NovelToon NovelToon
ONE IN A MILLION (BxB)

ONE IN A MILLION (BxB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Hamil di luar nikah / Romansa / LGBTQ / Idola sekolah / BXB
Popularitas:690
Nilai: 5
Nama Author: kuciang

kamu tidak melihatku, tapi aku melihatmu, dari banyaknya manusia kamu yang aku lihat, tetap lah bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kuciang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Brak..suara pintu yang terbuka dengan kasar membuat pria yang sedang tertidur lelap,membuka matanya

"zayn astaga, cepat bangun udah jam berapa ini, ibu udah bilang jangan bergadang" ibu zayn yang mengakat tubuh zayn memaksanya untuk bangkit dari kasur

"cepat kamu hari ini pindah sekolah, masa mau telat mulu, ini bukan sekolah biasa nak, ampun ibu sama kamu"

"iya bu, ibu jangan berisik" zayn langsung bangkit ke kamar mandi, baru ibu zayn selesai merapihkan tempat tidurnya, anak semata wayangnya sudah keluar dengan rambut yang sudah basa

"udah kamu mandinya" zayn hanya menganggukan kepala "mandi ulang, pake sabun yang bener, kalo bisa, berendam air susu, itu udah ibu siapin, kamu mandi apa basahin rambut doang, ibu aja baruu..selesai rapihkan kamar kamu" dengan sekalih tarikan nafas

Dengan perasaan kesal ibu zayn langsung menarik tangan anaknya ke dalam kamar mandi, memandikan anaknya, suruh berendam di air susu, sampai perawatan wajah yang biasanya tidak dia lakukan, kini dia pakai

"nah ini baru benar, yuk turun sarapan" yang menarik tangan anaknya

"tadi ibu bilang telat, tapi mandiin zayn ada kali 1 jam, sekarang masih sempat sarapan"

"bawel kamu, masuk itu jam 7:30, sekarang masih setengah 6, masi ada waktu, kan kamu anak baru" yang mendudukan anaknya di meja makan

"jadi tadi ibu bangunin zayn hanya karna suruh mandi air susu, kaga sekalian mandi kembang bu" kesal zayn dengan sikap ibunya yang aneh

"nah itu, niatnya ibumu mau mandiin kamu malam jumat, sekarang kan masih jauh" ujar ayah zayn sambil menseruput kopi panas

"oh ya tuhan" kesal zayn yang memilih menghabiskan sarapannya dari pada bedebat dengan kedua orang tuanya

"yuk daddy antar" seru ayah zayn membuat zayn menaiki alisnya sebelah

"daddy gayanya, makan sama singkong ngomong daddy, udah ayah jangan ngelantur deh masih pagi" kesal zayn yang memilih keluar lebih dulu

di luar zayn melihat mobil Alphard terpakir di halaman rumahnya, bingung mobil siapa, biasanya hanya ada motor supra getar milih ayahnya

"kaget ya, ini mobil ayah" zayn yang mendengar langsung melihat ayahnya tidak percaya "udah ayo, anggap aja kita ini keluarga zhang yang tersembunyi"

Zayn masih dalam pemikirannya sampai satu ponsel baru tepat berada di depan matanya, dan juga kartu atm yang zayn sediri bingung ada apa ini

"nih ibu mu suruh kamu ganti hp, itu hp udah butut, hp ko oppo a3s, itu kartu atm juga buat kamu jajan, saldonya hanya ada 200 ribu, sandinya ultah kamu, m-banking nya ada di ponsel itu juga, sandinya liat ada dah itu ada wa dari ibu kamu" ujar ayah zayn yang langsung menyerahkan ponsel ketangan anaknya

"zayn kaga paham, ko ibu baik bangat" zayn yang terharu pura-pura menangis "biasanya hanya kasih 20 ribu buat jajan, ini 200 ribu, trus ayah rapih bangat pake kemeja"

"ayah gitu loh, nanti pulang supir kamu yang jemput"

"kenapa kaga zayn aja yang bawa mobilnya"

"ini mobil masih di pake ibumu, buat belanja sayur" zayn yang mendengar kaget bukan main "oh iya temenmu semalam telepon, trus ayah angkat, dia nanya kamu sekolah di mana, trus ayah kasih tau"

"bagus, makasih yah" senang zayn, karna dia tau temannya pasti akan pindah sekolah juga

"nah udah sampai" mobil berhenti tepat di depan gerbang sekolah yang cukup megah, bagai istana

"ini sekolah, apa main keraja-kerajaan" kaget zayn yang turun dari mobil "bye ayah, temen zayn sudah nunggu"

Zayn langsung menghampirin temannya yang sudah menunggu, temannya yang kaget karna zayn naik mobil, dan bukan supra geter ayahnya

"gimana, itu mobil bapak gua" bangga zayn

"di sini itu mobil kampungan, luh liat yang lain bawanya apa Ferrari, Lamborghini, BMW, Bugatti, Porsche masih banyak lagi, motornya ge kaga kaleng-kaleng, gua aja bawa civic yang di modif" ujar ervan yang menujukan kunci mobil

"gua ferrari, tapi yang biasa" alex yang ikut menujukan konci mobil

"tapi luh liat, hp gua iphone cok" bangga zayn

"selagi hp luh bukan ip keluaran terbaru jangan bangga, tuh liat hpnya vertu" ujar alex yang menujuk salah satu wanita

"ibu gua yang pelit kasih gua kartu atm, isinya 200 ribu" bangga zayn yang menujukan kartu atm bca warna hitam

"luh tau kaga kenapa tuh kartu warna hitam" tanya alex yang si balas gelengan kepaka "karna kalo biru orang susah"

"dan lagi, 200 ribu di sini itu sama halnya 20 ribu si sekolah kita" ujar ervan membuat zayn kaget "udah tenang ada gua sama alex"

"luh pacarin aja cewek di sini, kaya semua cok, tapi gua denger yang paling kaya itu ketua osis di sini" alex yang memberisikan zayn

"tapi ketua osisnya kan cowok" ujar ervan mebuat zayn memukul kepala temannya "tapi kaga apa-apa cok jadi boti, paling di ebol doang" tawa mereka pecah

"emang temen anjing luh pada"zayn yang memukul kepala temannya

"udah yuk masuk, sebelum di kejar ketua osis" yang berjalan masuk, mencari ruang kepala sekolah

Di dalam mereka bertiga terdiam sambil berdiri, menatap kepala sekolah yang melihatnya dari atas sampai bawah

"jadi kalian murid baru di sini" tegas kepala sekolah yang di balas anggukan kepala "ikut bapak, kamu" yang menujuk zayn "ikut dia" langsung menujuk pria yang baru saja masuk

"jadi kelas saya pisah pa" kaget zayn yang di balas anggukan kepala "pa saya mau sama mereka, saya ikut mereka aja ya pa, yuk " yang langsung di tarik oleh pria yang baru saja masuk

"diam, ikut saya" santai namun dingin, membuat yang lain takut

"bye bye zayn" lambaian tangan dari ervan membuat zayn berguling-guling di lantai

"luh jangan lebay, nanti istirahat kita ketemu di kantin" ujar alex yang mengikutin langkah kaki kepala sekolah

"gua mau ikut dia" yang merengek seperti anak kecil di bawah kaki pria yang tidak dia kenal

"bangun lah"

"huaaaa..gua mau ikut temen gua" yang terus merengek, sampai tubuh zayn di angkat dan di gendong ala koala "gua mau ikut temen gua, luh siapa lagi huaaa..."

"diam" tegas pria itu, namun membuat zayn terus menangis "xavier ethan dauglas"

"bodo amat, gua mau satu kelas sama temen gua" rengek zayn dalam gendongan, bahkan tatapan mata tak membuatnya berhenti

"siapa namamu"

"zayn, zayn yeol nervan" yang menyenderkan kepalanya di bahu ethan

"diam, jangan berisik" yang mengusap punggung zayn lembut

ethan menggendong zayn sampai kekelasnya, banyak yang bertanya, siapa yang di gendongan ethan, karna mukanya yang tidak terlihat

"siapa yang luh gendong" tanya temen ethan liam

"tumben bangat seorang xavier ethan dauglas menggendong seseorang, bahkan ada yang pingsan di lapangan aja luh biarin" ledek teman ethan, daniel

Ethan tidak menjawab dia lebih memilih mendudukan pria yanh dari tadi berada di gendongannya

"zayn" singkat namun di mengerti yang lain, zayn yang merasa terusik membuka matanya, melihat sekeliling, suasana yang cukup asing baginya

1
Katty Lestary
lanjut thor
Katty Lestary
ayo lanjut lagi
Katty Lestary
bagus..lucu juga cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!