Bagaimana seorang kakak terpaksa menjebak adiknya untuk tidur bersama suaminya di malam pertama mereka, sampai ia harus melahirkan seorang anak !!!!
Dan untuk menjaga hati sang kakak, ia bertekad untuk pergi sejauh mungkin..
Aluna Sanjaya gadis cantik yang pintar berumur 22 tahun memiliki sifat baik hati dan ceria.
Aloni Sanjaya gadis cantik berumur 22 tahun kembaran Luna yang memiliki ambisi yang tinggi serta menyukai tantangan.
Brian Vandermon Subrata pria tampan yang dingin dan kejam ia adalah pemilik dari perusahaan Subrata corp. Sebuah perusahaan raksasa yang memiliki anak cabang yang tersebar di seluruh dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ibun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 10
Brian POV🌼🌼
Sehabis memarahi beberapa kepala divisi yang dianggap tidak berkompeten, Brian mulai mengecek semua berkas yang harus ia tanda tangani.
" Permisi Tn beberapa menit lagi kita harus meeting dengan perusahaan antara grup,
Vino berkata sambil membawa beberapa dokumen penting yang harus Brian pelajari sebelum meeting di mulai.
"Ok udah Lo atur kan tempat meeting nanti dan pastikan semua nya berjalan lancar,..
gue gak mau ada cacat sedikit pun untuk meeting nanti..
" Sudah tuan, semua sudah saya siapkan bahkan saya sudah menyuruh ana untuk mengecek ulang semua dokumen, dan untuk tempat semuanya udah fix tuan, jawab vino dengan sikap profesionalnya sebagai seorang asisten pribadi brian."
Akhirnya pertemuan Brian dengan perusaan antara grup berjalan dengan lancar dengan hasil yang memuaskan.
Di dalam sebuah sedan mewah Brian asik mengotak ngatik hp nya mencoba menghubungi sang istri, namun Sampai panggilan ke 10 Loni tidak mengangkat panggilan ya.
" Kamu di mana sayang kenapa gk angkat panggilan aku" Brian bermonolog sendiri , ia pun mulai merasa khawatir dengan keadaan istri nya sekarang.
Di lain tempat Loni sedang berusaha untuk mendadani Luna, ia mendadani Luna persis seperti penampilannya, dan sesekali ia memberitahukan Luna tentang kepribadian Brian makanan kesukaan Brian sampai hal..hal kecil tentang Brian, dan di bantu Sandra ia juga telah membuat catatan mengenai hal-hal penting tentang Brian.
Itu lah kesepakatan yang telah di setujui oleh Luna, demi bisa menggapai cita-citanya dan hidup lebih baik.
Flash back on..🌼🌼
" Lo bisa diam gak sichhhhh...!!!! " Loni berteriak sambil menahan pundak Luna dengan kuat.
"Aku gak mau kakkk, aku mau ...mati aja kak.. aku mau sama bunda aja, kenapa kakak jahat sama aku kak... aku gak mau hamilll.. suara tangisan Luna yang sangat amat lirih.. sampai tubuh nya mulai merosot kebawah.
" Lo mau mati?? eh Lo pasang kuping Lo baik-baik adik ku tersayang" dengan senyum smirk nya Loni mulai membuka suara..
" Lo mau bibi kesayangan Lo ikut mati bersama Lo sayang"..
Loni membelai wajah adiknya sambil mengeluarkan senyuman liciknya.
" Apa maksud kakak?? jangan sakiti bi Marni kak.... aku,, aku,,.. " dengan terbata-terbata suara Luna mulai melemah, iya seakan harus menyerah dengan dengan keadaan dan mencoba mendengar keinginan kakaknya.
"Ok sayang, gini sebelumnya gue mau bilang sama Lo, menurut orang suruhan gue, bi Marni masuk ICU tadi malam kena serangan jantung selain perawatan intensive dia harus mengkonsumsi obat- obatan buat buat menormalkan keadaannya kembali .. tapi dia gak mau minum obat kalau bukan Lo yang kasih obatnya"..
" Huuuuu..huuu..huuuu... " Luna tiba-tiba semakin menangis lirih..
" Wait Luna sayang .... gue bakal ngasih Lo waktu buat telp bi Marni sekarang bahkan untuk kedepannya Lo bisa ketemu bi Marni"....
" Sungguh .. benar kak.. maksih ya kak"
seketika Luna mulai memeluk Loni dengan kasih sayang..
" Tapi Lo harus bantuin gue dlu .. gimana"
Loni berkata sambil berbisik ke arah luna,
" Lo harus mau gantiin posisi gue selama 6 bulan kedepan sebagai nyonya Brian .. gimana sayang??"
Loni menyeringai licik sambil mengelus rambut panjang Luna.
" apa!!!!!! kakak udah gila????? mana ada orang yang mau berbagi suami kak"..
" Haahahaha..hahah..hahaha.. siapa yang mau berbagi suami sayang, gue bilang posisi gue sementara .. ingat cuma 6 bulan Luna, gak lebih.. Lo boleh ngelayani suami gue di ranjang tapi no baper ok"...
" Kakak memang sudah gila... AKU GAK MAU.. SEKALI LAGI AKU TEKANKAN KAK..AKU GAK MAU!!!" Luna berbicara tepat di depan wajah loni.
"PHAK....."
Suara tamparan menggema di kamar itu dan membuat Luna terhuyung ke kasur.
" Lo HARUSS mau Luna, karena ini WAJIB.. gue bisa aja memperburuk keadaan bi Marni, bahkan Lo tahu ayah bakalan kecewa kalau sampai tahu Lo hamil anak haram tanpa ayah, dan ayah bakal murka ke elo... LO MAU ITU LUNA??????"
" Huuu..hu..huhu..hu.huuu..hu.."
Luna tergugu mendengar pernyataan Loni barusan, iya tidak menyangka seorang kakak
yang dlu di kenalnya lemah lembut berubah menjadi seperti seorang iblis yang tak punya hati.
" Kau sudah gila kak.. sejak bunda gak ada kau terus memaksakan keinginan mu kepadaku, tapi untuk yang satu ini maaf kak aku tidak mau berzinah dengan suami mu!!!
" Jangan sok suci luna!!! ingat sekarang kau sedang hamil tanpa suami, apa kata orang bila mengetahui hal itu Luna .. apa kau mau ayah mengusir mu dan bi Marni kesayangan mu pergi menyusul bunda!! kau sendirian luna.. SENDIRI!!!"
" Kau jahatttttt kak.. huhu..huhu..hu.. kau sungguh tak punya hati... aku ini adik kembar mu kak.. kenapa kau tega menyakiti aku"
" maafkan aku Luna sayang aku terpaksa melakukannya .. tapi aku janji ini yang terakhir.. setelah semua ini berakhir kau akan bahagia Luna, Bahakan aku akan mengadopsi bayi mu saat lahir nanti.. dan aku akan memberikan rumah serta modal usaha untuk mu..aku tahu kau suka disain baju seperti bunda .. kau bisa melanjutkan kuliah mu... kau bisa hidup di negara mana yang kau inginkan.. dan kau bisa membawa bi Marni dan mang dirman ikut serta bersama mu... yang pasti kau bisa memulai hidup mu kembali" .
Mendengar ucapan Loni, Luna merasa memang itu yang ia harapkan selama ini, Luna juga tidak mengetahui anak siapa yang ia kandung dan bagaimana ia bisa hamil, iya merasa ciuman saja ia tak pernah dan pacar pun ia tak punya, sehingga iya memutuskan untuk melanjutkan cita-cita nya dan hidup jauh dari keluarga nya, keluar dari bayang-bayang sebagai gadis yang tak di anggap. dia tidak mau ayahnya semakin membencinya.
" Baik lah kak aku setuju, namun aku mempunyai satu syarat"
" Baik lah apa syarat mu itu, mungkin aku bisa mempertimbangkannya"
" Aku tidak mau tidur dengan suami mu !!"
"Baik lah aku akan memikirkan caranya nanti tapi aku gak janji kalau suami ku yang menggoda mu,, hahaha..hah." Loni mulai menyodorkan surat kontrak agar Luna menanda tangani nya.
" Tapi gimana dengan kehamilan ku kak??"
" Tenang Luna,, itu salah satu keberuntungan bagi ku, masalah kehamilan mu,, suami ku akan mengajak mu melakukan pemeriksaan kehamilan, dan tentu dia akan sangat senang bila mendengar kehamilan mu, yang dia anggap itu adalah kehamilan ku".
" Baiklah kak, aku setuju"..
" Maafkan aku Luna, kau memang kembaran ku tapi sejak kehilangan bunda aku tidak bisa pernah memaafkan mu"...
Flash back off 🌼🌼
vote buat mu