NovelToon NovelToon
Sekte Puncak Keabadian

Sekte Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
​Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Jenius yang Jatuh

​Matahari pagi mulai menyinari sisa-sisa reruntuhan Sekte Bintang Jatuh.

​Lin Xuan duduk bersila di atas batu besar, merenungkan Misi Sistem yang baru saja diterimanya. Merekrut seorang murid jenius dalam tiga hari? Terdengar mudah, namun ada satu masalah besar yang mengganjal pikirannya.

​"Sistem, kemampuanku yang setara dengan Kaisar Abadi ini... hanya berlaku di dalam area Gunung Bintang Jatuh, kan?" tanya Lin Xuan di dalam hati.

​[Benar. "Wilayah Tak Terkalahkan" terbatas pada batas teritorial sekte. Saat ini, radius wilayah Anda adalah 10 kilometer dari aula utama. Jika Tuan Rumah keluar dari batas ini, kultivasi Anda akan kembali ke tingkat asli: Kondensasi Qi Tingkat 3.]

​Sudut bibir Lin Xuan berkedut. Kondensasi Qi Tingkat 3? Itu tidak lebih baik dari para penjaga gerbang di keluarga-keluarga kecil! Jika dia turun gunung sekarang dan bertemu tetua Sekte Serigala Darah lainnya, dia hanya akan menjadi samsak hidup.

​"Aku butuh sesuatu untuk menutupi kelemahanku di luar sana. Buka Toko Sistem!"

​Sebuah layar holografik biru muncul di depan matanya. Ribuan barang, dari senjata tingkat dewa, pil keabadian, hingga gulungan jurus pemusnah bintang terpampang nyata. Sayangnya, melihat deretan harga yang mencapai jutaan Poin Sekte, Lin Xuan hanya bisa menelan ludah. Ia melirik sisa poinnya: 100 Poin Sekte. Sangat miskin.

​Setelah menyaring barang-barang murah, mata Lin Xuan berbinar. Ia menemukan dua barang yang pas.

​[Pembelian Berhasil!]

[-50 Poin Sekte: Jubah Ilusi Surgawi (Versi Percobaan - 3 Hari). Menutupi fluktuasi Qi pemakainya. Bahkan ahli di ranah Jiwa Baru Lahir tidak akan bisa melihat tingkat kultivasi Tuan Rumah yang sebenarnya. Pemakai akan selalu memancarkan aura ahli tiada tara yang tak terduga.]

[-50 Poin Sekte: Jimat Teleportasi Kilat (Sekali Pakai). Dapat memindahkan pengguna dan satu orang lain kembali ke Aula Utama sekte dari jarak maksimal 1.000 kilometer dalam sekejap.]

​Lin Xuan segera mengenakan Jubah Ilusi Surgawi yang berwarna seputih salju dengan sulaman awan emas di ujungnya. Seketika, temperamennya berubah drastis. Ia tidak lagi terlihat seperti pemuda lemah, melainkan sosok dewa yang turun ke bumi, tenang, misterius, dan tak tersentuh.

​Ditambah dengan Jimat Teleportasi di lengan bajunya, ia memiliki jaminan keselamatan mutlak. Jika ada bahaya, ia tinggal teleportasi kembali ke gunung dan membantai musuhnya dari dalam wilayah amannya.

​"Sempurna. Saatnya mencari murid."

​Kota Angin Hitam, Keluarga Ye.

​Kota Angin Hitam terletak di kaki pegunungan, beberapa puluh kilometer dari Sekte Bintang Jatuh. Di halaman belakang kediaman Keluarga Ye yang luas, terdengar suara tawa ejekan dan pukulan fisik yang keras.

​Bugh!

​Seorang pemuda berusia lima belas tahun, mengenakan pakaian abu-abu yang compang-camping, ditendang keras hingga terpental ke dinding berbatu. Darah segar menetes dari sudut bibirnya, namun matanya menatap tajam ke arah sekelompok pemuda yang mengeroyoknya. Pemuda itu mengusap cincin besi hitam polos di jari telunjuknya secara refleks.

​"Hei, Ye Chen! Berhentilah menatapku dengan mata serigalamu itu!" ejek seorang pemuda berpakaian mewah, Ye Feng, yang sedang menginjak dada Ye Chen. "Kau pikir kau masih Tuan Muda Jenius Keluarga Ye seperti tiga tahun lalu? Urat nadimu sudah hancur total! Kau bahkan tidak bisa menyerap setitik pun energi spiritual. Kau hanyalah sampah!"

​Para penjaga dan pelayan yang menonton di pinggiran halaman hanya bisa berbisik, menatap Ye Chen dengan iba atau jijik.

​Ye Chen, nama yang dulunya membuat seluruh Kota Angin Hitam gemetar. Di usia dua belas tahun, ia menembus Kondensasi Qi Tingkat 7, disebut sebagai jenius nomor satu dalam seratus tahun terakhir. Namun, sebuah insiden misterius tiga tahun lalu membuat seluruh basis kultivasinya lenyap. Urat nadinya layu. Semenjak itu, ia jatuh dari awan ke dalam lumpur, menjadi sasaran perundungan keluarganya sendiri.

​"Ye Feng..." suara Ye Chen serak, namun dipenuhi niat membunuh yang tertahan. "Jika bukan karena tetua agung yang mengambil jatah ramuan bulananku untuk diberikan padamu, kau tidak akan pernah bisa menembus tingkat 5! Lepaskan kakimu dariku!"

​"Berani melawan?!" Wajah Ye Feng memerah karena marah. Qi spiritual berputar di tinjunya. "Hari ini akan kupatahkan kedua kakimu agar kau sadar di mana tempatmu!"

​Tepat ketika tinju Ye Feng hendak menghantam wajah Ye Chen...

​Tap.

​Langkah kaki yang sangat pelan terdengar bergema. Anehnya, meskipun pelan, langkah itu seolah menginjak jantung semua orang yang ada di halaman tersebut. Udara tiba-tiba menjadi sangat berat. Angin berhenti berhembus.

​Semua orang menoleh ke arah pintu masuk halaman.

​Seorang pemuda tampan berjubah putih salju melangkah masuk dengan tangan di belakang punggung. Wajahnya setenang air kawah, matanya sedalam jurang abadi. Tidak ada sedikit pun fluktuasi Qi yang memancar darinya, namun justru itulah yang membuat semua orang merinding.

​Seolah-olah pria ini telah menyatu dengan hukum alam itu sendiri.

​"S-siapa kau?! Ini wilayah pribadi Keluarga Ye!" teriak Ye Feng, suaranya sedikit gemetar karena tekanan tak kasat mata dari pria berjubah putih itu.

​Lin Xuan tidak mempedulikan Ye Feng. Matanya hanya tertuju pada pemuda babak belur di tanah. Melalui sistem, ia bisa melihat panel status yang melayang di atas kepala Ye Chen.

​[Target Ditemukan: Ye Chen]

[Potensi Bakat: Bintang 9 (Jenius Tiada Tara)]

[Atribut: Elemen Api Murni]

[Status Saat Ini: Urat nadi tersumbat oleh segel kutukan kuno. Menyimpan Jiwa Suci di dalam cincinnya.]

​"Bingo. Prototipe jenius yang jatuh, urat nadi hancur, dan kakek sakti di dalam cincin. Ini benar-benar bahan utama untuk menjadi tokoh protagonis masa depan," seringai Lin Xuan di dalam hati.

​Tanpa membuang waktu, Lin Xuan mengibaskan lengan bajunya.

​Brak!

​Sebuah tekanan angin yang tercipta semata-mata dari energi fisik—dibantu oleh efek dramatis dari Jubah Ilusi Surgawi—menghempaskan Ye Feng sejauh belasan meter hingga menabrak pohon besar dan pingsan seketika.

​Para penjaga keluarga Ye menarik napas dingin. Tidak ada yang berani melangkah maju. Pemuda berjubah putih ini bahkan tidak menggunakan Qi, namun mampu menerbangkan kultivator tingkat 5 layaknya debu!

​Lin Xuan berjalan mendekati Ye Chen, membungkuk sedikit, dan mengulurkan tangannya.

​"Dunia ini menertawakanmu karena kau jatuh ke dalam lumpur," ucap Lin Xuan dengan nada tenang namun menggema di jiwa Ye Chen. "Keluargamu membuangmu, musuhmu menginjakmu. Tapi, di mataku, kau hanyalah mutiara yang tertutup debu."

​Mata Ye Chen terbelalak. Selama tiga tahun, semua orang memanggilnya sampah. Namun pria misterius ini...

​«Bocah! Hati-hati!» Tiba-tiba, suara tua dan parau terdengar di dalam pikiran Ye Chen. Itu adalah suara Guru misterius yang selama ini bersemayam di dalam cincin hitamnya. «Aku tidak bisa melihat tembus kultivasi pria ini! Di mataku, dia hanyalah lautan kekosongan yang tak berujung. Bahkan di masa kejayaanku, aku belum pernah merasakan aura semacam ini. Dia sangat berbahaya, atau... dia adalah entitas kuno yang menyamar!»

​Mendengar peringatan Gurunya yang biasanya arogan itu sangat ketakutan, jantung Ye Chen berdegup kencang. Ia menatap Lin Xuan dengan campuran rasa hormat dan waspada.

​"S-siapa Anda, Senior?" tanya Ye Chen sambil terbatuk.

​"Aku?" Lin Xuan menarik tangannya kembali ke belakang punggung, menatap langit luas dengan gaya yang sangat teatrikal. "Aku adalah Ketua Sekte dari Sekte Bintang Jatuh, Lin Xuan. Aku turun gunung hari ini hanya karena takdir menuntunku padamu."

​Lin Xuan menunduk, matanya menatap tajam ke mata Ye Chen.

​"Namamu Ye Chen, bukan? Ikutlah denganku. Jadilah Murid Utama Sekte Bintang Jatuh. Aku tidak hanya akan memperbaiki urat nadimu yang hancur, tapi aku akan membuat mereka yang hari ini menginjakmu, berlutut memohon ampun di bawah kakimu besok. Bagaimana?"

​Tangan Ye Chen yang gemetar perlahan mengepal. Ia menatap wajah sombong sepupunya yang pingsan, lalu memikirkan penderitaannya selama tiga tahun terakhir. Darahnya yang dingin kembali mendidih.

​Tanpa mempedulikan luka-lukanya, Ye Chen memaksakan dirinya untuk berlutut di tanah, menundukkan kepalanya hingga dahinya menyentuh lantai batu.

​"Murid Ye Chen... memberi hormat kepada Guru!"

​Di dalam kepala Lin Xuan, nada yang sangat merdu akhirnya berbunyi.

​[Ding! Merekrut murid berbakat (Ye Chen). Misi Pemula Selesai!]

[Hadiah didistribusikan: Kartu Pembaruan Aula Utama, 500 Poin Sekte, Pil Pembersih Sumsum Surgawi!]

1
Hadi Hadi
up up🤭
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Romansah Langgu
Novel yang mantap
Hadi Hadi
is good😄😄💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
Hadi Hadi
is good😍😍😍
Hadi Hadi
up up😍💪
Hadi Hadi
sikat😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
semangat😍💪💪
Hadi Hadi
is top
Hadi Hadi
is y😍😍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!