NovelToon NovelToon
Kaisar Abadi Penentang Surga

Kaisar Abadi Penentang Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Baldy

Sepuluh ribu tahun yang lalu, Kaisar Pedang Kekosongan, Jian Chen, dikhianati oleh tunangannya (Permaisuri Surgawi Luo Xue) dan saudara angkatnya saat mencoba menerobos ke Alam Ilahi Primordial. Jiwanya hancur berantakan. Namun, setetes Darah Primordial misterius yang ia temukan di Reruntuhan Kekacauan menyelamatkan satu fragmen jiwanya.

Sepuluh ribu tahun kemudian, Jian Chen terbangun di tubuh seorang pemuda bernama sama di Benua Bintang Jatuh (Dunia Fana terendah). Pemuda ini dikenal sebagai "Sampah Bawaan" yang meridiannya hancur. Dengan ingatan masa lalunya, pengetahuan alkimia tingkat dewa, dan teknik kultivasi terlarang Seni Melahap Surga Primordial, Jian Chen memulai kembali langkahnya dari bawah. Ia bersumpah untuk membelah langit, menghancurkan para pengkhianat yang kini telah menjadi Penguasa Surga, dan mengungkap rahasia sejati di balik Darah Primordial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baldy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Cincin Kuno

Sinar matahari siang menyengat jalanan batu Kota Daun Gugur. Jian Chen berjalan dengan langkah santai yang terukur, topi bambu bercadarnya menyembunyikan senyum sinis yang belum pudar dari wajahnya.

Namun, indra spiritualnya yang tajam menangkap dua fluktuasi Qi yang tidak bersahabat dari arah belakang.

Pengawal anjing Klan Zhao, gumam Jian Chen dalam hati. Meskipun Zhao Wuji terlalu pengecut dan bingung untuk menyerang lagi di dalam paviliun, Tuan Muda arogan itu jelas telah memerintahkan dua pengawalnya yang berada di Kondensasi Qi Tingkat Lima untuk mengikutinya.

Di Benua Bintang Jatuh, membunuh seseorang demi merebut harta di gang sepi adalah pemandangan yang lebih umum daripada membuang sampah.

Jian Chen tidak panik. Ia tidak memiliki niat untuk bertarung secara terbuka dengan dua ahli Tingkat Lima di tengah kota; itu hanya akan membuang energi dan mengungkap kekuatannya terlalu dini. Sebagai mantan Kaisar Pedang Kekosongan, teknik melarikan diri dan bersembunyi adalah hal mendasar yang setara dengan bernapas.

Ia membelokkan langkahnya menuju Distrik Pasar Bawah, area paling kumuh dan padat di Kota Daun Gugur. Ribuan warga fana berdesakan; aroma rempah murah, keringat, dan asap kayu bakar bercampur menjadi satu, menciptakan gangguan sensorik yang sempurna.

Jian Chen melangkah ke dalam kerumunan. Gerakannya terlihat lambat, namun setiap kali kakinya menyentuh tanah, ia bergeser secara tidak wajar melewati celah-celah di antara orang-orang, layaknya setetes air yang mengalir melintasi bebatuan sungai. Ini adalah bentuk paling dasar dari Langkah Bayangan Kosong—sebuah teknik pergerakan tingkat dewa yang kini ia adaptasi untuk tubuh fananya.

Di belakangnya, kedua pengawal Klan Zhao mendorong warga sipil dengan kasar, mengumpat keras saat mereka kehilangan jejak target berjubah hitam itu hanya dalam waktu kurang dari selusin tarikan napas.

"Sial! Ke mana gelandangan itu pergi?!" umpat salah satu pengawal, menendang sebuah keranjang sayur hingga hancur. "Aura Qi-nya benar-benar lenyap!"

Dari atas atap sebuah kedai kumuh berlantai dua, Jian Chen menatap kedua pengawal yang kebingungan itu dengan dingin, sebelum akhirnya berbalik dan melompat pergi tanpa suara.

Setengah jam kemudian, di sebuah penginapan terpencil di pinggiran barat kota, Jian Chen menyewa sebuah kamar kecil yang tenang seharga satu Koin Emas. Ia mengunci pintu, menutup tirai kayu, dan menyalakan sebatang lilin.

Ia duduk bersila di atas ranjang yang keras, mengeluarkan cincin besi berkarat itu dari balik jubahnya, dan meletakkannya di telapak tangannya.

"Sekarang, mari kita lihat rahasia apa yang membuat jiwa Kekosongan-ku beresonansi," gumamnya.

Cincin Penyimpanan (Spatial Ring) diciptakan dengan mengukir Formasi Spasial pada logam yang mengandung elemen ruang. Untuk mengklaim kepemilikannya, seorang kultivator harus menanamkan jejak spiritual dan setetes darah. Namun, cincin di tangan Jian Chen ini adalah peninggalan kuno; jejak spiritual pemilik aslinya pasti masih tertinggal, melindunginya dari siapa pun yang mencoba membukanya.

"Hanya jiwa yang memahami Hukum Kekosongan (Void Law) yang bisa memperbaiki jaring formasi ini tanpa menghancurkannya," Jian Chen menganalisis retakan mikro pada permukaan cincin tersebut.

Ia menggigit ujung jari telunjuk kanannya hingga berdarah. Ia tidak menggunakan darah biasa. Ia mengerahkan seutas kecil aura dari Darah Primordial yang bersemayam di jiwanya, mencampurnya ke dalam tetesan darah itu, lalu menekankannya ke atas cincin.

Weng!

Saat darah bercampur aura primordial menyentuh besi berkarat itu, cincin tersebut bergetar hebat. Retakan-retakan kecil di permukaannya tiba-tiba memancarkan cahaya perak redup. Jian Chen segera mengirimkan kesadaran spiritualnya ke dalam cincin. Ia merasakan sebuah perisai energi yang sangat rapuh namun sangat keras kepala peninggalan ahli kuno.

"Hancur," perintah Jian Chen dengan suara dingin.

Niat Membunuh dari Kaisar Pedang Kekosongan menerjang masuk. Di hadapan tekanan hierarki jiwa tertinggi dari Sembilan Surga, sisa-sisa kehendak ahli kuno di dalam cincin itu meratap ketakutan dan langsung hancur menjadi debu ketiadaan!

Klik.

Sebuah suara samar terdengar di benak Jian Chen. Karat hitam di permukaan cincin itu mengelupas sedikit demi sedikit, menampakkan kilau logam perak gelap yang dihiasi oleh ukiran awan dan pedang yang sangat rumit.

Jian Chen membuka matanya. Senyum puas terukir di wajahnya. Cincin itu kini telah sepenuhnya terikat dengan jiwanya. Ia segera memproyeksikan kesadarannya ke dalam ruang penyimpanan cincin tersebut.

Ruang di dalamnya ternyata tidak terlalu besar, hanya sekitar sepuluh meter persegi. Sebagian besar ruang itu dipenuhi oleh tumpukan abu putih; itu adalah herbal, gulungan kertas, dan pakaian yang telah lapuk dimakan waktu ribuan tahun. Namun, di tengah-tengah tumpukan debu waktu itu, ada dua benda yang masih utuh.

Dengan jentikan pikirannya, kedua benda itu muncul di atas kasur penginapan dengan kilatan cahaya perak.

Benda pertama adalah sebuah kuali setinggi lutut orang dewasa. Kuali itu memiliki tiga kaki, terbuat dari logam hitam pekat yang terasa sangat berat, dan diukir dengan relief sembilan naga bersayap api yang melilit dindingnya.

"Kuali Naga Hitam!" Mata Jian Chen berbinar mengenali jenis artefak tersebut. "Meskipun Formasi Api Intinya sudah rusak, bahan logam Bintang Besi Hitam ini mampu menahan panas yang luar biasa. Masalah tungku alkimiaku telah terpecahkan!"

Ia membelai permukaan kuali itu dengan penuh penghargaan, lalu mengalihkan pandangannya pada benda kedua. Itu adalah sebuah kotak kayu kecil seukuran telapak tangan, terbuat dari Kayu Yin yang mampu mengawetkan energi selama ribuan tahun. Jian Chen membuka kotak itu, dan seketika, energi spiritual yang luar biasa murni meledak memenuhi kamar penginapan kecil tersebut.

Di dalam kotak itu, terbaring dengan anggun tiga buah batu kristal seukuran ibu jari. Kristal itu memancarkan cahaya kebiruan yang lembut.

"Batu Spiritual Tingkat Rendah (Low-Grade Spirit Stone)... dan ada tiga buah!"

Di Benua Bintang Jatuh—alam fana tingkat terendah—Batu Spiritual adalah harta karun legendaris! Satu Batu Spiritual Tingkat Rendah mengandung energi murni yang setara dengan sepuluh ribu Pil Pengumpul Qi.

"Langit benar-benar memberkatiku," Jian Chen tertawa pelan. Tawanya terdengar dingin dan mendominasi. "Dengan tiga Batu Spiritual ini... fondasiku akan meroket!"

Tanpa membuang waktu satu detik pun, Jian Chen mengambil satu Batu Spiritual, melemparkannya ke dalam mulutnya, dan menelannya bulat-bulat!

"Seni Melahap Surga Primordial—LUMATKAN!"

Pusaran hitam kelam di Dantiannya meledak dengan hisapan yang paling mengerikan sejak ia bereinkarnasi. Begitu Batu Spiritual itu menyentuh pusaran, batu sekeras berlian itu langsung dihancurkan oleh hukum kekacauan.

BOOM!

Banjir energi murni yang luar biasa masif meledak di dalam tubuh Jian Chen. Ini bukan lagi aliran sungai kecil; ini adalah tsunami energi spiritual! Meridian Primordial-nya yang berwarna emas merespons dengan raungan. Saluran energi super lebar itu menyedot tsunami tersebut, mengalirkannya ke seluruh otot, tulang, dan sel tubuhnya dengan rakus.

Hanya dalam waktu tiga tarikan napas, batas Tingkat Empat Puncak hancur berkeping-keping.

"Kondensasi Qi Tingkat Lima Awal!"

Satu Batu Spiritual Tingkat Rendah telah sepenuhnya habis dilahap. Jian Chen mengepalkan tangannya. Bunyi tulang-tulangnya bergemeretak layaknya petir yang terkurung.

"Kekuatan fisik murniku... kini mencapai dua ribu kilogram (delapan banteng). Jika aku memadukan kekuatan fisik ini dengan Qi dari Tingkat Lima, satu pukulanku bisa menghasilkan kekuatan lebih dari empat ribu kilogram. Bahkan ahli Tingkat Enam pun bisa kuhancurkan dalam pertarungan jarak dekat!"

Hanya dalam beberapa hari, ia melompat dari seorang "sampah bawaan" menjadi sosok mengerikan yang bisa membantai jenius terbaik generasinya dengan sebelah tangan. Jian Chen menyimpan Kuali Naga Hitam dan dua Batu Spiritual yang tersisa kembali ke dalam cincinnya.

"Sudah waktunya mengunjungi pasar herbal dan menguji Kuali Naga Hitam ini. Tubuhku sudah siap untuk menerima pil yang sesungguhnya."

1
selenophile
lagi
Nanik S
Aturan baru sang Monster👍👍👍
Nanik S
Paman dan keponakan yang rakus
Nanik S
Maaantaaap dapat harta karun
Nanik S
Dapat cincin Gratis
Nanik S
Mantap Pooool 👍👍👍
Bambang Widono
👍👍👍💯💯💯💯💯💯👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Optimus prime
cerita nya bagus...TPI lebih bagus ga ush pake bahasa inggris thor...👍👍
Nanik S
Pulang menghadapi Anjing dan pieraanya
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Hadir dan cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!