NovelToon NovelToon
MARRY YOU, MY ENEMY

MARRY YOU, MY ENEMY

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: REZ Zha

Azkia dan Raffasya bagaikan tikus dan kucing yang tidak pernah bisa akur jika bersama. Kebencian Raffasya terhadap Azkia sudah tertanam saat masih duduk di sekolah dasar karena Azkia berhasil mengalahkan Raffasya yang saat itu sedang melakukan body shaming kepada Gibran, kakak kelas Azkia lainnya.

Dan setelah mereka dewasa, permusuhan itu tetap berlangsung. Azkia yang akhirnya menjalin asmara dengan Gibran terpaksa harus hidup dengan Raffasya karena suatu peristiwa buruk.

Akankah Azkia bisa bertahan dengan Raffasya atau memilih kembali bersama Gibran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepasang Kekasih

Anak-anak kelas dua belas sudah selesai melewati ujian nasional untuk menentukan kelulusan dari sekolah mereka termasuk Azkia. dan juga Rayya.

Siang ini Azkia dan beberapa temannya berbincang di kantin sekolah tanpa Rayya, karena Rayya sedang sibuk mengurus beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk dia bisa melanjutkan kuliah ke Italia.

" Az, si Rayya jadi kuliah di luar negeri?" tanya Salsa, teman sekelas Azkia dan juga Rayya.

" Jadi, dong!" Azkia menyahuti pertanyaan temannya itu.

" Lu ikut kuliah di luar juga, Az?" tanya Thomas ikutan penasaran.

" Daddy nya Rayya sebenarnya sih minta gue temani Rayya kuliah di sana trus Uncle gue itu yang bayarin, tapi gue nya nggak mau," ujar Azkia seraya mengunyah somay di mulutnya.

" Aneh lu, Az! Orang lain sih pasti senang bisa lanjut kuliah ke luar negeri gratis, lu malah nolak." Thomas mengomentari.

" Gue itu 'kan nggak mau ngerepotin orang lain." Azkia menyeringai.

" Memang kuliah di mana Rayya nantinya?" tanya Salsa.

" Italia."

" Eh, buset! Disuruh kuliah ke Italia nggak mau?! Gila lu, Az! Lu bilang deh ke Om lu, biar gue saja yang menemani Rayya kuliah di Italia." Thomas langsung melotot saat mengetahui negara tempat Rayya melanjutkan kuliah.

" Lu bilang saja sendiri ke Uncle gue ..." Azkia tergelak mendengar ucapan Thomas.

" Terus lu mau lanjut kuliah di mana, Az?" Kini giliran Salsa yang bertanya.

" Di kampus tempat Papa gue mengajarlah," sahut Azkia.

" Memang kenapa lu nggak mau kuliah di luar negeri sih, Az? Kan keren kalau bisa kuliah di luar." Sepertinya Salsa pun merasa heran dengan keputusan Azkia yang menolak kuliah di negeri orang.

" Gue 'kan nggak punya cita-cita, maksud gue kalau Rayya itu 'kan punya keinginan jadi pelukis terkenal. Kalau gue 'kan nggak punya obsesi ingin jadi sesuatu." Azkia memberikan alasannya kenapa enggan kuliah di negara berbeda.

" Haha ... memang lu nggak punya cita-cita, Az?" celetuk Thomas.

" Cita-cita gue itu nggak muluk-muluk, kok!"

" Memang apa cita-cita lu?" Salsa bertanya karena penasaran.

" Cita-cita gue itu ingin bisa kayak nyokap gue. Kuliah biasa saja tapi punya bisnis sendiri terus dapat suami yang keren, ganteng, baik, kaya, pinter kayak Papa gue." Azkia terkikik.

" Ya ampun, sederhana banget ya cita-cita lu, Az. Semoga nggak sudah terkabulnya." Thomas menimpali.

" Punya bisnis sendiri sih kayaknya nggak sulit buat lu kalau dilihat dari finasial keluar lu, Az. Yang susah itu dapat cowok kayak bokap lu, Az. Langka banget tahu dapat paket komplit kayak bokap lu itu." Salsa memang mengenal baik Yoga karena orang tua Salsa pernah kuliah dengan Yoga.

" Dan gue termasuk yang langka nya itu," celetuk Thomas dengan menyeringai.

" Iya lu emang langka, mahluk langka yang mesti dilestarikan di cagar alam." Azkia tergelak diikuti oleh Salsa.

" Si*alan!" umpat Thomas namun dia pun akhirnya ikut tertawa.

" Eh, kita pulang, yuk!" Setelah menyantap makanan di kantin, Salsa mengajak Azkia dan Thomas pulang.

" Thom, gue nebeng lu, dong!" Azkia minta agar Thomas memberinya tumpangan.

" Memang cowok lu nggak jemput, Az?" tanya Salsa, karena tahu hampir setiap hari Azkia dijemput oleh Gibran.

" Dia masih ada kesibukan di kampus," jawab Azkia.

" Memang lu mau dibonceng pakai motor?" tanya Thomas.

" Asal lu jangan ngebut-ngebut, oke-oke saja gue, sih." Azkia menyahuti.

" Ya sudah lu tunggu di depan, deh!" Thomas kemudian meninggalkan Azkia dan Salsa lebih dahulu disusul oleh Azkia dan Salsa yang langsung berjalan ke luar gerbang sekolahanya.

" Eh, Az. Itu 'kan cowok yang demen sama Rayya." Salsa menunjuk ke arah Raffasya yang sudah menunggu di atas motornya di dekat gerbang sekolah.

" Dasar muka badak! Ditolak-tolak masih ngejar-ngejar saja!" gerutu Azkia memdapati Raffsya yang ada di depan sekolahnya.

" Ngapain Kak Raffa ke sini?" Azkia berjalan seraya berkacak pinggang mendekati Raffasya.

" Gue nggak ada urusan sama lu! Tukang ngadu!" cibir Raffasya.

" Hahaha, eh ... aku kasih tahu, ya! Nggak usah ngejar-ngejar Rayya, deh! Rayya itu nggak bakal suka sama Kak Raffa. Rayya itu anak baik, pantesnya dapat pria yang baik bukannya berandalan kayak Kak Raffa!"

" Sotoy, lu!" Raffasya menoyor kening Azkia kembali seperti yang pernah dia lakukan beberapa waktu lalu, namun dengan cepat Azkia menangkis tangan Raffasya hingga tangan pria itu kena tepakan tangan Azkia.

" Eh, asal Kakak tahu, ya! Rayya itu akan dikirim Uncle Gavin kuliah di luar negeri biar nggak dikejar-kejar perusuh macam Kak Raffa, weeekkk!" Azkia menjulurkan lidah mencibir Raffasya.

" Kuliah di luar negeri?" Raffasya kaget saat mendengar Rayya akan kuliah di luar negeri. " Rayya ingin kuliah di mana?" selidik Raffasya penasaran.

" Kepo, ya? Nggak akan aku kasih tahu, dong!" Azkia tertawa puas karena membuat Raffasya penasaran.

" Az, come on!" Thomas yang sudah keluar dari gerbang dengan motor sportnya langsung menyuruh Azkia naik ke atas motornya.

" Aku sarankan ke Kak Raffa, nyerah saja, deh. Nggak usah memaksakan kehendak." Azkia lalu menarik roknya sampai setengah paha sehingga memperlihatkan paha putih mulusnya karena dia kesulitan naik motor Thomas.

" Nggak usah lihat-lihat, ya! Nanti ngiler lihat paha aku yang putih mulus." Azkia yang mendapati Raffasya membulatkan matanya seraya memperhatikan pahanya langsung mencibir.

" Cih, nggak nap*su gue lihat body, lu! Raffasya langsung menampik anggapan Azkia yang menduganya sedang menikmati keindahan di depan matanya.

Azkia langsung mencibir Raffasya lalu naik ke atas motor Thomas.

" Bye, Kak Raffa ..." Azkia langsung melambaikan tangannya seraya tergelak mendapati wajah kebingungan Raffasya karena mengetahui Rayya yang akan kuliah di luar negeri.

***

Beberapa bulan kemudian, Azkia sudah terdaftar sebagai salah satu mahasiswi di kampus Yoga mengajar mengambil Fakultas Ekonomi & Bisnis. Karena Natasha sendiri mengingikan agar Azkia yang meneruskan bisnisnya yang semakin berkembang.

Selain mempunyai tambahan beberapa cabang di luar Jakarta, Alexa butique juga kini mulai mempunyai produk sendiri. Dia memakai desainer muda yang merancang desain bajunya dengan memakai label nama Alexa Butique. Itu juga yang membuat Azkia tidak ingin jauh-jauh dari Jakarta, karena dia ingin membantu Mamanya mengelola bisnis yang merupakan jerih payah Mamanya sedari muda dulu.

Sementara hubungan Azkia dan Gibran pun semakin akrab. Gibran sudah terang-terangan meminta kepada Yoga dan Natasha untuk menjadi kekasih bagi Azkia. Tentu saja hal itu tidak ditolak oleh kedua orang tua Azkia karena mereka sangat mengenal baik Gibran. Dan yang pasti Azkia pun tidak menolak permintaan Gibran itu. Karena sejak masih SMA pun walau mereka tidak mendeklarasikan jika mereka pacaran namun kedekatan mereka selama ini sudah dianggap orang-orang jika mereka itu memang sepasang kekasih.

*

*

*

Bersambung ...

Happy Reading❤️

1
fitri anwar
Karyamu bagus, luar biasa.. sukses terus dalam berkarya kak Author tersayang.❤️🔥🔥
fitri anwar
Terimakasih banyak kak Author tersayang, tercinta..😘😘 sehat selalu sukses selalu, terus berkarya dengan novel² bagus Mu kak. ceritannya bagus gak buat bosan, love you kak Author, kak Raffa sekeluarga.😘❤️❤️❤️❤️
fitri anwar
awal yang menegangkan😍🔥🔥
fitri anwar
gersang yang selalu buat candu😍🤣🤣
fitri anwar
iya benar kia😍😍😍
fitri anwar
ihhh kasian gibran tau, author jgan kejam2 sama kak gibran plisss😭😭
fitri anwar
menyala mama lusi🔥🔥🔥🔥
fitri anwar
hmmm ocha yang kami bilang jahat itu kaka kamu si hot daddy😍🔥🔥❤️❤️❤️
fitri anwar
Ya ampun thor, menyala gak tuh🔥🔥🔥🔥
fitri anwar
2 tahun belum move on😭, cepat dapat jodoh ya Gibran. padahal Azkia udah hamil anak ke 2, papa Raffa tocker.🤣🔥🔥🔥
fitri anwar
sedih😭😭😭
fitri anwar
Masya Allah Raffa paket lengkap😍😍😍😍
fitri anwar
hahaha ada yg terselubung papa Raffa😍🔥🔥
fitri anwar
si Raffa paket lengkap🔥😍😘😘😘😘
fitri anwar
Masya Allah, jadi ikut senang.. selamat yah Raffa sama Kia😍😘😘😘
fitri anwar
mama Tata yg kasi ide, kok istigfar😍🤣🤣🤣
fitri anwar
tiga kata yang penuh arti.😍❤️❤️❤️
fitri anwar
aduh Raffa hobby sekali buat emosi🔥🔥🔥😍🤣
fitri anwar
Menyala papa Raffa🤣🔥🔥🔥🔥
fitri anwar
ehmmm papa mode sweet😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!