NovelToon NovelToon
Nisa Untuk Abi

Nisa Untuk Abi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:15.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Erna Surliandari

Seorang pria dewasa dengan Depresi Pascatrauma. Ia selalu menolak perjodohan dengan berbagai alasan. Hingga suatu hari, sebuah berita buruk memaksanya untuk menikah.

Siapa yang akan Ia pilih?

Akan menyembuhkan, atau membuat Depresi itu semakin menjadi-jadi dan tak akan pernah sembuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak bisa tanpa obatku.

♥️♥️Langit malam sangat berwarna. Di penuhi dirimu, yang tak mau pergi.

Membangunkan dari tidurku, Mencium mu lagi.

Suaramu yang berbisik

"Aku Mencintaimu"

Aroma tubuhmu,

mendatangiku setiap hari.

Kamu Dimana?

**

Untung nya Abi sanggup, menyetir hingga sampai di depan garasi. Ia memarkirkan mobilnya sembarang tempat. Ia turun dari mobil, nafasnya tak stabil, langkahnya terhuyung nyaris jatuh. Namun, masih dapat mengendalikan dirinya.

"Mas, Mas Abi kenapa?" tanya Bibik, yang kebetulan keluar untuk menutup jendela. Bibik langsung meraih tubuh Abi, ingin memapahnya , tapi Abi tolak.

"Biar, aku bisa. Jangan sampai, Mama tahu." ucap Abi. Masih dengan lemah, berlari ke naik ke kamarnya..

"Mas Abi, kok ya ngga sembuh juga." sedih Bibik melihatnya.

Abi menutup pintu kamar, dan langsung Ia kunci rapat-rapat. Ia melonggarkan dasi dan segera merebahkan tubuh nya diatas kasur berseprai hitam itu. Gelisah, berguling dan meringkuk menahan segala rasa gelisahanya.

"Aaarrrrgghhh!" Abi terisak, dan meraung melepas apa yang Ia tahan.

Sedikit sadar dan lega, Abi menggeliatkan tubuhnya. Ia meraih laci nakas, dan mengeluarkan sebuah obat. Apalagi, jika obat penenang untuk sejenak melupakan semuanya. Ia telah ketergantungan itu, selama Lima tahun belakangan.

"Apa harus, jika aku bawa obat ini kemana pun aku pergi? Aku bosan, lelah, dan jengah," keluhnya.

Ia berangsur tenang. Obat itu sudah mulai ber reaksi dalam tubuhnya. Matanya mulai menyipit, tatapan berada pada satu titik, yaitu dinding plafon putih yang ada dihadapan nya saat ini. Perlahan, semua terasa gelap. Hingga akhirnya, Abi larut dalam lelapnya. Begitu tenang, tanpa ada yang dapat lagi menganggunya. Setidaknya, hingga efek obat itu hilang.

**

"Abi mana, Bik? Kok mobilnya parkir sembarangan?" tanya Mama Sofi, yang baru pulang dari acaranya.

"Ada sesuatu?" tanya Mama Sofi, yang menangkap aneh pada ekspresi Bibik.

"Mas Abi, pulang kemalaman." jawabnya, gugup.

Mama Sofi menghela nafas, menaikkan bahu dan memijat dahinya. Ia tahu, meski Bibik tak menjelaskan lebih lanjut akan semuanya.

"Dimana dia?"

"Istirahat, Nyonya." tunjuk Bibik ke arah kamar Abi.

Mama Sofi memberikan tas itu pada Bibik. Ia segera naik, mencoba menghampiri dan menenangkan Abi. Namun, kamarnya sudah Ia kunci dengan rapat. Ia tak mau mengetuknya. Abi pasti sudah meminum obatnya, dan tidur dengan lelap saat ini.

"Abi ku... Kapan selesai semua ini? Mama tahu, kamu capek, Nak." tangis sang Mama dalam hati.

Mama Sofi memutar tubuhnya, meninggalkan kamar itu dan kembali duduk di depan tv. Ia hanya bisa merenung, memikirkan nasib putra sulungnya.

Apalagi? Bahkan Abi sudah pernah mendapat perawatan yang intensif dari ahlinya. Semua cara sudah dilakukan. Tapi, memang dari diri Abi sendiri yang belum siap dan mampu. Hanya positifnya, Ia lebih bisa mengontrol diri dari sebelumnya.

"Cara satu-satu nya itu, adalah dia menikah. Tapi, dijodohkan pun tak ada yang berhasil. Jika tidak dia tolak, pasti wanitanya yang ilfeel. Apalagi, dengan riwayat Abi yang seperti ini."

"Bu, Mas Abi itu hanya trauma. Mas Abi ngga gila. Kenapa mereka sampai seperti itu?"

"Entah lah, Bik. Mereka hanya menilai dari apa yang mereka dengar."

Mama Sofi kembali gelisah. Anaknya di cap sebagai bujang lapuk, dan bahkan banyak yang tak segan menuduhnya menyimpang dan tak normal. Hati Ibu mana yang tak sakit, ketika anak semata wayangnya dianggap seperti itu.

1
Borahe 🍉🧡
lanjut lagi dong thor sampai Dita dan Alex nikah dan sampai Nisa lahiran Pliss😍
Borahe 🍉🧡
Abi trauma dgn kejadian Rere yg kecelakaan. makanya dia tdk ingin hal tersebut terulang lagi ke Istirnya
Borahe 🍉🧡
Apaan bukan pencemburu. tp ambekan
Borahe 🍉🧡
Hahaha sabar Bu sek🤗
Desi linda Saputri
itu ulah feby pasti...
Desi linda Saputri
cari kesempatan nih si dita...sebel deh ama cwe modelan gini
Dnur
kau yg mau pergi sendiri Dita... kenapa minta dicegah? pergi ya pergi aja
Dnur
sakit yg kau buat sendiri Dita...
Dnur
dita
Dnur
nisa
herself_22
Luar biasa
Nursina
lanjutkan semangat
3sna
capek dibikin sendiri
3sna
emng blm ada kurir ya
💗 AR Althafunisa 💗
Daebakkkk 😂 Emang feeling seorang istri itu kuat ya 😌
3sna
itu bawa abinya masuk kekamar dita gimn yaa?
3sna
lha ktny dingin,,ini ramah,,,bgmn cb
Maliq kumbara: Dengan orang2 tertentu
total 1 replies
3sna
formal itu terlmbat bukan telat
3sna
nisa ambil langkah tegas abinya jg harus lebih tegas
3sna
setan itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!