NovelToon NovelToon
Sembilan Gulungan Naga Legendaris

Sembilan Gulungan Naga Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

Tiga ribu tahun yang lalu, sembilan kultivator legendaris menciptakan teknik kultivasi tertinggi: Orkestrasi Sembilan Naga. Teknik ini konon bisa membawa pengguna melampaui batas Ranah Pendakian Abadi yang tidak pernah bisa dicapai oleh kultivator manapun, karena "Tribulasi Langit" selalu menghancurkan mereka yang berani mencoba.

Namun menyadari bahayanya, para pendiri memecah teknik ini menjadi sembilan gulungan dan menyebarkannya kepada sembilan klan yang mereka dirikan. Setiap gulungan merepresentasikan satu aspek naga: Petir, Api, Air, Tanah, Angin, Cahaya, Bayangan, Ruang, dan Kekacauan.

Selama ribuan tahun, sembilan klan ini menjadi kekuatan dominan di dunia kultivasi. Namun mereka tidak pernah berani menyatukan gulungan kembali, karena legenda mengatakan: "Siapa yang menyatukan Sembilan Naga, akan menjadi Penguasa Langit atau menghancurkan dunia."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 : Rahasia yang Mulai Tercium

Setelah Bai Yun pergi, Lin Feng duduk di antara reruntuhan kamarnya yang hancur.

Ia masih memikirkan kata kata Bai Yun. 'Tinggalkan akademi. Tinggalkan tempat ini yang tidak menghargai dan menghormati dirimu. Cari kehidupan yang lebih baik di tempat lain.'

'Tidak', pikir Lin Feng sambil mengepalkan tinjunya. 'Aku tidak akan meninggalkan akademi. Tidak tidak akan pernah.'

Sekarang ia punya kekuatan. Kekuatan yang tumbuh setiap hari. Dan suatu hari nanti semua orang yang menghina, yang menendang, yang meludahinya... Mereka semua akan tahu. Bahwa pelayan sampah yang mereka injak selama ini adalah naga yang tertidur.

Malam itu setelah insiden dengan Zhao Ming, Lin Feng tidak pergi ke gua rahasianya untuk berkultivasi. Sebaliknya, ia kembali ke perpustakaan tingkat bawah. Ada pertanyaan yang mengganggu pikirannya sejak ia menemukan Gulungan Naga Kekacauan.

Kenapa gulungan itu ada di sini? Di perpustakaan akademi kecil ini? Bukankah seharusnya Gulungan Kekacauan yang hilang selama seribu tahun tersembunyi di tempat yang lebih aman??

Atau mungkin... ini bukan kebetulan?

Lin Feng mulai membaca buku-buku sejarah akademi yang jarang disentuh orang. Buku-buku tua dengan halaman menguning dan tinta yang memudar.

Dan di salah satu buku ia menemukan buku yang menceritakan tentang "Sejarah Pendirian Akademi Pedang Awan Biru", ia menemukan sesuatu yang menarik.

Akademi ini didirikan 1200 tahun yang lalu oleh seorang kultivator bernama Lin Tian. Seorang master pedang yang konon sudah mencapai Ranah Jiwa Baru Lahir, tingkatan yang sangat tinggi untuk zamannya.

Yang membuat Lin Feng tersentak: Lin Tian juga memiliki marga Lin, sama sepertinya.

Apakah ini kebetulan?

Lin Feng terus membaca. Menurut catatan, Lin Tian mendirikan akademi ini dengan misi "memberikan kesempatan kultivasi pada mereka yang tidak diinginkan klan-klan besar." Ia menerima murid dengan berbagai latar belakang, bahkan mereka dengan akar spiritual lemah.

Tapi yang paling menarik, 100 tahun setelah mendirikan akademi Lin Tian menghilang. Tidak ada yang tahu kemana ia pergi. Di dalam catatan tertulis dalam berbagai sumber, ia sedang mencoba terobosan ke Ranah Transformasi Jiwa tetapi gagal dan mati dalam tribulasi. Ada juga dari sumber lain tertulis bahwa ia pergi mencari artefak legendaris.

Tapi tidak ada yang tahu pasti apakah itu benar atau tidak.

Dan tidak lama setelah Lin Tian menghilang, perpustakaan tingkat bawah dibangun.

Apakah Lin Tian yang menyembunyikan Gulungan Naga Kekacauan di sana? pikir Lin Feng. Apakah ia juga pemegang gulungan? Atau mungkin ia melindunginya untuk orang lain?

Dan pertanyaan terbesar, Apakah ada hubungan antara Lin Tian dan keluargaku?

Lin Feng tidak tahu. Tapi ia merasa ada benang merah yang menghubungkan semuanya. Terlalu banyak kebetulan.

Ia menutup buku itu dan menatap ke arah pojok di mana pintu tersembunyi berada.

Siapapun kamu, Lin Tian, pikir Lin Feng, terima kasih telah meninggalkan warisan ini. Aku tidak akan menyia-nyiakannya.

***

Minggu keempat sejak berkultivasi.

Lin Feng akhirnya mencapai Ranah Pengumpulan Qi Lapisan Kesembilan salah satu puncak dari tahap awal.

Satu langkah lagi ia bisa terobosan ke Ranah Pembentukan Fondasi, tapi itu membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekedar kultivasi biasa. Ia membutuhkan tribulasi kecil, ujian dari langit untuk membuktikan ia layak naik tingkat atau tidak.

Tapi Lin Feng tidak terburu-buru. Ia belajar dari pengetahuan gulungan bahwa fondasi yang kuat lebih penting dari kecepatan terobosan. Kultivator yang terlalu cepat naik tingkat sering meninggalkan celah di fondasi mereka, membuat kemajuan di tingkat selanjutnya sangat sulit.

Jadi Lin Feng menghabiskan waktu untuk memperkuat dantian-nya, memurnikan qi-nya, menyempurnakan kontrol atas sembilan elemen.

Dan yang lebih penting, ia mulai berlatih teknik tempur pada Orkestrasi Sembilan Naga. Gulungan itu juga berisi berbagai teknik tempur dari yang paling dasar hingga yang legendaris.

Lin Feng memulai dengan yang dasar:

"Harmoni Tinju Lima Elemen" - Teknik tangan kosong yang menggabungkan lima elemen dalam serangan beruntun.

"Langkah Bayangan Angin" - Teknik gerakan yang menggunakan Qi angin dan bayangan untuk bergerak dengan cepat.

"Perisai Cahaya Tanah" - Teknik defensif yang menggabungkan kestabilan tanah dengan kemurnian cahaya.

Setiap teknik yang terus ia latih berulang kali di gua rahasianya, sampai gerakan itu menjadi naluri. Sampai ia bisa melakukannya tanpa berpikir.

Karena Lin Feng tahu, kultivasi tinggi tidak berarti apa-apa tanpa kemampuan untuk menggunakannya.

Di dunia Kultivasi, pertarungan tidak hanya tentang tingkatan tapi juga tentang teknik, pengalaman dan strategi.

Dan Lin Feng tidak punya pengalaman. Jadi ia harus menggabungkan dengan kemampuan yang luar biasa.

Suatu malam, saat Lin Feng sedang berlatih "Harmoni Tinju Lima Elemen" di dalam guanya, ia mendengar suara langkah kaki.

Lin Feng segera menghentikan kultivasinya dan menyembunyikan Qi-nya. Ia merayap ke mulut gua dan mengintip keluar.

Lima orang berjubah hitam berjalan di lereng gunung, lentera di tangan mereka menerangi jalan. Mereka sedang berbisik-bisik, tapi Lin Feng bisa menangkap beberapa kata,

"...sudah yakin di sini?"

"...Tetua Shen bilang ada fluktuasi qi yang aneh di area ini..."

"...mungkin harta karun atau artefak tersembunyi..."

Lin Feng membeku. Mereka merasakan Qi-nya? Tapi bagaimana? Ia selalu berhati-hati menyembunyikan aura saat kultivasi!

Atau mungkin... mungkin Qi sembilan elemen-nya terlalu unik sehingga tetap terdeteksi meskipun disembunyikan?

Lima orang itu semakin dekat. Lin Feng bisa melihat emblem di jubah mereka, mereka adalah Murid Penegak Luar, murid yang bertugas mengawasi keamanan dan aturan akademi.

Jika mereka menemukan Lin Feng di sini, pertanyaan akan diajukan. Kenapa seorang pelayan berada di lereng gunung tengah malam? Kenapa ada fluktuasi Qi di area ini?

Dengan gerakan cepat dan senyap, ia menggunakan "Langkah Bayangan Angin" untuk menyelinap keluar dari gua dan turun lereng melalui rute berbeda. Teknik itu membuatnya seperti bayangan yang bergerak nyaris tidak terlihat dan tidak terdengar.

Qi angin membawa langkahnya, sementara Qi bayangan menyembunyikan siluetnya.

Dalam hitungan detik, Lin Feng sudah jauh dari gua. Ia kemudian berhenti di balik pohon besar.

Di kejauhan, ia mendengar suara Murid Penegak Luar yang kebingungan:

"...tidak ada apa-apa di sini..."

"...mungkin Tetua Shen salah..."

"...atau mungkin fluktuasi Qi itu hanya sementara..."

Mereka menghabiskan beberapa menit lagi mencari, tapi akhirnya mereka menyerah dan pergi.

Lin Feng menunggu sampai yakin mereka sudah pergi, baru ia bernapas lega.

Terlalu dekat, pikirnya. Aku harus lebih berhati-hati. Mungkin aku perlu mencari tempat latihan yang lebih terpencil. Atau belajar menyembunyikan Qi dengan lebih baik.

Tapi satu hal yang pasti, ia tidak bisa terus seperti ini. Cepat atau lambat seseorang akan menemukan rahasianya.

Dan ketika itu terjadi...

Lin Feng harus sudah cukup kuat untuk menghadapinya.

1
Green Boy
lanjut lagi thor
Green Boy
semangat thor💪💪💪
Green Boy
semangat thor💪💪💪💪
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor 💗💗💗💕💕💞💞💝💖💖💖💋💋💖💝💝💞💞💕💗💗💗🤩🤩💗💕💞💝💝💖💋💋💋💖💋💋💋💋💋💋💖💖💖💝💝💞💕💗🤩
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor 💗💗💗💕💕💞💞💝💖💖💖💋💋💖💝💝💞💞💕💗💗💗🤩🤩💗💕💞💝💝💖💋💋💋💖💋💋💋💋💋💋💖💖💖💝💝💞💕💗🤩
Arinto Ario Triharyanto
Yoi, MC terlalu naif, kyknya kalahan ini mah kalo tarung, apalagi sama cewek, Cemen 😄
rozali rozali
lanjut thor.
💪💪💪💪
Muh Nasrun
Thor, kenapa harus mencuri pil hanya utk meningkatkan kultivasinya, ini ga benar, kalaupun bisa tambah kuat tapi dgn cara yg tdk benar.
Arinto Ario Triharyanto
kebanyakan mikir lu Feng 🤣
Celestial Quill: masih belum pede dengan kekuatannya.😄
total 1 replies
Muh Nasrun
Tingkatan ke 3 tetapi bisa bertarung dgn level 8, apa2an ini, terlalu sekali, lebih baij tdk perlu ada level thor, tdk berguna level,kalau di cerita silat yg lainnya itu spt semut ketemu gajah, terlalu jauh rananya.
Celestial Quill: saya luruskan sedikit ya, Zhao Ming yang Lapisan Ketiga kenapa bisa bertarung dengan lapisan keenam atau Kedelapan bukan karena Lapisannya, melainkan karena teknik tempur nya kuat, tetapi ia tidak bisa bertarung dengan lama melawan lapisan yang lebih tinggi, karen Qi yang di milikinya terbatas berbeda dengan Lapisan yang lebih tinggi.🙏
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
bagus, lanjutkan
Celestial Quill: Siap🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!