NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:115.5k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Xiao Jian dan Song Aran, berjalan beriringan kerumah keluarga Song, sembari berbincang dengan sesekali terkekeh riang.

Setiap penduduk yang berpapasan, mereka sapa dengan ramah.

Ketika Zhao Jie melihat daging yang dibawa Xiao Jian, rona wajah wanita

itu langsung kecut terlipat.

Song Aran yang menangkap riak tersebut mendengus dingin.

Aran tahu si ibu tiri sudah bersiap mencibirnya guna meluapkan kekesalan, sebab Zhao Jiao pulang kerumah keluarga Song tidak membawa apa pun, selain tangisan pilu dan aduan soal mertuanya.

"Salam ayah, ibu tiri, kakak, aku datang..!" sapa riang Song Arang kala menyebut ayah dan kakak.

"Ayo, cepat masuk..!" ajak bersemangat Song Dahuan.

Saat Dahuan melihat potongan daging yang tebal, ia merasa amat senang. Menantu lelaki keduanya ini cukup bijaksana dan royal, tidak seperti ketika Yance berkunjung. Hadiah kepulangannya cuma empat bulatan kubis setengah busuk.

Sarjana macam apa yang seperti itu.

"Ran'er, apa Xiao Jian memperlakukanmu dengan baik..? bagaimana keluarganya..? mereka menindasmu tidak..?" cecar Song Qing Bao sedikit cemas, sembari mengusap kepala sang adik.

"Kakak, tidak perlu cemas. Jian sangat baik, bahkan dia selalu membelaku didepan ibunya." balas riang Aran dengan senyum lebar sampai memperlihatkan giginya.

"Sungguh..?"

Aran mengangguk mantap, mencondongkan kepalanya guna berbisik.

"Bahkan kemarin Jian bertengkar dengan ibunya demi diriku."

Qing Bao mengulas senyum penuh kepuasan, mengambil daging dari tangan Xiao Jian, lalu berkata lantang.

"Hadiah kepulangan ini jauh lebih murah hati dari pada seseorang yang katanya cendikiawan terhormat. Sepertinya kau sangat menyukai adikku..?"

"Tentu saja..! istriku wanita istimewa, jadi sudah selayaknya untuk selalu dihargai dan dijaga." balas Xiao Jian dengan suara naik dua oktaf.

"Ah, suamiku manis sekali..!"

Melihat Song Aran yang bahagia berbunga-bunga, wajah Zhao Jie makin menghitam keunguan.

Kenapa putrinya yang cantik malah tidak bahagia, sementara si babi gemuk ini justru kebalikannya.

"Jika kau merasa kurang sehat, pergilah beristirahat. Jangan merusak kebahagian putri dan menantuku." hardik Song Dahuan, melihat istrinya memandang benci pada Song Aran.

Aran, Qing Bao dan Xiao Jian, kompak melipat bibir seraya menundukkan kepala menyembunyikan tawa.

"Kalau begitu aku akan kembali ke kamar dulu." sahut ketus Zhao Jie.

"Jian, kemarilah, ada yang ingin ayah bicarakan denganmu." panggil Dahuan begitu punggung Zhao Jie tertelan tembok kamar.

"Baik ayah mertua..!"

Song Dahuan membawa menantunya keaula tamu, sedangkan Qing Bao dan Aran pergi kedapur.

"Makan siang bersama ya..? aku akan membuat babi panggang untuk kita." ujar Qing Bao senang.

"Baik..!"

"Masak saja semua dagingnya, kalau tidak, nanti Zhao Jie akan membawanya menemui Zhao Chan Dong dan menghadiahkannya untuk menjilat Tukang Kayu Sun."

"Oya, putri tunggal tukang kayu Sun sepertinya menyukai Zhao Chang Dong. Tapi bajingan itu menghindarinya karena menurutnya Sun Ying tidak telalu cantik." beritahu Qing Bao.

"Cih, sombong sekali, memang dia pikir setampan apa dirinya..?" sengit Aran muak.

"Entahlah, mungkin dia sudah merasa hebat, makanya sampai bersikap tidak tahu diri begitu."

"Kakak tahu soal ini darimana..? Bahkan sampai ke namanya pun kakak ingat." Song Aran tentu merasa aneh.

Setiap hari Qing Bao berada diladang, bagaimana bisa mengenal gadis kota seperti Sun Ying.

"Kemarin lalu Chang Dong pulang, aku sengaja menguping pembicaraan mereka. Setelah mengatakan soal Sun Ying, dua bajingan itu berbisik-bisik, sepertinya sedang merencanakan sesuatu."

Alis Song Aran berkedut, giginya perlahan mengerat gemeletuk.

"Kemarin Jiao kembali, Chang Dong sengaja pulang untuk memastikan apakah keluarga Kang memperlakukan adiknya dengan baik. Bajingan itu memberi tahu nyonya Kang jika dia mungkin akan mewarisi bengkel kayu di masa depan..!"

"Apa dia sungguh tidak punya malu..? harta orang lain dia banggakan." cibir Aran.

"Tapi bisa saja Chang Dong akan menikah dengan Sun Ying, sebab tukang kayu Sun mengatakan jika dia sedang mencari seorang menantu." balas Qing Bao.

"Siapa yang bisa menebak masa depan..? Lagi pula belum ada lamaran pernikahan datang, bisa saja semua itu cuma bualan manis Chan Dong saja."

"Pada akhirnya orangtua akan selalu menuruti apa keinginan anaknya."

"Kakak, apa kau sedang mengejekku..?" Song Aran cemberut.

"Tidak, mana berani aku melakukan itu..? adikku yang terbaik." sanggah Song Qing Bao terkekeh.

Aran mencebikkan bibirnya, seraya menghentakkan kaki kelantai.

"Aku akan pergi ke kota nanti untuk melihat apa yang terjadi. Jika Zhao Chang Dong berniat merusak reputasi seorang gadis, setidaknya aku harus memberi tahu mereka."

"Ya, kakak benar. Kita tidak boleh membiarkan orang lain dimanfaatkan oleh mereka."

Song Qing Bao mengangguk setuju.

"Ngomong-ngomong, apa terjadi sesuatu saat kepulangan Jiao kemarin..? memangnya dia membawa apa..? sampai wajah Zhao Jie jelek begitu."

"Hadiah kepulangan..?" Qing Bao berdecih.

"Yance datang pagi-pagi sekali mengantarkan dua kubis dari ladang, setelahnya berniat untuk langsung pergi. Tapi saat Chang Dong mengatakan soal mewarisi bengkel kayu, dia membatalkan niatnya." Qing Bao memutar bola matanya penuh cibiran.

Song Aran tergelak sengit. Bajingan seperti itu, mau siapa pun yang dinikahinya, tetap saja bajingan.

Saat kakaknya sedang fokus memasak daging, Song Aran memanfaatkan kesempatan itu untuk menuangkan semangkuk mata air spiritual bagi Qing Bao.

"Kakak, aku berencana membuat anggur beras. Aku ingat Ibu meninggalkan cetak biru untuk alat penyulingan. Berikan padaku, nanti Jian yang akan mengurusnya."

"Kau mau membuat anggur..? apa keluarga Xiao akan mengizinkanmu melakukan ini..?"

"Aku dan Jian punya tempat lain untuk menyembunyikan biji-bijian, modal membuat anggur ini juga tabungan suamiku. Kebetulan, Jian memiliki koneksi untuk memasarkannya. Setelah selesai dibuat, aku akan memberimu banyak anggur."

"Kau membuatku terdengar seperti pemabuk." Song Qing Bao menjentikkan dahi adiknya.

"Nanti aku akan memberikan cetak birunya padamu, tapi ingat untuk menyimpan semua uang yang kau hasilkan untuk dirimu sendiri. Jangan bodoh dengan memberikannya semua kepada seorang pria." nasehat Qing Bao.

"Baik, aku akan selalu mengingat nasehat kakak."

Kakak beradik itu terus mengoceh, tanpa menghentikan pergerakan tangan mereka yang lues memainkan pisau dan spatula.

Meski baru dua hari Song Aran menikah, sudah banyak bahan untuk ghibahan kakak beradik itu.

"Astaga, kenapa boros sekali..? daging sebesar ini kalian masak semuanya..?" Zhao Jie masuk ke dapur, begitu mencium aroma daging yang menggoda.

"Ibu tiri, tadi pagi kau bilang pengeluaran keluarga belakangan ini sangat banyak, makanya tidak bisa menyiapkan sesuatu bagi iparku. Untuk menghindari malu, jadi aku menggunakan apa yang dibawa Xiao Jian guna menyenangkannya." seringai terbit dibibir Qing Bao.

"Kemarin Kang Yance memberikan dua kubis, tapi Ibu menambahkan daging saat menumisnya. Hari ini Xiao Jian membawa dua pon daging, tapi ibu tiei cuma menyiapkan lobak untuk pendampingnya. Itu sangat tidak sebanding dengan hadiah yang dibawa adikku. Tapi tenang saja, karena aku ini anak yang berbakti jadi tidak akan mempermasalahkannya."

Kata-kata Qing Shan itu nyaris membuat Zhao Jie memuntahkan seember darah.

1
Datu Zahra
Laosan ini aslinya baik, tapi terlalu takut dan pasrah sama ibunya
Fauziah Daud
lanjuttt
Sribundanya Gifran
lanjut
chataleya
wah jangan2 anak tuan besar tuh
Memyr 67
𝖽𝖾𝗁. 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗁𝗎𝖺. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗇𝖾𝗁
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖻𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺𝗂𝖻, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗂𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗃𝖾𝗅𝗆𝖺𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖾𝗋𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆, 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍, 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝖼𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Andira Rahmawati
thorr knp blm up...dr kemarin kutunggu2 ..
Memyr 67
𝗒𝖺𝖺𝗁, 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺, 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗅𝗂𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗆𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗉𝖾𝗋 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍
Memyr 67
𝗁𝖺𝖽𝗈𝗈𝗁. 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗂𝗇𝗂, 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗉𝖾𝗌 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗌𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗉𝗎𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂? 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗊𝗂𝗇𝗀 𝗌𝗁𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗀𝗎𝖺 𝗁𝗂𝗋𝖺 𝗒𝖺? 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗌𝗍𝖺𝗅𝖺𝗄𝗍𝗂𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆?
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇 𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺? 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗋𝗎𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇, 𝗒𝗀 𝗉𝖺𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇? 𝗍𝗎 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝖺? 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗇𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺.
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dari awal praduga itu ternyata benar, kalo Xiao Jian bukan anak kandung mereka
miss blue 💙💙💙
curga lian keturunan pedagang chen. 🤔🤔🤔
chataleya
Wang Lian ini ternyata lebih buruk daripada tuan crab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!