Suara tamparan menggema di UKS "ngapain Lo buka baju depan Raja?"bentak Regan
Naysilla memegangi pipinya ada sedikit darah yang keluar dari bibirnya yang robek
"Hahaha"tawa Naysilla menggema "buka baju depan Raja?"tanyanya
"Kenapa emangnya?siapa Lo beraninya protes"tanya Naysilla pada Regan
"Mau gue tidur sama raja itu bukan urusan Lo"ucap Naysila mendorong Regan
Plak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xyphra Callorne, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nerdgirl
Raja dan Alvin lebih dulu berada dikelas dan mendapati sudah ada seorang perempuan disana yang sibuk dengan bukunya
Raja melirik Alvin untuk menghampiri perempuan tersebut "pluk"Suara buku yang dilempar oleh raja tepat di depan perempuan itu
"Gue mau Lo kerjain tugas gue,dua puluh menit kedepan"ucapnya kembali ketempat duduk
Perempuan itu diam saja mengambil buku tersebut dan menjalankan perintah Raja
Sedangkan Naysilla berjalan memasuki kelas ,sedikit kaget melihat ada perempuan disana , meskipun kaget mimik wajahnya tetap datar tidak ada ekspresi sama sekali
Dia hanya melewati sambil melirik perempuan itu ,tanpa ada niat menyapa .
Perempuan itu tersenyum ,tersenyum pada naysilla
Tapi Naysilla segera mengalihkan pandangannya tidak membalas senyuman itu ,dia hanya duduk di kursinya memasang earphone seperti biasa
Tidak ada percakapan sama sekali ,membuat Raja dan Alvin saling pandang "kok dia gak nyapa ?"tanya Raja berbisik pada Alvin
Alvin mengedikkan bahunya "gak tau lagi datang bulan kali jadi moodnya kurang stabil makanya gak nyapa"jawabnya dengan bisikan juga
"Woi Vin "teriak Alan yang baru memasuki kelas "pelit banget Lo gak mau jemput gue sialan"ucapnya duduk disamping Alvin
"Dih Lo punya mobil sendiri ogah gue jemput Lo"jawab Alvin
Alan melihat kedepan "tu cewe udah masuk lagi"ucapnya melihat Raja
"Hahaha udah disuruh langsung tuh ngerjain PR Raja"Alvin terkekeh
"Kebiasaan"ucap Alan mengeluarkan bukunya dari tas
Naysilla menghiraukan penghuni kelas memandang keluar melalui jendela disampingnya,lantunan musik ditelinga membuat dia tidak mendengar setiap ucapan orang yang berada disekelilingnya
Alan menghampiri meja Naysilla
Tok tok tok
Tok tok tok
"Nay"panggilnya tapi tidak ada jawaban , sepertinya Naysilla belum menyadari keberadaan nya
Karena merasa diabaikan Alan mencubit hidung Naysilla
"Awsh"ringisnya memegangi hidung melihat Alan yang berada didepannya,lalu melepas earphone dari telinga
"Owh pantesan gak Dengar pake earphone ternyata"ucap Alan baru menyadari hal itu ,karena telinga Naysilla ditutupi rambut jadi dia tidak melihat nya
"Kenapa?"tanya Naysilla
"Itu jaket gue Lo bawa?"tanya Alan ragu
Naysilla mengambil tasnya "nih ambil sendiri didalam tas gue "ucapnya melempar tasnya tepat dihadapan alan yang untungnya dengan cepat Alan tangkap
Alan mengambil jaket dari dalam tas "wait...apa ini"tanyanya dalam hati melihat ada sesuatu disana
Alan mendekat pada Naysilla "buat apa Lo bawa bawa pengaman kesekolah"bisiknya tepat ditelinga Naysilla
Naysilla melihat Alan tersenyum sinis seakan mengejeknya,dengan cepat naysilla meraih tasnya dari tangan Alan
"Gue mau tidurin raja so.. biar aman gue bawa itu"ucapnya membuat Alan mematung
"Ngomong apa Lo berdua sampe bisik bisik gitu?"tanya Raja yang melihat gelagat aneh Alan
"Nothing "jawab Naysilla kembali duduk seakan ucapannya itu tidak ada apa apa
"Aish Andre Bangs**sampe rumah abis Lo gue buat"monolognya tentu dalam hati "minggir Lo dari hadapan gue"ucap Naysilla mengusir Alan yang diam terpaku disana
**
Naysilla memperhatikan langkah perempuan tadi sedang berjalan menuju ke meja Raja dengan langkah yang terlihat ragu,kepala menunduk dilengkapi dengan kaca mata tebak dan rambut dikepang dua
"Raja ini buku kamu udah se..selesai aku kerjain"ucapnya terbatah mengulurkan buku di tangannya
Raja hanya tersenyum memperhatikan ekspresi Joy yang terlihat sangat ketakutan lalu menerima buku itu tanpa berkata apapun
Perempuan itu langsung berbalik setelah raja menerima buku itu "but wait"ucap naysilla dalam hatinya "dia senyum setelah berbalik ,apa dia suka sama Raja?"tanyanya dalam hati
"Nay bisa ngobrol sebentar?"tanya Regan membuat pandangan Naysilla teralihkan .
Naysilla berdiri dari bangkunya berjalan mengikuti arah langkah Regan sesekali memperhatikan sekeliling memastikan tidak ada yang mengikuti mereka
"Apa?"tanya Naysilla setelah sampai ditempat sepi bersandar didinding dengan tangan bersedekap didepan dada
"Gue mau memperbaiki semuanya"ucap Regan dengan nada rendah
Manik mata Naysilla berubah tajam,menatap Regan dengan langkah yang cukup tenang mengarah pada Regan berdiri tepat didepannya
"Perbaiki apa?"
"Emang ada yang perlu di perbaiki?"tanya nya dengan mata yang tak lepas dari pandangan didepannya
"Gue mau kita kayak dulu lagi dimana Lo milik gue dan gue milik Lo"ucap Regan
"Pacar Lo?mau dibuang gitu aja?"tanya Naysilla mengingat ada perempuan yang jadi kekasih Regan sekarang ini
"Apa Lo yakin ngajak gue seperti dulu sedangkan Lo sudah dengan yang sekarang?"tanya Naysilla lagi dengan nada rendah tapi mata yang tersulut amarah
"Gue bisa beresin itu ,yang gue mau hanya Lo jadi milik gue lagi untuk pacar gue bisa gue urusin nanti"jawab Regan menyakinkan Naysilla
"Tsh..nanti?mau Lo apain?"
"Lo putusin? Atau jangan bilang Lo mau milikin kita berdua?"tanya Naysilla penuh selidik sedikit memicingkan matanya
"Sorry gue gak tertarik"ucap Naysilla langsung berbalik mengakhiri obrolan itu meninggalkan Regan yang terdiam
Dengan sedikit kesal Naysilla melangkahkan kakinya hingga tak sengaja menabrak seseorang "jalan pake mata"ucapnya lalu melihat siapa yang ada didepannya "oh Lo sorry "lanjutnya lagi menyadari perempuan yang dia tabrak
"I...iya gak apa apa"jawab perempuan itu "nama aku Joy"ucap perempuan itu memperkenalkan diri
"Gue Naysilla "jawab Naysilla lalu pergi langsung dari sana "nerdgirl"ucapnya dalam hati mengingat penampilan perempuan itu dengan kacamata lengkap dengan buku buku ditangannya
Tak
Tak
Tak
Suara langkah kaki Naysilla yang sedang menaiki tangga menuju rooftop
Sesampainya dirooftop Naysilla hanya diam,bersedekap dada memandangi pemandangan dari atas sana "besok balapan gue pake mobil mana ya enaknya?"tanyanya dalam hati
Tak
Suara kursi tepat disampingnya "Lo nongol mulu deh kalo gue disini"ucap Naysilla melihat Alan yang sudah duduk disana
"Lo yang selalu muncul pas gue lagi disini"sahut Alan dengan santai
Naysilla mengubah posisinya menjadi duduk dilantai bersandar pada dinding
"Emang Lo kalo lagi gak sama mereka selalu disini ya?"tanya Naysilla memperhatikan Alan yang hanya mengangguk
"Kenapa?"tanya Alan Yang melihat Naysilla seperti sedang memikirkan sesuatu
"Besok malam gue mau balapan kira kira mobil apa yang cocok"tanya Naysilla
Alan berdiri lalu menyerahkan kursi yang tadi dia pake pada Naysilla,Naysilla menerimanya lalu duduk disana dengan Alan yang duduk dilantai bertukar tempat
"BMW M2 CS bagus tuh"jawabnya
Naysilla berdecak mendengarnya "gue belum ada kalo harus beli gak bisa langsung sehari jadi "ucapnya
"Punya gue"jawab Alan "Lo bisa pake punya gue"ucapnya
Dengan antusias Naysilla melirik kearah Alan "yakin?nanti kalo lecet gimana?"tanya Naysilla meyakinkan
Alan mengedikkan kedua bahunya "gak masalah tapi gue ikutan buat nonton"jawabnya
"Oke nih ketikin nomor Lo"ucap Naysilla memberikan ponselnya pada Alan