NovelToon NovelToon
Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:807.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pena Digital

JANGAN BOOM LIKE! Kasih jeda 2 atau 3 menit.

Kehidupan keluarga kecil Puspa sangatlah damai tanpa adanya pertengkaran walaupun mereka orang sederhana, Puspa punya keinginan besar untuk merubah nasib keluarganya. Namun, tak ada yang tau mengenai takdir manusia termasuk Puspa sendiri.

Sosok pahlawan yang tak lain adalah Bapak Puspa menjadi perantara dimulainya kehidupannya yang tak lagi damai, ia menghancurkan keluarga kecil Puspa, ia terpikat pada seorang janda bahkan Ibu dan Adik Puspa meninggal.

Puspa bertemu dengan sosok laki-laki cuek dan dingin bernama Arga, namun lagi-lagi kisah hidupnya tidak sehalus dan semulus kertas HVS. Akankah Puspa mampu mencapai kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 2

Nafasnya berhembus dengan cepat seperti usai berlari di lapangan luas... Ia menghela nafas panjang dan duduk di ranjangnya.

'Tok tok tok'

Suara pintu yang di ketuk.

"Hm ada apa?" tanya Arga dingin.

"Nyonya memanggil Tuan Muda untuk sarapan," jawab Bi Ina dari luar kamar Arga, pembantu di rumahnya.

"Baiklah. Aku segera datang. Pergilah," Ujar Arga.

"Baik Tuan Muda." Bi Ina kemudian meninggalkan kamar Arga dan menyampaikan pada Ortu Arga.

Tak lama kemudian Arga pun keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan. Ia di sambut senyum hangat dari Mamanya.

"Kemari sayang. Kita sarapan ya. Meski jadwal kuliah kamu sore tapi kamu harus tetap sarapan," ujar Mamanya tersenyum.

Arga membalas senyum lalu duduk di kursi. Mama Arga mengambilkan nasi ke piring Arga beserta lauknya.

"Besok-besok Mama tak perlu melakukan itu. Aku sudah dewasa dan bisa melakukannya sendiri Ma?" ujar Arga memutar bola matanya, bosan. Mama hanya tersenyum.

"Wah, lihat itu Ma, putra semata wayang kita pun sudah mengakui sendiri bahwa ia dewasa." ucap Papa Arga tersenyum lalu melahap makanannya.

"Iya nih Pa." Mama Arga tersenyum

"Berarti kau pun sudah siap kan nak?"

Arga melirik Papanya bingung.

"Untuk membawa menantu untuk orang tuamu ini." imbuh Papa Arga tersenyum.

Arga meletakkan sendok ke piringnya agak keras. Ia pun bangkit dari duduknya.

"Mau kemana sayang?" tanya Mamanya.

"Keluar. Aku bosan siang malam, ini yang selalu kalian biacarakan." jawab Arga ketus.

"Tapi sarapanmu masih belum habis Arga," ujar Ayahnya dengan nada kesal

"Aku sudah kenyang dengan topik kalian." balas Arga dingin dan melangkah keluar dari ruang makan.

Mama Arga berdiri dan melirik suaminya dengan raut cemas.

"Duduklah Ma, dia hanya butuh waktu." ucap Papa Arga. Mama Arga pun mengangguk dan duduk kembali.

Disisi lain di rumah Puspa.

Mereka sudah selesai sarapan.

Waktu menunjukkan pukul 06:35

"Pak, aku berangkat duluan." pamit Puspa sambil mencium punggung tangan Ortunya.

"Nak, tunggu kita sukses dan punya mobil. Bapak, adikmu, dan kamu pasti akan berangkat bersama," ucap Bapak Puspa lirih.

"Waaahh pasti Pak. Aku setiap hari akan naik mobil bersama Kakak dan Bapak." balas Joni girang.

Puspa tersenyum...

"Aku sudah mau Lulus SMA, sedangkan punya mobil butuh waktu lama.. Tapi tidak mengapa, barangkali aku akan bekerja dan searah dengan kalian.. Heheh" Batin Puspa.

Dalam hati kecilnya ia pun berharap bisa memperbaiki ekonomi keluarganya.

***

06:57

Puspa telah sampai di gerbang sekolahnya, SMA DARFA, sebuah sekolah yang bisa di katakan elit lah yang berada di kota tempat tinggal Puspa.

**Untuk nama sekolah saya pakai nama samaran yaa**

Puspa menatap gedung sekolahnya itu, sebuah senyum terukir lebar terbentuk di bibirnya.

"Semangat!!" Ucap Puspa pada dirinya sendiri.

Ia menarik nafas dan menghembuskan perlahan lalu melangkahkan kakinya menuju lantai 2, tepatnya menuju kelas Puspa.

Sesampainya di kelas, Puspa heran dengan adanya kerumunan para murid di kelasnya. Puspa yang penasaran pun menghampiri kerumunan itu.

"Ada apa Ini? " tanya Puspa

"Ini ada brosur Universitas UNTAG yang terkenal itu loh" Jawab Elisa, teman sebangkunya. Lebih tepatnya sahabat.

Puspa hanya ber-Oh-ria saja. Lalu ia kembali ke bangku yang ada paling depan dan paling kiri, Puspa meletakkan tas nya lemas.

"Bisa sekolah di sini saja sudah merupakan keberuntungan untukku, mana mungkin aku bisa kuliah... Prestasiku juga belum bisa menembus benteng Elisa di Rangking 1" batin Puspa.

1
KªƁə ¹
luar biasa
Mas Jono
gw(coba menjadi sosok Arga),,,sangat menyesal karena Ilham mati bunuh diri,,,, seharusnya,,, Ilham mati ku mutilasi,,, kemudian bangkainya ku buang ke laut,,,😠😡😠😡😠😡😠😡
Mas Jono
author !!!!!,,,,😡😡😡😡😠😡😠😠
kau tega menyakiti kami pengagum sosok Arga,,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Mas Jono
betul,,,dan andai Elsa terus mengikuti perasaannya dia benar-benar raja,,,,eh,,,ratu tega maksudnya,,,
tega menyakiti perasaan sahabatnya sendiri,,,
nurul ardy
salam kenal dan sukses
Witri Yanti
nyimak Thor
Liliz Kobandaha
haddeh kok yg dibahas Mala so bapak Puspa sih🙈
May
👍👍
Yismanida
kelaparan tu puspa 😅
Rosmery Napitu
ibu Ilham main hakim sendiri ,gk tau anak nya sebejad apa??
Rosmery Napitu
Yuli gadis yg tidur sama Arga...😄😄🤦🤦
Naini ⭕
Harapan yang indah, akankah tercapai
Naini ⭕
Iya juga, mengapa disuruh buru-buru menikah
🏁Nyno_Ever🏁
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering beregup

Thor, itu ☝️☝️
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering berdegup
bukan beregup
🏁Nyno_Ever🏁
Ada niat buruk, sengaja menjerat suami orang
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Karya yang bagus thoor
Hanum Anindya
bukan segelintir kak tapi banyak curahannya😂😂😂
Hanum Anindya
Arga kayanya mulai cari tahu Puspa deh. kak, seru tahu.
Hanum Anindya
👍👍👍👍bagus kak
Hanum Anindya
aku baca nyicil ya kak, tetap semangat buat kakak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!