Langkah demi langkah Rizka berjalan, namun ia tak mau mempercepat, juga tidak memperlambat, tetap biasa saja. Rizka yang sekarang, bukan Rizka yang dulu. Ia sudah tahu bagaimana mengambil sikap disaat seperti ini, bahkan pernah beberapa kali Rizka menerima panggilan dari ponsel Panji dan itu adalah dari Anne rekan kerjanya, mereka benar-benar membahas soal pekerjaan tak ada yang lain, lantas apa yang harus dicurigai. Lagi pula rekan suaminya yang bernama Anne itu juga sudah bersuami. Tak mungkin mereka akan macam-macam, pikirnya.
Sementara Rizka berjalan, pandangan Panji tak terlepas darinya, dan dihadapannya, Tisya merasa risih karena sejak tadi Panji seolah mengabaikannya.
"Panji, kalau aku boleh jujur..." suara itu terdengar lirih dan terdengar sedikit menyedihkan.
Namun belum sempat Tisya meneruskan kalimatnya,
"Sayang, sini!" Pinta lelaki itu pada istrinya saat jaraknya sudah sangat dekat.
Tisya pun menoleh kebelakang, setelah melihat wajah Rizka dan melempar senyum tipis, kini pandangannya tertuju pada perut Rizka yang sudah sangat besar. Tisya tak percaya ternyata perempuan yang dulunya akan Panji nikahi selama dua bulan saja, akhirnya benar-benar hamil. Itu artinya mereka sudah melakukan... ah, Tisya tak sanggup membayangkan itu. Meski tak ada yang salah karena mereka adalah pasangan sah. Tapi entah kenapa hatinya mendadak ngilu, dadanya terasa sesak.
"Hai," adalah suara Rizka menyapa Tisya saat mereka sudah berhadapan, Panji memberi ruang kosong pada istrinya agar duduk tepat disebelahnya. Kebetulan kursi yang mereka duduki sekarang ini adalah berjenis sofa.
"Hai, apa kabar?" balas Tisya dengan menyodorkan tangannya.
"Baik Tisya, kamu gimana?" Rizka menyambut tangan Tisya dengan menampilkan senyum ramah. Rizka sungguh sudah dewasa sekarang, tak ada perasaan cemburu atau semacamnya. Hanya saja dalam pikirannya bertanya-tanya, ini hanya kebetulan atau mereka sudah janjian? tapi tak mungkin mereka janjian untuk apa? pikirnya.
Setidaknya sekarang, Panji bisa be…
Cinta Setelah Pernikahan
Tak Rela
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 188 Episodes
Comments
Kerimpak Kaca Luya
Sebenarnya rizka juga tidak bersalah ya tisya....kerana dari awal² lagi dia sudah mengelak dengan kerasnya....dan juga rizka itu juga sadar kalau panji itu sudah mempunyai calon istri....tapi panji nya aja yg ngotot ingin terus mendekati rizka dengan alasan kerja....jadi kamu tidak boleh menyalahkan rizka seratus peratus....yg salah disini itu panji yg tidak menjaga hati...tidak sadar diri kalau sudah punya kekasih tapi masih juga ingin mendekati rizka....maka soalnya disini bukan salah rizka...dan juga rizka itu buka pelakor cam kan itu🙄🙄
2023-02-19
3
Ciacia
Sebenernya kasian ma tisya tapi kan Rizka ga pernah ngerebut panji itu udah dijodohin ma Allah,,ya pantas Allah jodohin panji ma Rizka hati kamu suka jahat🤔😡
2023-01-09
0
Eva Rubani
sabar tisya....
2022-12-21
0