Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengobati.
Keluarga Kwang sudah sampai di rumah. Begitu juga dengan Laura dan juga asisten Hengki.
Hengki dan juga Laura melihat ke sekitar rumah yang biasanya terlihat hangat, saat ini mulai kelihatan sepi seperti ada yang kurang. Biasanya di jam seperti ini ayah dan juga ibunya sedang menonton pesawat televisi dari ruangan tamu ini dan mereka pasti bersenda gurau dan membuat kehangatan di dalam rumah. Tapi mulai saat ini mereka harus terbiasanya dengan suasana sunyi seperti ini.
Kediaman Kwang.
Setelah sampai di rumah Keyla dan juga Resni menyuruh Eve beristirahat di dalam kamarnya. Eve masuk ke dalam rumah dengan di gendong oleh CEO Michael. Tuan besar Martin sangat bahagia melihat kedua anaknya mulai bisa menerimanya satu sama lain dan mulailah terbersit untuk mereka segera memiliki cucu.
Usia CEO Michael yang sudah sangat matang di usianya memang sudah waktunya memiliki anak karena semua sahabatnya sudah menikah lebih dulu dan kebanyakan memiliki dua anak yang pastinya akan menambah suasana hangat di dalam rumah.
.
Rencana kepindahan Michael dan juga Eve harus di tunda beberapa hari karena ada kejadian yang tidak di inginkan terjadi.
Kamar CEO Michael.
"Turunkan aku di tengah ruangan ini saja, aku mau ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah dari pemakaman, agar hantu di sana tidak datang ke rumah ini juga," ucap Eve pada CEO Michael.
Dasar wanita yang aneh. Gumam CEO Michael dalam hati sembari menurunkan Eve dalam gendongannya.
"Auch," teriak Eve sembari meringis kesakitan namun dia masih memaksakan berjalan walaupun dengan kaki pincang sebelah.
Dia memang selalu merepotkan seperti ini sejak kecil. Ucap CEO Michael lirih sembari menepuk pelan jidatnya.
Mata CEO Michael langsung gatal saat melihat permandangan yang ada di hadapannya saat ini, dia mengendong Eve tanpa meminta ijin terlebih dahulu dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi. Eve mengerut kesal namun Michael tidak mengubris ucapan wanita itu sedikitpun.
Setelah sampai di dalam kamar mandi CEO Michael langsung menurunkan Eve di sana awalnya dia mau menunggu di dalam kamar mandi dengan berjanji tidak akan melihat tubuh jelek istrinya. Namun Eve tidak memperbolehkannya dan mengusir pria itu dari dalam kamar mandi.
Setelah selesai membersihkan diri Eve keluar dari kamar mandi dengan kaki yang masih pincang, Michael melihat pintu kamar mandinya mulai terbuka dan pria itu langsung beranjak menarik tubuhnya dari sofa dan mendekati Eve yang baru saja keluar dari kamar mandi sembari berjalan dengan berpegang pada tembok agar tidak terjatuh.
Eve hanya diam karena dia mulai tidak tahan melihat rasa sakit pada kakinya, CEO Michael hendak memanggil dokter namun Eve menolaknya. Dan CEO Michael membatu mengobati luka pada kaki istrinya dengan sangat perhatian.
"Pelan sedikit, sakit tau," gerutu Eve sembari mencengkeram lengan suaminya dengan keras.
"Manja!" maki CEO Michael sembari menatap tajam ke wajah lekat Eve yang baru saja selesai mandi.
"Sakit!" gerutunya lagi.
"Kau ini sudah kehilangan akal ya, lihat aku sudah tidak memegangi kakimu lagi apakah Indra perasa di dalam tubuh mu itu sudah tidak berfungsi lagi sampai tidak bisa merasakannya," tandas Michael sembari menyentil jidat Eve pelan.
Eve memejamkan matanya begitu erat karena takut jika suaminya itu akan menyentil jidatnya dengan sangat keras. Michael masuk ke dalam kamar mandi dan gantian membersikan dirinya di sana. Setelah keluar dalam kamar mandi Michael langsung memicingkan matanya saat melihat Eve sudah tertidur dengan begitu pulas di atas lantai tanpa mengunakan alas dan hanya memakai bantal dan juga guling saja.
Menghela nafas panjang, dan langsung memindahkan tubuh Eve dengan sangat hati-hati ke atas tempat tidur agar wanita itu tidak terbangun. Michael mengeringkan rambutnya yang masih basah setelah habis keramas. Setelah di rasa rambutnya sudah setengah kering Michael ikut naik ke atas tempat tidur yang sama dengan Eve.
Michael menutupi tubuh wanita itu dengan selimut sampai ke dada dan ikut memejamkan matanya menghadapi hari yang sangat melelahkan hari ini.
Pagi Hari.
Michael mengerjap-ngerjapkan matanya saat dia tak sengaja mendengar suara Resni, Keyla dan juga Keyzia menyelinap di dalam telinganya.
"Res, lihatlah itu mereka sangat romantis dan mengingatkan akan masa muda kita dulu," ucap Keyla sembari memegangi tangan Resni gemas.
"Ya, kau benar aku sangat bahagia akhirnya melihat sendiri jika hubungan mereka baik-baik saja," balas Resni dengan senyum mengembang di bibirnya saat bicara. Seakan ada kedamaian tersendiri yang ada di dalam hatinya saat mengucapkan hal tersebut.
"Aku sangat ingin melihat mereka benar-benar bersatu," gumam Keyzia dalam hati saat melihat Michael memeluk tubuh Eve saat tidur.
Plap! membuka mata dan langsung melotot kaget melihat tiga penampakan wanita yang ada di dalam kamarnya saat ini, entah sejak kapan tiga wanita itu melihatnya sedang tertidur dan alangkah terkejutnya lagi saat Michael mulai menyadari jika dia tak sengaja memeluk tubuh Eve.
"Ya sudah kalian lanjutkan saja, kami bertiga mau keluar dulu," pamit Keyzia sembari mengandeng tangan kedua wanita itu.
"Kurang kerjaan!" tandas Michael saat melihat pintu kamarnya mulai tertutup kembali.
CEO Michael tidur sangat nyenyak tadi malam tidak seperti malam-malam sebelumnya mungkin karena dia merasakan tubuh Eve yang hangat saat dia peluk dan itu membuatnya tidur dengan begitu pulas nya.
Sarapan Pagi.
Resni, Keyla, Martin dan juga Keyzia sudah lebih dulu duduk di meja makan, sejak tadi mereka sedang menatap ke arah pintu masuk ruangan itu seolah sedang menunggu seseorang yang akan lewat dari pintu dapur itu. Dan benar saja selang beberapa waktu terlihat CEO Michael sedang mengendong Eve dan mendudukkan tubuh wanita itu di kursi kosong samping Resni duduk.
"Eve apakah kau tidak merasakan sesuatu yang hangat tadi malam?" goda Keyzia sembari melirik ke arah Michael yang memasang wajah datar saat menatap adiknya itu.
Bocah kecil ini mulai beraksi membikin kesal saja. Gumam Michael menatap Keyzia dengan memicingkan matanya kesal..
"Aku tidak menyadarinya," ucap Eve San tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh adik iparnya itu.
Setelah melihat pintu kamarnya tertutup, Michael kembali mengendong Eve dan mengembalikan wanita itu tidur di lantai agar tidak menyadari apa yang terjadi, pantas saja Eve tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh Keyzia tadi.
Hahaha kau ternyata suka iseng juga yang Michael awas loh kalau ketahuan Eve entah apa yang akan dia lakukan padamu nantik.
Entah apa tujuan Michael melakukan hal tersebut hanya dia dan tuhan saja yang tau, namun sikapnya yang terkadang terlihat cuek dengan Eve membuat orang yang ada di dalam rumah itu seakan tidak bisa membaca isi hati pria itu.
JANGAN LUPA LIKE DAN JUGA VOTE YANG BANYAK YA. SUPAYA DI KASIH CREZY UP BANYAK. . .
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂