Bram, lelaki yang berperawakan tinggi besar, berwajah dingin, yang berprofesi sebagai penculik orang-orang yang akan memberi imbalan besar untuk tawanan orang yang diculiknya kali ini harus mengalah dengan perasaan cintanya.Ia jatuh cinta dan bergelora dengan tawanannya. Alih-alih menyakiti dan menjadikan tawanannya takut atas kesadisan. Dia malah jatuh cinta dan menodai tawanannya atas nama nafsunya. Ia mengulur waktu agar Belinda tetap jadi sandranya. walaupun harus mengembalikan uang imbalannya dan ancaman dari pembunuh bayaran ketiga, dia tidak peduli. malam itu dia menodai Belinda.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CACASTAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MISI PENCULIKAN
Bram adalah seorang mafia sekaligus berprofesi sebagai penculik dan pembunuh bayaran
Bram adalah lelaki yang berperawakan tinggi besar, berwajah dingin, ada bekas sayatan di pelipis, memiliki kulit agak gelap dibandingkan pria lain di kotanya, kornea matanya berwarna biru dengan sorot mata tajam, dan ia memiliki wajah yang tampan.
Hari itu Bram memasuki sebuah ruangan yang sudah disiapkan oleh orang yang memberi imbalannya. Kali ini bayarannya tidak main-main, 500 juta.
Bram ditugaskan untuk menculik seorang gadis yang merupakan anak seorang menteri pertahanan di sebuah Negara Belva. Gadis itu bernama Belinda.Belinda adalah puteri satu-satunya dari meteri pertahanan, yaitu Jendral Gondesh. Menteri Gondesh adalah orang yang berpengaruh di Negara Belva.
Negara Belva adalah negara yang banyak ditakuti beberapa negara tetangga, yang terkenal dengan tingkat keamanan tingkat tingkat tingginya.
Untuk masuk ke Negara Belva, wisatawan tidak hanya harus memiliki pasport antarnegara, tetapi juga harus punya kartu otoritas yang disahkan oleh tempat mereka bekerja bila mereka bekerja di suatu instansi pemerintah ataupun swasta.
Bahkan, wisatawan pun harus memakai jasa armada dan agen travel yang punya lisensi dari pemerintahan divisi keamanan Negara Belva, yang khusus berlisensi dari pemerintah dan bukan agen travel lokal atau dari negaranya masing-masing. Saking ketatnya pengamanan di sana, tiap rombongan tur, harus memiliki guide dari negara Belva yang khusus mengantar dan menjadi mata-mata pemerintah.
Tiap ruas jalan pertokoan dan jalanan dilengkapi CCTV yang terhubung dengan tiap biro pemerintahan. Terbayang bukan, betapa sibuknya para pegawai pemerintahan di sana.
Di sana tiap kelompok wisatawan berhak untuk menentukan pilihan untuk tempat wisatanya hanya di 5 tempat saja, tidak boleh lebih.
Kali ini Bram mendapatkan tugas sedikit berat, yaitu misi menculik, anak Menteri pertahanan Negara Belva. Namanya Belinda, anak dari Menteri Pertahanan, yaitu Jendral Gondesh. Jendral Gondesh memiliki istri, Nyonya Betilda. Nyonya Betilda adalah kerabat dekat dari Presiden negara Belva, yaitu Presiden Ziviliado.
Belinda, adalah seorang gadis yang cantik. Dengan pesona perempuan muda yang memancing kekaguman para lelaki.
Fotonya banyak diabadikan paparazi. Mereka mengabadikan Belinda saat ia ada di area sekolah, area publik, maupun saat ia bertamasya bersama keluarganya. Keluarga ini merupakan kerabat dekat dari Presiden Ziviliado, Presiden Negara Belva, sehingga mendapat pre village dalam berbagai akses kegiatan.
Belinda bersekolah di Senior Hight School Xilem, di kelas 12. Dia adalah pelajar akselerasi. Belinda sering mendapatkan juara dalam beberapa olimpiade, sains, dan bahasa.
Ia juga pernah memenangkan juara pertama model sampul majalah remaja. Belinda populer di negaranya maupun di beberapa negara tetangga.
Presiden Ziviliado sudah 20 tahun menjadi Presiden negara Belva, menggantikan ayahnya presiden terdahulu.
Berdasarkan rumor yang beredar Presiden Ziviliado akan menikahkan anaknya Petrico dengan anak Mentri Pertahanan, Jendral Gondesh, yaitu Belinda. Bila mereka sudah lulus kuliah nanti mereka akan dinikahkan dalam pesta yang meriah.
Ini adalah negara dengan kekuasaan atas nama kekeluargaan. Dinasti Negara Belva akan berlangsung sampai anak dan cucunya.
Negara merupakan negara maju di berbagai lini kehidupan, di bidang ekonomi yakni eksport import, minyak bumi, tambang emas, dan di bidang agraria.
Banyak negara lain yang ingin memiliki sumber daya alam seperti negara Belva. Beberapa negara sekitar ada yang melakukan siasat, dengan membujuk Presiden Ziviliado menjual beberapa pulau terpencil yang ada di negara Belva. Pulau-pulau yang potensial memiliki sumber Daya Alam yang banyak.
Salah satunya adalah negara Equadrola, negara yang dipimpin oleh seorang raja, yaitu Raja Qutaldo. Raja Qutaldo, adalah otak dari penculikan ini. Ia membayar Bram dan kaki tangannya untuk menculik Belinda untuk menjadikannya tawanan untuk menekan Presiden Negara Belva dan menteri Pertahanan, Jendral Gondesh.
minim eksplore gestur, ekspresi, mimik.... jadi pembaca ga bisa membayangkan emosi karakter dan mengenal sifat karakter.
itu seperti membaca cepat tanpa jeda
tidak ada internal monolog yang menguatkan karakterisasi
deskripsi malah lebih menonjol di bagian 'itu' padahal sebagai pembaca aku lebih pengen kenal karakterisasi...
maap kak kalau nda berkenan 🙏
sama chapter ini perlu double check typo 😆