Sinopsis
Mitsugu dipindahkan ke dunia Naruto, menggunakan templat Namikaze Minato. Mitsugu ditugaskan untuk berperan sebagai putra Minato dari dunia paralel!
Sarutobi Hiruzen: {Kau putra Minato dari dunia paralel?}
Mitsugu: {Ya, jadi aku akan mengurus putra ayahku di dunia ini.}
Jiraiya: {Kau juga muridku di dunia itu? Hebat!}
Mitsugu: {Tentu saja, kau bahkan mengajariku Rasengan!}
Naruto: {Kau kakakku…}
Mitsugu: {Ya, aku kakakmu. Panggil aku Mitsugu-nii mulai sekarang.}
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Namikaze Mitsugu (10)
Namikaze Mitsugu (10)
Naruto membuka pintu, dan yang dilihatnya adalah sosok yang sangat mirip Hokage Keempat!
{Yoo~ Naruto baru bangun?}
{Eh, ya, baru satu jam yang lalu.} Naruto garuk-garuk kepala dengan malu, lalu buru-buru pergi ke kamar mandi.
Mitsugu melihat ke dalam rumah Naruto.
Keadaannya sangat menyedihkan.
{Lebih baik kita bawa anak ini, kan?}
Sebagai orang yang berperan baik seperti Minato.
Mitsugu merasa harus bersikap baik pula pada Naruto.
Cukup banyak tumpukan cup ramen masih berada di atas meja.
Saat melihat ke kulkas, hanya ada beberapa susu kotak yang bahkan sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
{Ck, merawat anak seperti ini sungguh keterlaluan. Kedua orang tua jahat itu seharusnya mati, tidak layak hidup.} gumam Mitsugu.
Kurama yang ada dalam diri Naruto tidak menunjukkan kebencian.
Kurama tahu siapa Mitsugu, jelas bukan Minato!
Lihat saja wajah tegas dan tidak senyam-senyum seperti idiot Namikaze Minato!
Kurama sangat mengenal Minato, seperti apa pria itu dan bagaimana dia mati bersama Kushina.
Kurama sudah mendengar kabar itu, namun Naruto yang bodoh tidak menyadari orang-orang yang bergosip.
Lagipula, bocah pirang itu hanya anak-anak.
(KENAPA ORANG DARI DUNIA LAIN BISA SAMPAI DI DINI? APA ORANG TUA ITU YANG MENGATURNYA?)
Kurama di dunia ini lebih tenang, tidak seperti Kurama di cerita aslinya.
Melihat bagaimana penduduk desa memperlakukan Naruto, Kurama mulai iba.
(Kushina, anakmu sungguh malang!) Kurama bicara dengan suara pelan.
Naruto yang sudah mandi mengenakan kaos putih dengan lambang Api di bagian belakang.
Hokage Ketiga memilih pakaian yang harus Naruto pakai, dengan lambang Api di pakaiannya.
Hal itu menunjukkan bahwa Naruto memiliki Kehendak Api yang kuat.
Naruto menarik napas dalam-dalam lalu keluar dari kamar.
{Aku sudah selesai... harus bagaimana aku memanggilmu?}
{Panggil saja aku Mitsugu-nii. Anggap aku kakakmu sendiri.}
Naruto terkejut, merasakan kehangatan yang selama ini ia impikan.
Menganggap sosok ini sebagai kakak sendiri?
Mata Naruto berkaca-kaca, ia menahan diri untuk tidak menangis.
Mitsugu terdiam, lalu mendekati Naruto, menyamakan tinggi badan dan memeluknya. {Jangan menangis... semua baik-baik saja.}
Naruto pun menangis tak terkendali.
Setelah Naruto tenang, Mitsugu mengajak Naruto untuk jalan-jalan ke luar.
Bukan sekadar berjalan-jalan, mereka akan pergi ke klan Uchiha, terlebih dahulu meminta izin kepada Hokage.
Awalnya Hiruzen ketakutan dalam benaknya.
Mitsugu meyakinkan Hiruzen, semuanya akan baik-baik saja karena Mitsugu akan menjaga dan mengenalkan Naruto pada Sasuke agar mereka bisa berteman.
Hiruzen berwajah tegas. {Mitsugu, aku percaya padamu... Tolong lindungi Naruto. Aku tidak ingin terjadi apa-apa pada Naruto.}
Naruto begitu terharu mendengar ucapan Kakek Hokage yang dikenal begitu baik.
Naruto yang masih kecil hanya memikirkan tentang teman dan tidak mengerti hal buruk apa yang bisa terjadi jika ia pergi ke klan Uchiha.
Sebelum pergi, Mitsugu menoleh dan berbicara, {Hokage-sama, jika boleh, aku ingin menjadi pembimbing Tim 7 di masa depan.}
Hiruzen menatapnya tak percaya.
{Aku akan mengaturnya. Mitsugu, apa kau bisa menerima misi dari desa? Ada banyak hal sulit yang harus dihadapi, apalagi dengan kekuatan Konoha saat ini.}
Mitsugu mengangguk. {Kebetulan aku juga memikirkannya, Hokage-sama. Anda memang sangat bijaksana, tahu apa yang kupikirkan.}
Hiruzen tersenyum puas. {Jangan bicara seperti itu, terlalu dibuat-buat~}
Mitsugu dan Naruto pun pergi bersama.
Belum lima menit berlalu.
Hiruzen baru saja mengeluarkan bola kaca dan bersiap beristirahat sambil melihat pemandangan indah Konoha.
BANG!
{HIRUZEN!!} Danzo, yang sejak tadi memantau, tahu betul ke mana Mitsugu membawa Naruto. {Apa kau sudah pikun? Dia membawa Jinchuriki ke klan Uchiha!}
mantap 👍👍👍👍👍