Darah hal biasa bagiku, bahkan membunuh adalah keseharian ku. (Mr.Mafia)
Keikhlasan dalam menjalani hidup dan tentang rasa syukur atas apa yang tlah kita miliki.
Memberi merupakan hal yang paling membahagiakan bagiku, semua senyum dan canda tawa. (Gadis Muslimah).
Hingga pada masa kau bertemu dunia yang tak seharusnya,?
Gimana kelanjutan nya?
Apakah konflik Mr. Mafia dan Gadis Muslimah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kamu?
Tap
Tap
Tap
Suara langkah kaki tegasnya serta aura dingin itu mendominasi dalam dirinya.
Yah! laki-laki itu Mark.
Mark melihat Annisa yang berdiri menunggu kendaraan umum.
"Maaf tuan, ada apa menghampiri saya?" Ucap Annisa bertanya pada laki" di depannya.
"Ada." Ucap Mark pada Annisa.
"Tuan ingin apa? " Ucap Annisa bertanya pada Mark dengan lemah lembut.
"Kau telah membebaskan perampok itu dari tangan ku. Kau harus membayarnya." Ucap Mark dengan aura dingin.
Deg
Deg
Deg
Annisa seketika menatap Mark untuk beberapa detik lalu ia menundukkan kepalanya.
"Astaghfirullah, wajahnya terlihat begitu tak bersahabat padaku. Apa dia sebegitu marahnya padaku." Ucap Annisa lirih dalam hatinya.
"Saya mohon maaf tu-tuan?" Ucap Annisa bingung sadikit mendongakkan kepalanya memandang Mark.
"Mark," Ucap Mark langsung memotong kalimat Annisa dengan dingin nya.
"Oh ya, Tuan Mark saya mewakili Paman Eko ingin meminta maaf atas tindakan yang sudah beliau lakukan. beliau sedang bersedih dan berada pada masalah. beliau membutuhkan uang untuk berobat istri tercintanya. cara beliau memang salah. tapi saya mohon belas kahasian tuan Mark untuk memaafkan Paman Eko." Ucap Annisa lirih menjelaskan.
Namun Mark masih menutup mulutnya rapat-rapat.
Annisa menghela nafasnya dan kemudian melanjutkan penjelasannya.
"Bukan kah sebagai manusia kita harus saling tolong menolong tuan. ampunilah Paman Eko dia hanya ingin menolong wanita yang ia cintai. Bukankah kehilangan mereka yang kita cintai akan terasa sangat menyakitkan.? Ah, apa mungkin tuan tidak bisa merasakan itu. " Ucap Annisa lirih.
"Kauu? tau apa tentang diriku!!!!!" Ucapnya tegas penuh kilatan amarah kesal.
Deg
Deg
Deg
Jantung Annisa begitu cepat berdetak dan ter pompa.
Apa ada yang salah dengan penjelasan yang aku berikan. Ucapnya Annisa lirih dalam hati.
"Maaf tuan jika perkataan saya menyakiti tuan." Ucap Annisa merasa bersalah.
Lagi dan lagi.
Mark hanya menunjukkan ekspresi dingin nya pada Annisa tidak ada jawaban yang terlontar atau pergerakan bibir ingin menjawab perkataan dari Annisa.
Lalu Annisa merokoh tas ransel miliknya.
Annisa mengeluarkan uang 100 ribuan 2 lembar dari dalam tas nya.
"Maaf tuan saya hanya punya uang segini. Jika ada kekurangan nanti tuan bisa mengubungi saya." Ucap Annisa menyodorkan selembar kertas pada Mark.
"Mohon diterima tuan, sebagai ganti rugi apabila Paman Eko tadi melukai anda." Ucap Annisa lagi menyodorkan pada Mark.
Mark tak bergeming. dia memandang tajam ke arah kertas dan uang yang disodorkan Annisa padanya.
"Bang ojek." panggil Annisa saat ada motor yang melintas di depan nya.
Montor itu pun berhenti, karena merasa ada yang memanggilnya.
"Maaf tuan saya harus pulang. ini sudah malam. Oh ya tuan jangan lupa kalo masih kurang hubungi saya ya. Maaf sebelum nya atas tindakan uang dilakukan Paman Eko." Ucap Annisa berlalu pergi.
Annisa meletakkan kertas itu di atas tempat yang berdekatan dengan Mark karena saat ia menyodorkan pada Mark.
Mark tidak ada niatan untuk menerima nya.
🍃
🍃
🍃
🍃
Mark POV
Mark melihat kepergian Annisa yang menggunakan ojek motor yang perjalan pergi dan menghilang dari pandangan nya.
Lalu ia mengalihkan pandangan nya melihat uang dan secarik kertas yang berada tak jauh darinya.
" Apa dia berfikir kalau aku meminta ganti rugi dan membutuhkan uang?... Huftttt....... Gadis yang polos dan lugu. Dia begitu baik membantu seseorang bahkan yang tidak ia kenal." Gumam Mark
Mark pun mengambil uang dan kertas yang Annisa berikan padanya.
Mark melangkahkan kakinya pergi meninggalkan tempat itu untuk pulang kerumah mewahnya.
Mark POV End
🌿
🌿
🍁
🍁
🍁
🍂
🍂
Oke, Author minta maaf ya teman-teman kalau sekiranya baru bisa update.
because author ada urusan yang harus di urus.
Wkwkkwkw.... 🤣
Selamat membaca....
Semoga suka ya... 😙***