Lara zavina, seorang owner cafe berperawakan tinggi, cantik, single. Suatu hari ia bertemu dengan seorang CEO berstatus duda beranak satu. Karena sebuah insiden, Lara yang nota bene seorang pengusaha cafe harus mau menjadi seorang pengasuh sang putri dari CEO itu.
Syahdan Azwar, sejak pertama melihat Lara, ia sudah jatuh cinta. Apalagi Serenia Azwar, putrinya, juga menyukai Lara. Syahdan pun menjadi berani mengejar cinta sang pengasuh cantik yang mengasuh putrinya. Karena Lara juga wanita penyayang dan baik, Syahdan merasa jika Lara pantas menjadi ibu dari anak-anaknya.
Apakah Lara mau menjadi ibu dari putri CEO yang dia asuh?
Saksikan kisah mereka disini ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekar Laveina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 11
Maaf ya buat yang nyari novelku
tapi belum muncul
aq gak php ko!!!
karena aq tau d php'in itu gak enak!!
buat yang msih stay nunggu
up'y Syahdan n Lara
yukk lanjut
--------------------------
Lara sampai didepan gerbang Taman Kanak Kanak Pelita.Lara menggandeng tangan Seren sampai masuk halaman sekolah.Teman Seren berlari menghampiri Seren yang sedang digandeng Lara
"Sereenn"teriak teman Seren.Lara berhenti dan menoleh sambil tersenyum menyapa anak itu
"Halo sayang.Jangan lari lari nanti kamu bisa jatuh,ok?"ucap Lara pada gadis kecil teman Lara
"Iya tante.Seren hari ini diantar mamah ya?"gadis itu menatap Lara sambil tersenyum pada Lara
"Iya.."Seren menjawab temannya dengan bangga
"Seren kita masuk yukk!!!"ajak teman Seren
"Ayoo "jawab Seren
Mereka Lalu berlari kecil meninggalkan Lara yang masih berdiri menunggu mereka sampai masuk ke kelas.Setelah terlihat mereka sudah masuk kelas,Lara pun berbalik keluar halaman sekolah.
Di gerbang seorang satpam mengajak Lara berbicara sebentar.
"Selamat pagi bu!"sapa pak satpam
"Pagi pak"jawab Lara
"Hari ini lagi gak sibuk ya.Seren biasanya cuma diantar pak samin"Ucap satpam kembali
"Iya.Saya titip salam buat Seren ya pak.Kalau saya belum jemput tolong suruh Seren menunggu"pinta Lara
"Oh ya siap bu"satpam itu menjawab sambil melakukan gerakan hormat untuk bercanda dengan Lara.Dan Lara hanya membalas dengan senyum simpul.
"Saya permisi pak"pamit Lara kemudian pergi menaiki mobilnya menuju caffe
----------------------------------
Syahdan pergi ke kantor saat mobil Lara sudah meninggalkan rumah menuju sekolah Seren.Setengah jam kemudian dia sampai di kantornya.Dia turun dari mobil dan langsung menuju ruangannya.
Sang asisten plus sahabat terbaiknya itu langsung mengikuti Syahdan begitu dia melihat Syahdan memasuki ruangannya
Syahdan langsung menuju meja kerjanya,dan duduk di kursi dengan masih memikirkan Lara.Apakah Lara marah padanya atau tidak.Syahdan melamun sampai sampai tak tau kalau Bandi sang asisten memperhatikannya.
Karena merasa penasaran diapun bertanya
"Hei bro,,kenapa mukanya kusut banget"tanya Bandi
"Aku habis nyium istri orang"jawab Syahdan lesu
"Apaa"Bandi awalnya kaget tapi kemudian dia tertawa.
"Kamu tuh bikin saya syok pagi pagi.Becandanya kira kira apa!!"lanjut Bandi
"Ban kamu emang gak bisa liat.Saya gak sedang bercanda"ucap Syahdan dengan kesal
"What..?jadi serius kamu nyium istri orang Dan?"tanya Bandi seakan tak percaya.Syahdan yang Bandi kenal selama ini hanya mencintai Ranti sepupunya Bandi.
Bandi sering mengenalkan teman wanitanya pada Syahdan,tapi Syahdan sama sekali tidak tertarik dengan mereka.Dan apa yang membuat Syahdan bisa tertarik dengan istri orang.
"Ban apa jadwalku untuk hari ini?"pertanyaan Syahdan membuat Bandi tersadar dari lamunannya
"Hari ini kamu cuma perlu menanda tangani dua berkas,mengecek pegawai pengantar paket yang sedang dirawat di rumah sakit,dan ada janji dengan client di bar"Bandi membacakan jadwal Syahdan
"Baiklah..lanjutkan tugasmu"perintah Syahdan
----------------------
Lara sampai ke caffe dan langsung masuk ke kantor mencari Zidane.
"Zidd.."panggil Lara
Diruangan itu Lara melihat Zid sedang berciuman dengan kekasihnya Rina.Karena sudah kepalang masuk ke ruangan itu dan membuat mereka berhenti dari aktifitas mereka.Lara berjalan ke arah sofa dan duduk disana
Rina ini yang dulu makan bareng Lara di resto waktu pulangnya menabrak Seren.Rina adalah sahabat dan tunangan Zidane.
brukk
Lara duduk dan Rina yang berdiri memeluk Zidane melepaskan pelukannya lalu menyusul Lara duduk di sofa.Sedang Zidane kembali ke meja kerjanya
"La.. aku dengar dari Zid kalau kamu jadi pengasuh.Gimana rasanya La?tanya Rina
"Rasa apa yang kamu mau Rin,coklat,stawberry,atau vanila huhh?"jawab Lara kesal
Rina tertawa mendengar jawaban Lara.Tapi tawanya terhenti melihat Lara senyum senyum sendiri.Sudah lama Rina tidak melihat wajah Lara seperti itu,wajah orang yang sedang jatuh cinta
"Zidd..kayanya Lara lagi jatuh cinta nih!!"seru Rina pada Zidane
"Seriuss.."tanya Zidane penasaran
"Ee..mungkin?"jawab Lara ambigu
"Kamu kira bisa bohongin aku La?terakhir aku lihat kamu kaya gini tuh pas SMA akhir."Rina yakin kalau dia tidak salah
"Ya Rin,Zid,aku merasa jatuh cinta pada pandangan pertama pada mereka berdua"jawab Lara
"Haahh berduaa?"jawab Rina dan Zidane kompak mereka saling memandang heran ke arah Lara
"Kamu jatuh cinta pada dua orang sekaligus La?"tanya Rina penasaran
"Iya"Lara menjawab singkat
Melihat teman dan sepupunya bingung Lara memperjelas ucapannya.
"Aku jatuh cinta pada ayah dari anak yang ku asuh,aku juga sangat menyayangi anak itu "Jelas Lara
"Oooo"Rina baru tersenyum setelah Lara menjelaskan detailnya
"Tak apa kan Zid kalau aku menikah dengan duda?"tanya Lara pada Zidane yang kembali serius dengan pekerjaannya
"Tidak apa apa La.Yang penting dia sayang sama kamu!"jawab Zidane
Lara menceritakan semua perasaannya pada Rina.Mereka ngobrol lama,sampai Lara kaget melihat jam sudah pukul 11:00 siang.Dia harus menjemput Seren
"Rin,Zid aku harus pulang ke rumah mengambil beberapa baju ganti.Setelah itu aku langsung pergi menjemput anakku"pamit Lara..
"Cieee dah panggil anak aja"ledek Rina
"maksudku Seren"ralat Lara
"Nanti kalau bapaknya tuh anak dah ngelamar,aku baru akan mengenalkan pada kalian ok!"Lara menjawab sambil bergegas bangkit dan pergi
-----------------------------
seperti biasa please like,koment
agar aku ttap semangat ngelanjutin novel
ini sampai end
terima kasih