NovelToon NovelToon
Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Lahir dari keluarga islami, dituntut untuk selalu taat, memiliki saudara perempuan dan ternyata menjadi bahan perbandingan. Aluna gadis 20 tahun yang baru saja lulus kuliah dan memiliki banyak cita-cita harus menerima takdirnya saat dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang tidak dia kenal.

Aluna tetap pada keputusannya untuk mengejar karirnya, membuat Aluna harus meninggalkan pernikahannya untuk memenuhi janji kepada seseorang yang telah menunggunya.

Tetapi siapa sangka ternyata Aluna justru mendapatkan penghianatan dengan penuh kebohongan. Aluna harus menerima takdirnya atas kesalahan besar yang telah ia lakukan.

Setelah beberapa tahun meninggalkan pernikahannya. Aluna kembali terjerat dengan pria yang harus dia nikahi beberapa tahun yang lalu.

Bagaimana kelanjutan hubungan Aluna? apakah pria yang harusnya menikah dengannya membencinya dan ingin membalasnya?"




Jangan lupa untuk terus mengikut novel ini.

follow Ig ainunharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 Menolak

Universitas Jakarta.

Di luar gerbang kampus universitas Jakarta, kampus bergengsi terasa lebih riuh dari biasanya. Para mahasiswa terlihat bahagia dengan tawa yang pecah tanpa beban.

Bagaimana tidak sore ini mereka merayakan hari wisuda mereka setelah perjuangan yang begitu panjang, setelah pagi banyak proses yang mereka lakukan di dalam aula. Para mahasiswa itu mengabadikan momen-momen bersama dengan mengambil berbagai foto sebagai kenang-kenangan.

Ada yang mengangkat toga tinggi-tinggi, ada yang berpose kaku sambil tertawa malu, ada pula yang sengaja meloncat di detik terakhir sebelum kamera berbunyi.

Ponsel berpindah tangan, sudut diatur ulang, dan kalimat yang sama diulang berkali-kali,

“Ulangi, tadi belum pas.” Mereka tidak lelah, seolah ingin menahan waktu agar sore itu tidak segera berakhir.

"Aluna...." suara lembut itu seketika membuat hening.

Gadis berusia 20 tahun yang tertawa lepas membalikkan tubuhnya, tawanya seketika hilang.

"Kak Jiya," ucapnya kembali tersenyum saat wanita berhijab tampak anggun membawa boucket bunga tersenyum kepadanya.

Wanita itu melangkah menghampiri Aluna.

"Selamat atas wisuda kamu!" ucap Jiya memberikan bucket bunga tersebut pada Aluna.

"Terima kasih. Kak," Aluna terlihat bahagia dihadiri wisuda oleh sang Kakak membuatnya memeluk Kakaknya itu.

"Ayo Aluna, ajak Kakak kamu untuk foto-foto!" salah satu temannya memanggil membuat Aluna menganggukkan kepala dan menggenggam tangan Jiya.

Jiya ikut bergabung dengan teman-teman Aluna yang ramah-ramah, senyum lebar kembali mereka berikan pada jepretan kamera yang sedang menanti.

Jiya melihat teman-teman Aluna dengan ekspresi tidak terbaca, senyum tipis yang dia torehkan.

Setelah acara wisuda selesai akhirnya Aluna dan Jiya berada di dalam mobil dengan sopir yang menyetir kedua gadis tersebut yang duduk di bangku belakang.

"Apa rencana kamu setelah lulus kuliah?" tanya Jiya.

"Aluna memiliki cita-cita untuk menjadi wanita karir. Aluna akan memasukkan lamaran pekerjaan di Perusahaan besar," jawabnya.

"Aluna, kita ini sebagai wanita dan wanita dikodratkan untuk berada di rumah, melayani suami dan memenuhi kebutuhan suami," sahut Jiya.

"Aluna memahami hal itu, tetapi seorang wanita juga berhak untuk meraih cita-citanya dan bukan hanya menjadi pelayan seorang suami. Aluna masih muda dan apa salahnya masa muda dijalankan untuk bekerja agar tidak ketinggalan," jawabnya dengan bijak.

"Tetapi bukankah kamu sudah pasti tahu bahwa Umi dan Abi sedang menjodohkan kamu," ucap Jiya.

Aluna menanggapi dengan datar.

"Kamu jangan lupa Aluna, keluarga kita adalah keluarga islami dan meski kamu salah satu orang yang tidak menaati peraturan dalam keluarga kita. Tetapi kamu tidak bisa menyangkal untuk menolak perjodohan itu," ucap Jiya mengingatkan.

"Aluna memiliki seseorang yang Aluna sukai. Kak Firman," jawabnya berterus terang.

"Tetapi Umi dan Abi tidak memberi restu untuk kalian berdua," ucap Jiya.

Wajah Aluna tampak begitu sedih. Bagaimana tidak, di saat usianya masih muda dan selama ini ada seseorang yang selalu mendukungnya, tetapi jelas dia mengetahui bahwa hubungan itu tidak ada restui.

"Kamu sebaiknya berhenti membuat Umi dan Abi marah. Kamu harus menerima takdir lahir dari keluarga yang seperti apa," ucap Jiya menggenggam tangan adiknya itu.

Aluna terdiam sesaat dengan perkataan itu.

******

Tidak lama mobil itu berhenti di kediaman rumah Aluna. Rumah mewah 2 lantai dan tampak terlihat terparkir beberapa mobil di sana.

"Kak. Apa ada tamu?" tanya Aluna.

"Memang ada, tamu untuk kamu," jawab Jiya tersenyum penuh maksud.

"Maksud Kakak bagaimana?" tanyanya kebingungan.

"Ayo turun!" ajak Jiya membuka pintu mobil terlebih dahulu.

Ketika Jiya sudah turun dari mobil tiba-tiba saja mobil tersebut melaju.

"Aluna!" panggil Jiya melihat adiknya ternyata tidak ikut turun.

"Astagfirullah Aluna, kamu benar-benar ya," ucapnya dengan geleng-geleng kepala.

Jiya memasuki rumah dan sesuai dugaannya di dalam memang sedang ada tamu.

"Assalamualaikum!" sapa Jiya.

"Walaikum Salam," sahut semuanya serentak.

Jiya dengan tersenyum menghampiri orang-orang yang ada di ruang tamu itu. Mencium punggung tangan kedua orang tuanya dan kemudian tiga orang yang lebih tua pada tamu mereka.

Jiya menyatukan kedua tangannya pada seorang pria tampan yang duduk di tengah-tengah kedua orang tuanya. Pria berkarismatik berkulit putih itu menanggapi dengan wajah datar.

"Di mana Aluna Jiya?" tanya Umi membuyarkan lamunan Jiya yang sejak tadi terus memperhatikan pria yang mencuri perhatiannya.

"Aluna tadi berpamitan jalan sebentar untuk merayakan wisudanya bersama teman-temannya," jawab Jiya terpaksa berbohong.

"Astagfirullah anak itu, bukannya langsung pulang terlebih dahulu dan sudah main pergi saja," gumam Abi dengan geleng-geleng kepala.

Sang istri mencoba untuk menenangkannya dengan menggenggam tangannya agar suaminya Abraham tidak terbawa emosi.

"Jiya kamu duduklah. Perkenalan ini keluarga Pak Hartono dan Bu Risma. Ini putra pertama mereka Ravindra Alanka," Umi Wulan memperkenalkan tamu mereka kepada putri pertama mereka.

"Ini calon suami Aluna," lanjut Abi.

"Lalu dimana calon menantu kami?" tanya Risma.

"Aluna sedang mengikuti acara makan-makan bersama teman-temannya. Ini hari wisuda Aluna," jawab Jiya.

Tampak kekecewaan terlihat dari kedua wajah calon mertua Aluna.

"Ini hanya pertemuan saja. Saya sedang membicarakan pernikahan ini kepada Aluna. Insyallah semua berjalan dengan lancar," sahut Abi membuat keluarga calon besannya mengangguk-anggukkan kepala.

Mereka berharap apapun yang dikatakan keluarga calon menantu mereka memang benar bahwa perjodohan itu berjalan dengan lancar.

Mata Jiya ternyata sejak tadi tidak lepas menatap Ravindra.

******

"Keterlaluan kamu Aluna. Kamu bisa-bisanya pergi begitu saja di saat calon suami kamu datang. Apa kamu tidak bisa menghargai orang yang ingin menikah dengan kamu?" Abi saat ini berdiri di depan Aluna yang menunduk duduk di sofa.

Ketika pulang kerumah Aluna habis-habisin dimarahi Umi dan Abinya karena sikap kecerobohannya.

"Kenapa Abi harus menjodohkan Aluna. Aluna baru saja lulus kuliah dan masih ingin mengejar cita-cita," ucapnya memberanikan diri.

"Cita-cita seorang wanita tetap pada kodratnya yaitu menjadi seorang istri. Sudah saatnya kamu menikah," tegas Abi.

"Aluna kamu sudah menjalankan pendidikan dengan baik, lulus dengan baik dan itu artinya tugas kamu untuk menuntut ilmu sudah selesai. Aluna menjadi seorang wanita tidak boleh serakah, dan harus mengikuti takdir kamu. Sudah saatnya kamu untuk menikah. Umi dan Abi sudah memilihkan calon suami yang tepat untuk kamu," lanjut Umi.

"Kamu jangan bertanya Aluna kenapa Kakak belum menikah. Kakak juga pernikahan yang sedang disiapkan oleh Abi," sahut Jiya.

"Baiklah! Aluna akan menikah, tetapi Aluna akan menikah dengan pilihan Aluna sendiri. Mas Firman adalah pilihan Aluna," ucapnya dengan tegas.

"Berhenti menyebut nama laki-laki itu. Laki-laki itu tidak pantas untuk kamu dan Abi sudah mengatakan kepada kamu jangan pernah menjalin hubungan lagi dengan dia. Di dalam keluarga kita tidak ada berpacaran dan kamu sudah melanggar hal itu. Kamu juga sudah dewasa dan sampai saat ini kamu tidak memakai hijab. Kamu tidak bisa melihat contoh dari Kakak kamu!" tegas Abi.

"Abi. Apa salah jika Aluna ingin menjadi diri sendiri, meraih cita-cita, meraih karir dan menentukan calon suami sendiri. Apa itu salah?" tanyanya dengan nada begitu lembut.

"Dalam ajaran Islam, seorang wanita yang baik hanya taat pada suaminya. Jangan pernah melewati kodrat kamu sebagai seorang muslim!" tegas Abi membuat Aluna terdiam.

Bersambung.....

...Hay para pembaca setia, terima kasih hari ini sudah mampir. Saya Author kembali membuat Novel baru, selalu besar harapan saya untuk novel ini agar di cintai para pembaca....

...Jangan lupa selalu tinggalkan jejak, like, koment, vote, subscribe dan pasti harus baca dari bab 1 sampai akhir....

...Jangan lupa ya untuk terus mengikutinya sedikit banyaknya yang kalian berikan merupakan semangat untuk saya.......

...Terimakasih.......

1
Dew666
👍👍👍👍👍
Oma Gavin
good firman aku dukung rencana mu memberikan obat lucknut di minuman jiya dan langsung eksekusi tapi jgn lupa di videoin ya ..biar kesombongan jiya runtuh dok alim dok baik ternyata iblis yg ingin menghancurkan rumah tangga aluna
Yuliana Tunru
jiya benar2 ular ya pasti dia inginkan ravibdra aplg tau lqki2 tajur smoga ravubdra tdk teemakan fitnahan jiya gemea bgt oengen nampol mulut beracun x
Isma Isma
dasar betina bermuka duaa
Oma Gavin
tolong jgn sampai ravindra termakan provokasi jiya biarkan sedikit saja Aluna hidup tenang meskipun belum bahagia dgn pernikahan nya, segeralah bongkar alasan jiya tidak ingin melihat aluna bahagia apakah dia bukan anak kandung ortunya atau memang jiya psikopat gila
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Oma Gavin
firman yg bodoh tidak tegas punya istri cuma diatas kertas mau" nya dikadalin jiya, ravindra juga oon bin goblok memberikan celah pada jiya untuk melancarkan dramanya, disini yg jadi korban hanya aluna semoga kamu sabar dan ikhlas menerima semua hinaan ini ortunya juga pilih kasih selalu membela jiya jadi mikir aluna anak pungut
Yuliana Tunru
jiya mmg aneh jyk x mmg iri dgn aluna senua laki2 yg dekat ingin di miliki hingga nikahi firman sjrg malah ravibdra lg yg dudekati apa maksud x apkg aluna melihat jiya datang
Oma Gavin
ternyata jiya beneran muka tembok ngga tau malu datang ke kantor ravindra mau ngomporin ravindra buat jelek"an Aluna, jadi penasaran tujuan jiya selalu merebut semua yg menjadi milik aluna
Dew666
🪸🍎🪸
Isma Isma
sakit jiwa' jiya
Dew666
🍎🍎🍎🍎
Oma Gavin
wow jiya ternyata kamu belum disentuh firman 2 tahun ini feeling ku bener target utama nya adalah ravindra yang kaya raya dan bisa juga jiya sudah tidak virgin dan takut terbongkar bila dia dulu murahan
Oma Gavin
wah ravindra sengaja bikin aluna dan keluarga nya sport jantung, mau balas dendam ya...tapi takut sama maminya karena aluna menantu pilihannya
Oma Gavin
kok aku makin penasaran dgn jiya apakah dia psikopat gila yg tidak rela melihat aluna bahagia padahal dia adiknya kenapa sampai segitunya dia provokasi ravindra untuk menolak perjodohan tsb untungnya ravindra setuju karena mamanya sangat menyayangi aluna
Isma Isma
mendiang Aluna tidak munapik kakaknya sok alim
Oma Gavin
keren polll aluna apa yg kamu paparkan sesuai dgn kenyataan kakak mu itu playing victim dia iri berat sama kamu padahal ortu mu lebih menyayangi jiya itu juga tipu muslihat jiya selalu menjelekan kamu
Bunda HB
yg aku heran knpa aluna kembali ke rmh.klo ujung2 nya org tua edan msih menyetir hdp mu. ( agama hya buat kedok /topeng kepalsuan ) org tua kolot.
Oma Gavin
jgn mau aluna feeling ku kakakmu psikopat gila yg tidak ingin melihat kamu bahagia pacarmu direbut sekarang playing victim merasa ngga bisa kasih keturunan kamu diseret untuk dijadikan madu yg akan disetir oleh jiya, keluarlah dari rumah neraka tsb hidup mandiri sesuka hati
Oma Gavin
yg jadi pertanyaan sudah tau kuna mencintai firman knp ortunya justru menjodohkan dgn jiya, dan jiya juga kenapa mau" saja jgn ngomong kalian berdua sudah kenal sebelumnya dan sengaja mengkhianati luna, aku sumpahin pernikahan kalian berdua tidak akan pernah bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!