untuk Negri para orang Buangan
Nanik S
Siapapun akan memilih Anak Istri itu salah satu kelemahanya
Nanik S
Joooooost Woyou
Nanik S
Undangan berdarah
Nanik S
Woyou... melatih Anak anaknya dengan keras agar bisa melindungi diri sendriri
Nanik S
kenapa Jian An mesti jadi Target mereka...
Nanik S
Lanjut
Nanik S
Jian An.. Jian Han jadilah kuat seperti Ayahmu
Nanik S
Jian Woyou benar benar keras terhadap anaknya agar manjadi pendekar hebat
Nanik S
Cerita keluarga yang Bagus
Nanik S
Cuuuuuuss
Nanik S
Lanjutkan 👍👍👍
Nanik S
Dewa banyak yang jahat juha
Nanik S
Anak anak yang marah krn melihat Ayahnya teraniaya
Nanik S
Kedua Anak Jian Woyou benar2 Hebat
Agen One: /Hug/
total 1 replies
Nanik S
kenapa mereka menginginkan Jian An.... ada apa dg Anak kecil
love
semangat thor👍👍👍👍👍
Nanik S
Li Hua... bawa Kedua Jian pergi dari dimensi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!