Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 20
...jika kamu mencintai seseorang, ...
...maka biarkan dia pergi. jika dia...
...kembali, berarti dia milikmu dan ...
...jangan pernah memaksa seseorang...
untuk mencintaimu walupun engkau mencitainya
...****************...
Damian sekarang berada di kamar milik sang istri, sedangkan Khalisa baru sampai di ndalem.
"assalamu'alaikum" salam ning Khalisa
"waalaikumsalam" ucap uma Maryam kebetulan baru keluar dari kamar nya.
"sendirian nduk? , bukan nya tadi bareng suami mu" tanya uma Maryam heran
ning Khalisa mencium tangan uma nya, gimana tidak sendirian jika suami nya sedang merajuk.
"iya tadi bareng sama mas Damian uma, sekarang mas Damian ada di kamar. kalau gitu Khalisa ke kamar dulu ya uma" ucap lembut ning Khalisa. di angguki oleh sang uma.
ning Khalisa berjalan ke arah kamar nya, ia bingung apa yang ia harus lakukan dengan keadaan suami nya yang sedang merajuk. apa dia harus memberikan permen supaya tidak marah.
tok tok tok
Sebelum masuk Khalisa mengetuk pintu kamar nya karena kamar tersebut bukan buat dirinya seperti sebelum menikah. Damian yang mendengar pintu di ketuk langsung menyanderkan tubuh nya di sofa sambil memainkan handphone nya tapi ekor mata nya masih melirik ke arah pintu.
ceklek
"assalamu'alaikum" salam ning Khalisa, ia melihat suami nya duduk di sofa.
"waalaikumsalam" bisik Damian yang tidak melihat ke arah Khalisa.
ning Khalisa melangkah ke arah sofa dan duduk di sebelah sang suami.
"mas, mas marah.. maaf ya jika Khalisa buat salah. tapi Khalisa tidak ada hubungan apa apa sama ustadz ilham, Khalisa cuman dekat dengan adik nya dila. karena jika dila main ke sini dia selalu ikut pengajian di masjid dan selalu duduk di dekat aku mas. " ujar ning Khalisa , lalu mencoba menyentuh tangan suami nya. Damian tetap diam dan tidak menepis tangan istri nya
"udah dong mas, Khalisa harus apa agar mas gak marah lagi, ayo dong mas jangan marah lagi" bujuk ning Khalisa
"kalau gitu, kita harus rajin produksi si utun agar cepet jadi. " kata Damian dengan semangat
Ning Khalisa membulatkan mata nya, bukan nya tadi malam sudah apa suami nya ini tidak capek.
"tadi malam kan udah mas" cicit ning Khalisa gugup
"gak papa , kita harus rajin buat adonan nya sayang. " ucap Damian, lalu membuka cadar istri nya
Damian menatap wajah istri nya yang sangat cantik, ia tidak pernah puas memandang kecantikan istri nya. Ning Khalisa yang di pandang dengan insten oleh suami nya manjadi gugup dan malu, ia belum terbiasa di pandang seperti itu oleh suami nya.
"mas , jangan liat Khalisa seperti itu. Khalisa malu" ucap ning khalisa, Damian tersenyum kecil melihat tingkah istri nya.
"kenapa harus malu, kamu harus terbiasa dengan semua ini karena mas akan setiap hari memandang bidadari mas ini" ujar Damian sambil mengangkat dagu istri nya dengan tangan nya.
Damian mencium kening sang istri dengan mesra, ia bersyukur dan terima kasih kepada orang tua nya karena sudah membawa nya untuk berkunjung ke pesantren ini dan bisa bertemu dengan wanita yang yang sempurna ini.
Damian lalu menggendong istri nya, khalisa yang kaget langsung mengalungkan tangan nya di leher sang suami. Dengan pelan pelan Damian membaringkan istri nya di kasur, lalu Damian mencium kening, kedua mata , pipi, hidung dan bibir ranum sang istri. setelah itu terjadilah hal yang di lakukan oleh pasangan suami istri untuk membuat si utun.
"makasi sayang" mencium kening sang istri setelah melakukan ibadah suami istri
"cepat hadir di rahim sang bunda ya nak" bisik Damian mengelus perut rata sang istri.
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘