NovelToon NovelToon
Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fuji Lisa

Jessica yang masih umurnya 21 tahun terpaksa menikah karena sebuah perjodohan dengan seorang CEO tampan kaya raya, laki-laki itu bernama Reyhan Dhalvin Wijaya.
Bagaimana jadinya jika di umur 21 tahun Jessica sudah menjadi seorang istri. mampukah ia melewati semua hal yang terjadi dalam hidupnya? Dan rahasia apakah yang Jessica sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fuji Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Reyhan menangis

Jessica memberontak dalam pelukan Rey dengan sisa tenaga yang kian menipis.

"Lepas!!"

Rey semakin mengeratkan pelukannya, ia tak peduli meski tubuhnya terkena pukulan Jessica.

"Nggak akan!!" tolak Rey mentah-mentah.

"Lep-hmpptt

Rey langsung memangut bibir pucat Jessica tanpa aba-aba. Rintikan hujan semakin lebat, mengguyur dua insan yang kini tengah memadu kehangatan. Keduanya memejamkan mata menikmati sensasi yang luar biasa.

Lembut, itu yang Jessica rasakan.

Bukan ciuman menuntut yang dibalut nafsu. Namun, sebuah lumatan hangat dan penuh cinta.

Beberapa menit kemudian Rey melepaskan lumatannya."I love you nyonya Reyhan Anderson," ucap Rey serius, dengan mata yang tak sedikitpun beralih pada wajah cantik Jessica, membuat gadis itu sebenarnya merasa gugup."Aku jatuh cinta sama kamu sayang."

Cup

Kecupan mendarat di kening Jessica.

"Sebenarnya gua juga cinta sama manusia kutub ini, tapi karena tadi mas Rey bentak gua, gua bakal kerjarin dia," batin Jessica.

"I love me to?" balas Jessica menggoda.

"Hei!" Jessica tertawa melihat wajah Rey yang terkejut."Balas yang benar sayang," rengek pria itu akhirnya.

"I love you too." Jessica tersenyum hangat mengusap kepala Rey.

"Tapi aku masih marah banget sama kamu ya Mas!"

***

Jessica melirik kearah jendela kamarnya berkali-kali, di luar sana terlihat Rey yang tengah memeluk tubuhnya sendiri dengan bersandar pada tembok rumahnya.

Sejak kejadian tadi, Jessica akhirnya memutuskan pulang ke rumahnya sendiri. Dan beruntungnya kedua orang tua Jessica dan Rio sedang tidak ada dirumah, kata Bi Inah Sarah dan Wiliam sedang di Bandung karena ada urusan tentang kantor, dan Wiliam selalu membawa istrinya itu. Sedangkan Rio, laki-laki itu sedang menginap di rumah temannya. Jadinya keluarga tidak tau soal masalah tadi.

Namun, dengan bodohnya Rey memaksa ikut dan berakhir berdiri di luar dengan tubuh menggigil.

Jessica tak mengizinkan suaminya itu masuk kedalam rumahnya, bahkan Jessica juga tak segan-segan mengusir Rey agar pergi dari sana, tetapi Rey seolah tuli.

Pria itu masih setia menunggunya di luar, dengan tubuh yang masih berbalut kemeja basah akibat guyuran hujan membuat kondisi Rey terlihat memprihatinkan.

Jessica ingin keluar dan menyuruh suaminya itu masuk, tetapi ego menguasai dirinya. Alhasil ia bergerak gelisah di dalam kamarnya. Jujur saja, dirinya juga mencemaskan keadaan Rey di luar sana.

Setelah bergelut dengan pikirannya selama beberapa menit, akhirnya Jessica memutuskan untuk mengesampingkan egonya terlebih dahulu. Rasa khawatirnya lebih besar saat ini.

Ceklekk!

"Masuk!" Perintah Jessica datar.

Raut Rey yang tadinya sendu kini berubah menjadi cerah. Pria itu pun segera masuk menuruti perintah Jessica.

"Terimakasih," Ucap Rey tulus.

"Aku minta maaf," lanjut pria itu, yang sudah tidak lagi berbicara formal.

Jessica mengepalkan tangannya erat, ini adalah hal yang paling ia benci. Jangan sampai dirinya langsung luluh hanya karena melihat wajah memelas Rey.

"Tidur!" Tegas Jessica kepada Rey. Kini keduanya sudah berada di kamar Jessica.

Rey mengangguk dan menidurkan tubuhnya di atas ranjang milik Jessica.

"Kamu mau kemana?" Tanya Rey saat melihat Jessica menjauh dengan membawa bantal dan selimut.

Jessica menunjuk sofa dengan dagunya, lalu merebahkan tubuhnya di sana, membelakangi ranjang yang ditiduri Rey.

"Sayang," panggil Rey dengan nada lemah.

Jessica menoleh kebelakang."Hmm?"

"Aku boleh minta sesuatu?" Rey mengucapkan kalimat itu dengan susah payah, badannya menggigil hebat.

"Apa?"

"Tolong peluk aku sebentar aja."

Jessica terdiam di tempat, bingung harus menjawab apa.

Rey yang melihat keterdiaman Jessica lantas berkata."Kalo kamu gak mau gapapa, maaf ya aku cuman bisa ngerepotin kamu."

Jessica menghembuskan nafasnya kasar, gadis itu bangkit menghampiri Rey dan memeluk pria itu tanpa sepatah kata. Rey sontak menyunggingkan bibirnya tersenyum, ia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya, ia memejamkan mata menikmati sensasi hangat yang menjalar di sekujur tubuhnya. Namun, hanya sesaat. Selang beberapa menit tubuh Rey mulai menggigil kembali.

Sedangkan Rey, gadis itu mengeratkan pelukannya kala merasakan hidung Rey yang dingin menerpa kulit

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!