NovelToon NovelToon
TANGISAN ISTRIKU

TANGISAN ISTRIKU

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:260.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Arip

Aku tak menyangka setelah membawa istriku ke rumah ibu, aku tak tahu jika banyak tekanan yang Sari hadapi saat itu. Dimana sifat ibu yang tadinya baik berubah derastis, ia memperlihatkan sifat aslinya.
Setiap malam Sari sering menangis, membelakangi tubuhku, mengabaikan aku. Setiap kali aku bertanya, ia tak pernah menjawab selalu terlelap tidur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Arip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Pov Riki (Puja semakin menjadi jadi)

Semua urusan jadi runyam, aku sengaja mengatakan hal itu, karena memang  aku tak bersalah. 

Sampai dimana sosok wanita yang menjadi istriku datang tiba tiba, " Kenapa Sari datang diwaktu yang tak tepat, aku takut jika nanti Puja mengatakan hal yang aneh aneh dan memfitnahku lagi di depan Sari. "

"Mas, akhirnya aku menemukanmu, dari tadi aku menanyakan keberadaan kamu. Ternyata kamu ada disini," Kepolosan istriku membuat orang orang saling berbisik satu sama lain. 

"Jadi ini wanita yang menjadi istri Riki, pantas saja Riki tertarik pada Puja, lihat saja penampilan istrinya, norak. "

Aku tak peduli jika mereka menghinaku, tapi jika mulut mereka sampai berani menghina istriku. Aku tak akan tinggal diam, beraninya mereka. 

"Ada apa Sari, kenapa kamu jauh jauh datang kesini," ucapku pada Sari, takut jika para orang kantor mengatakan masalah yang kini tengah menimpaku. 

"Aku hanya ingin mengantarkan ini mas," balas Sari menyodorkan berkas penting yang aku butuhkan untuk meeting nanti siang. 

Mengambil, dimana salah satu teman kantorku merebut berkas itu, ia menatap ke arah istriku yang tak tahu apa apa?"

"kebetulan sekali ada istri Raka," ucap lelaki bernama Anwar, ia sekilas menatap ke arah Puja. 

"Apa yang kamu lakukan, istriku tak tahu apa apa, jadi jangan katakan!" Aku mencoba menjaga hati istriku agar ia tak terluka, berusaha mencegah Anwar untuk tidak mengatakan  kekacauan yang terjadi. 

"Istri kamu berhak tahu," tegas Anwar. 

Aku mengusap kasar wajah setelah Anwar ingin memberitahu istriku. 

"Ada apa memangnya mas?" tanya Sari, melihat istriku terlihat kebingungan seperti itu membuat aku bangkit dan mengajaknya pergi. 

Namun Puja malah menahan tubuh ini dengan melebarkan kedua tangan. " Menyingkir dari hadapanku. Biar aku bawa istriku pergi dari sini."

"Aku tidak akan biarkan kamu pergi, sebelum Sari tahu kelakuan busuk kamu. " Pekik  Puja membuat Sari menatap ke arahku, wanita polos yang menjadi istriku itu memperlihatkan raut wajah penuh pertanyaan.  

"Apa maksud dari perkataan wanita ini, mas?" 

Aku berusaha tetap tenang dan menjawab, " dia mencoba memfitnahku, jadi jangan dengarkan perkataannya."

"Riki, aku berkata apa adanya, kalau kamu mau memperkosaku lagi," pekataan Puja, membuat Sari tiba tiba syok, ia memegang dadanya. Membuat aku melihatnya berusaha mendekat.

"Sari."

Namun wanita yang aku cintai, malah menjauh, " mas, apa benar yang dikatakan wanita ini?"

Aku mencoba menggelengkan kepala, memberi tahu istriku agar tak percaya begitu saja!" jangan percaya dia hanya memfitnahku saja."

"BOHONG."

Asal suara itu membuat aku menatap ke arahnya, " orang orang di kantor ini sebagai saksinya. Bahwa Riki melakukan hal tak pantas pada Puja. "

Sari terlihat tak tenang, air matanya mengalir, membuat aku berusaha menarik tangannya untuk memeluk tubuh istriku itu.

Namun, tangan ini tiba tiba tak sampai, dimana Sari menjauh dan berkata, " jadi semalam itu?"

Sari terlihat tak berdaya, membuat langkahnya gontai, aku tak tahu harus membuat pembelaan apalagi, orang orang kini berpihak pada Puja.

"Sudahlah, sebaiknya kamu tanggung jawab saja dari pada masuk ke penjara, siapa nanti yang akan membiayai istri kamu dan Puja. "

"Jaga mulut kamu. " Aku berusaha menghentikan perkataan Anwar yang terdengar tak pantas, menunjuk ke arah wajahnya.

Sari seperti tak kuasa menahan air matanya, " mas, aku tunggu kamu di rumah. Setelah pulang kerja. "

Tetap perkataan Sari, masih terdengar lembut, ia datang mendekat, meraih tanganku menciumnya dengan lembut. " Aku pulang dulu. "

Langkah kaki yang biasa terlihat tegap, kini terlihat gontai. Aku benar benar merasa bersalah dengan masalah yang terjadi, dimana Puja menjebakku.

"Sudahlah, sekarang kalian selesaikan masalah kalian secara kekeluargaan, karena jika melalui jalur hukum. Sangat disayangkan pekerjaan kamu ini akan hilang, dan kamu akan menjadi pengangguran. "

Semua orang di kantor, berusaha menasehatiku dengan kesalahan yang tak pernah aku perbuat, dimana hati dan pikiranku masih tertuju pada keadaan Sari yang sekarang.

Aku berusaha menghembuskan napas, melihat Puja masih tetap tenang, perlahan aku menghampiri dia yang dijaga oleh sahabatnya.

"Puas kamu menghancurkan rumah tanggaku, dengan aksi konyol kamu itu, Puja. "

Puja mempelihatkan wajah sedihnya, agar orang orang menaruh simpati dan rasa kasihan kepada Puja.

"Riki, harusnya kamu itu sebagai seorang lelaki tanggung jawab, bukan malah menyalahkan Puja, " para sahabat di kantor begitu antusias membela Puja membuat kepalaku terasa pusing.

"Bela terus wanita tak tahu diri ini, " hardikku menunjuk kearah Puja, tak ikhlas rasanya jika harus melihat ke tenangan yang dirasakan wanita yang sudah memfitnahku saat ini.

"Riki, jadi laki kamu tidak tahu diri ya, " pembelaan itu terus saja berlanjut, membuat aku pergi dari hadapan mereka.

Aku mencoba meraih ponsel untuk menghubungi istriku, takut jika ia kenapa kenapa saat dijalan menuju pulang.

"Sari kenapa kamu tidak mau mengangkat panggilan telepon dariku, ayolah angkat, ini hanya fitnah. "

Aku mencoba mengirim pesan pada istriku, ( Sari percayalah padaku, aku di fitnah.)

Tak ada balasan sama sekali, aku berusaha tetap tenang tak tersudut emosi yang malah membuat kepalaku semakin pusing.

. Anwar datang mendekat, dan berkata." aku sudah menolong kamu menyebunyikan kejadian tadi, agar pemilik perusahaan ini tidak memecat kamu. "

Mendengar perkataan Anwar, membuat aku enggan mengatakan kata terima kasih. Aku malah kesal kepadanya. " Anwar, jika pemilik Perusahaan ini tahu, aku tak peduli, lebih baik di pecat dari pada bertahan dengan kesalah yang tak pernah aku perbuat. "

"Riki, jangan munafik kamu, berkata jika kamu tidak salah. "

"Memang aku tidak salah, makanya aku lebih baik dipecat dan disered ke kantor polisi. "

"Riki, urusan dengan polisi akan tambah masalah. "

"Aku tak peduli. "

Aku membereskan setiap lembar kertas untuk persiapan meetting nanti.

"Aku tak punya banyak waktu untuk membahas kesalahan aku yang tak pernah aku perbuat."

"Riki."

Aku pergi dari ruangan kerjaku sendiri, mencari sebuah bukti, jika aku tak bersalah.

"Kamu mau kemana?"

Mengabaikan ucapan Anwar berjalan lebih cepat untuk keluar. Namun langkah kakiku terhalang oleh Puja yang sudah ada di depan mata.

"Ada apa lagi, mau memfitnahku lagi atau mengatakan jika aku ini orang jahat. "

Puja menundukkan pandangan, ia malah menangis membuat orang orang di kantor melirik kearahku. " Riki, apa yang sudah kamu lakukan lagi pada Puja, kenapa dia menangis. "

Puja terlihat mencari kesempatan, dimana ia mempelihatkan berkas kehamilan pada orang orang di kantor.

"Aku hanya ingin meminta pertanggung jawaban Riki, atas perbuatannya selama ini, aku hamil anaknya, selama ini aku tahan dan tak ingin menceritakan semuanya, tapi semakin kesini Riki semakin menjadi jadi, ia sering memaksaku melakukan hubungan terlarang."

Deg ....

Aku terkejut, fitnahan apa lagi yang dikatakan Puja untukku.

1
kalea rizuky
kok tolol ya ana kecil lo ini di kasih ke bapaknya yg bodoh
Mutiara 123
tobat tomat itu namanya,, kmbali ke sifat aslinya lg
Mutiara 123
bayi usia baru 3 bln katanya, tp kok bisa ngomong ma- ma ,, ajaib tu baby
Farida Rida
Yang goblok yg nulis cerita, masa di kantor polisi g ada yg tahu g msk akal cerita ini, makanya aq g mau like
Evy
pasti drama ibunya...
Eli Elieboy Eboy
𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚐𝚊𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚋𝚞𝚗𝚐 𝚗𝚢𝚊 𝚗𝚎 𝚌𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚖𝙺𝚒𝚗 𝚔𝚎 𝚜𝚒𝚗𝚒
Eli Elieboy Eboy
𝚍𝚊𝚖𝚊𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚍𝚘𝚊𝚗𝚔
Eli Elieboy Eboy
𝚝𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚜𝚒 𝚎𝚖𝚊𝚔 𝚌𝚞𝚖𝚊 𝚝𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚎𝚕 𝚍𝚘𝚊𝚗𝚔
Eli Elieboy Eboy
𝚊𝚚𝚞 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚒𝚛 𝚍𝚒 𝚜𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚊𝚔
𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚏𝚋 𝚐𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚊𝚜 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚐𝚛𝚎𝚐𝚎𝚝𝚗𝚢𝚊
fitri arip: wah, Terima kasih banyak banyak kak cantik. sehat selalu. makasih banget udah mampir.
total 1 replies
Eli Elieboy Eboy
𝚔𝚖𝚗 𝚖𝚒𝚔𝚞𝚝 𝚜𝚘𝚖𝚋𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚞 𝚜𝚕𝚖𝚊 𝚗𝚎 𝚢𝚐 𝚜𝚕𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚊𝚌𝚒 𝚖𝚊𝚔𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚢𝚐 𝚙𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚕𝚞𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚔𝚑𝚕𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚠𝚊𝚝 𝚖𝚞
Siti Julaeha
Uda gila Susi ingat masa lalu jd melampiaskan kesari
Rilda Ummi ZhubaiRahmat
penulis sdh bisa membuat kita emosi, baca sj terus..😅
fitri arip: 🤣🤣🤣 sabar kak.
total 1 replies
Siti Julaeha
Luar biasa
Siti Julaeha
bagus Riri hrs ths buat jera daniel
Siti Julaeha
dasar bego Riri di bohongin mau aja jadi gembel
Siti Julaeha
rasain Lo Riri jaga mulut selalu hina sari
Siti Julaeha
hebat drama nya puja
Siti Julaeha
kasihan sari
JUw!T@ H∆t!
👍
Handayani sutani
sari ko baik banget yaaa padahal ibu mertuanyaa jahat banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!