Zulkarnain yang dipaksa untuk menjadi pewaris harus menjalani kehidupan yang tidak diinginkan.Ia harus jauh dari istri tercintanya yang tengah hamil muda.Namun berkat kegigihan AIDA, istri Zulkarnain.Mereka yang terpisah akhirnya bisa bersama.
Akan tetapi itu bukanlah akhir dari segalanya, Niken ayu yang terlanjur cinta kepada Zulkarnain memilih jalan pintas sehingga Zulkarnain mengkhianati istrinya.Diluar dugaan, Anak kembar yang dilahirkan oleh AIDA ternyata memiliki kekuatan yang diturunkan oleh kakeknya.kekuatan itulah yang menyelamatkan Zulkarnain dari pengaruh Niken ayu.
Kejahatan Niken ayu tidak berhenti sampai disitu,Ia merencanakan pembunuhan kepada AIDA dan kedua anaknya.Yang mengakibatkan meninggalnya AIDA dan hilangnya si kembar.
Akankah Zulkarnain bisa menemukan Si kembar yang telah dinobatkan sebagai Ahli waris nya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sang pewaris BaB 11Hancur lah sudah
"Niken udah pulang belum Ma? " tanya Pak Kuncoro kepada istri nya yang tengah menyiapkan sarapan pagi.
"Belum Pa.. "
"Udah telfon Andika lagi? "
"Kemarin sih aku ketemu Bu Lastri di arisan, katanya hari ini mereka berdua udah berencana mau pulang katanya Pa" jelas Bu Risma. Pak Kuncoro mengangguk tanda mengerti.
Yah memang sesuai rencana, Andika mengaku tengah liburan dengan Niken Ayu. Biar tidak menjadi masalah nantinya.
"Si Niken ni memang tidak bisa konsisten.. kemarin bilang mau putus sama Andika, dan mau menjalin hubungan sama Zulkarnaen. eh sekarang malah liburan sama Andika. berdua lagi... maunya apa itu anak"
"Biasalah anak muda Paa" sanggah Bu Risma.
Pak Kuncoro tidak berkomentar lagi.
terdengar ada yang membuka pintu, Bu Risma menengok, ternyata Niken Ayu muncul. tapi Niken Ayu tak sedikit pun menoleh ke arahnya. Ia langsung naik ke atas menuju kamar nya.
"Kenapa Niken ma?? kok kayak lagi kesel gitu? "
"Bentar aku tanya-in pa"
Bu Risma segera menyusul Niken ke kamar nya.
tok tok tok
"Niken.... "
pintu terkunci
"Niken kamu kenapa nak?? kok datang-datang langsung mengurung diri di kamar"
"Niken Capek MA mau istirahat" seru Niken dari dalam kamar nya.
Bu Risma tak bertanya lagi, Ia turun ke lantai bawah mau melanjutkan makannya.
"Kenapa katanya Ma? "Pak Kuncoro menyambut sang istri dengan rasa penasaran.
" Capek katanya Pa... mau istirahat "
"Ohhh"
Di dalam kamar Niken menumpahkan kekesalannya dengan memukul-mukul bantal sekuat tenaga.
"B*jingan kamu Andika,,, awas kamu!!! kamu pikir aku akan kalah... "
Dia meruntuk diri sendiri. Niken tidak mungkin terus terang dengan orang tuanya, kalau tidak bisa menjadi masalah besar. jadi semuanya Niken pendam sendiri.
Selang beberapa pekan, masih dipagi buta Niken Ayu menerima sebuah chat dari Andika. setelah kejadian hari itu memang keduanya langsung last kontak.Bila bertemu pun,Niken tak bertegur sapa.Dan Andika terkesan masa bodoh, seperti tidak terjadi apa-apa.Entah ada apa Andika menghubungi Niken pada hari ini.
"Selamat pagi Nona cantik... udah datang bulan belum?? "
wajah Niken langsung merah padam. Nafasnya memburu menahan amarah.Yah setelah dipikir-pikir Niken belum datang bulan sejak 2bulan terakhir.
"Apakah aku hamil??? ah tidak tidak... itu tidak mungkin.Masak cuma sekali langsung bisa hamil?? "
"Tapi kata Andika waktu itu, aku sama dia di Hostel udah 2hari.Apakah selama 2hari itu aku dan dia berhubungan"
Niken bicara pada dirinya sendiri.
"kalau benar aku hamil gimana?? "
"Zulkarnaen pasti tidak akan mau menikah dengan ku"
"Tapi kalau aku bilang aku hamil dengan Zulkarnaen, apakah mereka percaya?? "
Tiba-tiba ada chat masuk lagi.
Niken ternganga melihat isi chat dari Andika. ternyata video mesumnya dengan Andika.
Niken begitu panik...Dia harus bertemu dengan Andika dan membicarakan masalah ini. Langsung saja Niken mendeal No Andika untuk bisa bertemu.
"Apa mau kamu sebenarnya?? " Niken tidak mau basa basi lagi dengan manusia sy**an ini.
"Wuyyy sabar dong, kita kan baru saja ketemu sayang.Masak langsung main semprot aja"
"Tidak ada gunanya berbasa-basi sama kamu. Cepat katakan apa maumu!! " Niken mulai meninggikan suaranya. Tapi tertelan dengan suara ombak yang keras.
"Ok ok akan aku jelaskan apa keinginan ku" Andika mengambil celah untuk bernafas.
"Aku ingin kita menikah"
"Apa?!! kamu sudah gila apa?? "
"Terus kalau tidak menikah dengan ku, kamu mau menikah dengan siapa? "
Niken terdiam.
"Emang Zulkarnaen mau menikahimu?? "
Niken sudah tidak dapat mengontrol emosinya bila mendengar nama Zulkarnaen, ia menangis.Karena sungguh Niken Ayu sangat mencintai laki-laki itu.
Andika tertawa mengejek.
"Sekarang kamu tidak punya pilihan lain, selain bilang kepada orang tua mu untuk menikah dengan ku, secepatnya!!! "
"Jahat kamu Andika.... kamu halal kan segala cara demi mendapatkan apa yang kamu mau! "
Andika hanya tersenyum menanggapi kemarahan Niken Ayu.
"Baiklah... kita akan menikah, tapi ingat satu hal.. akan ku pastikan kamu tidak akan mendapatkan apapun!" ancam Niken Ayu bersungguh-sungguh. Lalu ia melangkah pergi meninggalkan Andika di bibir pantai seorang diri.
"Papa... "
"Hmm" jawab Pak Kuncoro tanpa mengalihkan perhatian nya dari surat kabar yang dibacanya.
"Niken mau bicara sesuatu Pa"
"Katakan saja sayang apa maumu"
"Niken mau menikah dengan Andika"
spontan Pak Kuncoro menutup surat kabar nya.
"Apa yang kamu bicara kan Niken?? " timpal Bu Risma sambil meletakkan secangkir teh hangat didepan suaminya.
"Iya Ma, Niken mau menikah dengan Andika"
"Kamu sadar apa yang kamu katakan" Sahut Pak Kuncoro
"Sangat sadar Pa"
"Kenapa kamu bisa berubah pikiran Niken?? " tanya Bu Risma.
Niken terdiam, ingin dia berkata jujur kepada kedua orang tuanya. Namun ia takut sesuatu yang tidak di inginkan akan terjadi.
"Seperti nya ada yang kamu sembunyikan" Pak Kuncoro jadi tambah penasaran.
"Niken hamil pa ma... anak dari Andika"
Akhirnya Niken berani mengaku, tapi hanya sebatas itu saja. Ia tidak berani bercerita lebih.
"Apa? "" Bu Risma sangat terkejut mendengar pengakuan Niken.
"Kok bisa Niken??? kamu kan tahu resikonya gimana"
"Iya Ma... Maaf kan Niken" Niken Ayu tertunduk
"Andika mau bertanggungjawab?? "Pak Kuncoro mulai bertanya.
" Iya Pa... tapi.... "Niken ragu-ragu mengutarakan keinginannya.
" Tapi apa?? "Pak Kuncoro menimpali
" Jika Niken menikah dengan Andika nanti, usai pernikahan pasti akan ada rapat dewan bukan ?"
"Hmm" Pak Kuncoro enggan bersuara.
"Niken minta kepada paipa agar menyerah kan stempel ahli waris kepada Zulkarnaen sepenuhnya meskipun aku tidak jadi menikah dengan nya. "
"Itu tidak ada dalam kontrak hak Kuasa Niken" jawab Pak Kuncoro. "yang ada jika tidak berjodoh maka saham akan dibagi dua"
"Ini salah Niken Pa... jadi papa harus menebus kesalahan ini dengan menyerah kan sepenuhnya kepada Zulkarnaen"
"Tapi kalau itu dilakukan maka kita tidak mendapatkan apa-apa"
"Cukuplah kita mendapat laba dari saham Pa"
Pak Kuncoro diam berpikir.
"Tolong lah Pa... " Niken bersimpuh dihadapan papanya,sambil menahan tangis.
"Papa yakin pasti ada sesuatu yang kamu sembunyikan Niken?? " terka Pak Kuncoro
"Andika sengaja menghamili ku Pa agar dia tetap mendapatkan ke untungan, tapi takkan aku biarkan dia semudah itu menang. jadi tolong Niken Pa.. jangan sampai harta ini jatuh ke tangan Andika seperti apa yang dia mau"
"Jadi begitu kejadian nya"
Niken tertunduk.
"Licik juga si Andika Pa" Bu Risma ikut bersuara.
Pak Kuncoro diam sejenak.
"Baiklah akan aku rundingkan semua dengan Hans... Aku jadi tidak enak padanya"
Niken tak menanggapi apa-apa, ia hanya beradu pandang dengan Bu Risma.. Bu Risma jadi iba melihat putri tunggalnya.Pasti tidak mudah baginya mengubur keinginan nya terhadap Zulkarnaen.Apalagi dia tahu bahwa putri nya sangat mencintai Zulkarnaen.
Tapi apa bisa dikata, semua sudah terjadi. Bu Risma hanya mampu mengelus pundak putri nya sabagai isyarat agar ia kuat dan tabah menjalani semuanya.