Reneesha Yeshe kirina al basten, adalah gadis cantik bermata hitam dan memiliki sifat dingin sedikit kejam, namun setelah kembali dari kematian, ia memutuskan kalau di kehidupan kedua ini, dirinya akan melakukan yang lebih extrem dari sebelumnya.
mon maap kalo cringe,
tapi minimal baca 12 bab.
di awal awal emang boring, tapi tolong tetap baca sampai bab terbaru ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~Bab 2~
seorang gadis cantik dengan rambut acak acakan baru saja terbangun dari tidur lelapnya.
ia nge bug, seingatnya ia baru saja mati karena terjun dari lantai 30.
gadis itu pun lalu melihat sekeliling, mencoba mengenali di mana ia berada saat ini.
kamar?
bukankah ini kamarnya?
ia lalu pergi menuju cermin untuk mencerna apa yang sedang terjadi.
"hah"
alangkah terkejutnya ia karena melihat sosok yang ada di cermin itu, adalah dirinya 5 tahun yang lalu.
"jadi gue regresi?
" kalo gue mati sekali lagi, bakal balik lagi ga ya?
gumam nya sambil terus memegangi wajahnya.
terpesona?
iya!
dirinya terpesona dengan betapa cantiknya ia waktu masih berada dalam masa masa sekolah.
ia kemudian mengecek tahun tanggal dan bulan berapa saat ini.
11.02.20..
"jaman kelas 2 ternyata" gumamnya lalu bersiap siap menuju sekolah.
ia mandi,ganti baju dan mengemasi perlengkapan apa saja yang akan ia bawa, tidak lupa dengan sedikit polesan make up agar terlihat semakin sempurna.
"tak tak tak".
suara langkah kaki yang anggun terdengar sedang menuruni tangga.
ia melihat kebawah, terlihat keluarga nya sedang berkumpul di meja makan dengan tawa gembira yang menenangkan hati.
rupanya Ini adalah hari sebelum kedatangan vanesha.
ia sedikit lupa berapa tanggal kedatangan Vanesha, tapi ia yakin pasti sebentar lagi karna jarak waktu menuju ulang tahunnya 2 bulan lagi.
" Renee udah bangun sayang" ucap seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usianya yang sudah menginjak 49 tahun.
Sheila kanara al basten. ibu dari Reneesha.
"pagi mom" sapa Renee.
"Dah bangun lo p.a.s" ucap seorang pemuda di samping Renee yang dengan santai menyantap sarapan nya.
ia adalah sepupu Renee, Arshelio Jammy karens al basten.
"pas apaan?" tanya Renee bingung.
"princess anti sosial" ulang pemuda itu dengan raut wajah mengejek.
"cih".
Renee hanya berdecih lalu duduk dan menyantap sarapan nya dengan tenang.
" Ren Rey" panggil pria paruh baya di samping mommy sheila.
ia adalah Daddy Renee, Andreas vinston al basten, seorang pria paruh baya yang masih terlihat lumayan tampan di usianya yang sudah menginjak 53 tahun.
eitss,,
jangan lupa kalau di kehidupan Renee sebelum nya, Andreas adalah ayah yang jahat setelah kemunculan vanesha.
"kenapa? balas Renee sambil terus mengunyah makanan nya.
" ulang tahun nanti kamu mau hadiah apa dari Daddy? tanya nya.
Renee terdiam sejenak, ia lalu menatap pada Reynold yang berada di sebelahnya.
"kamu mau apa? tanya nya.
di kehidupan Renee dulu saat Daddy nya memberi pertanyaan yang sama, ia dengan spontan menjawab ingin memiliki saudara perempuan, karena ia tak mempunyai satu pun saudara perempuan.
namun karena jawaban spontan itulah, dirinya hidup di neraka duniawi hingga dirinya mati karena terjun payung.
"kakak mau apa? balas Rey dengan bertanya balik pada Renee.
Renee mengerutkan alis, lalu kembali menatap mata Daddy nya.
" Pulau pribadi aja Ren lumayan, kalo butuh duit tinggal jual" celetuk kean, Marshelo agrish Likean al basten, sepupu lain Renee.
Renee menatap malas pada sepupu nya itu, beraninya dia menyambar pembicaraan antara ia dan Daddy nya.
" Ren mau uang aja Dad". ucap nya pada Daddy nya.
semua orang terkejut tumben tumbenan saja Renee mau mengatakan apa yang ia mau untuk hadiah ulang tahun nya.
"kalo gitu Rey juga uang deh" lanjut Rey.
"cuma uang aja? tanya Andreas karena heran, masa hadiah ulang tahun untuk anak tercinta nya hanyalah uang yang selalu mereka terima setiap bulan.
" iya"
"Ren mau 2 T" balas Renee sambil menyelesaikan makanya.
"hahhh!"
"2T! kaget Karen dan kean, Apa gak kurang banyak? pikir mereka.
" gak kurang banyak apa Ren? ucap Vatares.
"kalo gitu 200T" lanjut Renee.
Daddy nya hanya mengeleng kan kepala.
"kalau Rey?
" Rey 600T" balas Rey yang juga menyelesaikan makanya.
"busett lansung 3 kali lipat". sahut karen sambil membereskan alat makan nya.
maklum tukang numpang minimal harus tau diri.
"ok, nanti daddy kasih ke kalian sebagai hadiah".
" kenapa tanya hadiah sekarang? kan tanggalnya masih 2 bulan lebih.heran Rey.
"gaada Daddy cuma nanya".
Rey menatap Renee heran.
sebenarnya Renee tau alasan mengapa Daddy nya menanykan hal itu jauh sebelum tanggal pastinya.
karena di kehidupan Renee sebelum nya, alasan Andreas bertanya apa yang mereka inginkan sebagai hadiah ulang tahun, adalah karena dirinya tau kalau Renee sangat menginginkan saudara perempuan.
jadi ia berencana untuk memperkenalkan Vanesha tepat di hari ulang tahun Renee dan Rey yang ke 18.
"kita berangkat dulu ya"
"makasih makanan gratisnya om tante"
ucap Karen dan kean bersamaan,sambil membungkuk hormat.
"dasar tukang numpang makan" ucap Renee pedas, sambil melewati mereka berdua dengan santai nya.
"biarin, dasar p.a.s". balas karen, lalu ikut keluar untuk pergi menuju sekolah.
" Ren bentar dulu!
tepat saat Renee dan kawan-kawan keluar dari Mansion, seorang pemuda memanggil Renee dari dalam mobil.
ia adalah kakak Dari Likean yang datang untuk menjemput Alucard, Marselino Lionel vata al basten.
"kenapa? tanya Renee setelah mereka sampai di mobil Lionel.
" nih" ucapnya memberikan sebuah kotak kepada Renee.
"apa? Renee menatap heran kotak yang di berikan oleh Lionel.
" buka dulu".
Renee lalu membuka kotak itu dan melihat isinya.
"wahhhhhh!!
" oh my goddd!
heboh karen dan kean setelah melihat isi dari kotak yang di berikan oleh Lionel.
"ini serius? tanya Renee terheran heran pada Lionel.
" iya"
"kok bisa? heran Renee melihat sebuah foto yang memperlihatkan Lionel dan seorang perempuan di kursi taman berbentuk love.
meskipun hanya acting ia harus totalitas mendalami peran nya.
" ya bisa aja" ucapnya menyombongkan diri, bangga karena akhirnya punya pacar setelah 27 tahun menjomblo.
"bangga lu bang? tanya Rey keheranan.
" ya bangga lah bodong! balasnya menjitak kepala Rey.
"kok bukan aku yang kau kasih tau pertama bang? tanya kean heran karena mengapa kakaknya tidak menjadikan nya yang pertama tahu, tapi Reneesha.
Lionel hanya menatap datar pada Kean, karena kalau anak itu yang pertama, 2 detik kemudian seluruh manusia di bumi pasti tahu kalau ia akhirnya punya gebetan.
bocah ember.
"siapa nama nya? tanya Renee penasaran karena wanita di foto itu terlihat berbeda dengan yang ada di kehidupan nya dulu.
" irene" balas Lionel bangga.
Renee mengerutkan kening,karena seingatnya pacar pertama Lionel di kehidupan nya dulu adalah Aretha bukan irene.
siapa Irene?
"ohh, selamat ya" meskipun kepala Renee di penuhi dengan berbagai spekulasi,Renee tetap mengucapkan selamat lalu berpamitan untuk pergi ke sekolah.
"besok bawa pulang bang, biar kean rebut" ucap kean lalu berlari menuju motor nya.
"Gila! bisa bisa dibunuh Bang lion lo ken" ucap karen yang juga ikut berlari sambil tertawa kecil.
"tu dua bocah emang paling bener di lindes aja biar gak jadi beban" gerutu Lionel lalu keluar dari mobil nya dan berjalan masuk untuk menjemput Alucard.
besar kemungkinan saat ini Alucard masih tidur, jadi Lionel datang jauh lebih awal agar tak ketinggalan Renee dan kawan kawan untuk memamerkan pacar nya..