Kalandra Pramana adalah putra sulung dari pasangan Sabda Pramaditya dan Cinta Nirmala, ia menjadi pewaris berikutnya dari keluarga Pramana, Kalandra atau yang akrab di sapa Andra, adalah pria dewasa yang sudah cukup usia untuk menikah, namun ia lebih suka melajang.
Apa jadinya saat Cinta meminta Andra menikahi gadis yang belum lulus SMA?
Kalya Mahira adalah gadis berusia 18 tahun terpaksa mengikuti keinginan orang tuanya menikah dengan Kalandra yang usianya jauh diatasnya.
Season 1 :
Seorang pewaris tunggal bernama Sabda Pramaditya, memiliki paras tampan dan populer.
Awalnya terpaksa membuat kesepakatan dengan gadis cantik seperti bidadari bernama Cinta Nirmala,
Namun siapa sangka, Sabda yang tidak pernah manis terhadap wanita, karena trauma dengan Mantan kekasihnya dahulu. justeru malah jadi budak cinta istrinya sendiri.
Kisahnya Manis ^^
Semanis senyuman pembaca.
Jangan Lupa Tekan Love, Like dan tinggalkan Komentar Ya :P
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apple Cherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sabda Cinta ~ Sayang, Duduk disini..
Sabda Masih terus Menggandeng Tangan Cinta. Cinta segera tersadar bahwa saat ini ia bahkan masih mengenakan gaun yang tadi ia coba di dalam butik.
"Astaga"
Cinta menghentikan langkahnya saat itu juga.
Sabda ikut terhenti lalu berbalik menatap tajam ke arah Cinta.
"Kenapa Lo berenti?" Suara Sabda terdengar seperti sedang sangat kesal bahkan ia kembali menggunakan sebutan "Lo" Kepada Cinta.
"Aku nggak bisa pergi menggunakan Gaun seperti ini kan?"
"Brengsek!!" Sabda menyentuh dahinya ia sama sekali tidak fokus saat itu.
"Kamu kenapa sih? Kok malah jadi marah marah sama aku?"
"Cepat Ganti baju Lo. Gue tunggu di mobil" Tutur Sabda tanpa menjawab pertanyaan Cinta ia langsung beranjak menuju parkiran.
"Kenapa sih dengan dia. kok tiba tiba Marah gitu. kayaknya aku nggak habis bikin salah deh" Gumam Cinta.
Cinta akhirnya kembali lagi masuk kedalam Butik ia menemui Delia yang sedang senyum senyum sendirian. mungkin Delia juga tidak ingat bahwa calon menantunya pergi masih mengenakan gaun saking senangnta mendengar Sabda mengajak kencan Cinta.
"Mama.." Cinta berdiri tepat dihadapan Delia.
"Cinta kamu kok Balik lagi sayang?"
"Ma, aku lupa kan belum ganti baju. aku mau ganti baju dulu Ma," Jawab Cinta dengan wajah tersenyum.
"Ya Ampun Mama juga sampai lupa sayang. terus Sabda mana?"
"Nunggu di mobil Ma, kalau gitu cinta ganti baju dulu yaa Ma"
Delia tersenyum mengangguk.
Setelah mengganti Baju dengan pakaian yang sebelumya ia kenakan saat datang ke butik tadi, Ia langsung secepatnya menghampiri Sabda yang sudah menunggu di mobil.
"Masuk" Pinta Sabda dengan wajah yang Masih terlihat Kesal.
"Iya" Jawab Cinta pelan. ia langsung Masuk ke dalam mobil Sabda lalu duduk dan memasang Seatbelt.
Tanpa berkata kata lagi Sabda langsung melajukan Mobilnya secepat mungkin.
"Sabda?"
"Apa?"
"Kita mau kemana?"
"Kan tadi udah gue bilang kencan!"
Cinta kembali terdiam mendengar jawaban Sabda Barusan.
jadi Sabda benar benar ingin mengajak Cinta kencan pikirnya.
"Lo nggak usah banyak Tanya. Yang Lo harus tahu sekarang Lo itu calon istri Gue. jadi kalau ada yang tanya lo harus jawab lo itu calon istri sabda. ngerti?"
"Iya" Cinta yang tidak mengerti kenapa dengan Sabda yang saat ini terlihat seperti sedang sangat kesal itu.
Sabda menghentikan mobilnya di sebuah Kelab Elite yang tersohor di ibukota.
"Turun" perintah sabda.
Cinta pun langsung turun di tempat itu. ia melirik kekanan dan ke kiri lalu lalang pria dengan style elegan dan masakini terlihat semuanya orang orang elite dan wanita yang mengenakan pakaian seksi bahkan sangat seksi kalau menurut Cinta.
"Kenapa Diem? Pegang tangan Gue!" Ucap Sabda. Cinta pun hanya bisa menurut.
Sabda membawa Cinta masuk ke dalam salah satu Ruang VIP di kelab itu.
Disana Sudah ada dua sahabat Sabda yaitu Rama dan Rey. dan terlihat ada satu orang wanita yang sangaat cantik juga sedang duduk di samping Rey dan Rama saat itu.
"Sabda!" Rey dan Rama terkesiap mendengar wanita dj sebelahnya menyebut nama Sabda.
"Mana Sabda? Wiihh baru dateng Lo! Kemana aja sih daritadi juga kita Nunggu Lo sab!" Celetuk Rey.
"Bidadari??" Sebut Rama saat melihat Sabda menggandeng Tangan Cinta di sebelahnya. Begitu juga wanita yang ada di sebelah rama saat ini ia merasa kaget dan penasaran siapa cewek yang sedang Sabda gandeng itu.
"Bidadari? Jadi ini dia Calon istri Sabda?" Seru Rey saat mendengar Rama menyebut bidadari yang menjadi sebutan cewek yang akan di jadikan istri oleh Sabda.
"Diem Lo semua!" Sahut Sabda yang langsung duduk.
"Sayang duduk disini" Ucap Sabda memanggil Cinta meminta Cinta duduk diatas pangkuanya.
"Apa?" Cinta yang terkejut mendengar ucapan Sabda saat itu. terlebih permintaan Sabda yang menyuruhnya duduk di pangkuanya.
"Kenapa bengong? Tadi ingatkan aku bilang apa waktu di mobil. aku ini siapa?"
"Kamu.. Kamu calon suamiku" Ucap Cinta yang tergagap.
"Pinter.. Duduk disini sayang" Pinta Sabda sekali lagi. kali ini Cinta tidak bisa menolak ia hanya menuruti permintaan Sabda yang tidak biasanya itu.
"Kenapa dia jadi begini" Gumam Cinta yang sudah duduk di atas pangkuan Sabda.
"Buseetttt... Gila Lo sab! Malah pangku pangkuan segala. anak di bawah umur nggak boleh liat" Celetuk Rama yang langsung menutup mata Rey.
"Sialan Lo gue udah akil baligh keles!" sahut Rey terkekeh.
Sementara wajah cewek yang berada di samping Rama itu mulai berubah Pucat pasi menatap Sabda yang sedang duduk berpangkuan dengan Cinta.
"Sampai Lupa Gue. kenalan dong Bidadari. Nama Gue Rama" Rama mengulurkan Tanganya kearah Cinta namun di tepis langsung oleh Sabda. "Jangan Coba coba" Ucap Sabda mendelik menatap Rama.
"Hahahhah rasain lo ram! Modus sih Lo udah tahu yang punyanya Galak juga!" Sahut Rey tertawa.
"Ya kali salaman doang Sab masa Nggak boleh!" Ucap Rama dengan senyum kecut.
"Pelit banget Lo!"
"Sabda.. Gimana kabar kamu?" Ucap cewek cantik yang terus menatap Sabda dengan pandangan berbeda itu.
"Kenapa Lo disini? Pergi Lo sana!" Celetuk Sabda.
Cinta yang sudah merasakan Keram karena terus duduk diatas pangkuan Sabda akhirnya tidak tahan dan berusaha turun. Namun Sabda menahan Cinta.
"Sabda aku capek.." Bisik Cinta. namun yang mengejutkan Sabda malah mencium bibir Cinta di depan kedua sahabatnya serta cewek yang ada disitu.
"Anjaayyy.. Tontonan 21+ ini mah." Seru Rama menjadi girang sendirian melihat aksi Sabda mencium bahkan ******* Bibir Cinta. cinta berusaha melawan dan melepas ciuman itu namun ia tidak bisa karena tenaga Sabda yang sangat kuat sampai ia kehabisan Napas.
Rey yang mulai mengerti kenapa Sabda bertindak seperti itu pada Cinta. ia segera menyuruh cewek yang ada di sebelahnya untuk pergi.
"Sharena, Lo mendingan Pulang deh sekarang. Lo lihat sendiri kan Sabda udah mau merried" Ucap Rey dengan tenang.
"Gue Tahu kok. Permisi!" cewek yang bernama Sharena Carla itu adalah Mantan Pacar Sabda. Sabda sengaja ingin membalas rasa sakit hatinya pada Sharena yang dulu berani beraninya selingkuh dibelakang Sabda saat Sabda benar benar sudah jatuh cinta kepadanya.
Setelah Sharena pergi, Sabda langsung melepaskan ciumanya pada Cinta lalu memindahkan Cinta terduduk di sampingnya.
Cinta merasa di lecehkan. bahkan Sabda sudah mengambil ciuman pertama darinya secara Paksa.
Sabda yang tidak tahu meminta Maaf hanya terdiam sambil terus mengacak rambutnya merasa depresi.
"Brengsekkkk!!!!!" Sabda melempar botol soda yang ada di hadapanya hingga Hancur.
kedua Sahabat Sabda yang akhirnya paham juga kenapa Sabda sampai seperti itu. Pasti karena ada Sharena tadi.
Cinta terus menangis karena merasa Sabda sudah keterlaluan saat itu. ia langsung pergi meninggalkan Sabda dengan kedua sahabatnya tanpa berpamitan lebih dulu.