NovelToon NovelToon
Merawat Majikan Lumpuh

Merawat Majikan Lumpuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Mafia
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Las Manalu Rumaijuk Lily

Indira termangu mendengar permintaan nyonya Hamidah,mengenai permintaan putra dari majikannya tersebut.
"Indira,,mungkin kekurangan mu ini bisa menjadi suatu manfaat bagi putraku,, mulai sekarang kamu harus menyerahkan asimu buat diminum putraku,kami tahu sendiri kan? putraku punya kelainan penyakit ." ujar nyonya Hamidah panjang lebar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Las Manalu Rumaijuk Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kecelakaan...

"Bu,, sepertinya aku mau demam,,badanku meriang semua,," rengek Indira pada ibunya,Darsih.

Darsih merupakan pembantu dirumah keluarga konglomerat.

Darsih mengabdi sudah lebih dari satu dekade di keluarga itu.

Itu sebabnya saat suaminya Darsih meninggal,nyonya Hamidah menyuruh Darsih untuk menempati rumah bagian belakang,khusus tempat pelayan rumah itu,mengijinkan nya juga membawa serta putrinya yang berusia 16 tahun.

"Kalau kamu merasa demam sebaiknya kamu istirahat saja,,tidak usah pergi kesekolah." ujar ibunya khawatir.

"Dadaku nyeri dan berdenyut bu,,aku kesakitan,,sampai sampai aku meriang dibuatnya,," rengek Indira lagi.

Darsih mengusap usap rambut putrinya yang panjang tebal,,"Sayang,,ibu harus apa hmm? kita sudah periksa ke dokter,,katanya hormon mu yang membuat dadamu sakit,,,sudah di resep obat juga kan? tunggu saja,sebentar lagi sakitnya akan hilang."

meskipun hanya seorang pembantu dirumah orang kaya,Darsih sangat menyayangi putrinya,terlepas dari apapun pekerjaannya.

Darsih akan mengupayakan kebutuhan putrinya,jangan sampai tertinggal dari teman temannya.

Karena bagi Darsih putrinya adalah segalanya baginya,putrinya lah alasannya berjuang hidup hingga berada di titik ini.

Tidak perduli jika dia hanya seorang pelayan yang penting putrinya tidak kekurangan apapun.

"Nanti ibu akan ke apotik mencarikan obat pereda nyeri nya,sekarang istirahat hmm? ibu mau ke depan,mengerjakan pekerjaan ibu." Darsih meninggalkan putrinya di kamar yang mereka tempati,luasnya 5x6 itu,sangat luas untuk ukuran kamar pembantu.

Tapi begitulah luas setiap ruangan yang ada di paviliun yang ada di belakang rumah utama.

Kamar rumah utama lebih luas lagi,mungkin ukurannya 5 kali lebih luas dari yang mereka tempati.

Namanya juga rumah konglomerat,,,terserah mereka mau membuat seberapa luas bangunannya.

Indira menatap langit langit kamar nya yang bercat putih,sementara pikirannya menerawang kemana mana.

Bagaimana tidak,,sudah seminggu ini dadanya nyeri,paling parahnya lagi dari dada kenyalnya sering keluar cairan berwarna putih,mirip asi.

Tentu saja hal itu sontak membuat nya terkejut sekaligus syok.

Dia sudah seperti ibu melahirkan yang bisa memproduksi asi.

Meski tidak sebanyak ibu menyusui,tapi cukup banyak juga hingga membuat bajunya basah.

"Aku membutuhkan nya..! sekarang juga cari pendonornya! mengerti?" sayup sayup Darsih mendengar suara putra majikan nya ber telepon sambil berteriak teriak seperti kesurupan.

Namanya Arjuna,,ya Arjuna Pratama Wijaya.

Putra tunggal pewaris grup Pratama Wijaya.

Dimana kekayaan mereka sudah tersohor hingga penjuru dunia.

Belum lagi bisnis mereka yang bergerak dengan bidang tekstil,properti,dan showroom mobil,semua berkembang pesat di pasaran.

Mereka tidak hanya berbisnis satu dua saja,tapi banyak,hingga hampir seluruh negara mereka memiliki perusahaan.

Sayangnya putra semata wayang mereka memiliki kelainan.

Kelainan penyakit.

Dimana setelah beranjak dewasa Arjuna harus mengalami suatu kenyataan pahit yang cukup memalukan,yaitu penyakitnya hanya sembuh jika meminum asi setiap hari.

Kalau misalkan Arjuna tidak mendapatkan asupan asi,tubuhnya akan mulai lemah,,kerongkongan nya kering,dan lebih parahnya lagi pria tampan itu busa pingsan karena kehabisan daya.

sudah sebagai pengobatan dilakukan,namun hasilnya nihil.

Nyonya Hamidah,demikian nama ibunya Arjuna,sudah membawanya ke dokter paling hebat didunia,tetap saja ujung ujungnya jatuh ke asi.

Minimal 5 tahun Arjuna harus mengkonsumsi asi untuk membentuk kekebalan tubuhnya.

Setelah lima tahun mungkin tubuhnya akan berangsur-angsur lepas dari asi,itupun tidak spontan,harus pelan pelan.

Darsih sedang membersihkan lantai mendengar semua percakapan Arjuna.

Hatinya merasa iba mendengar hal itu.

Karena Arjuna sudah dekat dengannya sejak pria itu masih beranjak remaja.

meskipun terkesan dingin dan angkuh,Arjuna tetap memanusiakan manusia,bagi pria tampan itu pelayan juga manusia yang harus dihormati.

Itu salah satu poin plus pria berkulit putih bersih itu.

Meskipun diluar sana dia seorang mafia berdarah dingin.

Kekejaman nya tidak berlaku pada semua orang,hanya orang orang tertentu saja yang merasakan nya.

Braakk..!

Arjuna keluar dari kamar lalu berhenti menatap Darsih yang sedang mengepel lantai.

"Bik,tolong bersihkan kamarku juga ya? sedikit berantakan soalnya." titah Arjuna sopan.

"Baik den,," angguk Darsih patuh.

Arjuna meninggalkan rumah,dia mau kesuatu tempat mengecek pengiriman barang ke luar negeri yang mengalami kendala.

Tadi anak buahnya meneleponnya ada masalah di dermaga.

Arjuna bersiap kesana.

Mengendarai mobil mewah dan mahal nya,dia terlihat semakin tampan dan gagah.

Namun saat dalam perjalanan,,tiba tiba mobilnya ditabrak sebuah truk dari belakang.

membuat mobilnya kehilangan keseimbangan,akhirnya membanting stir ke bahu jalan.

Mobil Arjuna terbalik dan dia terjepit didalam nya.

Truk yang menabraknya langsung kabur.

Arjuna korban tabrak lari.

Sebelum Arjuna pingsan,dia masih sempat melihat plat kendaraan yang menabraknya,lalu tiba tiba semua gelap..

Arjuna pingsan.

bersambung...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!