"Aku berangkat lusa," tiba-tiba Rio memecahkan lamunannya.
"Oh iya Bang,"
"Coba aja kamu belum nikah, pasti seru nih bisa sekalian jalan-jalan kita." ujarnya dengan wajah sumringah.
"Namanya jodoh Bang nggak ada yang tahu, hehe." tak ada kalimat lain yang bisa diucapkan Rizka.
"He'm," jawab Rio hanya seperti itu.
***
Sore hari tiba, sudah jam 17.20 seharusnya di jam segitu mereka sudah berada di rumah, tapi kini kenyataannya Rizka masih berada dikantornya menunggu sang suami. Ia pun mengambil ponsel dari tasnya, tak biasanya suaminya seperti ini tanpa kabar. Saat panggilan tersambung,
--- dalam panggilan ---
"Bang kamu dimana?'
"Abang masih di kantor, ada rapat mendadak. Gimana ya?"
"Ya udah, Adek naik taksi aja nggak apa-apa."
"Beneran nggak apa-apa? Maaf ya sayang."
"Iya nggak apa-apa, ya udah Bang semoga cepat selesai kerjaannya,"
"Sayang, beneran naik taksi kan?"
"Ya iyalah masa naik pesawat."
"Bukan maksud Abang nggak di antar sama siapa gitu?"
"Enggak, lagian udah nggak ada orang lagi di kantor, tinggal Pak Satpam nih."
"Ya udah hati-hati ya, nanti kabari Abang segera kalau udah di rumah,"
"Iya Bang."
--- panggilan berakhir ---
Sebenarnya ia kesal karena suaminya tak mengabarinya terlebih dahulu, jika tak bisa pulang cepat hari ini. Tapi ya mau bagaimana lagi, namanya juga pekerjaan. Ia pun segera memesan taksi, dan langsung pulang kerumah.
Kali ini ia merasa perjalan pulang kerumah terasa sangat lama, di tambah lalu lintas yang padat mengakibatkan kemacetan di beberapa titik. Mungkin karena perjalanan pulang kali ini tak bersama sang suami, jadi ia merasa bosan.
Akhirnya Rizka tiba dirumah, tepat saat adzan magrib. Ia memilih sholat magrib terlebih dahulu kemudian segera mandi karena tubuhnya sangat gerah. Juga tak lupa ia mengabari suaminya melalui pesan bahwa ia sudah berada dirumah.
Setelah selesai semuanya, ia mengambil ponselnya. Melakukan panggilan pada sang suami, sudah berkali-kali namun tak ada jawaban. "Kemana sih?" ujarnya.
Perutku lapar sekali, ka…
Cinta Setelah Pernikahan
Ada Apa dengan Panji?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 188 Episodes
Comments
Abie Mas
suami ga peka
2022-08-24
0
Indrawati
awas aja panji macam2..aq kirim ke kutub utara😠
2022-05-13
0
Suminah
orng hamil gak salah penciumannya
2022-02-14
0