I’m Telatan Not Teladan
Senin pagi seperti biasa Indah berangkat sekolah dengan tergesa-gesa. Karena, lagi-lagi dia harus mengalami suatu kejadian yang membuatnya gelisah, Terpepet Waktu! “Pukul 06.45,” desis Indah sambil me
0
0
Perpustakaan Ku
Siang itu, Rina sedang berjalan sambil melihat bangunan perpustakaan sekolahnya yang belum jadi. Ia sangat mengharapkan perpustakaan sekolahnya itu segera dibuka agar ia dapat membaca banyak buku di s
0
0
Because of You (Part 2)
“Noval juga. Tapi kok teknologi pangan? Mau jadi dosen?” Dia terkekeh geli lagi. “Soalnya, aku benci sama negara ini yang nggak bisa manfaatin sumber dayanya.” “Nggak bo-leh ben-ci,” aku memainkan jar
0
0
Because of You (Part 1)
Dunia ini adalah rangkaian benang takdir yang membentuk bola kehidupan. Di mana setiap benang mengikat manusia satu sama lain, memaparkan ribuan warna berbeda tiap helainya. Termasuk di dalamnya ada b
0
0
Kesabaran Yang Indah
“Aaaaaaa..” Sebuah teriakan memecahkan keheningan pagi di kelasku. Tak lain dan tak bukan adalah Sudar, seorang siswa yang selalu dijahili oleh siswa yang lain. Mungkin karena dia begitu patuh terhada
0
0
Cah Ndeso
“Dasar kau anak miskin, pergilah menjauh dari pandangan ku” kata bibinya. Semua orang memandang dirinya rendah, tidak berpendidikan dan yang jelas tidak mempunyai masa depan yang terang. Menganggapnya
0
0
I’m Always In The Greenish Forest
Ketika aku memasuki kamarnya. Mataku seakan menerawang setiap sudut kamar ini. Aku seperti merasakan ada sosoknya di sini. Ada kesedihan yang perlahan terasa perih di dada. Aku mulai berjalan mendekat
0
0
Sampah
“Felly! Lo yakin kita bakalan menciptakan yang begituan? Bukannya temanya flora sama fauna?” tanya Bram yang masih menentang pikiran Felly tentang rancangan baju yang akan mereka garap untuk acara Fha
0
0
Arti Kehadiranmu Di Hidupku
Namaku Deasy. Sebelum memulai kisahku, aku ingin mengajakmu kembali ke tahun 2003, saat aku masih berusia 27 tahun. Kehidupanku berjalan normal dan menyenangkan. Ketika itu, aku bekerja sebagai sekret
0
0
Ibuku Kartiniku
Tidak ada yang bisa menolak kehendak tuhan. Tuhan telah mengatur semuanya. Hidup, kematian, dan jodoh, semuanya telah diatur oleh sang maha kuasa. Namaku Lina Almira. Aku adalah anak tunggal dan hanya
0
0
Bersamaku Sang Merah Putih
Indonesia, Negara yang memiliki ribuan pulau serta keindahan alam yang membuat semua mata terpana. Sungguh bangga aku dilahirkan di tanah air tercinta ini hingga sampai sekarang aku masih berpijak di
0
0
Hasil Dari Sebuah Usaha
Hiduplah seorang anak yang bernama Andhik, sejak kecil ia hanya tinggal dengan Ibu dan adiknya, Bapaknya pergi merantau ke Jakarta dan hanya pulang 3 bulan sekali, namun walaupun begitu Andhik tetap s
0
0
Hadiah Terindah
Jam berdentang satu kali. Teriknya matahari tidak mencegah ayah Tono untuk tetap bekerja. Tono tinggal bersama ayah dan ibunya di desa dan pekerjaan ayah Tono adalah mencari kayu untuk dijual dengan m
0
0
Mengapa? (Satu Kata Merubah Segalanya)
Kuawali catatan ini dengan sebuah kata Tanya yang bagi sebagian besar kaum memerlukan jawaban yang berbelit dan memusingkan. Mengapa?. Sebuah kata tanya yang sangat sederhana. Tersusun dari tujuh huru
0
0
Rainbow at The End of Twilight
Ketika senyuman mentari menyambut datangnya hari dan suara kokokan ayam telah mengakhiri malam yang kelam, nampak seorang pemuda berseragam putih abu-abu memulai hari dengan sepeda butut peninggalan a
0
0
Cakra
Sudah lebih tiga tahun aku tidak menghirup udara segar kota ini. Setelah baru saja menyelesaikan pendidikan jenjang magister di luar negeri, kini aku pulang kembali. Aku memang telah berencana untuk p
0
0
Serpihan Pengetahuan
Dalam hidup, aku selalu memikirkan akan bagaimana masa depanku nanti. Apakah setelah tamat dari kampus ini, aku akan segera mendapatkan pekerjaan? Di manakah aku akan bekerja? Dan untuk siapakah aku a
0
0
Sepucuk Surat Dari Padang Pasir
Terik matahari menyambar wajahku. Hari sudah semakin siang, pikirku. Aku terbangun dari tidurku. Kulihat arlojiku. Sudah pukul 6 pagi rupanya. Segera aku menuju kamar mandi untuk mandi. Masih ada wakt
0
0
Gerobak Untuk Ayah
Ayahku seorang pemulung. Dia sering memulung di sekitar kompleks perumahan yang berada tak jauh dari pemukiman ruli kami. Ayah seorang yang pekerja keras. Dia tidak malu dengan pekerjaannya. Dia berka
0
0
Gak Bakat
“Gak ngerti Bahasa Indonesia, ya?”, kata Cia marah kepada Riko yang dari tadi terus saja memaksanya untuk menyolder timah pada papan kerja elektronika mereka. “Ayo dong. Kamu kan pinter. Gampang kok.
0
0