Jem dan Meila
Jém, namanya. Siswi kelas 3 SMA. Dia sangat baik dan suka menolong, bahkan ia seorang juara kelas. Dalam daftar peringkat 10 besar di kelas pasti Jem yang duduk paling atas. Namun, sayang tak ada yang
0
0
Apa yang Terbaik
Mamanya belum mengirim jatah uang jajannya bulan ini. Sebagai anak rantau yang masih kecil nan imut, Elvina benar-benar berusaha untuk belajar menghemat uang yang diberikan oleh orangtuanya. Malang ni
0
0
Seperti Kamu (Part 1)
“Aduh…” Rintihan seseorang yang mengaduh membuatku tersadar bahwa aku telah menabrak seseorang. Dengan terbata-bata aku meminta maaf, “eh… Maaf aku aku ga tau ada orang.” Tak ada jawaban dari orang ya
0
0
Cinta Pungguk Kepada Bulan?
Kuperhatikan dari jauh seorang lelaki dengan seragam olahraganya di antara lelaki berseragam olahraga lainnya yang sedang bermain voli. Ia tampak bergerak aktif mengikuti ritme permainan, kadang wajah
0
0
Kurioritas
Aku tetap berjalan kukuh sambil memeluk diriku sendiri. Jaketku pun bahkan tidak mampu melindungi diriku dari hembusan angin. Sore itu menjelang maghrib. Seluruh anak teater sudah meninggalkan sekolah
0
0
Prank Tissue Ketek
Senin pagi yang cerah menyambut aktivitas pagi manusia. Mulai dari bekerja, sekolah, mengerjakan urusan, mulung wkwkwk. Begitu juga aktivitas di SMP 2 Gusonduyo. Para siswa dari kelas 6-9, eh maaf, ma
0
0
Aku, Dia dan Mimpi Alam Bawah sadarku
Ini tentang aku, dia, dan mimpi alam bawah sadarku. Aku tidak tahu sekarang ada di mana, di sini ada pepohonan rindang, lapangan luas dengan pijakan tanah yang padat, dan tampak di pinggir lapangan be
0
0
Friendzone (Part 2)
Keesokan harinya aku berangkat seperti biasa. Yap, menggunakan jasa ojol alias ojek online. Saat aku keluar rumah, kulihat lelaki bertubuh tinggi dengan jaket hitam sedang duduk di atas motor trailnya
0
0
Menepis Rasa
Dia seorang yang periang. Setiap bertemu, dia selalu menyapaku dan tersenyum. ‘sungguh menggugah hati’. Kami tinggal sedesa. Jarak rumahnya tak jauh dari rumahku. Namanya Indah. Paras wajahnya sesuai
0
0
Keinginanku untuk Berkarya
Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga. Kata kata itulah yang menjadi penyemangatku sampai saat ini. Namaku Sukarya, aku duduk di kelas 8
0
0
Friendzone (Part 1)
Aku Ditha dan dia Radit, teman-teman menjuluki kami “Raditha”. Eits, seperti judulnya, kami hanya berteman atau lebih tepatnya sahabat. Aku dan Radit sekelas sewaktu SMP dan sejak SMP pula kami bersah
0
0
Sepasang Tali Sepatu Biru
Baru Beberapa minggu sekolah menengah pertama dan kini aku melihat beberapa temanku sudah dirazia tali sepatunya. Hanya boleh menggunakan tali sepatu hitam sementara keadaannya sekarang aku memakai ta
0
0
Adventure in Japan (Part 1)
Hari ini cuacanya panas sekali, dan aku juga sangat haus, jadi aku memutuskan untuk membeli minuman di mini market dekat sekolahku. “Yuraaaa!!!” Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namaku, ternyata
0
0
Masa yang Tak Berubah (Part 3)
“Anak itu, kan? Dia adek kelas, kan.” “Aku gak nyangka kalo itu Esha.” “Esha anak 11 MIPA 1 itu, kan?” “Iya, dia orangnya.” “Iel tau gak nih, ya?” “Emang mereka pacaran?” “Gak tau juga, mereka keliata
0
0
Masa yang Tak Berubah (Part 1)
Pagi ini apes bagi Esha. Bel masuk kurang 10 menit lagi sedangkan dia baru keluar dari rumah. Untung saja rumahnya berjarak 200 meter ke sekolah. “Ah, lariku lambat sekali, kakiku gak bisa diajak komp
0
0
Terjemahan dari Sebuah Perhatian
“Aku memandang Pak Tony lagi dan berdebar lagi, kuulangi lagi dan lagi tapi anehnya aku masih saja berdebar kencang. Apa ini? Apa aku sedang jatuh cinta pada guruku sendiri?” tanya gadis SMA yang bern
0
0
Masa yang Tak Berubah (Part 2)
Dret… Dret… Dret… Iel yakin itu adalah gadis pujaannya, Esha. “Halo, Sha. Tumben banget nelpon aku siang begini, nanti aku ke rumahmu kok. Tahan rindunya dulu, ya.” Iel berbicara dengan setengah sadar
0
0
Ayo Jangan Malas!
“Kamu udah di sekolah?” “Belum, nih. Jalan Ki Hajar Dewantara macet banget. Kayaknya baru sampai di sekolah lima belas menit lagi. Maaf, ya.” Seseorang yang tersambung panggilan teleponku menyahut. “G
0
0
Dilan & Rindu
Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi Rindu. Ia adalah seorang gadis cantik dan juga pintar “Duh tali sepatuku copot lagi” ucapnya sambil merapikan sepatunya itu Setelah ia merapikan sepatun
0
0
Akankah Indah?
Matahari pagi mulai mengusik tidur seorang gadis kecil, gadis itu menggeliat, tanpa sadar dia sudah membangunkan gadis lain yang tidur disampingnya, gadis itu mulai membuka matanya, ia mengerjapkan ma
0
0