Panji terus mengusap pelan punggung istrinya, ia mengira bahwa Rizka benar-benar sudah terlelap. Pandangannya tak lepas dari wajah cantik alami Rizka. Ia mengelus alis tipis, bulu mata hingga hidung wanita itu dengan jari telunjuknya.
semuanya adalah milikku. Sambil tersenyum bergumam dalam hati. Seketika Rizka membuka matanya mendapati wajah suaminya dengan seulas senyum yang Rizka tak tahu apa maknanya.
"Abang kenapa?"
"Maaf kalau membuatmu terbangun, nggak apa-apa cuma kangen." mendengar itu, Rizka pun tak kuasa untuk tidak tersenyum.
"Sama, kangen juga sama Bang. bertengkar beberapa jam rasanya kayak nggak ketemu sebulan." Jari jemari Rizka mulai bergerak untuk mengusap sebagian rambut Panji. Rizka tahu, bahwa Panji juga sangat lelah dan butuh perhatian.
"Iya, makanya jangan gitu lagi ya. Maaf Abang terbawa emosi tadi pagi."
"Bang, boleh ngobrol santai kan?" Rizka bertanya dengan hati-hati.
"Boleh, kamu mau ngomong apa?"
"Sebenanrnya Adek juga nggak mau bersikap seperti tadi, tapi entah kenapa selalu aja ada hal yang berkaitan dengan mantan kamu..." Panji masih menatapnya lekat, membiarkan Rizka menyelesaikan kalimatnya.
"Kira-kira masih ada lagi nggak sesuatu yang masih kamu simpan, berkaitan dengan dia?" lanjut Rizka.
"Abang juga nggak tau dan nggak ingat sama sekali, entah kenapa masih ada barang-barang yang berkaitan dengan dia, sumpah Abang nggak berniat buat nyakitin kamu, sayang." Jelas Panji dengan sungguh-sungguh, sorot matanya mengatakan kejujuran, dan Rizka menyadari itu.
"Itu karena dia udah masuk terlalu jauh kedalam hidup kamu, mau jujur boleh kan?" Panji mengangguk tanpa membantah apa yang dikatakan Rizka. Itu benar, semuanya benar. Tisya memang begitu dalam memasuki hidupnya. Mungkin jalinan cinta mereka hanya sekitar tiga tahun, tapi perkenalan dan pendekatan lebih dari itu.
"Kenapa semuanya begitu menyakitkan, padahal itu hanya masa lalu kamu, itu karena Adek nggak bisa nerima kenyataan kalau ternyata kamu pernah bermesraan dengan perempuan lai…
Cinta Setelah Pernikahan
Ungkapan Isi Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 188 Episodes
Comments
Jeissi
berarti panji masih mikirin tisya dong 🤪
2024-10-20
0
Ciacia
harusnya panji paham Rizka ga mau Panji masih mengenang masalalunya bersama tisya😟
2023-01-08
1
Kerimpak Kaca Luya
Paling penting besikap jujur jangan pernah berbohong dengan pasangan anda....itulah satu² cara membuat rumahtangga selalu bahagia
2022-03-04
0