NovelToon NovelToon
Istri Gendut Kesayangan

Istri Gendut Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Harem / Ruang Ajaib
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: rozh

Demi bertemu sang ibu, Liya berlari ke portal. Akan tetapi, jiwanya malah berpindah ke dunia hewan. Di sana, dia terkejut mendapati tubuh yang dia tempati sangat gendut berbeda dengan tubuh aslinya. Tabiatnya buruk dan malah mendapatkan empat suami hewan yang ingin membunuhnya karena perjodohan dewa monster. Dengan kematian, maka perceraian bisa terjadi.

"Tidaaaaaaaaak!" Liya menjerit keras, yang dia inginkan bertemu ibunya atau kembali ke dunia asalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Melarikan Diri.

"Apa kau ingin berjumpa dengan ibumu?" Wanita paruh baya mendekati seorang wanita muda cantik nan duduk sendirian di alun-alun ibu kota Kerajaan.

"Ibuku? Kau kenal?" Mata berwarna amber yang sangat jernih menatap wanita paruh baya itu.

"Tentu saja, siapa yang tidak kenal dengan Putri Laeouya Aiziel Nerluc, atau dengan nama lain di dunia lain Sekar Ayu dan ayah kandungmu Hailiz Chan dengan nama lain di dunia lain Candra Hermawan." Dia tersenyum dengan sorot mata tajam.

"Ka-kau juga tahu rahasia itu!" Dia reflek berdiri karena terkejut. "Siapa kau?" tanyanya. Rambut panjangnya yang berwarna kuning lembut itu terayun pelan di sapu angin saat berdiri tegak.

"Kau tidak perlu tahu siapa aku, Putri Mahkota. Aku hanya wanita tua pengembara, sama seperti ibumu, berasal dari dunia lain, bukan dunia ini. Jika kau ingin bertemu dengan ibumu, lihatlah bulan retak berwarna merah menyala itu. Tengah malam, portal itu akan terbuka, pergilah ke puncak gunung itu, temukan!" tunjuk nya.

"Para ayahmu itu pembohong, sebenarnya ibumu dan ayah kandungmu mereka celakai, mereka usir dengan sangat buruk!" Setelah berkata seperti itu, perempuan paruh baya menghilang begitu saja.

"Yang Mulia Putri Mahkota, ini makanan yang anda pesan." Pelayan dan pengawal yang dia usir tadi sudah kembali membeli banyak barang dan makanan. "Atau anda ingin membeli yang lain?" tanya mereka.

"Tidak, aku ingin pulang, ingin bertemu ayah!" jawabnya, langsung bergegas menuju kereta kuda.

Sesampainya di istana utama, langsung menuju ruang istirahat, di sana ada beberapa orang pria berpenampilan elegan.

"Ayah!"

"Putriku, kamu sudah pulang. Apa sudah membeli semua yang di inginkan? Ada hal lain yang kamu inginkan?"

"Tidak ada. Aku ingin bertanya, apakah rahasia ibu dan ayah kandungku, ada orang lain yang tau, selain para ayah dan para pengawal darah dan pelayan darah?" Putri itu menatap serius sang ayah.

Semua pria yang ada di sana menatap dia cukup lama, kemudian pria lain dari arah belakang yang menjawab. "Yang Mulia Putri Mahkota, selain itu ... seharusnya tidak ada lagi. Yang menyaksikan kepergian mereka berdua itu kami. Kami pun mengumumkan mereka berdua meninggal sakit karena wabah di sebuah desa kecil di sudut kerajaan."

Putri Mahkota itu menatap pria yang dia panggil ayah terlebih dahulu. Rambutnya berwarna merah menyala, badannya tegap, lalu pria berambut hitam pendek di sebelahnya, dia juga di panggil ayah, dia selalu membawa sebilah pedang di punggungnya.

"Aku ini Liya Hailiz Nerluc, tidak suka ada yang berbohong." Dia menatap tajam pria yang menyahut tadi, rambut pria itu berwarna ungu panjang, di kuncir sebagian di belakang. Dia adalah penasehat kerajaan.

"Sayang, tidak ada yang berbohong, Nak." Pria berambut merah menyala menyentuh tangannya, membelai punggung tangan. "Ada apa, kenapa bertanya hal aneh seperti ini?"

"Ck!" Dia berdecak lidah, menepiskan tangan ayahnya, lalu berbalik pergi ke kamarnya.

"Aku pasti akan menemukan ibu, kalian semua berbohong padaku, kalian hanya ingin mengumpulkan semua kekuatan yang tersisa di tubuhku dan benda-benda lain!" Dia menatap tajam ke bawah, mengintip dari balik jendela, saat ayah dan orang-orang saling berbincang.

"Kalian semua memaksaku ini dan itu. Semua tubuhku terasa sakit. Hati dan pikiran ku lelah, pembohong!" Dia berkemas diam-diam, lalu melewati lorong rahasia agar keluar dari istana.

Lorong ini biasanya hanya di lewati oleh dia dan para bawahannya untuk pergi mencari hiburan di rumah seni, lorong ini dia yang meminta membuat secara rahasia pada pengawal darahnya.

"Aduuh!" Dia sampai terjatuh beberapa kali saat berlari ke hutan, hendak menuju gunung yang ditunjuk wanita paruh baya tadi.

Entah berapa lama dia melarikan diri, yang jelas dari malam sudah berganti ke siang, dan kini menjadi gelap kembali.

"Kau akhirnya datang juga Putri Mahkota? Ku kira kau tak datang, karena malam ini malam terakhir portal terbuka," kata wanita paruh baya waktu itu.

"Kau juga di sini?" Putri Mahkota itu bertanya balik.

"Tentu saja, aku ingin mengantar ke pergianmu." Dia tersenyum. "Aku akan membantu, bersiaplah!" lanjutnya.

Putri itu mengangguk, menggenggam erat barang bawaannya. "Ibu, ayah, aku datang," gumamnya.

"Liyaaaa, jangan Nak, jangan!" Terdengar teriakan dan pacuan kuda dari kejauhan berlari mendekat ke arahnya.

"Melompat sekarang, jika tidak, pintu ini akan di tutup, kau tidak akan bisa bertemu ayah dan ibu kandung mu!" kata wanita paruh baya itu.

"Liyaaaaa, jangaaaaan!" teriakan larang terdengar menggema.

Terlambat, putri mahkota itu sudah melompat ke dalam portal.

"Hahahaha. Dasar bodoh. Rasakan itu! Jika aku tidak bisa membalas padamu Ayu, aku akan membalas pada keturunanmu, sampai kapanpun dendam ini nyata!" Wanita paruh baya itu tertawa senang melihat tubuh putri mahkota di lahap portal. Tak lama pun, portal juga tertutup dan menghilang.

"Aah, sakit!" Tubuhnya terasa sangat sakit.

\[Identitas tidak cocok\]

\[Identitas tidak cocok\]

\[Identitas tidak cocok\]

Entah berapa kali terdengar suara itu, suara yang menyuarakan identitas tidak cocok, dan tubuhnya terasa semakin sakit.

\[Identitas cocok, jiwa bisa memasuki tubuh\]

Setelah mendengar itu, mata putri mahkota terbuka lebar. Langit berwarna biru putih cerah, tapi aneh ada bintang di langit cerah itu terlihat jelas dan agak besar, lalu matahari tak terlihat pusatnya di mana, entah tertutup awan tebal.

"Apakah ini dunia Ibunda dan ayahanda?" Dia berdiri, tapi sempoyongan. Kakinya bengkak sekali, saat dia mencoba berdiri memegang lututnya.

"Hah? Apa ini?" Dia melihat tangannya besar, meraba perutnya yang buncit, pantat belakangnya sangat besar. "I-ini apa?" Dia memegangi baju yang di pakai, sebuah pakaian bulu berwarna putih. Dia menggelengkan kepalanya. Bahkan mencubit dirinya.

"Aaa, sakit. Apakah aku menjadi gendut jika pergi ke dunia ibu? Ini gendut sekali, astaga!" pikirnya.

"Aaah!" Kepalanya tiba-tiba sakit. "Aduuuhhh, sakit sekali!" Dia memegangi kepalanya dengan kuat. Bahkan berguling karena kesakitan.

Di kepalanya langsung muncul ingatan, berproses perlahan, lalu masuk dengan cepat secara banyak. Tubuh ini bernama Liya Ozzyana, nama panggilannya mirip dengan nama Putri Mahkota, hanya nama belakangnya yang berbeda. Dia sudah berumur 25 tahun, monster angsa putih yang tersisih dari suku, dan diabaikan oleh klan.

Ini adalah dunia hewan, bukan dunia manusia ibunda Laeouya yang Liya dambakan. Bukan!

"Aku masuk ke portal yang salah! Berarti aku harus masuk portal sebelah kanan. Ini semua gara-gara mereka mendesak dan mengejar ku, bagaimana ini!" Liya mengomel kesal, masih menyalahkan sang ayah yang mengejar dirinya.

Dia melihat sekeliling sangat hening dan sepi, hanya ada pohon dan semak belukar. Dalam ingatan tubuh ini, tempat tinggalnya terpencil dari kelompok, dan kepala rumah tangga adalah betina. Betina sangat berharga di dunia hewan ini, kecuali dirinya, malang.

Ibu pemilik tubuh ini adalah ketua klan, pemilik suku serigala, dan memiliki tujuh suami. Pernikahan dia dengan ayah pemilik tubuh ini adalah ketidaksengajaan karena mabuk buah di pesta festival gerhana bulan merah.

Pernikahan di dunia hewan ini ada dua cara, pertama dari perjodohan dewa binatang setelah menyentuh batu suci di aula suci hewan. Yang kedua dengan perburuan atau tantangan lamaran yang disaksikan oleh klan dan disetujui oleh ketua klan.

**Nb : Silahkan baca novelku dengan judul** '***Harem Putri Bunga***',**tentang Ibu Liya, Putri Laeouya**

1
Musdalifa Ifa
semangat semangat dan semangat up Thor💪
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
semangat up nya lagi akak, di tunggu
Lestari Ami'ne Zia
🥰🥰🥰uupp yg bnyk thorrr..... pidi sudah suka liya dari kecillll
Shakila🪼
Ceritanya mirip dengan PF Ta-pon judul nya "Istri Gendut Yang Dibenci" disana sudah banyak cm beda nama-nama tokohnya aja semuanya mirip
Lestari Ami'ne Zia
kirain hari ini up😌
Musdalifa Ifa
penasaran lanjutannya 🤔
Lestari Ami'ne Zia
Alhamdulillah up up up💪💪💪💪
sasa adzka
🤣🤣🤣 belum tau aja jiwa liya yg sekarang agak bar bar😂😂😂 ayooo liya program diet🤭
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
jadi gak sabar nunggu perubahan Liya menjadi cantik lagi 😁
Lestari Ami'ne Zia
semoga up LG
Lestari Ami'ne Zia
hahaha.....dasar Loki akal bulusss
Lestari Ami'ne Zia
takoballahu minba wa mingkum thor Alhamdulillah up jg😍😍
Musdalifa Ifa
selamat hari raya idul Fitri juga Thor, mohon maaf lahir dan batin bila ada komentar ku yg menyinggung perasaan atau menyakiti hati author 🙏
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
selalu di tunggu kehadiran nya akak
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
Selamat hari raya idul fitri juga ya kak, maafkan lahir dan bathin
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
Yani
semangat Thorr, lanjut lagi crita nya 🫰🏻🥰🥰
Yani
wah makacih Thorr sdh double upadate 🥰🥰🥰🥰
Yani: sorry typo
total 1 replies
Musdalifa Ifa
Thor kok tidak up" kami nunggu up dari mu jangan lama" yah😔
Rozh: mulai hari ini up ya kak. kmrin sibuk menyambut lebaran🥰
total 1 replies
★Xia★
thor seru banget aduhh semangat ya
★Xia★: sama²
total 2 replies
Lestari Ami'ne Zia
kok g up up
Rozh: nanti kak, kmrin masih sibuk lebaran
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!