NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pakaian dan Barang Baru

Pagi itu, Cassia hampir tersandung ketika membuka pintu apartemennya. Dia baru mendapat pesan dari Max bahwa barang-barang baru miliknya sudah ada di depan pintu.

Sepuluh paperbag besar berjejer rapi di lorong, persis di depan pintu kamarnya.

Cassia mengusap mata. Baru saja pukul 05.30. Rambutnya masih kusut, wajahnya masih mengantuk, dan dia hanya mengenakan kaus oblong lusuh serta celana pendek.

“Sebanyak ini?” gumam Cassia, dan kemudian mengangkut bergantian paperbag itu ke dalam rumahnya.

Lalu dia langsung membuka satu per satu paperbag itu.

Ada blazer krem dengan potongan sempurna. Sebuah tas kulit berwarna caramel. Sepatu pantofel hitam dengan sol tipis yang empuk saat diinjak.

Blouse kain sutra yang terasa dingin di telapak tangannya. Sebuah jam tangan dengan angka Romawi, mungil, elegan.

Lalu pakaian-pakaian lain yang bahkan dia sendiri tidak berani memilih di toko karena melihat harganya saja sudah membuat perutnya mulas.

‘Dia menghabiskan banyak uanhmg untuk ini,’ pikir Cassia, tapi senyumnya tidak kunjung padam.

*

*

Pukul 08.15, Cassia berdiri di depan cermin walk in closet.

Riasannya tetap sama, bedak tipis, sedikit lip tint di bibir, hanya itu saja. Rambutnya tetap diikat ekor kuda—bukan sanggul elegan atau gelombang.

Tapi pakaiannya berbeda. Blazer krem itu, kemeja putih polos dengan bahan sutra yang lembut, celana panjang hitam yang jatuh persis di mata kaki, dan sepatu elegan yang haknya tak terlalu tinggi membuat langkahnya terasa lebih ringan.

Cassia menatap bayangannya sendiri. Dia masih Cassia. Wajah yang sama, rambut yang sama, riasan yang sama.

Tapi apa yang dipakainya kini berubah, tampak lebih modern dan classy. Dia kemudian tersenyum.

*

*

Di pintu putar gedung kantor, security yang biasa menyapanya dengan datar mengangkat alis. "Pagi, Nona Cassia. Kau terlihat lebih bersinar,” ucapnya sambil melirik tas di tangan Cassia.

"Pagi. Terima kasih," jawab Cassia sopan, meskipun dia merasa tersanjung dengan hal itu.

Lift berhenti di lantai 11. Pintunya terbuka.

Efeknya begitu cepat. Brenda, yang duduk di meja resepsionis, hampir menjatuhkan gelas kopinya. "Cassia? Oh my God."

Cassia tersenyum canggung. "Pagi, Brenda."

"You look so amazing today,” ucapnya ikut senang melihat penampilan Cassia.

Cassia tidak sempat menjawab karena suara-suara lain sudah berdatangan. Dari ruangan lain, dari lorong, dari meja-meja yang dilewatinya—semua suara berbisik atau tidak sama sekali tidak berbisik, telinganya menangkap potongan-potongan kalimat yang semuanya bermuara pada pertanyaan yang sama. “Apa yang terjadi pada Cassia?”

Padahal dia masih Cassia yang sama. Wajah polos tanpa polesan tebal. Rambut kuda yang diikat rapi.

Tapi apa yang dipakainya hari ini, membuat mereka seperti melihatnya untuk pertama kalinya.

Tuan Joe dari divisi keuangan yang biasanya tidak pernah menyapanya ketika tak ada Max, tiba-tiba mengangguk dan berkata, "Cassia, ada yang berbeda hari ini. Beginilah seharusnya. Self reward. Semangat, ya," sambil tersenyum.

Kate dari tim kreatif yang terkenal dingin, memandangnya lebih lama dari biasanya. "Warna blazernya cocok dengan tone kulitmu. Aku suka kau yang seperti ini. Pertahankan," katanya, datar, sebelum berbalik pergi.

Tapi bagi Cassia, itu sudah seperti kalimat terpanjang yang pernah Kate ucapkan padanya dalam satu tahun bekerja bersama.

Cassia mulai berpikir. ‘Apakah selama ini aku terlalu kejam pada diriku sendiri? Aku tak memperhatikan diriku sendiri, itulah kenapa orang-orang enggan mendekatiku, termasuk Max. Self reward, benar kata Tuan Joe, aku tak pernah memberi penghargaan pada dirimu sendiri atas kerja keras yang telah kulakukan selama ini.’

1
AmmiMZA
cerita sat set tidak banyak drama. sayang konflik yang dimunculkan terlalu aman. banyak tokoh yang berpotensi menjadi konflik agar seru. tp hilang tanpa ada kelanjutannya..
tapi secara keseluruhan sudah baik ceritanya
jumirah slavina
ganti istri saja Kamu.
dia bukan Ibu tapi Nenek Sihir
jumirah slavina
ya ampunnnnnn...
mo jambak bibir nih Nenek Sihir
jumirah slavina
kau saja yang belajar sana smp pagi., gak usah tidur²
jumirah slavina
baca sendiri sonoh.,
dasar Ibu durjana...
Sakdiah Sakdiah
wow..tau² udah empat aja nih
Sakdiah Sakdiah
kami gak di undang thor
Sakdiah Sakdiah
duuh...kenapa dibikin jadi kacau gini sih Thor
Sakdiah Sakdiah
nunggu di tikung orang nih bang max
Sakdiah Sakdiah
belum jumpa samacalon adek ipar ni si cass
Sakdiah Sakdiah
jumpa Mak mertua...panas dingin
say't
perfecto thor ☕️
say't
modus lo lorenzo 🤣
Sakdiah Sakdiah
si cass ini terlalu berhati² tapi juga terlalu ceroboh
Sakdiah Sakdiah
bucin parah ne bang max
Sakdiah Sakdiah
iya,apa Cass masih berpenampilan seperti Bety lla fea?
say't
jngn2 hale ni anakx clarissa cz isi otaknya sama 🤣
say't
aneh marc yg nolak tp mira yg jd pelampiasan 🤣 dungu n tolol ni haely guk guk guk..
Paw_chan🐾
bagus
Sakdiah Sakdiah
hh .. entahlah...tak sanggup berkata-kata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!