NovelToon NovelToon
DI KIRA MISKIN TERNYATA SULTAN

DI KIRA MISKIN TERNYATA SULTAN

Status: tamat
Genre:CEO / Bullying di Tempat Kerja / Anak Lelaki/Pria Miskin / Mafia / Tamat
Popularitas:132.1k
Nilai: 5
Nama Author: taofik irawan

Erik, Sorang pemuda dari keluarga miskin sering di hina dan bully. dia tidak taku kalo dirinya adalah orang kaya.

hingga suatu hari ayah angkatnya sakit dan memberitahu Erik kalo dirinya bukanlah anaknya dan kedua orang tuanya memberitahukan dirinya salah orang berada.

sejak saat itu kehidupan Erik berubah, diapun membalas. semua orang yang sudah menghina dan membully nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon taofik irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 11 merantau

Hari demi hari berlalu, Erik yang sudah selesai sekolah dia berniat untuk pergi merantau . Namun sayangnya dia tidak punya uang sepeserpun buat berangkat.

Melihat pakaian nya yang sudah dia masukan ke dalam tas butut bekas sekolahnya. Dia tak tahu harus mencari kemana uang buat ongkos.

Minta pada orang tuanya pun gak bakalan di kasih, melihat ponsel pun percuma gak ada kuota mau hubungi lulu buat nanyain kerjaan pun jadi bingung.

"Kenapa, masih diem aja mau jadi pengangguran. Jadi orang gak guna hah. Lulus sekolah bukan nya kerja malah diam."gertak ibunya saat Erik sedang melihat ponsel nya.

"Gak Bu, Erik akan kerja. Tapi gak ada ongkos buat berangkat."ucap Erik, sambil melihat ibunya menggedong adiknya yang kecil.

"Sudah, sana pergi ibu muak lihat kau diem terus di rumah."ucap ibunya. Akhirnya erikpun pergi. Karena di usir oleh ibunya dengan berbekal ponsel dari Mira.

Erik beranjak ke tempat ayah nya, "Erik mau kemana?,"tanya ayahnya, yang sedang kerja. "pak, Erik mau berangkat mau nyari kerja."ucap nya. Sambil menggedong tas, memakai sepatu yang sudah rusak Erik berpamitan dengan ayah nya.

Ayahnya bingung, dia tidak pegang uang banyak. Bahkan ijazah Erik di tahan di sekolah karena belum bayar tunggakan. Erik Hanya berbekal foto copy ijazah nya untu ke kota.

"Erik...."panggil Mira saat Erik sedang berpamitan dengan ayahnya. Erik melihat Mira berlari "ini, buat mu. Aku doakan kau sukses. Aku menunggumu."sambil memberikan uang 300 ribu.

Erik begitu senang, Mira selalu mendukungnya, membantunya dikala susah. Ayah nya terlihat senyum."terimakasih ya. Nanti gue janji akan bayar hutang Lo ."ujar Erik.

"Pak, Erik berangkat. Doakan Erik sambil memeluknya . Ia jika ada apa-apa tanyakan saja pada Mira. Dia punya nomor Erik."ucap Erik .

Ayah Erik, dia begitu sedih saat Erik Yang dia urus sejak kecil harus pergi. Siang hari itu Erik beranjak pergi di temani Mira ke depan jalan raya. Menunggu bus ke kota.

"Lo rencana mau kemana?,"Tanya Mira sambil terus memegang tangan Erik. "Entah Gue belum tahu."Sambil berjalan menunggu kendaraan ke kota.

Mira begitu sedih Erik yang di cintai nya sejak lama pergi, "Lo kuliah lah yang benar, maaf selama ini buat Lo menunggu."ucap nya. Terlihat bus datang."aku akan selalu menunggu mu, kau jangan nakal . Nanti aku isi kuota mu."sahut Mira.

Erik tersenyum,"terima kasih, sampai bertemu lagi."Erik menaiki bus. Dan pergi menjauh, Mira menangis saat Erik pergi menjauh dengan bus nya.

Meninggalkan kenangan masa keci, meninggalkan keluarga, teman. Kini Erik memulai hidup baru ke kota.

Terdengar ponsel berbunyi. Saat Erik lihat Rupanya Mira mengisi kuotanya. Erik pun langsung chat dengan Mira. Dia pun menanyakan soal lowongan kerja pada Lulu cewek kenalan nya waktu di tempat kerja ayahnya.

[Selamat pagi, mbak Lulu ya. Ini Erik yang waktu di tambal ban. Oh iya saya mau tanya apakah masih ada lowongan kerja.] Mengirmpesan padanya. Tak lama dia membalas. [oh iya Erik , saya lupa tapi maaf sudah di tempati orang lain. Tapi nanti kalo ada lagi saya kabari ya] balasnya. [Iya gak apa kak] balas Erik.

Sedikit kecewa, dalam hatinya ia tidak tahu lagi dia akan mencari kerja kemana. Sepanjang jalan dalam bus ia hanya melihat jalanan sambil berfikir. Nanti sampai kota dia akan ke mana? Dia belum pernah Sama sekali ke kota.

Siang hari, saat Erika sendang tidur "mas, ongkosnya. Mau kemana?,"tanya kernet bus. Erik pun bingung."ke terminal kota , bang ."jawab Erik.

"90 RB, mas"ucapnya. Sambil mengambil uang dari mira. Yang sekarang tinggal 210rb lagi.

Erik , dia tidak mau terus diam di rumah. Apalagi ibunya yang selalu memarahinya jika melihat Erik diam. Dengan modal nekad Erik bernajak ke kota. Mencari jati dirinya.

"Mas...mas sudah sampai." Kernet bus membangunkan Erik Yang sedang tertidur. Hari sudah sore saat Erik turun bus. Langkah pertama di kota.

"Harus kemana ya," dia bingung. Melihat arah, orang-orang rame lalu lalang. Melihat sebuah warung makan Erik pun masuk. "Bu makan."ucap nya. Sambil duduk melihat anak laki-laki yang sedang kerja. Di warung makan "sama apa?,"tanya ibu-ibu penjaga warung. "Sama tahu tempe aja."ucap nya, ibu-ibu terlihat heran pada Erik hanya makan dengan itu saja. Erik sengaja berhemat karena takut uangnya cepat habis.

"Berapa Bu?,"tanya Erik setelah selesai makan. " 9 ribu saja." Sahutnya. Erik pun membayarnya dan melanjutkan perjalanan nya.

Hari telihat beranjak malam, sepanjang jalan dia memikirkan akan tidur di mana malam ini? Melihat kesibukan kota. Orang-orang sibuk pulang kerja. Macet nya jalanan, berisiknya suara klakson mobil. Suasana baru bagi Erik.

Duduk termenung di pinggir jalan sambil melihat kemacetan jalan, anak- anak terlihat mengemis di lampu merah, juga terlihat badut jalanan mengemis.

Langit pun terlihat sudah gelap, Erik Terus melanjutkan jalan nya. "Nyari kerja di mana ya,"Erik melihat sebut mini market. Iapun masuk sambil membeli Ari minum. "Ini saja mas,"tanya mbak-mbak kasir. "Iya, mbak saya mau tanya apakah di sini da lowongan kerja,"ucap Erik.

Mbak-mbak kasir melihat Erik yang kucel. "Ada sih mas, kalo mau melamar pagi sambil pakaian hitam putih bawa lamaran."ucap kasir , "iya terimakasih mbak," sambil memberikan uang. Ia pun senang ada harapan kerja walau di mini market setidak nya dia dapat kerja.

Tapi dia bingung malam ini harus tidur di mana, sambil berjalan di keramaian kota. Malam makin Larut terlihat orang-orang yang tidur di emperan toko. Dia pun berfikir untuk tidur seperti mereka.

Karena tidak ada pilihan lain, dirinya pun begitu capek. Akhirnya Erik tidur di emperan toko seperti mereka. Tidak menyangka dirinya akan menjadi gelandangan.

'hey, Lo bangun..." Seseorang menendangnya. Erik pun bangun sedang lelap-lelapnya tidur. "Lo pergi sana itu tempat gue." Ucapnya. Terlihat sepertinya preman jalanan. Banyak tato dan bertindik erikpun pergi tidak mau mencari ribut.

Walau tidur sebentar, ia sudah merasa lelahnya menghilang. Saat akan pergi dari tempat itu. Erik melihat seorang mbak-mbak di ganggu preman. Terlihat ketakutan.

"Cantik mau keman, ayo abang anter." Ucap preman terlihat tubuhnya besar. Erik bingung dia 3 orang. Kalo melawan sudah pasti dia kalah.

"Bang, lepaskan saya. Ini jika ingin uang ambillah." Pinta cewek yang sepertinya baru pulang kerja. "Mending ikut kita ayo .."sambil memegang nya. Sontak cewek menangis dan berteriak. Hal itu membuat Erik kesal emosi.

"Bang lepaskan dia,"ucap Erik. Preman langsung menoleh pada Erik ."hahaha, siapa dia. Mau jadi pahlawan lo seperti di film-film." Ucap preman menertawakan Erik Yang sendirian berdiri di hadapan mereka.

"Bang lepaskan dia, kasihan."ucap Erik, dia sepertinya nyalinya ciut saat berhadapan dengan 3 orang berbadan besar.

"Berani Lo sini, bocah ingusan."ucap nya, terlihat cewek yang di pegang itu terus menangis. Erik paling benci melihat cowok yang membuat perempuan menangis.

"Bang lepaskan!!" Ucap Erik dengan keras

"Kalo gak Lo mau apa hah, mau melawan kami ayo. " Sahut preman yang sedari tadi memegang cewek yang sedang menangis.

Erikpun beranjak mendati merak. "Lo mau sok jadi jagoan," sambil menjitak kelapa Erik. Erik diam. Mereka terus memukulnya. Lepaskan dia Erik tiba-tiba menahan tangan dan mengepalkan tangan nya dan memukul wajah si preman

Bruugggg

" Gays Pegang dia, mulai kurang ajar dia." Cewek itu pun langsung berlari ketika di lepaskan preman , namun dia dia memegang Erik, ia pun di pukuli mereka, sampai Babak belur. Berlumuran darah. Ponselnya di banting sampai pecah.

"Bang ampun..."ucap Erik, terbatuk-batuk penuh darah. Sambil melihat ponsel Mira yang hancur. "Sok Berani Lo hah , ga tahu kita apa. Ayo cabut." Merekapun pergi Erik Melihat ponsel Mira Yang sudah rusak.

Dia tidak tahu lagi harus ngasih kabar padanya, tiba-tiba cewek Yang ia tolong beranjak mengalirnya. Rupanya dia belum pulang.

"Aduh, terimakasih ya. Kalo gak ada mas aku ga tahu apa yang akan terjadi padaku."ucapnya sambil melihat wajah Erik yang penuh luka berdarah.

"Mas tinggal di mana, ayo saya antar. "Ucapnya, Erik memunguti ponselnya yang sudah hancur berantakan.

"Saya gak tahu mbak, saya baru di kota."sahut Erik, sambil berdiri. Cewek yang di tolong Erik pun bingung. Dia Harus membawanya kemana. "Mas ikut kerumah saya Gimana,"ucapnya.

"Terima kasih, tapi tidak perlu." Ucap Erik, cewek itupun beranjak meninggalkan Erik dan erikpun berjalan tertatih-tatih, Tiba-tiba cewek itu balik lagi membantu Erik jalan . "Sudah lah, ayo kerumah ku." Ucapnya.

Rupanya dia tidak tega melihat Erik, penuh luka yang sudah menolongan sendirian. "Mas aku merasa berhutang kalo meninggalkan mas," ucapnya , dengan jalan tertatih-tatih erikpun ikut dengan cewek yang di tolongnya.

1
Suyanto Suyoso
ceritanya kok tanggung blum ada kejelasan.....
Khairul Azman Abdul Kahar
kenapa karyanya tamat tidak ada sambungannya.nyesal baca cerita yg tergantung
Andra Diano
bagus
cikolu ndoke
bukan darah dagingnya kok mau tanggung jawab, harusnya Mira yang tanggung jawab
Alfin
Luar biasa
Benny Bento
kasihan Erik...
IR WANTO
anjiing novel kok ada unsur lgbt taii
IR WANTO
makin tambah gobloknya..
IR WANTO
tolol idiot begooo...taekkk
IR WANTO
tolol lagi lcnya..
Bude Yahman
pemeran utamanya lemah
Sapar Udin
lanjut
otv
gak lanjut season 2 kah thorrrr?
Yuliana Ras
duh maraton nih bacanya
Sri Maulida
lanjuuuttt...
Nuri Maulidia
sngj emg bkin crt bgn biar bd yg laen yg pny drtink d larang
arfgnwn
Ngegantung gini ending nya(?)
Prastono
kok gak ada lanjutannya?
Cak Nun
keren
selviyaenjelista
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!