NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...Indira turun dari mobil, dia melihat sekeliling di depan kantornya. Indira melihat langit cerah diiringi angin sepoi-sepoi yang menyibak rambutnya yang terurai....

...Langkah kaki Indira menuntun nya untuk masuk kedalam kantor pribadinya ditemani tas edisi terbaru yang ia pegang, suara sepatu high heels yang ia pakai sebagai kode bagi karyawan nya untuk menyambut bos kesayangan “selamat pagi Bu Indira” seru karyawan Indira yang berada di dalam kantor. Semua memberi hormat padanya, Indira membalas dengan senyuman manis kepada semua karyawannya....

...“Indira sayang” ucap Tejo Wicaksono berjalan menghampirinya Indira dengan membawa buket bunga, gayanya nyentrik memakai kemeja nuansa pantai motif bunga dimasukkan kedalam celana panjang polos warna coksu. Gaya andalannya selalu membawa sisir lalu menyisir rambutnya ke arah belakang....

...“Dia lagi dia lagi” ucap Indira lirih ...

...Sekretaris Indira yang berada di sampingnya tersenyum lucu melihat bosnya di taksir oleh pak Tejo, pak Tejo adalah mantan klien Indira. Dulu Indira yang membantunya mengurus sengketa tanah yang di klaim oleh semua keluarganya (perebutan warisan) hingga pak Tejo menang dan lambat laun karena pertemuan mereka pak Tejo menjadi suka kepada Indira sampai sekarang....

...Indira dengan cepat lari menuju kantornya, memberikan kode tangan kepada security untuk mengusir Tejo keluar dari kantornya....

...Security memegang lengan Tejo menyuruhnya untuk pergi, “Indira jangan usir aku, terima cintaku Indira” teriak Tejo yang langsung di usir oleh security kantor....

...“Liat aja ya kalau Indira menikah denganku kalian semua aku pecat” ucap Tejo memaki-maki security itu....

...“Hari ini ada schedule apa aja?” Tanya Indira sambil membuka laptop nya....

...Maya memberikan berkas kepada Indira “ini laporan kasus Mutia Bu”, Indira membuka map laporan tersebut....

...“Hari ini tidak ada rapat atau bertemu klien hanya saja anda ada jadwal khusus untuk bertemu dengan mama anda” ucap Maya dengan nada terbata-bata....

...“Siapa yang suruh kamu menyelipkan jadwal saya bertemu dengan orang tua saya” celetuk Indira....

...“Mama yang suruh” ucap nyonya Sarah yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan Indira. Mata Indira melirik kearah Maya memberikan kode bibir. Nyonya Sarah berpakaian bling-bling memakai topi ala bangsawan dan tas bermerek, beliau duduk di sofa memasang wajah cemberut....

...“Kamu gak suka mama kesini, sudah berapa bulan kamu gak kerumah? Jangan bilang sibuk itu hanya alasanmu saja” ucap nyonya Sarah....

...Indira menyuruh Maya untuk keluar sebentar dari ruangannya “jangan lupa bawakan minuman kesukaan nyonya Sarah” bisik Indira....

...Indira beranjak dari tempat duduknya, menghampiri mamanya yang sedang merajuk “jangan marah dong nyonya Sarah”, Indira memeluk mamanya....

...“Gini aja deh sebagai ganti ruginya nanti Indira ajak nyonya Sarah ke mall buat shopping” bujuk Indira....

...“Mama gak mau ganti rugi itu” ucap nyonya Sarah memalingkan wajahnya....

...“Terus apa dong?” Tanya Indira membujuk mamanya....

...“Mama mau cucu” jawab nyonya Sarah spontan....

...“Haaaa” Indira kaget mendengar permintaan mamanya....

...“Gak ada permintaan yang lain selain itu” bujuk Indira memegang tangan mamanya....

...“Kalau gak bisa menuhin itu ya sudah gak usah pulang kerumah sekalian, gak usah jadi anak mama huhhhhhh” ucap nyonya Sarah kembali cemberut....

...“Ya sudah terserah mama deh” ucap Indira pasrah....

...“Ya sudah apa? Indi umur kamu sudah tidak muda lagi nak. Mama ingin melihat kamu memakai baju pengantin dan menimang bayi, lihat anak bu Ratna seumuran sama kamu bentar lagi menikah sama pacarnya, anak bu ratih juga bulan depan mengadakan acara pertunangan sedangkan anak mama hanya fokus ngurusin hidup orang dengan beraneka ragam masalah” ucap nyonya Sarah mengomel....

...“Oke Indira mau menikah tapi sama siapa kan mama tau sendiri Indi gak punya pasangan” ucap Indira....

...“Sama anak teman mama, kamu masih ingat teman mama yang mama ajak kesini gak?” Ucap nyonya Sarah merayu Indira....

...“Gak ingat” ucap Indira singkat....

...“Hissssstttt, Tante Rosa yang punya anak namanya Gibran” ucap nyonya Sarah dengan nada semangat....

...“Oh itu,, gak kenal” ucap Indira sedikit meledek mamanya....

...“Pokoknya malam ini kamu ikut mama ketemu sama Tante Rosa” nyonya Sarah menepuk pundak anaknya lalu pergi meninggalkan anaknya....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!