NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:710
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

"Lapor kapten surat pemindahan tempat dinas sudah anda sudah di siapkan"

"Hemm" Balas suga.

"Ayollah ga, kau serius ingin pergi ke busan?" Ucap woozi.

"Hemm ini perintah atasan, bukan keinginanku" balasnya.

"Di sini kita kekurangan penjinak bom profesional seperti mu ga"

"Kau juga profesional, aku titip asrama ini kepadamu"

Tak heran jika kemampuan suga lah yang membuat pangkatnnya tinggi di usia yang masih 27 tahunan.

Ia selalu bekerja tanpa lelah hingga di juluki king of work oleh teman seangkatan nya, selain tampan dan pintar ia jadi murid kesayangan para Atasannya, tak ada kasus yang gagal jika suga yang menanganinya.

Ketika sedang mengemasi barang-barangnya, tiba-tiba anak gadis dari atasannya masuk ke kamar suga tanpa permisi.

"Apa kau sungguh akan pergi kak?" Tanya jennie.

"Alangkah baiknya kau mengetuk pintu jika ingin masuk ke kamar orang lain, aku tak mau prajurit lain memikirkan hal yang tidak - tidak tentang kita" Sahut suga sambil menata baju-bajunya di koper.

"Kenapa kau jahat sekali, aku sudah lama menyukai mu kak, beri aku kesempatan" pinta Jenni dengan memasang wajah memelas.

"Sudah ku bilang aku tak berminat denganmu, cari lah laki-laki lain"

suga pun berbalik ke arah jennie.

"Keluarlah!! Sebelum yang lain datang" Usirnya.

Seketika itu pula jennie tiba-tiba memeluk suga dengan erat dengan menitihkan air mata.

"Apa ini alasanmu pergi untuk menghindari ku"

"Lepaskan jenn, tak baik seperti ini" Ucap suga dengan susah payah melepaskan pelukan jennie.

Jujur saja selama suga bertugas, ia tak pernah sedikitpun  berhubungan dengan perempuan hingga ia bertemu jennie yang terus mengejarnya.

"Aku tak mau berpisah dengamu kak, ayo kita menikah dan punya anak yang banyak, pasti kita akan bahagia" Titah jennie dengan manjanya.

Pada akhirnya dengan sedikit tenaga, pelukan itu berhasil di lepas oleh suga.

"Cukup, aku harap kau bisa menemukan laki-laki yang bisa mencintai mu! Sekarang pergilah atau aku akan mengusir mu dengan kasar" Jawab suga ketus dengan sedikit muak terhadap jennie.

Jenni yang mendengar itu merasa sakit hati dan mulai menitihkan air mata lagi, ia pun langsung pergi berlari meninggal kan kamar suga.

Beberapa saat kemudian segerombolan prajurit teman seasrama suga datang untuk mengajak makan malam terakhir sebagai tanda perpisahan dan hari terakhir nya dinas di kota ilsan.

Mereka telah menyiapkan beberapa menu barbeque kesukaan suga, berbagai jenis minuman dan beberapa jagung bakar ada di sana.

"Aku tak percaya kau akan pergi ga" Ucap sajun salah satu teman sekamar suga.

"Mau bagaimana lagi ini perintah, aku pun tak dapat menolaknya" Jawab suga dengan menunduk.

"Aku yakin akan sangat merindukanmu, kalau aku kehabisan celana dalam, aku harus meminjam ke siapa lagi kalau bukan ke dirimu kapten" Gurau sajun.

"Yakkk belilah celana dalam satu truck dan rajin lah mencuci, dasar pemalas"ucap Suga dengan sedikit jengkel .

"Apakah sekarang aku boleh memanggilmu kak? Ayolah kau lebih tua dariku, kak suga kak Suga kak suga" Tanya sajun Sambil mengangkat turunkan alisnya.

"Kita cuman beda 3 bulan, panggil nama pun cukup dan aku tak setua itu"

"Sama saja kau lebih tua dariku kak" Menggoda dengan cengirannya dengan memeluk lengan suga.

"Lepaskan aku tak suka dengan pria, aku masih normal" Berusaha melepas pelukan sajun di lengannya.

Tiba-tiba woozi berteriak dari arah tempat ia memanggang daging.

"Hey kalian yang di sana, dagingnya sudah matang, apa kalian tak lapar, kalau tak mau biar aku yang habiskan" Ucap woozi.

Dengan sigap suga menghampiri kerumunan temannya. Mereka menghabiskan malam yang panjang dengan suka cita.

Keesokan harinya sebelum ke busan ia mampir ke rumah keluarganya yang beradaa di daegu.

Sebenernya hubungan suga sedikit tidak baik dengan ayahnya karena ia tak menyukai kehadiran ibu sambungnya yang angkuh.

Ibu kandung suga meninggal karena sakit parah sekitar 7 tahun lalu,tepat di saat suga lulus di Akademi kepolisian.

Saat itu iya tak menyangka jika di hari bahagianya akan menjadi hari dimana ia kehilangan sosok ibu yang sangat menyayanginya. Berbulan bulan suga sangat terpuruk dan akan mengingat kejadian itu seumur hidupnya.

Ayahnya mempunyai bisnis hotel bintang 5 yang sangat mewah di Busan, namun karena terpengaruh oleh istri barunya, ayah suga menyerah kan tanggung jawabnya mengurus hotel ke ibu sambung suga.

Sudah lama sekali ia tak pulang ke rumah besar itu, cukup lama ia berdiri di depan pintu nan mewah itu hingga ia membuka pintu di temuinya sosok laki-laki yang sangat ia rindukan namun terhalang hati yang tak terima dengan keadaan.

"Ternyata Kamu Masih ingat rumah nak" Sahut tuan min sambil berjalan untuk memeluk anaknya itu.

"Hemm bagaimana kabar kakak? " Tanya suga.

"Kau tak menanyakan kabar ayahmu ini hah, dasar berandal"

"Kau terlihat sehat, untuk apa aku menanyakan nya" Sahut suga.

Sementara itu tiba-tiba ibu sambung suga yang bernama mina datang dari dapur.

"Ternyata anak tampan ku yang gagah datang, kebetulan ibu memasak makanan kesukaanmu, ayo kita makan bersama" Ucap mina

"Aku pamit pergi ayah, ku rasa kakak tidak ada di rumah, aku akan ke busan, atasan ku yang baru sudah menunggu ku di sana, sampai kan salamku pada kakak" Pamit suga dengan terburu buru.

Sampai saat ini suga belum bisa menerima kehadiran ibu sambungnya karena ia tahu kalau Mina menikah dengan ayahnya hanya sekedar mengincar harta.

"Biar ibu bawakan sedikit bekal untukmu nak" Teriak mina.

"Aku tak berselera, berikan saja pada anj*ing - an*jingmu, mereka lebih membutuhkan makanan itu" Balas suga dengan dingin.

Setelah berbicara seperti itu suga langsung menaiki mobil jeepnya dan melaju meninggalkan rumah ayahnya.

Di sisi lain.

"sayang. . kenapa suga selalu bersikap seperti itu kepadaku" Ucap mina.

"Dasar anak berandal itu, lain kali aku akan menghukum nya karena tak menghargaimu"

"Aku sedih sayang, apa karena aku tak bisa menjadi ibu yang baik untuknya"

"Kau yang terbaik sayang, apa kau tak ke kantor? , bukannya sebentar lagi ada rapat pemegang saham yang baru dan pergantian CEO" Ucap tuan min.

"Aku sudah mengaturnya minggu depan, aku tak sabar akan menjadi presedir yang baru, terima kasih sayang" Memeluk erat tuan min.

"Apapun yang membuatmu bahagia akan aku lakukan sayang"

Di balik itu mina tersenyum penuh kemenangan karena hampir bisa mengusai semua harta milik tuan min, jika rencananya berjalan mulus, ia akan menyingkirkan semua penghalang termasuk tuan min, suga dan hajun selaku kakak laki-laki suga.

Hajun di kenal sebagai penulis buku novel terkenal, ia sering pergi keluar negri untuk mencari inspirasi.

Tak heran jika suga tak menemukan hajun, sungguh sulit untuk bertemu jika tak membuat janji terlebih dahulu.

Di perjalanan suga tak henti - hentinya menggerutu karena sosok ibu tirinya itu.

Batin suga "tunggu sedikit lagi, aku akan menyingkirkan mu bedebah".

Hingga ia di sadarkan oleh bunyi klakson pengendara lain karna lampu sudah berubah menjadi hijau.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

BERSAMBUNG.....

.

.

.

.

.

.

Gumawo sudah membaca ceritaku

Maaf kalau kurang perfect...

Karna manusia gk ada yg sempurna

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!