NovelToon NovelToon
My Sexy Bodyguard

My Sexy Bodyguard

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Enemy to Lovers
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: lizbethsusanti

Alana adalah jaksa muda yang cerdas, karirnya menanjak drastis, berkacamata tebal, kaku, dan berpenampilan tidak menarik untuk menyembunyikan kecantikannya karena ia memiliki trauma di masa lalu terkait dengan kecantikan. Suatu ketika Alana menerima banyak sekali ancaman dan setelah itu, teman kantornya mengajaknya ke perusahaan besar yang menyediakan jasa bodyguard. Alana terpaksa mendatangi perusahaan besar itu meskipun ia tahu pemiliknya adalah pria yang selalu ia hindari, Archie Cwvendish. Archie adalah kakak tirinya Arthur dan Arthur adalah mantan pacarnya Alana. Archie juga dulunya tutornya Alana dan Archie diam-diam jatuh cinta pada Alana tapi Archie memilih mundur saat Arthur mengatakan bahwa Arthur mencintai Aluna. Apa yang akan terjadi saat Alana nekat menemui Archie dan meminta Archie menjadi bodyguard-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lizbethsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam Membisu

Setelah makan malam, Rosaline mengajak Archie ke klub malam milik kerabatnya dan pasangan ideal yang selalu membuat iri semua mata yang memandang, si pria berbadan atletis dan sangat tampan, si wanita berbadan seksi dan sangat cantik itu, langsung menuju ke private room pilihannya Rosaline.

Archie terkekeh geli kala pintu dibuka lebar oleh Rosaline.

"What? Kenapa kamu tertawa, Sayang?" Tanya Rosaline sambil menarik masuk kekasihnya lalu menutup pintu dengan tumit high heel mahalnya.

Saat Rosaline mengunci pintu, Archie mengusap tengkuknya sambil berkata, "Kamu memiliki selera yang seperti ini ternyata"

Rosaline menyahut, "Hmm," saat Archie mengedarkan pandangan ke sepasang borgol berwarna pink menyala, ke tiang yang di palangnya terpampang aneka mainan dewasa yang selama ini hanya Archie lihat di film-film, dan pandangan Archie terhenti ke meja panjang seperti meja operasi, tapi di ujung atas meja panjang itu ada alat untuk mengikat pergelangan tangan.

"Oke, menarik untuk dicoba" Archie meraup wajah tampannya sambil duduk di kursi malas yang bentuknya sangat mirip dengan kursi pijat.

Rosaline mendorong dada kekasih tampannya sambil berkata, "Rebahan dan rileks, Sayang!"

Archie tersenyum lebar dan mengangguk.

Beberapa menit kemudian Archie tersenyum saat ia melihat Rosaline melenggak lenggok ke arahnya. Perempuan seksi yang sangat cantik itu kemudian duduk dan sengaja menekan juniornya kekasihnya. Archie mengumpat lirih dan Rosaline terkekeh geli.

Rosaline memborgol tangan Archie dengan borgol wana pink menyala lalu menaikannya sambil memagut bibir Archie dengan penuh damba.

Rosaline kemudian menarik bibirnya untuk bangkit berdiri. Archie tersenyum lebar saat kekasih cantik dan seksinya itu menarik turun dress yang sedari tadi membalut ketat badan bak gitar spanyol.

Archie sontak duduk untuk menikmati keindahan duniawi yang kini terpampang nyata di depannya. Archie mengulurkan tangannya ke depan, "Tolong buka borgolnya! Aku ingin menyentuhmu, Sayang

Dengan senyum genit Rosaline membuka borgolnya Archie lalu mundur selangkah untuk menatap juniornya Archie. Wanita cantik itu ingin melihat reaksi kekasihnya. "Yang di bawah kenapa diam saja sih? Aku udah pakai lingerie jaring seksi nih" Rosaline mengayunkan mainan lain ke atas kepala Archie dengan tangan kanan dan tangan kirinya mendorong dada atletisnya Archie agar pria tampan itu merebahkan diri dengan lebih rileks.

Archie hanya tersenyum lebar tapi mengumpat di dalam hatinya, sial! Kenapa kau diam saja dodol?! Archie menunduk kesal ke juniornya.

Archie kemudian menarik tangan Rosaline dan saat tubuh Rosaline ada di atasnya, ia menarik tengkuk wanita seksi itu lalu memagut bibir wanita super seksi itu. Rosaline membalas permainan Archie dengan wajah merona malu.

Rosaline kemudian memainkan mainan pilihannya di atas tubuh Archie dan

Archie mengimbangi permainannya Rosaline sambil berusaha mengusir bayangan seorang perempuan dengan rambut dicepol aneh, berkacamata tebal, dan baju kedodoran dari benaknya, hush! Pergi sana! Kau datang di saat yang tidak tepat dasar sial! Kau datang nanti malam saja di mimpi liarku.

Permainan panas itu berlanjut. Rosaline menawarkan alat permainan yang lebih menarik. Archie menyeringai senang sambil menurunkan celana panjangnya. Pria tampan itu menepuk kasar pantat Rosaline dengan tangan kanan sedang tangan kirinya meremas gundukan kenyal favoritnya. Rosaline terkikik senang. Archie mencium bibir Rosaline sambil berdiri lalu mengendong Rosaline. Pria tampan itu kemudian menaikkan kekasih cantiknya itu ke atas meja. Sepasang kekasih itu kemudian asyik berciuman dan tangan Archie bergerilya liar di lekukan-lekukan favoritnya. Tapi tetap saja juniornya Archie tidak bereaksi dan darahnya tidak bergejolak hebat. Jantungnya pun aman tidak tantrum. Archie menggeram frustasi.

Brak!

Archie sontak menarik tangannya dari titik kenyal favoritnya lalu menoleh cepat ke belakang.

Kedua alis Archie sontak terangkat ke atas dan bibirnya menganga lebar ke sosok perempuan yang sering wira-wiri di benaknya dan mensukseskan mimpi liarnya selama ini. Archie berbalik badan dengan cepat lalu melotot ke Raymond.

Raymond meringis sambil mengusap tengkuknya lalu berucap, "Oke, canggung nih"

"Canggung gundulmu! Kenapa kau bawa dia ke sini, hah?!" Archie menunjuk kesal ke Alana yang masih ternganga dan bola mata gadis itu bergerak pelan-pelan dari wajah Archie yang penuh keringat, bibir Archie yang belepotan lipstick merah marun, lalu turun ke perut six pack dan berakhir ke celana boxer.

"Shiiiittt!!!" Archie mengikuti arah pandangnya Alana dan mengumpat kesal karena juniornya menggeliat semakin liar hanya karena tatapannya Alana. Dia bahkan tidak menyentuh dan mencium gadis itu tapi juniornya justru menggeliat liar

Alana sontak mengarahkan bola matanya ke wajah Archie dan berkata, "Aku butuh bantuan kamu"

"Nah itu. Dia butuh bantuan kamu, Bos" Sahut Raymond.

Archie melipat tangannya di dada dan menggeram kesal ke Raymond.

"Ah, saya lupa belum mengunci mobil" Raymond berbalik badan dengan cepat lalu melesat pergi dan tidak lupa menutup pintunya.

Archie menatap punggung Raymond yang menghilang dengan cepat di balik pintu dengan mata menyipit.

Alana mengalihkan pandangannya pelan-pelan ke perempuan yang duduk di atas meja dengan lingerie model jaring. Dada perempuan itu membuat Alana iri dan membuat Alana refleks menunduk untuk membandingkan dadanya. Punyaku pas kok. Ukuran 36 cup A. Pas kan. Punya dia aja yang kegedean.

"Kamu butuh bantuan apa?" Archie menatap lurus perempuan yang selama ini ia rindukan dan mata Archie menatap lurus ke dadanya Alana bukan ke mata Alana.

Dada yang tampak rata berada di balik blus longgar yang masih dilapisi blazer kedodoran itu justru membangkitkan gairah di sekujur tubuh Archie dan membuat darah Archie bergejolak hebat. Archie merasakan tubuhnya panas, sangat panas. Padahal dia memiliki pacar dengan ukuran dada yang aduhai dan dia sedari tadi bermain asyik dengan dada yang aduhai itu tapi gairah Archie sulit bangkit dan darahnya tidak bergejolak hebat. Ia sudah mengimbangi permainan liarnya Rosaline yang liar dan panas, tapi tetap saja jantung dan juniornya tidak tantrum.

Alih-alih menjawab pertanyaannya Archie, Alana mengarahkan matanya ke perempuan cantik yang sudah merosot turun dari meja lalu berjalan ke lemari es. Buset! Tinggi banget, pinggulnya bak gitar spanyol dan pantatnya, wow banget. Selain dada, pantat perempuan itu membuat iri para kaum hawa. Oke, aku pun iri melihatnya. Sebentar, aku pernah melihatnya di mana? Astaga! Dia model terkenal itu? Rosaline? Archie pacaran dengan Rosaline? Alana menutup mulutnya yang ternganga.

"Alana Wilde" Geram Archie.

Alana sontak berbalik badan sambil berucap, "Aku tidak akan menjawab pertanyaan kamu sebelum kamu dan pacar kamu pakai baju. Aku tunggu kamu di luar" Alana lalu melangkah lebar ke pintu dan menghilang dengan cepat di balik pintu.

"Shiiiiiittt!" Archie memungut celananya lalu bergegas memakainya dan saat ia memungut kaosnya, ia menoleh ke Rosaline dan berkata, "Maaf, ada urusan pekerjaan"

Rosaline mengangguk sambil mengusap bibir Archie dengan tissue lalu berucap, "Pergilah! Kita bisa lanjutkan lain kali"

Archie tersenyum dan sebagai tanda terima kasih untuk pengertiannya Rosaline, Archie mendaratkan ciuman di kening Rosaline.

Archie kemudian melangkah lebar ke pintu.

Saat Archie berdiri di sebelah kirinya Alana, ia bertanya, "Kita bicara di mana?"

Alana menoleh kaget, "Di kafe dekat sini. Kalau di sini, emm maksudku di bar bawah terlalu bising"

"Oke" Ucap Archie sambil melangkah mendahului Alana. Alana berbalik badan lalu membuka pintu. Ia membungkukkan tubuhnya ke Rosaline yang sedang merapikan dressnya,

"Maaf saya datang di waktu yang salah dan maaf sudah mengganggu kesenangan Anda" Ucap Alana.

"Aku maafkan kali ini dan pergilah dan jangan ada lain kali!" Rosaline menyeringai kesal ke belahan di pucuk kepala.

Alana menegakkan badannya untuk berkata, "Saya berjanji tidak akan ada lain kali" Lalu jaksa muda itu berbalik badan dengan cepat untuk berlari kecil menyusul Archie.

Rosaline menghela napas panjang lalu menenggak gelas yang berisi minuman anggur sampai tandas.

Archie menunggu di depan lift dan menyipitkan mata saat Alana sudah berdiri di sebelahnya. "Kenapa lama?"

Alana menjawab tanpa menoleh ke Archie, "Aku harus minta maaf sama pacar kamu karena sudah mengganggu kesenangannya dan aku harus berjanji tidak akan ada lain kali"

Archie memencet tombol lift sambil berucap, "Dan kau tidak minta maaf ke aku?"

Alana memilih tidak menjawab pertanyaan itu dan memilih melangkah masuk ke dalam lift dengan diam membisu. Hati Alana kembang kempis berada di dekat Archie. Pria yang selama ini selalu hadir di fantasi liarnya. Pria yang adalah cinta pertamanya tapi tidak bisa ia miliki dan.......

"Berapa umur kamu?"

"Hah?!" Alana tersentak dari lamunannya dan menoleh kaget ke Archie.

"Berapa umur kamu?" Ulang Archie dengan nada kesal.

Alana menoleh ke Archie untuk berkata, "Apa kau tidak bisa berhitung? Kau, emm kita maksudku, tumbuh bersama sejak kecil, kau juga guru lesku, jadi kau pasti tahu berapa umurku" Alana lalu membuang wajahnya ke pintu lift yang sudah menutup sempurna dengan dengusan kesal.

"Aku lupa umur kamu sejak kamu pergi meninggalkan Arthur adikku" Jawab Archie acuh tak acuh.

Alana meremas ujung blazernya dan menunduk menatap ujung sepatu flatnya yang sedikit basah terkena percikan hujan.

"Kamu bawa payung?" Tanya Alana tanpa mengangkat kepalanya.

"Hah?!" Archie ternganga heran dengan pertanyaannya Alana. Pertanyaan itu tidak sinkron dengan apa yang Archie lontarkan.

"Pas aku ke sini tadi gerimis. Kemungkinan hujan deras pas kita sampai ke bawah. Aku lupa bawa payung" Tambah Alana dengan kepala yang semakin menunduk.

"Yeeaahhh kau masih saja suka melarikan diri Kau juga masih saja pelupa dan aku yakin seratus persen lebih, kau pun masih ceroboh seperti dulu" Dengus kasar meluncur lepas dari kedua hidungnya Archie.

Alana memilih diam membisu.

1
anggita
2☝☝iklan👍
anggita
👍☝iklan
Rahma AR
tau, ya, alana🤭
Rahma AR
iklan dan like💪
Rahma AR
like dan iklan👍
Rahma AR
like dan iklan
Rahma AR
Archie.... fokus ke alana
Rahma AR
like dan iklan
anggita
iklan☝👍
anggita
ora sengojo🤫
anggita
☝☝2x iklan👍
Rahma AR
hajar aja Archie
Rahma AR
like +🌹
Rahma AR
senang ya archie.... teeus terabg dong kl suka😄
Rahma AR
like +🌹
Rahma AR
demi apa archie🤭
Rahma AR
ciiieee....
anggita
👍like pertama
Elisabeth Ratna Susanti: terima kasih 🥰
total 1 replies
anggita
☝☝2iklan.
Kinan
top
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!