NovelToon NovelToon
Pelakor Cantik Itu, Aku

Pelakor Cantik Itu, Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:674.2k
Nilai: 5
Nama Author: ritasilvia

Area 21, bijaklah dalam memilih bacaan !!!

Pikiran liarku, sering membayangkan jika aku berhubungan dengan pelayan baru kami, Melani. bahkan aku selalu mencuri-curi pandang ke bokongnya yang terlihat sangat montok menggairahkan, buah dadanya yang besar, membuat aku sering berfantasi liar, jika menikmati kedua benda itu, yang selama ini tidak aku dapati pada istri ku Sinta.

Aku langsung menuju kantor untuk bekerja, namun aku sama sekali tidak bisa fokus bekerja. malah aku berfikir "Jika aku kembali pulang dan meminta Melani untuk memuaskan aku diranjang, dia bakal nolak ngak ya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap lembut dan perhatian

"Memang mas ngak keberatan, jika aku sering-sering pulang?"

"Ngak sayang."

"Eh maksud mas, bapak dan ibu juga butuh perhatian mu sayang. makanya mas mau ngalah, lagian ini kan ngak setiap hari."

"Ooo, begitu." jawabku datar.

"Sayang, kok wajahnya ditekuk gini. kamu lagi dapet ya atau jatah bulanan nya pengen dinaikkan lagi." mas Dani merangkulku dan menarik kedalam pelukannya. kehidupan rumahtanggaku dengan mas Dani selama ini terbilang sangat bahagia, dengan sikap nya yang penyayang dan perhatian.

"Mas, aku kesal banget dengan sikap Lani, bahkan pekerjaan nya tidak satupun yang beres, malah sekarang dia tidur pulas dikamarnya."

"Sayang, kamu yang sabar ya. Lani itu masih remaja. nanti mas ingatin dia agar sadar dan tahu dengan pekerjaannya, sekarang jangan ngambek lagi ya, ntar istri cantik ku ini keriput dan cepat tua karena keseringan marah-marah."

"Benar ya mas, kalau ngak mendingan aku pecat saja dia. soalnya dia sudah mulai Membangkang,mas."

"Jangan dek, tahan dulu. kasihan dia hidup sebatang kara. bahkan kemarin-kemarin nya kamu begitu baik pada Lani, sekarang kok jadi benci banget."

"Bukannya benci mas, tapi sikapnya sekarang sudah mulai berubah, tidak patuh seperti saat pertama datang kerumah ini."

"Iya sabar ya sayang."

Perlakuan lembut mas Dani, membuat ku terbuai. kami saling berpelukan dan bercumbu saja, tidak seperti biasanya mas Dani akan langsung minta dilayani, kali ini dia terlihat kecapean, sehingga dia mengajak ku un tidur dan istrahat berdua dikamar.

"Sayang, jangan mikirin Lani lagi ya, mendingan kita tidur saling berpelukan gini. akan lebih nyaman."

"Baiklah mas." membalas pelukannya.

***

Namaku Sinta Kenari Putri, terlahir dari keluarga sederhana, yang terbilang orang biasa. bahkan untuk biaya sekolah ku dulunya mereka harus banting tulang,  saat berhasil menyelesaikan sekolah. nasib baik seolah-olah berpihak padaku, aku mendapatkan beasiswa untuk kuliah, mengingat Aku termasuk anak yang cerdas bahkan banyak prestasi yang berhasil Aku raih.

Setelah Aku berhasil menyelesaikan pendidikan, dengan nilai-nilai terbaik. aku mulai melamar pekerjaan, berkat bantuan dari pihak kampus, mereka merekomendasikan aku untuk bekerja di perusahaan besar tempat aku semula pernah magang. satu setengah tahun bekerja. aku sudah mampu membuat hunian yang layak untuk kedua orang tua ku, termasuk membeli sebuah mobil dengan uang hasil tabungan dan berhemat.

Pertemuan pertamaku dengan mas Dani dimulai, saat aku mewakili perusahaan tempat ku bekerja, untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan yang dipimpin oleh mas Dani sendiri. keseringan bertemu dan adanya kecocokan diantara kami, aku dan mas Dani saling jatuh cinta, bahkan mas Dani mengatakan jika Dia sudah tertarik, saat pada pandangan pertama melihat kecantikan ku, terangnya.

Gayung bersambut, Aku yang juga yang juga terpesona akan ketampanan mas Dani, langsung menerima cintanya, meskipun aku sudah sering mendengar kelakuan buruk mas Dani sebelumnya, namun mas Dani juga mengakui nya dan berjanji akan berubah setelah menikah dengan ku.

Aku begitu percaya perkataan mas Dani, melihat kesungguhan nya, bahkan selama ini dia begitu baik dan perhatian, tidak pernah berkata kasar. Bahkan mas Dani begitu membelaku jika keluarga atau orang-orang merendahkan tentang kami yang juga masih belum diberikan kesempatan untuk mendapatkan keturunan di pernikahan kami yang cukup lama.

“Mas, aku mulai sekarang pengen dirumah saja. Fokus ngurus kamu dan ikut program hamil lagi,  bagaimana menurut mu mas." Mas Dani semula terdiam, nampak dia tengah berfikir keras. Namun dia kembali mengganggukan kepalanya.

“Terserah, mas akan selalu mendukung apapun yang terbaik untuk kita .” Ucap nya seraya mengelus rambut ku.

Mas Dani tetap seperti biasa, tidak banyak neko-neko diapun mendengar kan perkataan ku. Bahkan setelah makan bubur ayam buatan ku dia kembali tidur pulas dengkuran halus terdengar dari dugut  bibir nya.

1
ayu cantik
bagus
Dwisur
thank author, ceritanya bagus, bisa unt mengingatkan pada hal2 yg TDK boleh di lakukan, semangat sehat sll
Dwisur
air mata buaya
Dwisur
jadikan sabar dan sholat sbg penolong mu sin
Dwisur
semua pembantu sudah tak punya hati
Dwisur
request yg lebih detail dunk Thor
Dwisur
mencoba ....haahhh...??
Dwisur
sesuai dengan judulnya.. ini cerita dari sudut pandang seorang pelakor
kaname senpai
murahan bgt melani,
Ilham Dwi Putra
Luar biasa
Atiah arini
bagus
Annie Soe..
Endingnya di paksa jadi gantung gitu tor,,
apa nti ada season 2 kah ??
Annie Soe..
Bagus Sinta mm mertua mendukung, pasti krn senasib suami selingkuh juga..
Lanjuut tor,, semangaatt..
Ayu Arta
MENARIK
Dyah Oktina
akhirnya sinta jd juga sama gilang 👍
Dyah Oktina
keren thor.... menghadirkan gilang 👍👍👍👏👏👏👏 seru nih
Dyah Oktina
wah....wah.... dasar pelakor licik sdh pasti
Dyah Oktina
huuuu... gemes ceritanya.... lanjut
Dyah Oktina
ish.... panas bener bacanya... gemes... emang sesuai dgn judulnya... pelakor 😡😠😡
Dyah Oktina
ya Allah .... baru d uji 2,5thn blm d kasih anak.... dah selingkuh... 🤦‍♀️🤷‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!