Sebuah kisah cinta yang berakhir sia-sia, dimana ketulusan cinta Reina yang awalnya begitu penuh kebahagiaan bersama dengan Kevin yang diawali dari kisah LDR hingga pada tahun ketiga, tiba-tiba Kevin lost contact yang membuat Reina begitu kecewa dan sakit hati sehingga tak lagi bisa membuka hati untuk siapapun. Cinta Reina serasa habis dikisah cinta yang dia anggap akan berakhir bahagia. Apakah Reina bisa melupakan Kevin? Apakah Reina bisa membuka hati lagi? atau cintanya benar-benar habis dikisah 3 tahun yang sia-sia itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cerita Baru Dimulai
22 Mei 2021 tepatnya dimalam hari, Reina sedang bermain Sosial Media, tiba-tiba saja ada teman yang chat.
"Reina, apa kabar?". Tanya Rey salah satu teman Reina yang sedang dalam perantauan.
"Alhamdulillah, Baik. Tumben ngechat". Jawab Reina.
"Reina ada teman aku yang minta kontak WhatsApp kamu nih, boleh nggak aku kasih?". Tanya Rey lagi.
"Hmm...boleh boleh". Jawab Reina sembari mengetik Nomor WhatsApp nya.
"Oke Reina, Makasih ya". Ucap Rey mengakhiri chat mereka.
Reina yang masih bermain Sosial media sambil menunggu chat dari orang itu tapi belum ngechat juga.
"Mana nih, kok nggak ngechat. Aku penasaran dia ini siapa sih". Ucap Reina dalam hati.
Reina mematikan handphonenya dan melanjutkan untuk tidur supaya besok ke kampusnya nggak telat.
...****...
Jam sudah menunjukkan pukul 04.40. Reina bergegas bangun untuk mandi kemudian sholat subuh terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitasnya hari ini. Seperti biasa setelah sholat subuh Reina membersihkan rumah kemudian bersiap-siap ke kampus. Tak lupa, Reina sarapan dulu sebelum keluar.
Setibanya di kampus Reina langsung menuju ruang kelas karena sebentar lagi kuliah akan dimulai dan teman-temannya sudah menunggu di dalam kelas.
"Hallo Reina". Sapah Dea.
"Hay, kalian udah dari tadi datangnya?". tanya Reina.
"Iya dong, kami kan mahasiswa teladan". Ucap Wiwi sambil membanggakan diri.
Kuliah Jam pertama sedang berlangsung. Tiba-tiba handphone Reina bergetar menandakan ad chat yang masuk, tapi Reina tidak menghiraukannya karena sedang serius mengikuti perkuliahan. Selang beberapa jam akhirnya perkuliahan berakhir. Para mahasiswa bergegas keluar dari dalam kelas. Reina bersama kedua sahabatnya itu masih tetap berada di dalam kelas. Reina kembali memeriksa handphonenya dan melihat chat siapa yang masuk.
"OMG....Gaessssss". Teriak Reina.
"Eeeee...kamu kenapa teriak begitu Reina?". Ucap Dea disusul Wiwi.
"Gaesss...gaesss coba deh kalian lihat siapa yang ngechat aku". lanjut Reina sambil memperlihatkan chatnya.
"Siapa lagi ini?". Tanya Wiwi.
"Oiya, aku lupa kais tau kalian, kemarin malam Rey ngechat aku dan bilang katanya ad yang minta kontak WhatsApp aku gitu, makanya aku kasi aja. Itung-itung buat nambah-nambah penonton stori gue. Dan kalian tahu nggak dia ngechat gue nih". Jelas Reina sumringah.
Dea dan Wiwi terdiam sambil geleng-geleng kepala. Sedangkan Reina sedang sibuk chatingan dengan cowok itu. Waktu terus berlalu hingga pada kuliah jam terakhirpun telah selesai. Seperti biasa semua mahasiswa kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing, begitupun dengan Reina, Dea dan Wiwi.
Setibanya dirumah Reina kembali membuka Handphonenya dan melihat ada chat lagi dari cowok tadi. Cowok itu bernama Kevin. Kevin bagi Reina bukan orang cukup asing sih, soalnya Reina Tahu Kevin ini siapa. Karena sejak Reina masih SMP Kevin kadang datang kesekolah Reina untuk bertemu dengan pacarnya. Kebetulan pacar Kevin pada saat itu adalah kakak kelasnya Reina sekaligus teman pulangnya Reina Daris sekolah.
Kevin bagi Reina memang tidak asing, cuman waktu itu Reina tidak terlalu memperhatikan Bagaimana muka si Kevin ini. Reina hanya tahu nama pada waktu itu tapi tidak tahu ini orangnya. Tapi menurut Reina, Kevin ini orangnya cukup ganteng juga sih.
Sekarang Kevin lagi tidak di kediamannya. Kevin saat ini sedang ada di Jakarta karena ada kerjaan disana yang mengharuskan dia buat menetap sementara waktu.
Reina kembali membuka Chat dari Kevin.
"Hay, Aku Kevin. Apa boleh kenalan?". Tanya Kevin Melalui chat.
"Hmmm boleh, aku Reina. Kamu temannya Rey ya?". Balas Reina.
"Iya aku temannya Rey, kemarin aku minta kontak kamu sama Rey. Di save ya". jelas Kevin dengan emot senyumnya.
"Iya". Jawab Reina singkat.
"Oiya kamu udah punya pacar nggak?". Tanya Kevin tiba-tiba.
"Aku nggak punya pacar". Jawab Reina singkat.
"Boleh nggak aku jadi pacar kamu?". Tanya Kevin tiba-tiba.
sontak Reina langsung kaget dan melotot membaca chat dari Kevin. "Nih cowok kenapa, kok tiba-tiba langsung ngomong gitu. Orang baru kenalan juga, langsung minta jadi pacar". Ucap Reina dalam hati, sambil kembali membalas chat dari Kevin.
"Mmm, kok kamu tiba-tiba bilang begitu? Kita kan baru aja kenalan, masa mau langsung jadi pacar". Balas Reina.
"Ya nggak apa-apa aja, Kamu mau nggak?". Tanya Kevin lagi.
"Mmm..kasih aku waktu buat mikir-mikir dulu". Jawab Reina.
"Oke, besok aku tagih jawabannya ya". Ucap Kevin lagi.
Reina hanya Melihat chat dari Kevin tanpa membalasnya. sepanjang malam Reina kepikiran terus akan kata-kata Kevin tadi. Disisi lain Reina tidak cukup kenal dengan Kevin, tapi disisi lain Reina juga pengen mencoba lagi buat buka hati, siapa tahu kali ini adalah cinta yang ia tunggu-tunggu.
...****...
Keesokan harinya tepat ditanggal 24 Mei 2021, Reina kembali dibanyang-bayangi kata-kata dari si Kevin itu. Reina masih berpikir apakah ia harus menerima Kevin atau nggak. Tapi setelah Reina pikir-pikir akhirnya dia mendapatkan jawaban dari pertanyaan Kevin kemarin.
Reinan sedang mengerjakan tugas kuliahnya tiba-tiba handphonenya berdering kembali. Reina langsung melihat dan membuka WhatsAppnya. Ternyata chat yang masuk adalah chat dari Kevin.
"Assalamualaikum,,,Gimana jawabannya, Reina?". Tanya Kevin tanpa basa-basi.
Reina terdiam sejenak, sambil berpikir lagi.
"Mmm...kamu serius mau pacaran sama aku?". Tanya Reina balik.
"Ya ampun aku serius Reina, gimana mau kan?". Tanya Kevin lagi.
"Tapi kalau pacaran sama aku itu susah, Kevin. Aku nggak bisa Online 24 jam buat chat terus kamu, aku nggak bisa keluar kalau diajak ketemu seperti cewek-cewek pada umumnya. Kalau aku nggak balas chat berarti aku sibuk. Takutnya kalau aku terima kamu, nanti kamu bakalan cepat bosan". Jelas Reina.
"Tidak apa-apa Reina aku terima semua keputusan kamu, lagian kan kita juga belum bisa ketemu langsung". balas Kevin.
"Mmm..baiklah aku mau jadi pacar kamu". Jawab Reina.
"Yeeesssss...Makasih ya Reina, jadi sekarang aku boleh panggil sayang kan sama kamu?". Tanya Kevin bahagia.
"Mmm..terserah kamu aja". Jawab Reina singkat.
"Makasih ya sayangggg". Ucap Kevin mengakhiri chat mereka berdua.
Reina kembali termenung sambil berpikir, apa benar Reina Punya pacar sekarang? Apakah Reina bisa benar-benar cinta sama Kevin. Sedangkan sekarang Reina tidak punya perasaan apapun ke Kevin. Reina hanya menjalani hubungan ini dengan Kevin. Reina Tidak terlalu serius dengan hubungan ini karena takut kalau dia cuman di kasih harapan doang sama Kevin.
Dihubungan tanpa rasa cinta ini,entah sampai kapan akan bertahan, apakah seiiring berjalannya waktu, Reina bisa mencintai Kevin atau tidak sama sekali?.
...***...