Seorang wanita yang bernama Winda sudah lama menikah mencoba bermain api dengan teman sekantornya yang bernama Hendra. Rasa cinta & nyaman yang sebelumnya tidak dirasakan olehnya ditemukan dalam diri Hendra. Setelah sepakat meninggalkan pasangan masing-masing.
Hendra justru memilih kembali kedalam pelukan istrinya. Winda yang sudah terlanjur menggugat cerai suaminya merasa kecewa & marah kepada Hendra.
Apa yang dilakukan Winda setelah Hendra & Suaminya tidak didapati ?
BURUAN KEPOIN ??? JANGAN LUPA BACA YAA KISAH KELANJUTANNYAAA !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nukhbatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10. Kebersamaan Dengan Suami
Johan pagi ini kembali ke Jakarta. Sudah lama rasanya ia meninggalkan istrinya sendirian dirumah karena tugas kantornya yang tidak bisa ditinggalkan.Baginya Istrinya adalah istri yang penurut, cantik, seksi dan cerdas.
"Sayang, pagi ini kamu berangkat kerja aku anter ya". Ucap Johan kepada istrinya Winda.
"Okey sayang, aku kangen banget sama kamu. Apa aku cuti saja hari ini agar kita bisa berduaan dengan kamu". Balas Winda kepada suaminya dengan membalas mesra pesan dihandphonenya itu
Suasana pagi hari ini yang sejuk dan adem setelah malam diguyur oleh derasnya air hujan. Pagi masih gelap gulita, Matahari pun masih malu-malu mengeluarkan sinarnya, Namun Hendra rupanya sudah bertengger saja didepan rumah Winda. Dengan berpenampilan rapi dan sangat menarik bagi siapa saja yang melihatnya.
Langkah kakinya belum juga sempet menapaki kedalam rumah pacar gelapnya itu, Wanita cantik yang pagi ini tampil menarik dan menggodanya pun sengaja mengusir dirinya. Sia-sia saja pagi ini Hendra berpenampilan menarik bukannya sentuhan atau belaian yang ia dapatkan Namun sepertinya kehadirannya tidak diinginkan oleh pacar cantiknya itu yang wangi tubuhnya mampu menusuk kedalam sanubari jiwa lelakinya, Hendra.
"Sayang...aku harap kamu mengerti ya, suamiku sudah tiba di bandara. Aku tidak ingin ia melihat kamu berada dirumah ini, sayangku". Ucap Winda kepada Hendra dengan nada lembut dan manja. Penampilan dan aroma wangi tubuhnya membius Hendra ingin segera memeluk erat dirinya. Namun seribu sayang waktunya tidak tepat.
Hendra pun segera pergi meninggalkan tempat mesum mereka berdua, Hatinya sangat dongkol ketika yang ia inginkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Kekesalannya pun ia lampiaskan dengan mengendarai mobil ugal-ugalan. Ia tidak mau jadi selingkuhannya..Ia mau Winda menjadi milik seutuhnya.
Tiba dirumahnya Johan tidak menaruh curiga terhadap sang istri yang telah memiliki Pria Idaman Lain. Johan dengan senyum lebar dan membentangkan kedua tangannya itu langsung memeluk erat istrinya yang cantik itu.
"Sayang, ini aku bawa hadiah untuk kamu". Ucap John kepada Winda dengan mengeluarkan hadiah untuknya.
Dengan senang hati dirinya pun menerima hadiah pemberian suaminya itu. Suami yang memanjakannya dengan harta yang berlimpah dan barang-barang mewah..Baginya Johan adalah selain suami, ia juga pohon uang.
Johan pun tidak bisa menahan hasratnya. Sudah hampir 2 Minggu. Ia tidak mengairi sawah miliknya. Sudah menjadi kebiasaan Johan bila pulang dari luar kota pasti langsung meminta jatah kepada istrinya.
Pasangan suami istri yang sudah sah pernikahannya dimata Agama dan dimata hukum ini pun. Sedang memadu kasih melampiaskan kerinduan sang suami kepada istri yang sangat ia cintai ini.
"Sayang, aku mau pagi ini kita memadu kasih dulu ya , sebelum kamu berangkat kerja" Ajak Johan kepada istrinya dengan nada lembut.
"Baik, sayangku. Aku juga merindukan kamu sayangku". Balas Winda kepada suami dengan nada menggoda sang suami.
Alex yang sesampainya dikantor setelah mengetahui Winda tidak masuk kerja sangat kecewa karena Alex sangat mengharapkan dirinya dapat bercinta kembali dengan Winda.
"Apaa Winda...gak masuk, emang kemana dia, Tika". Tanya Alex ke Tika. Dengan muka yang sedikit kecewa dan sedih Alex menahannya.
"Iya gak masuk, memangnya kenapa, Lex" balas Tika dengan nada penasaran.
"Gapapa, Tika. Gue ada perlu saja dengan Winda. Ada yang mau gue tanyain". Balas Alex kepada Tika dengan nada santai.
Tidak beda jauh dengan Alex, Hendra pun kecewa saat tau pacarnya ternyata tidak masuk kerja. Ia sangat cemburu saat tau ada suaminya dirumah saat ini.
"Winda...Winda..Loe kemana sih, Gue janji loe bakal jadi milik gue seutuhnya". Ucap Hendra kepada dirinya dengan ucap yang egois.
Hendra pun merasa kesal karena suaminya, Winda sudah tidak dinas keluar kota lagi. Itu artinya pertemuan dan percintaan mereka terbatas dan tidak bebas.
Rencana Hendra untuk tinggal bareng dengan Winda semakin tinggi hasratnya. Dia tidak mau kalau kekasih gelapnya itu dimiliki oleh lelaki lain. Baginya, Winda adalah miliknya. Keegoisan Hendra pun semakin nyata.
"Sedang apa ya Winda dirumahnya. Gue gak mau Winda dimiliki oleh orang lain. Bagi gue, Dia itu milik gue dan hanya gue saja yang boleh bercinta dengannya". Batin Hendra dengan nada egois.
Winda pun tengah bersantai dengan suaminya. Johan. Selama ada Johan disisinya, Dia pun lupa akan kekasih gelapnya. Canda tawa yang dulu sirna dirumah ini kini suaranya sudah terdengar kembali. Senyuman dan gelak tawa pasangan suami istri ini yang sempet mematung dikarenakan kesibukan mereka masing-masing.
"Sayang, jujur aku pingin banget kita punya ana. Sudah berapa tahun kita nikah". Ucap Johan kepada Winda dengan mengharapkan kehadiran anak dirumahnya ini.
"Sama sayang, aku juga mau punya anak, tapi mau gimana lagi kita belum dikasih kepercayaan". Balas Winda kepada Johan dengan nada pasrah karena keadaan.
Winda seharian mengabiskan waktu dengan Johan. Dia tidak membalas whaatapps dari siapapun. Telepon dari Alex pun, tidak ia angkat.
Selama Johan dirumah, ia hanya ingin mengabiskan waktu bersama suaminya. Yang telah banyak berkorban dan memberikan harta yang berlimpah. Johan memanjakannya dengan perhiasan, tas branded, pakaian mahal, jam tangan mewah dan liburan keluar negeri.
"Terimakasih ya, sayang. Aku suka tas ini. Aku mau beli tapi uangku tak cukup untuk membelinya" Ucap Winda dengan Johan dengan penuh kasih sayang.
Johan pun menciumi istrinya dan bermesraan dengannya yang jarang mereka lakukan karena pekerjaan Johan yang dilakukan diluar kota.
"Sayang, ini tidak seberapa dibandingkan kamu yang setia menungguku". Balas Johan kepada Winda yang sempat tersindir oleh ucapannya suaminya itu.
Johan merasa kalau Winda adalah istri yang setia kepada dirinya. Walau ia sering dinas keluar kota Bahkan sang istrinya pun sabar menunggunya dirinya pulang dari luar kota. Sayangnya, Winda bukan lagi seperti yang ia banggakan dulu.
Kedewasaan Johan dalam menghadapi keegoisan istrinya membuat pernikahan dan rumah tangga mereka awet dan dapat bertahan selama 8 tahun.
Alex dari tadi menghubungi Winda namun tidak ditanggapi olehnya.
"Prita, hari ini gimana, jadi kaga nie". Tanya Alex ke Prita.
"Sorry Lex, gue lagi gak masuk kerja. Nanti gue kabari loe lagi ya, okey" balas Winda singkat kepada Alex.
Alex pun tidak terima Winda membatalkan janjinya begitu saja. Bagi Alex, Winda membuatnya penasaran. "Kalau Winda dengan Hendra saja bisa jatuh cinta, Bagaimana dengan dirinya yang jauh lebih tampan dari Hendra". Batin Alex dengan menyombongkan dirinya merasa paling tampan.
Bagi Winda, pacarnya itu hanya untuk mengisi kekosongan dihatinya saja dan untuk mengusir kesepiannya sendiri didalam rumah.
Ia tidak ingin mengganti suaminya dengan pria lain karena materi Johan diatas segala-galanya dibandingkan pria yang ia kenal.