NovelToon NovelToon
Aku Wanita Penggoda?

Aku Wanita Penggoda?

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:881.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere

menjadi wanita penggoda ataupun mendapatkan gelar Pelakor bukanlah keinginan Anita. tapi karna keadaan ia terpaksa menjual diri dan kesuciannyanyang sudah ia jaga selama 18 tahun kepada seorang pria yang umurnya 10 tahun lebih tua dari Anita.

Anita tak tahu menahu jika seorang pria yang membeli dirinya telah menikah, Namun yang pasti Anita hanya tahu bahwa dia dan dirinya saling membutuhkan. Pria itu membutuhkan Kepuasan dan Anita membutuhkan Uang untuk Biaya operasi sang ibu.

karna merasa tertarik laki-laki itu pun menawarkan uang yang banyak dan segala kebutuhan Anita akan ia tanggung. barang mewah dan perhiasan tentu kebutuhan yang setiap harinya akan dipenuhi juga. Anita tentu tergiur dengan tawaran itu, akan tetapi apakah Anita akan menerima tawaran itu? Lalu bagaimana dengan istri pertama dari pria yang sudah tidur dengannya? Apakah Anita memilih mendapatkan Gelar predikat "Wanita Penggoda?"

Baca Kisah Kelanjutan Anita di cerita novel "Aku Wanita Penggoda".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1

...Aku Wanita Penggoda

...

kalian tau? menjadi wanita penggoda bukanlah keinginanku bahkan mendapatkan gelar Orang Ketiga pun jauh dari benakku dan tak pernah terpikirkan ataupun menjadi keinginanku.

Tapi keadaan tak memihak diriku, aku yang masih duduk di bangku SMA kelas 12 harus mengumpulkan uang banyak demi kesembuhan Ibuku.Ya, Apapun akan aku lakukan demi ibuku. aku tak memiliki siapapun lagi selain dia, Ayahku pergi meninggalkan kami demi menikahi Janda kaya Raya dan beranak satu.

Awalnya aku kira hanya wanita saja yang memiliki sifat matrealistis tapi ternyata seorang pria pun bisa,jelas itu adalah Ayahku.

Ayahku meninggalkan hutang banyak pada orang lain,tentunya bekas hutang Judi. kami pun terpaksa menjual rumah dan harta yang dipunya demi melunasi hutang-hutangnya.

setelah itu aku memutuskan untuk mencari kontrakan kecil, aku dan ibuku pun tinggal disana dan ingin memulai kembali semuanya dari nol. namun semenjak ibu bercerai dengan ayah, ibuku menjadi sakit-sakitan, bahkan terkahir ibuku divonis memiliki riwayat jantung yang kronis sehingga diharuskan untuk segera melakukan operasi.

uang operasi? dari mana aku mendapatkan uang sebanyak itu? untuk biaya makan sehari-hari pun aku harus bekerja sebagai buruh cuci. Tapi aku tak menyerah aku masih mencari jalan aman untuk mendapatkan uang. sesekali akupun berjualan di sekolahku.

hingga hari itu tiba, aku yang sedang menikmati minuman di kantin sekolah bersama sahabatku pun mendapat sebuah telpon dari tetanggaku.

aku segera mengangkat ikon hijau untuk menerima panggilan itu, bak disambar petir disiang bolong,rasanya hatiku hancur ketika mendengar kabar bahwa ibuku kritis dan sedang ditangani di rumah sakit.

tak berpikir lagi, aku segera meninggalkan gedung sekolah dan langsung menuju rumah sakit dengan masih memakai seragam sekolahku. ketika aku berlari dari kantin terdengar sahabatku Keysa memanggil namaku,namun aku tak menghiraukannya, yang terpenting sekarang aku menemui ibuku.

tak butuh waktu lama aku sampai di rumah sakit dan segera bertanya ke penjaga resepsionis untuk menanyakan dimana ibuku di tangani, ternyata ibuku masuk ke ruang UGD. akupun segera berlari menuju ruangan itu. sampailah aku didepan ruangan dengan suster dan petugas lainya sedang berlalu lalang. terdapat juga bi Marni yang membawa ibuku kerumah sakit.

"bi mar, apa yang terjadi pada ibuku?" tanyaku pada bi Marni.

"saya gak tau neng, tadi pas saya mau ngasih lauk ke rumah neng, tiba-tiba saja Bu Anisa pingsan saya langsung aja bawa kesini neng dibantu sama bapak-bapak" kata bi mar menjelaskan.

"astaga tuhan. ibu!!!!!" aku terduduk dilantai rumah sakit, rasanya tubuhku tak memiliki kekuatan lagi.

bi Marni yang melihat itupun mengelus pundak Anita untuk menguatkan. hingga keluarlah seorang dokter dari dalam ruangan UGD dimana didalamnya terdapat Bu Anisa.

"apa kalian keluarga nya" tanya dokter pada bi mar dan anisa.

"saya putrinya Bu Anisa dok. gimana keadaan ibu saya?" tanya Anita dengan air mata yang terus membasahi pipi.

"mari ikut saya keruangan nona" kata dokter itu.

Anita pun melihat bi mar yang tengah duduk, Bi mar pun mengangguk seakan menyuruh Anita untuk mengikuti dokter itu. segera Anita melangkahkan kakinya mengikuti dokter.

"silahkan duduk nona" ucap dokter ketika sampai di ruangan nya.

"dok bagaimana keadaan ibu saya" lirih anita.

"ibu anda mengalami kritis dan harus segera dilakukan oprasi dalam kurun waktu 48 jam jika tidak itu akan membahayakan Bu Anisa .jika tidak Bu Anisa tak bisa bertahan selama itu tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin membantu Bu Anisa!" kata sang dokter dengan mimik wajah yang serius .

"oprasi? berapa biayanya dok!! tolong lakukan yang terbaik untuk ibu saya dok!" ucap Anita dengan air mata yang sudah pecah .

"250 juta!" kata sang dokter.

"a.. apa 250 juta?? " ucap Anita,sementara dokter itu hanya mengangguk.

"baiklah saya permisi saya akan berusaha mendapatkan uangnya dok, tolong usahakan yang terbaik untuk ibu saya" .

Anita keluar dari ruangan dokter dengan langkah gontai,tubuhnya lemas, hatinya sakit,pikirannya bergelut keras bagaimana caranya ia mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu 2 hari...

Anita segera menghampiri bi mar yang masih setia duduk di depan ruangan UGD.

"Neng gimana apa kata dokter?" tanya bi mar.

"bi, ibu harus di oprasi dalam waktu 2 hari ini. kalo tidak itu akan membahayakan ibu bi hiks.. hikss..." ucap Anita dengan air mata nya.

"asstagfirullah,oprasi? berarti membutuhkan biaya besar dong" tanya bi mar.

"iya Bu biaya operasi ibu saja 250 juta, Anita bingung bi harus meminjam uang pada siapa." ujar Anita sambil memeluk Bi mar.

"bi anita pamit dulu ya Anita ingin menemui ayah siapa tau dia bisa bantu Anita . bibi Anita nitip ibu dulu sama Bu mar, bi mar gak keberatan kan? tolong Anita ya Bi" ucap Anita yang kini sudah berdiri.

"yasudah semoga ayahmu bisa membantu, bibi minta maaf gak bisa banyak bantu kamu" kata Bi mar.

tak membuang-buang waktu, Anita segera bergegas menuju kerumah ayahnya,burhan. tapi lebih tepatnya rumah istri barunya dia. Anita memang mengetahui alamat rumah pak Burhan karna beberapa bulan lalu pun Anita sudah meminta bantuan kepada pak burhan dikala Bu Fatimah pertama kali divonis memiliki riwayat jantung.

hampir 1 jam Anita diperjalanan, ketika telah sampai Anita segera turun dari angkutan mobil. Anita berdiri di depan gerbang pintu rumah yang sangat luas,seperti istana.

memang istri baru pak Burhan adalah janda kaya raya, pantas saja pak Burhan rela meninggalkan Anita dan ibunya.

sebenarnya Anita malas menemui pak Burhan terlebih ketika harus bertemu dengan Anjani nenek sihir itu. Bukan tanpa alasan Anita menyebut Anjani nenek sihir, pasalnya memang sifat anjani seperti penyihir jahat. penyihir yang menggoda pak Burhan agar mendapatkan kepuasan batinnya.

langkah kaki Anita berhenti tepat di pintu besar menjulang tinggi. sebelum Anita memencet bel , Anita mengehela nafas panjang seakan siap menghadapi segalanya.

'ting nong'

'ting nong'

'ting nong'

3 kali Anita memencet bel, akhirnya pintu besar itupun terbuka lebar.tak disangka-sangka ternyata yang membuka pintu itu pak Burhan ayahnya Anita .

"Anita? ada apa kemari??" tanya pak Burhan sembari mengancingkan baju nya.

"ayah!!!!! ayah ibu masuk rumah sakit dan harus melakukan operasi sesegera mungkin yah. dan membutukan uang besar, aku mohon ayah mau bantu Anita yah . Anita bingung harus meminta bantuan siapa lagi selain ayah hiks hiks hiks.." tangis Anita pecah ,pak Burhan pun lantas langsung memeluk putrinya itu.bagaimana pun Anita tetaplah putrinya, putri yang menjadi korban akibat perceraian karna pak Burhan memilih surga dunia.

"apa! ibumu masuk rumah sakit? berapa biaya yang dibutuhkan nak?" kata pak Burhan.

"250 juta yah" kata Anita sambil melepaskan pelukannya.

"baiklah akan ayah usahh ....."

"tidak ada!!!!! tidak ada usaha usaha!!!" ucap seseorang yang baru saja turun dari anak tangga. mendengar hal itu Anita segera menoleh dan dilihatnya Anjani yang sudah melipat tangannya didepan dada dengan mimik wajah yang menyeramkan persis nenek sihir dan parahnya lagi ia sedang memakai kimono diatas lutut.

melihat hal itu Anita malu sendiri,pikiran Anita melayang kemana-mana. apakah ayahnya dan anjani tadi tengah menikmati surga dunia? mengingat pak Burhan tadi juga membukakan pintu sambil mengancingkan baju.

" kamu kalo butuh uang ya kerja!! jangan ngemis-ngemis keliatan banget sih miskinnya!" sungut Anjani pedas.

Anita yang mendengar hal itu langsung menitikan air mata mendengar penghinaan yang dikeluarkan Anjani.

"sayang Anita tetap putriku aku mohon izinkan aku membantunya!" bujuk pak Burhan kepada Anjani.

"hahahahaha tidak tidak!, aku tak Sudi hartaku dipakai membantu mantan istrimu meskipun hanya sepeserpun. apa peduli mu pada mereka? apa kau masih mencintai istrimu yang penyakitan itu? yang jelas jelas sebentar lagi akan menemui mautnya hah!!"

Anita yang mendengar hal itupun tersulut emosi hingga entah memdapat kekuatan dari mana ia berani menampar Anjani.

"plakkkkk" Anita menampar Anjani dengan keras.pak Burhan yang kaget melihat itu, sontak langsung terdiam.

"berani beraninya kamu menampar saya!!!! tanganmu kotor penuh debu dan kau menyentuh kulitku. dasar Wanita brengsek pantas saja ayah kalian lebih memilih saya. kamu dan ibumu sama-sama kotor!!!!" maki Anjani yang ikut tersulut emosi.

"Anda yang kotor nyonya. perempuan tak tau malu menggoda suami orang hanya untuk mendapatkan kepuasan saja !! cihhhhhh kenapa anda tak menyewa orang saja, bukankah Anda kaya,bukanya anda menggoda suami orang!" bentak Anita dengan suara yang lantang.

"sudah diam!!!!" bentak Burhan.

"Anita jaga bicaramu bagaimana pun juga dia ibu sambung mu! dan ayah minta maaf karna...."

"ibu sambung??saya tidak Sudi menyebut wanita itu sebagai ibu sambung. dan oh ya, anda tak perlu khawatir saya tidak akan mengemis pada anda lagi" teriak Anita yang kemudian berlalu pergi.

melihat Anita putrinya berbicara tanpa menyebut panggilan ayah melainkan Anda entah mengapa hati Burhan merasa sakit, tapi bagaimanapun juga itu memang salah dirinya sehingga ia harus terima.

sedangkan Anita pergi berlalu meninggalkan rumah pak Burhan dan anjani dengan air mata yang turun deras.

dengan langkah terseok-seok Anita menyusuri jalanan ibu kota yang sudah mulai gelap.

"kemana lagi aku harus mencari bantuan untuk biaya oprasi ibu. jika meminta bantuan pada Keysa itu juga tidak mungkin. " batin Anita.

...BERSAMBUNG......

1
Upriyanti II
terus gimana dengan kak anita
julia herawati
cerita emang udh tamat apa cemana thor,
kok gak ada kelanjutannya
julia herawati
mana kelanjutanya thour
Lilis Suarni
Lanjut dong kk
Lilis Suarni
Menunggu up
Lilis Suarni
Lanjut lanjut lanjut dong kak
Iiq Rahmawaty
knpa ga prnh di lanjut lgi thor ini cerita nya??
aku udh lma bngetttt lho nunggunya ini tp blum di up kembaliiii
Iiq Rahmawaty
krmh sakit lah😁
Iiq Rahmawaty
lagian knp ga kb dlu si.. kn msih skola dan mau ujian jg🤦‍♀️
Iiq Rahmawaty
jangan slah..suami mu aja sngat suka gadis kecil kya anita😁😁
Iiq Rahmawaty
mlah nyanyi dia🤣🤣🤣🤣🤣
Iiq Rahmawaty
aku udh 3 kali baca ini . di prtengahan cerita nnti si maria istri prtama nya itu akhirnya sadar dan mau memperbaiki hbungan nya dengan rey sampe akhirnya si maria hamil lagi.. dan ga disangka nya trnyta si anita juga hamil anak rey🤦‍♀️
pas anita hamil rey udh mulai jarang nengokin anita pdhl anita lg hamil..si rey blm tau aja.. anita hnya butuh prhatian.. sedih dah pkoknya
Lilis Sukmawati
Msih mnding beda 10 thn, nah saya beda 15 thn 🤭🤭
Ainy Juwaini
UP dong lagi
Julia Herawati
kenpa gak up up juga,
ini udah ganti tahun loh thor
Julia Herawati
entah kapan pun up upnya lama kali
Echa Nayla Muezt
reyy ap yg km tanam km yg akan menuai ,greget bngettt aku knpa laki2 sperti rey tdk punya perasaaan
Echa Nayla Muezt
riber amat rey km pilih salah satu atw km mengungkapkan kebenaran lbih baik sakit dr awal drpada km menderita kemudian
Iiq Rahmawaty
salahin tuh laki lu yg udh bawa org ktiga msuk
Iiq Rahmawaty
maria sudh tau ya klo anita itu simpanan nya rey..
haduhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!